Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
Memahami Stimulus Fiskal Dan Dampaknya Terhadap Kurs Mata Uang

Apa Itu Stimulus Fiskal?


Pada dasarnya, ada dua wilayah kebijakan utama yang dapat dipergunakan oleh otoritas untuk memengaruhi perekonomian. Yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Kebijakan moneter berkaitan dengan peredaran uang dalam perekonomian yang berada dalam kewenangan bank sentral, sedangkan kebijakan fiskal berhubungan dengan pendapatan dan pengeluaran anggaran pemerintah.

Kebijakan fiskal umumnya lebih lagging daripada kebijakan moneter. John Calverley dalam buku "The Investor's Guide to Economic Fundamentals" mencatat, dampak kebijakan moneter dapat muncul dalam tempo 3 bulanan dan kemungkinan berakhir setelah 12 bulan. Sedangkan dampak kebijakan fiskal baru akan muncul dalam periode 9-24 bulan. Namun, tetap saja, efek kebijakan fiskal maupun moneter sama-sama tidak bersifat long-term.

Rangkuman perbedaan kebijakan moneter dan fiskal:

  • Moneter berkaitan dengan jumlah uang berbedar, sedangkan fiskal berkaitan dengan APBN.
  • Moneter berada di bawah Bank Sentral, sedangkan fiskal berada di bawah Pemerintah.
  • Dampak kebijakan fiskal lebih lambat sampai pada perekonomian ketimbang kebijakan moneter.
Stimulus fiskal adalah event kebijakan fiskal yang terjadi ketika pemerintah meningkatkan anggaran pengeluarannya. Sering juga disebut sebagai pelonggaran anggaran atau expansionary fiscal policy. Realisasi stimulus fiskal bisa diwujudkan dalam beragam bentuk, antara lain:

  • Pemangkasan pajak, baik pajak personal maupun korporat
  • Peningkatan atau pembagian subsidi langsung, seperti tunjangan pengangguran, pensiunan, dlsbg
  • Pembangunan infrastruktur publik, seperti jalan raya, jalur kereta, pelabuhan, dlsbg
Bagaimana kita mengetahui adanya perubahan fiskal? Umpama pemerintah Indonesia telah menjalankan defisit anggaran 5% dari GDP selama 3 tahun, lalu pada suatu waktu meningkatkannya menjadi 8% dari GDP, maka itu artinya pemerintah Indonesia menjalankan stimulus fiskal. Sekedar defisit anggaran 5% itu saja tidak menandai adanya stimulus. Namun, langkah pemerintah meningkatkan defisit dari 5% menjadi 8% itu merupakan indikasi diluncurkannya stimulus fiskal.

Berkebalikan dengan pelonggaran fiskal, ada pula pengetatan fiskal (contractionary fiscal policy). Dalam situasi kebijakan fiskal ketat, pemerintah mengurangi defisit anggaran. Beberapa perwujudannya antara lain peningkatan pajak, pemangkasan subsidi, dan penurunan anggaran pembangunan infrastruktur publik. Perubahan antara pelonggaran dan pengetatan fiskal akan terus menerus dilakukan sesuai dengan kondisi perekonomian.

Penting untuk diperhatikan: Pengambilan kebijakan fiskal lebih rentan dipengaruhi oleh motif politis daripada urgensi riil, sehingga sering dianggap populis. Ada pemerintahan yang sangat enggan meluncurkan stimulus fiskal karena pemilih menganggapnya sebagai pemborosan (contoh: Jerman). Ada pula pemerintahan yang sering meluncurkan stimulus fiskal karena pemilih menyukai statistik ekonomi yang bagus (contoh: Indonesia).

Dampak Stimulus Fiskal Terhadap Kurs Mata Uang

Tujuan stimulus fiskal yaitu untuk meningkatkan output dan permintaan agregat dalam jangka pendek, sehingga menciptakan kesan seakan-akan perekonomian bertumbuh pesat. Stimulus fiskal juga bisa dirancang agar tertarget ke sektor tertentu, sehingga mendorong investor untuk beramai-ramai masuk ke sektor tersebut. Sebagai contoh, keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memangkas pajak korporasi pada awal masa jabatannya, mengakibatkan investor memburu saham-saham perusahaan top AS.

Pertanyaannya, bagaimana dampak stimulus fiskal terhadap nilai tukar (kurs) mata uang? Dampaknya bisa bullish maupun bearish. Berikut ulasan selengkapnya.

Dampak Bullish
Berita mengenai stimulus fiskal biasanya membuat investor mengharapkan terhentinya perlambatan ekonomi, atau bahkan meningkatnya pertumbuhan GDP. Di sisi lain, pemerintah membutuhkan pemasukan tambahan untuk mendanai stimulus tersebut. Dari mana sumber pemasukan tambahan itu?

Ketika pemerintah meluncurkan stimulus fiskal masif, maka mereka akan menjual lebih banyak obligasi negara. Arus uang masuk ke negara tersebut untuk membeli obligasi, sehingga bakal mendorong kurs mata uang terkait untuk menguat dalam jangka pendek. Meski demikian, pengumuman stimulus fiskal biasanya tidak berdampak besar. Apabila diumpamakan dengan sinyal dampak yang lazim tampil dalam kalender forex, maka hanya berwarna oranye atau dua banteng saja.

Mengapa stimulus fiskal tidak berdampak besar terhadap kurs mata uang? Pertama, kebijakan fiskal itu sendiri memiliki pengaruh yang bersifat lebih lagging dibandingkan kebijakan moneter. Kedua, pengaruh stimulus fiskal terhadap nilai tukar dalam jangka panjang justru bisa bersifat bearish.

Dampak Bearish

Ketika pemerintah memangkas pajak atau menambah subsidi, artinya uang di kantong Anda akan bertambah pula. Anda akan punya lebih banyak uang untuk shopping, berwisata, atau membeli properti. Hasilnya, permintaan domestik akan meningkat. Apabila penawaran domestik tidak bertambah secara seimbang dalam kurun waktu yang sama, maka impor akan bertambah. Pada gilirannya, apabila peningkatan impor mengakibatkan defisit neraca dagang, maka nilai tukar mata uang akan melemah.

Ketika Anda punya banyak uang, maka Anda siap mengeluarkan uang lebih banyak untuk berbelanja ataupun membayar biaya jasa. Hasilnya, harga barang dan jasa juga cenderung meningkat. Peningkatan harga tersebut juga berlaku pula bagi barang-barang yang bakal diekspor. Produk asal negara terkait akan menjadi semakin tidak kompetitif di pasar internasional, sehingga permintaan mancanegara bakal berkurang dan ekspor menurun. Penurunan ekspor yang berakibat pada defisit neraca dagang, juga bisa melemahkan nilai tukar mata uang.



 

Rahmatrabani

Trader baru
Pengertian Neraca Perdagangan

Secara sederhana, neraca perdagangan atau trade balance adalah selisih nilai total ekspor suatu negara dikurangi dengan nilai total impornya. Karenanya, ada dua situasi dalam neraca perdagangan, yaitu situasi Neraca Perdagangan Surplus dan Defisit.

Setiap negara akan mempublikasikan laporan neraca perdagangan secara berkala, biasanya dalam tempo bulanan atau kuartalan. Hasilnya diamati oleh pemerintah, bank sentral, investor, spekulan, dan para pemain pasar lainnya sebagai bahan pertimbangan. Selain itu, kondisi surplus atau defisit juga bisa berdampak pada nilai tukar mata uang.

Dampak Neraca Perdagangan Surplus

Jika nilai total ekspor suatu negara lebih besar dari nilai total impornya, maka neraca perdagangan dikatakan mengalami surplus. Dalam hal ini artinya negara tersebut mampu menjual produk-produk yang dihasilkan dengan nilai total lebih banyak dari nilai total barang dan jasa yang dibelinya dari negara-negara lain. Pendapatan yang diperoleh dari total ekspor lebih besar dari pengeluaran untuk impor, sehingga mengalami surplus.

Secara umum, hal ini berarti perekonomian negara tersebut relatif lebih kuat dibandingkan negara partner dagangnya. Sebagai dampak neraca perdagangan surplus, nilai tukar mata uang negara tersebut cenderung menguat terhadap negara partner dagang.

Dalam jangka panjang, nilai tukar akan makin menguat jika negara tersebut mampu mempertahankan kondisi surplus neraca perdagangannya. Di sisi lain, penguatan nilai tukar mata uang bisa mengakibatkan harga produk-produk yang diekspor lebih mahal dari produk-produk yang diimpor, sehingga berimbas pada penurunan daya saing produk ekspor negara tersebut. Oleh karena itu, guna menjaga surplus perdagangan, pemerintah perlu mengendalikan kekuatan nilai tukar mata uangnya agar tak menguat secara berlebihan.

Dampak Neraca Perdagangan Defisit

Sebaliknya, jika total pengeluaran suatu negara untuk impor lebih besar dari total yang diperolehnya dari ekspor, maka artinya negara tersebut membeli lebih banyak produk-produk dari negara partner dagangnya dibandingkan negara tersebut menjual produk-produknya ke negara lain. Dalam hal ini neraca perdagangan dikatakan mengalami defisit.

Secara umum, hal ini berarti perekonomian negara partner dagang relatif lebih kuat dibandingkan negara tersebut. Sebagai dampak neraca perdagangan defisit, mata uang negara partner dagang cenderung menguat, sedangkan mata uang negara tersebut cenderung melemah terhadap mata uang negara partner dagang.

Pelemahan nilai tukar mata uang dalam jangka panjang bisa mengakibatkan harga produk-produk yang diimpor dari mancanegara menjadi lebih mahal dibanding produk-produk yang diekspor. Jika kondisi ini dimanfaatkan dengan baik, negara tersebut semestinya dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor dan menggenjot ekspor, agar ke depan tak lagi mengalami defisit. Namun, jika impor tetap tinggi, maka lama-kelamaan bisa menggerogoti kekayaan negara karena harus membayar lebih banyak kepada pihak lain, sementara pendapatan minim.

Perlu untuk diketahui juga. Negara dengan neraca perdagangan defisit akan cenderung untuk memperlemah (men-devaluasi) nilai tukar mata uangnya agar bisa membuat harga produk-produk ekspornya lebih kompetitif. Produk-produk ekspor yang lebih kompetitif diharapkan akan meningkatkan volume ekspor, dan pada akhirnya mempersempit defisit neraca perdagangan. Jika nanti neraca perdagangan kembali surplus, maka dalam jangka panjang, nilai tukar mata uang negara tersebut dapat kembali menguat.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apa Yang Paling Penting Dalam Trading Forex?

Seorang teman trader berpendapat, nggak usahlah terlalu banyak teori dalam bertrading; yang penting coba, coba dan coba. Lama-lama juga akan bisa merasakan, posisi mana yang harus diambil. Teman trader lain berpendapat sebaliknya. Untuk bisa menjadi trader yang baik, seharusnya mengerti dasar-dasar teori trading plus pemahaman yang baik atas indikator-indikator yang digunakan. Nah tuh… mana yang bener yah?

Trading Teori Dasar Trading Itu Perlu

Menurut pengalaman anda sendiri gimana tuh? Apakah anda termasuk trader yang mengandalkan keberanian plus sedikit (atau malah banyak) kenekatan saat bertrading? Apakah memang kita tidak perlu memahami indikator dan bisa bertrading hanya dengan mengandalkan perasaan?

Saya sendiri terus terang awalnya termasuk yang meremehkan tetek bengek teori dalam trading. Simple aja sih pemikiran yang terlintas di benak saya waktu itu, lah kan cuma menebak arah, naik atau turun… piece of cake… gampaaanng! Yah, mungkin karena menganggap gampang itu lah, akhirnya memang gampang juga kena MC.

Baru setelah kena batunya, saya mulai menyadari, perlunya memahami setidaknya teori dasar untuk bertrading dengan baik. Berdasarkan pada pengalaman trading tanpa tau dasar teori sama sekali, maka saya mulai banting stir.

Tapi Tak Perlu Terlalu Banyak Teori

Saya mulai terobsesi untuk memahami teori dasar trading plus berusaha memahami sebanyak mungkin indikator teknikal maupun sistem trading. Kalau suatu saat ada temen trader yang membicarakan sistem trading atau indikator yang saya belum pernah dengar, maka saya akan segera mencari tahu dan mencoba memahaminya.

Kalau perlu, trading pun cuti dulu, ganti dengan googling sana-sini plus nanya sana-sini maupun mengubah trading system. Tapi, saya justru makin sering kena Margin Call (MC). Wah, trus gimana dong? Kok serba salah nih? Trading dengan teori seadanya, hasilnya cepat MC. Trading dengan terlalu banyak teori juga sering MC. Haddeeh! Untungnya (aneh nih, udah berkali-kali MC juga masih ngerasa untung) saya termasuk orang yang nggak gampang menyerah.

Seringnya loss justru membuat saya terpacu untuk semakin ngotot cari tahu. Yah, sebenernya sih dasarnya penasaran aja, atau "gemes", tepatnya. Soalnya, ya di trading ini saya bener-bener kena batunya. Biasanya, saya ngerasa sebagai fast learner (sombong mode on nih). Eh, kok di trading ini saya ngerasa nggak ada apa-apanya banget deh. Anyway, penasaran dan gemes ternyata bisa memacu saya untuk terus belajar, coba, belajar, coba… Trading ternyata tidak segampang yang saya kira sebelumnya, tapi juga sebenernya nggak serumit yang saya duga.

Ramuan Yang Tepat

Jadi gimana? Ya itulah ramuan yang sebaiknya dipakai: belajar, coba, belajar, coba… dan seterusnya. Kuncinya: jangan bosan dan jangan cepat menyerah. Eh, by the way… belajar trading forex itu menyenangkan lho. Terus terang, saya dapat banyak hal dari belajar trading.

Selain pemahaman tentang trading itu sendiri, saya juga belajar sabar, belajar mengendalikan emosi, dan bahkan juga belajar bersosialisasi. Singkatnya, manfaat trading bukan hanya uang. Saya mendapat mentor dan juga temen-temen seperguruan. Saya juga menemukan temen terbaik yang selalu memberikan motivasi. Thanks guys… You’re awesome.

Nah, buat temen-temen yang sedang belajar trading. Tetaplah semangat, teruslah belajar, coba, belajar, coba… Baik jam terbang maupun teori, sama pentingnya dalam forex trading. Terlalu banyak mencoba hanya dengan modal nekad lebih berarti menghamburkan modal, waktu dan tenaga. Tapi terlalu banyak teori juga bikin puyeng. So, yang seimbang lebih baik dan jangan lupa… Enjoy your trade!

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tips Forex Online ( Trading )

Tidak bisa dipungkiri bahwa bisnis forex trading memang sangat menggiurkan. Pergerakkan harga mata uang yang sangat fluktuatif membuka peluang bagi anda untuk memperoleh keuntungan yang besar dalam waktu yang sangat singkat. Tetapi jangan anda lupakan bahwa market/pasar mata uang seperti makhluk hidup, dia bergerak dan berubah-ubah arah atau metode seperti makhluk kebanyakan. Hal inilah yang menyebabkan tingginya resiko dalam bisnis ini.
Ketika anda sudah memutuskan untuk terjun kedalam bisnis ini, ada beberapa tips yang perlu anda ketahui demi suksesnya trading anda.

1. Demo Account
Ada yang bilang demo account itu tidak penting dan buang-buang waktu saja, hal ini tidak sepenuhnya benar. Didalam trading forex dibutuhkan kemampuan anda untuk membaca kemana arah pergerakkan harga yang biasanya disebut sebagai analisa teknikal (dengan menggunakan grafik) dan fundamental. Untuk bisa melakukan analisa teknikal dengan baik, tentunya anda membutuhkan banyak latihan-latihan tentang cara membaca grafik, karakteristik indikator yang digunakan dan sebagainya. Nah, disinilah peran demo account. Untuk menjadi seorang trader yang konsisten dan profitable, anda mungkin tidak cukup hanya melakukan demo account selama 1 bulan saja, mungkin dibutuhkan 2 bulan, 3 bulan atau bahkan lebih untuk mematangkan cara/sistem dan trading plan anda. Ingat, didalam trading forex tidak bisa menggunakan cara-cara yang instan. Semuanya membutuhkan waktu dan pengalaman untuk bisa berhasil dengan baik. Disini saya menganjurkan anda untuk melakukan demo account selama 6 bulan berturut-turut.

2. Sistem trading dan trading plan
Sistem trading dan trading plan ini sangat penting. Tanpa sistem trading yang bagus dan cocok dengan gaya anda, mustahil anda akan berhasil. Trading plan juga sangat penting untuk mencegah anda trading asal-asalan, apalagi emosional. Percayalah, tanpa hal tersebut, anda sama saja membuang-buang uang anda.

3. Dokumentasi trading
Mendokumentasikan trading anda sangat penting sebagai bahan evaluasi performa trading anda. Dengan melakukan evaluasi, anda bisa mengoreksi kesalahan trading dan meningkatkan performa trading anda. Jangan menjadi trader yang pemalas karena tanpa dokumentasi trading, mustahil anda bisa melakukan evaluasi seperti itu.

4. Risk management dan money management
Risk management dan money management juga sangat penting dalam bertrading. Besaran lot transaksi anda haruslah disesuaikan besaran resiko yang sanggup anda tanggung dan jumlah modal anda. Jika anda tidak memperhatikan money management, hampir bisa dipastikan anda akan kehabisan modal. Jika resiko per perdagangan anda terlalu agresif, maka ada resiko jatuhnya akun trading anda.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Analisa Fundamental Dalam Trading Forex

Analisa dalam trading forex terbagi atas 2 kategori, yaitu analisa teknikal dan fundamental. Dalam membuat strategi, pada umumnya trader memilih untuk menggunakan kombinasi kedua analisa tersebut untuk kemudian diterapkan pada rencana trading. Analisa teknikal digunakan untuk mengetahui level-level kunci, sedangkan faktor penggerak pasar ditentukan oleh aspek fundamental. Dengan memahami aspek fundamental kita akan mengetahui data dan peristiwa penting yang menjadi penggerak utama pasar guna membuat keputusan trading yang tepat.

Aspek fundamental dalam pasar forex adalah data ekonomi atau peristiwa yang menyebabkan aliran dana masuk atau keluar untuk membeli atau menjual suatu mata uang. Sebagai trader, kita berusaha untuk menemukan mata uang yang paling kuat untuk dipasangkan dengan yang lebih lemah. Ini artinya dalam menerapkan strategi fundamental, kita berusaha mencari data atau peristiwa yang paling menjadi perhatian pasar sebagai dasar dalam membeli atau menjual suatu pasangan mata uang. Data atau peristiwa semacam itu lazim disebut mempunyai dampak yang tinggi (high impact).

Untuk mengetahui data atau peristiwa yang berdampak tinggi, trader harus selalu mengikuti berita-berita mengenai isu utama dalam fundamental forex, seperti data tenaga kerja dan pengangguran, inflasi, suku bunga dan juga situasi politik suatu negara atau kawasan sebelum membuat keputusan untuk entry. Jika menemukan data yang mengalami perbaikan sehingga mempertinggi kinerja ekonomi suatu negara, kita tinggal mencari pasangan mata uang yang kinerja ekonomi negaranya sedang lemah. Sebagai contoh jika data ekonomi kawasan Euro atau Jerman sedang bagus sementara data ekonomi Amerika Serikat sedang melemah maka kita akan buy EUR/USD.

Kalender Ekonomi

Di dalam kalender ekonomi biasanya dijelaskan data atau peristiwa mana yang berdampak tinggi dan waktu rilis data tersebut. Untuk mengetahui jadwal data atau peristiwa, trader harus selalu memonitor kalender ekonomi setiap hari terutama hari Senin hingga Jumat.

Kunci untuk trading dengan analisa fundamental adalah membuat kesimpulan dari kombinasi berbagai data dan peristiwa yang dirilis. Karena ada banyak data ekonomi yang dirilis, maka kita seharusnya fokus pada data yang berdampak tinggi dan medium (bertanda kepala banteng sebanyak tiga dan dua). Data yang berdampak medium bisa menjadi berdampak tinggi bila hasil rilisnya menyimpang jauh dari yang diharapkan pasar. Selain itu, pernyataan atau ungkapan petinggi bank sentral juga akan berdampak langsung pada pasar dan sering kali dampaknya melebihi data penting yang akan atau baru dirilis.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Analisa fundamental dalam pasar forex mempelajari faktor-faktor ekonomi yang menyebabkan perubahan pola beli atau jual trader terhadap suatu pasangan mata uang. Jika permintaan terhadap suatu mata uang meningkat maka nilai mata uang tersebut akan naik. Demikian juga jika banyak uang yang mengalir keluar dari suatu mata uang, maka nilai mata uang tersebut akan melemah. Sebagai illustrasi pengaruhnya terhadap pasar kita akan lihat dampak aliran modal dan suku bunga terhadap nilai tukar suatu mata uang.

Aliran Modal (Capital Flow)

Aliran modal adalah mengalirnya sejumlah dana ke mata uang tertentu, atau keluarnya sejumlah dana dari mata uang tertentu. Pada umumnya aliran ini berhubungan langsung dengan investasi modal di dalam suatu negara. Sebagai contoh jika investor di luar AS akan masuk ke saham-saham yang listing di S&P 500, investor tersebut membutuhkan US Dollar untuk membeli saham-saham tersebut. Ini berarti dana akan mengalir ke USD dari mata uang lain untuk melakukan transaksi.

Contoh tersebut menunjukkan adanya proses permintaan dan penawaran. Jika aliran dana yang masuk lebih besar dari yang keluar berarti lebih banyak permintaan terhadap mata uang negara tersebut. Akibatnya nilai tukar mata uang negara tersebut akan naik untuk mengakomodasi permintaan tersebut. Bagi trader ini adalah peluang untuk membeli (buy) mata uang negara itu. Hal yang sebaliknya jika terjadi aliran modal keluar (capital outflow).

Ketika permintaan terhadap mata uang suatu negara mulai berkurang, maka bagi trader adalah peluang untuk menjual (sell) mata uang negara tersebut. Sebagai contoh ketika data ekonomi kawasan Euro melemah dan investor lebih melihat pada penguatan Aussie, maka dana akan mengalir dari mata uang Euro ke Dollar Australia; atau jual EUR untuk beli AUD, yaitu sell pada pasangan EUR/AUD.

Suku Bunga dan Bank Sentral

Faktor suku bunga penting bagi masuk atau keluarnya aliran dana. Semua investor, spekulator maupun trader selalu melihat pada instrumen investasi yang memberikan keuntungan paling besar guna memaksimalkan portofolio investasinya. Dengan demikian negara-negara dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi dan fundamental ekonomi yang lebih baik akan cenderung menarik aliran modal investasi.

Satu-satunya cara untuk mengetahui aliran modal adalah dengan memonitor data fundamental ekonomi suatu negara melalui kalender ekonomi, dan jadwal rilis pengumuman suku bunga bank-bank sentral yang biasanya dijadwalkan sekali dalam sebulan. Permintaan mata uang suatu negara akan sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga bank sentral negara tersebut. Contoh trading dengan memanfaatkan perbedaan tingkat suku bunga adalah carry trade

 

Rahmatrabani

Trader baru
Kebijakan Moneter Bank Sentral

Bank sentral memiliki kewenangan yang bisa digunakan untuk mencapai target-target yang telah direncanakan. Kebijakan moneter bank sentral bisa diartikan sebagai tindakan yang diambil oleh bank sentral sesuai dengan wewenangnya untuk mengatur atau mengendalikan jumlah uang yang beredar dalam negara tersebut. Di Amerika Serikat bank sentralnya (The Fed) bisa melakukan kebijakan ekspansi atau kontraksi untuk mengendalikan peredaran uang bergantung dari kondisi perekonomian pada saat itu.

Ketika kondisi ekonomi sedang krisis atau menurun, bank sentral akan menerapkan kebijakan ekspansi. Ekspansi dilakukan dengan cara membeli asset-asset yang akan meningkatkan basis moneternya. Selain itu juga dilakukan penurunan tingkat suku bunga. Tujuan dari ekspansi moneter ini adalah untuk menjaga ketersediaan uang yang akan disalurkan ke bank-bank komersial sehingga menunjang aktivitas perekonomian dan meningkatkan pertumbuhan. Hasil dari ekspansi ini adalah naiknya GDP dan turunnya tingkat pengangguran.

Sebaliknya, ketika perekonomian sedang memanas, bank sentral akan menerapkan kebijakan kontraksi. Kebijakan ini akan menyebabkan turunnya basis moneter, dan kemungkinan naiknya tingkat suku bunga. Akibatnya investasi akan menurun dan suku bunga pinjaman naik. Dengan berkurangnya arus modal investasi diharapkan akan terjadi kontraksi dan perekonomian akan slow down (melambat). Hasil dari kontraksi adalah turunnya angka GDP dan naiknya tingkat pengangguran.

Informasi mengenai kebijakan moneter bank sentral bisa diperoleh dari pernyataan-pernyataan para petingginya atau dari notulen rapat, proyeksi ekonomi, dan bulletin bulanan bank sentral tersebut.

Bank Sentral dan Pasar Forex

Dengan mengendalikan peredaran uang dan merubah tingkat suku bunga, bank sentral bisa membuat perubahan nilai tukar mata uang negaranya sesuai target yang diinginkan. Ketika kebijakan kontraksi diterapkan, maka peredaran uang berkurang dan pinjaman ke bank-bank komersial dibatasi dan permintaan uang akan meningkat. Ini disebut dengan kebijakan uang ketat, yang akan menyebabkan naiknya nilai tukar mata uang negara tersebut.

Sebaliknya ketika bank sentral menerapkan kebijakan ekspansi atau pelonggaran uang beredar, maka nilai tukar mata uang akan melemah. Kebijakan ini menyebabkan pinjaman ke bank komersial meningkat karena tingkat suku bunga yang rendah. Penawaran uang yang naik menyebabkan merosotnya nilai tukar. Pada bank-bank sentral negara mata uang utama, perubahan tingkat suku bunga biasanya diumumkan tiap bulan dan Anda bisa melihat jadwalnya pada kalender ekonomi.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Salah seorang trader pernah mengungkapkan, “Pasar ini seolah-olah tahu dengan apa yang kita kerjakan.” Ketika saya mencoba membatasi kerugian, yang terjadi malah seringkali terkena stop loss kemudian harga berbalik bergerak panjang.
Setelah mengalami beberapa kerugian, selanjutnya kita mulai beranggapan bahwa kedisplinan yang selama ini diterapkan adalah sebuah kesalahan. Saya kemudian tidak membatasi kerugian, untuk beberapa saat sepertinya saya mendapatkan keuntungan meskipun tidak besar, tetapi pada ujungnya kerugian saya mulai tak terkendali.

Saya kemudian menjadi “risk averse” orang yang sangat menghindari resiko. Saat saya mendapat keuntungan langsung saya lepaskan, dan anda pasti tahu apa yang terjadi, saya hanya mampu mendapat ujung ekor gajah! Berpikir bahwa anda adalah korban, dan pasar selalu mengintimidasi anda, adalah tidak baik untuk kesehatan mental trading, bagaimanapun juga, anda harus paham, bahwa
semua orang yang pernah melakukan transaksi sebenarya menghadapi masalah yang sama.

Rumus probabilitas trading adalah;

~ (Rata-rata Profit x win rate) – (Rata-rata loss x loss rate) = Net positive

Persamaan ini mempunyai arti penting karena “rata-rata” akan berarti hasil setiap transaksi, sedangkan persamaannya akan menekankan pada hubungan antara entries dan exits.

Contoh sederhananya misal dalam 10 transaksi yang terjadi adalah 6 transaksi mengalami kerugian dengan rata-rata 20poin, sedangkan 4 transaksi mendapatkan keuntungan rata-rata 50 poin, perhitungannya menjadi (50 x 4/10) – (20 x 6/10) = +8

Dengan memahami bahwa trading adalah sebuah part of probability, anda akan terbantu untuk selalu memperhitungkan setiap langkah yang akan kita lakukan begitu juga fokus yang akan kita ambil. Yang lebih penting lagi, anda tidak menyesali apa yang sudah dilakukan karena anda sudah memperhitungkan segala sesuatunya,

 

Rahmatrabani

Trader baru
Kunci Holy Grail Trading

Sadar atau tidak, hampir semua trader pasti pernah berburu yang namanya Holy Grail trading. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan suatu kesempurnaan yang bisa memberikan hasil menguntungkan secara konsisten. Banyak pakar menampik adanya eksistensi sebuah Holy Grail dalam trading, karena strategi sebagus apapun pasti tak bisa memberikan profitabilitas 100% akibat pergerakan pasar yang tak dapat ditebak.

Namun demikian, kunci Holy Grail sebenarnya terletak pada cara trader menguasai dan menerapkan suatu komponen dalam trading. Jadi, Holy Grail bukan terletak pada strategi apa yang digunakan, tapi bagaimana strategi itu dimanfaatkan. Dan menurut para ahli, fokus itu hendaknya tidak ditujukan pada strategi, melainkan aspek-aspek lain yang biasanya dikesampingkan oleh trader pemula. Contohnya adalah psikologi trading dan manajemen risiko.

Dalam hal ini, Darko Ali menganggap bahwa kunci Holy Grail trading ada pada Money Management. Jika trader mengetahui teknik Money Management yang tepat, maka Holy Grail bisa berada dalam genggaman. Salah satu tips yang dibagikannya sebagai Naked Trader sukses adalah jangan melakukan Scaling.

Dalam persepsi Darko Ali, Scaling merupakan teknik Money Management yang kurang menjanjikan terutama untuk trader amatir. Daripada Scaling, ia lebih menyarankan untuk let your profit run. Scaling menurutnya hanya bisa dilakukan di saat-saat tertentu, misalnya menjelang penutupan pasar forex di akhir pekan, bukan dilakukan setiap kali trader mendapat profit sekian pips.


 

Rahmatrabani

Trader baru
GAMBARAN UMUM MENGENAI TRADING CANDLESTICK
Analisa forex candlestick terdiri dari berbagai jenis, yang mungkin melibatkan 1-6 candlestick. Mayoritas pola bekerja lebih efisien dalam arah tren utama, pola pembalikan dianggap lemah. Dalam trading harian, tren utama pada timeframe yang lebih besar harus diperhitungkan.
Jika setelah menerima sinyal candlestick, pergerakan di pasar tidak mengkonfirmasi hal itu, maka tren mungkin akan bergerak ke arah yang berlawanan. Prinsip-prinsip manajemen modal sesuai untuk setiap strategi candlestick trading forex. Untuk posisi panjang Stop Loss harus berada 5-10 poin di bawah minimal pola candlestick, sementara Take Profit adalah 10 poin lebih rendah dari maksimal fraktal sebelumnya. Untuk aturan posisi pendek untuk menetapkan Stop Loss/Take Profit adalah sama.

Pola candlestick forex tidak dapat menjadi trade sinyal itu sendiri, mungkin juga tidak dapat digunakan untuk menunjukkan entri. Pola hanya menunjukkan harapan di pasar dan mungkin perubahan sinyal. Untuk mencari entri, metode analisa lain daripada candlesticks Jepang harus digunakan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Dasar- dasar Trading Forex
1.Membawa sistematis transaksi pertukaran mata uang di Forex biasanya disebut sebagai "trading Forex" atau "dealing mata uang". pedagang swasta (trader individual) memiliki kesempatan untuk bekerja di Forex melalui Internet secara eksklusif melalui perantara broker Forex yang memenuhi syarat yang memastikan bahwa pedagang memiliki akses ke infrastruktur yang diperlukan untuk perdagangan Forex.

Forex merupakan pasar global transaksi mata uang - salah satu segmen terbesar dari pasar keuangan global. Dalam organisasi dan aspek teknikal, Forex berfungsi sebagai sistem dari bank, bersatu ke jaringan informasi umum dan sistematis melakukan transaksi non tunai untuk pertukaran mata uang satu sama lain. Perlu dicatat bahwa awalnya Forex bukan pertukaran dalam artian legal dan organisasi.

Transaksi pertukaran mata uang standar yang dilakukan oleh peserta Forex dapat memiliki spesifik yang berbeda tergantung pada tujuan apa yang mereka kejar:

1. Spekulasi mata uang (menghasilkan profit jika harga penjualan mata uang dengan transaksi pertukaran mata uang lebih tinggi dari harga pembelian);
2. Hedging operasi (mengasuransikan berbagai transaksi komersial dan aset dalam mata uang asing dari perubahan yang tidak diinginkan dari nilai mata uang);
3. Transaksi pertukaran mata uang yang dilakukan oleh pihak Forex apabila diperlukan dan tidak mengejar tujuan spekulasi (misalnya, importir membeli, dan eksportir menjual mata uang asing, yang ditetapkan oleh spesifik aktivitas perdagangan luar negeri);
4. Operasi intervensi yang dilakukan oleh bank sentral dari berbagai negara di Forex dengan tujuan mengatur nilai tukar mata untuk kepentingan pembangunan ekonomi negara-negara tertentu (dilaksanakan dengan cara melakukan transaksi mata uang dalam volume besar yang dapat mempengaruhi nilai tukar tertentu mata uang).

 

Rahmatrabani

Trader baru
Expetasi dan Sentiment​

Faktor Fundamental dan Teknikal
adalah suatu esensi yang tidak dapat dipungkiri untuk menentukan kedinamisan dari pasar valuta asing. Semua itu, bagaimanapun juga, adalah dua faktor tambahan yang terpenting untuk dimengerti dalam arah pergerakan jangka pendek didalam suatu pasar. Ini dapat disebut juga ekspetasi dan sentimen. Sering sekali terdengar serupa, tapi tak sama.

Ekspetasi adalah pembentukan data yang akan datang dari pengumuman data statistik ekonomi dan keuangan. Perhatian sepihak terhadap nilai data yang di umumkan tidak akan mencukupi didalam meraup seluruh pembelajaran terhadap keuangan dimasa depan.

Meskipun demikian, Ekspetasi dapat saja digantikan oleh sentimen pasar. Ini adalah suatu sikap umum sebuah pasar berhadapan dengan sebuah nilai pasar, yang bisa berdampak terhadap penilaian dari seluruh segi ekonomi ke arah suatu negara yang dipertanyakan, tekanan pasar secara menyeluruh, atau berbagai faktor luar lainnya.

sebagai contoh pada ekspetasi keadaan GDP Amerika dinama diperikirakan akan mengalami perubahan sebesar 7.0 %. Tetapi ternyata meleset dari perkiraan dengan angka presentase yang penuh, karena sentiment pasar tetap tidak akan bereaksi. Suatu alasan yang memungkinkan adalah bahwa sentimen terhadap Dollar menjadi posistif dengan mengabaikan dari nilai aktual dan prakiraan yang telah tercantum. Ini mungkin saja dikarenakan pasar aset Amerika yang begitu kuat, atau keadaan fundamental yang lemah dari negara yang menjadi lawan mata uangnya. (Euro, yen atau sterling)

jadi memang dalam memahami perkiraan pasar ini kita harus benar benar melihat berita ekonomi dan juga bisa melihat perkembanganya karena bagaimanapun juga sentimet pasar yang terjadi tidak bisa dibaikan, agar kemudian tidak salah dalam menerapkan analisanya dan menimbulkan kerugian besar

 

Rahmatrabani

Trader baru
Jika Anda adalah seorang trader forex pasti pernah mendengar dua istilah ini, yaitu trading aktif dan trading pasif. Apa itu? Dan Anda masuk golongan yang mana? Dan mana yang lebih menguntungkan? Mungkin sebagian dari Anda belum pernah mengatahui dua istilah tersebut meskipun sudah bertahun-tahun trading forex. Tidak masalah, pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap mengenai dua istilah tersebut. Simak ulasan lengkapnya pada artikel ini. Sebelum masuk terlalu dalam, mari kita bahas terlebih dahulu definisi masing-masing antara dua istilah trading tersebut, yaitu trading aktif dan trading pasif.

Definisi Trading Aktif (Trader)
Trader merupakan bagian dari para pelaku pasar yang berfokus pada transaksi yang ada hubungannya dengan sentimen dan kondisi pasar pada saat itu. Seorang trader biasanya melakukan trading jangka pendek dengan frekuensi yang jauh lebih besar. Pada umumnya, trader memiliki berbagai metode, strategi hingga rencana trading yang jelas dan terarah, karena mereka tak mungkin mau menahan posisi trading terlalu lama. Trader aktif atau trader jangka pendek meyakini pergerakan jangka pendek dan menangkap tren pasar ketika menghasilkan keuntungan. Ada banyak metode yang digunakan untuk menjalankan strategi trading aktif, masing-masing berkaitan dengan kondisi pasar yang tepat dan risiko yang melekat dalam strategi itu. Dalam menjalankan aktivitas trading aktif, para trader biasanya menggunakan elemen-elemen yang berpengaruh seperti Stop Loss, target profit, dan Leverage tertentu yang dapat mengontrol kerugian maupun keuntungan.

Definisi Trading Pasif (Market Maker)

Trading pasif atau Market Maker adalah satu dari banyaknya pelaku pasar yang melakukan transaksi perdagangan. Contoh-contoh Market Maker yang banyak dikenal antara lain: broker, bank, hegde fund, bahkan bank sentral. Market maker di sini memiliki tujuan untuk menyediakan likuiditas pada transaksi mata uang.

Nah, Anda berkesempatan untuk menjadi Market Maker (trading pasif). Sistematikanya adalah sebagai berikut:

Misalkan saja melakukan transaksi beli di broker tertentu, maka mereka akan menampung order dan melakukan eksekusi sesuai dengan harga bid/ask yang berlaku di pasar pada saat itu.

Jadi sederhananya, ketika ada yang membuka transaksi buy, maka Market Maker akan memasang posisi sell dengan tujuan memastikan bahwa seluruh order di pasar tereksekusi dengan baik. Dari sini Anda bisa melihat, jika menjadi Market Maker menguntungkan, mengapa tidak mencoba untuk menjadi bagian darinya?


 

Rahmatrabani

Trader baru
Strategi Forex Fibonacci


Pada teori perbandingan keemasan menjelaskan sekumpulan bentuk alamiah dan fenomena, dan karena itu secara aktif digunakan untuk mempredikasi susunan angka dalam bentuk apa pun. Di pasar keuangan indikator Forex Fibonacci yang digunakan untuk menentukan saat-saat yang paling memungkinan dari retracement dan level target, dan menggarisbawahi level ini langsung pada chart harga. Formula perhitungan matematika yang akurat memungkinkan indikator Forex Fibonacci menjadi tidak bergantung pada jenis aset apapun, periode perhitungan dan parameter pasar lainnya.

METODE FIBONACCI DI FOREX

Saat ini alat teknikal yang berdasarkan pada jumlah Fibonacci yang termasuk dalam seperangkat standar platform trading. Fibonacci lines, expansion, arches, dipenggemari dan zona sementara yang umumnya digunakan, tetapi yang pertama dan indikator kedua yang paling menyebar luas. Tujuan melakukan trading Fibonacci adalah untuk menentukan kemungkinan kedalaman koreksi, retracement atau kelanjutan dari tren, mengatur level harga Fibonacci untuk menentukan stop loss dan untuk mengambil profit optimal. Oleh karena itu, kebenaran mengatur garis Fibonacci berperan penting dalam perhitungan. Kami akan terus mengingatkan prinsip-prinsip dasar menyusun garis Fibonacci.
Bagaimana bisa Fibonacci digunakan dalam Forex? Pada tren naik titik paling bawah harus dipilih sebagai salah satu awal dan selanjutnya kita akan naik ke titik di mana tren saat mengalami koreksi saat ini. Pada tren menurun kita memilih titik paling atas (awal gerak turun) dan kita pindah ke titik yang diharapkan dari awal koreksi.

Biasanya kita dapat membuat perhitungan level Fibonacci seperti berikut: 0; 23.6; 38.2; 50; 61.80; 78.6; 100; 161.8; 261.8; dan 423.6, dari yang 50, 78,6, dan 100 bukan bagian dari urutan klasik dan karena itu tingkat harga ini dianggap sebagai yang lebih lemah. Namun demikian, tingkat 50 dianggap yang paling mungkin untuk penyelesaian koreksi jangka menengah, dan level 38.2, 61.8, 78.6 dan 161.8 biasanya dianjurkan untuk membuka posisi dalam arah tren utama.
Untuk garis Fibo harus ditarik dengan tepat karena disini membutuhkan keterampilan dan percaya diri untuk praktek, yaitu kemampuan 'untuk melihat' titik harga yang paling signifikan pada chart dan untuk membangun garis tren dengan benar.
Biasanya trading Forex Fibonacci mengasumsikan bahwa di mana harga mencapai level target atau retracement yang jelas terjadi, grid dibuat 'disesuaikan' hanya jika terjadi perubahan ekstrem baru. level Fibo tidak perlu digambar ulang ketika merubah time frame. Oleh karena itu hasil yang baik dihasilkan dengan menentukan beberapa grid dari garis - dari time frame yang besar ke yang kecil. Maka dimungkinkan untuk melakukan koreksi menengah dalam tren global yang lebih dengan tepat. Suatu kebetulan level Fibo dibangun dengan beberapa periode membuat level harga tersebut sangat kuat.
Metode perdagangan yang tercantum di bawah ini dengan fokus pada level tidak dapat digunakan sebagai strategi perdagangan Forex Fibonacci sepenuhnya, ini hanya skema perdagangan, untuk kehandalannya silahkan diperiksa oleh pembaca secara pribadi.

SISTEM KOREKSI TRADING FOREX FIBONACCI PERTAMA

Teknik ini menggunakan probabilitas tinggi dari pemulihan 100% pertama dari harga setelah tren sebelumnya yang kuat yang membuktikan bahwa ada kemungkinan retracement setelah pergerakan ekstrem baru dan munculnya kecenderungan baru yang kuat. Strategi Fibonacci lebih sering menggunakan sinyal seperti pada pembukaan transaksi terhadap trend 'lama'.

STRATEGI PARABOLA HUNT FIBONACCI

Jika tidak ada bouncing spekulatif, maka pergerakan aset mayoritas dari jarak garis 0%-38.2% dan 61.8%-100% merupakan parabola yang cukup tepat. Ini memberikan kesempatan untuk pembukaan transaksi breakdown: setelah keluar dari kisaran harga 38.2%-61.8% probabilitas pergerakan yang kuat di zona ekstrem sebelumnya tinggi.

KELANJUTAN EKSTENSI GAP

Jika seseorang membuat grid Fibonacci berjarak celah 'berada' sekitar 38.2%-61.8%, maka level 100% akan menunjukkan titik akhir dari pergerakan dalam kelanjutan gerakan ke arah perbedaan harga.

STRATEGI TRADING GRID FIBONACCI SEMALAM

Sistem Forex Fibonacci ini diterapkan hanya untuk aset yang mudah berubah. Grid Fibo disusun dari mak/min dari sesi jam perdagangan terakhir sampai min/mak jam perdagangan pertama pada hari berikutnya. Level yang diterima dianggap sebagai indikator kuat untuk perdagangan harian dengan profit sedikit dan dihentikan secara dekat.

SKEMA KEDUA TINGGI/RENDAH FOREX FIBONACCI

Strategi Fibonacci Forex biasanya batas pertama mak/min bukanlah yang paling optimal untuk mulai menyiapkan grid Fibo. Disarankan untuk menemukan setidaknya paling sedikit double top atau double bottom di zona mana tren saat ini dimulai, dan perlu untuk membuat level Fibo dari kedua kunci utama. Akurasi dari membuat level dengan teknik tersebut akan jauh lebih tinggi.

STRATEGI STOP LOSS FIBONACCI

Teknik Forex Fibonacci paling populer yang pertama adalah sebagai berikut: dalam kasus entri untuk level penting, kita akan menempatkan Stop Loss di belakang grid Fibo berikutnya. Sebagai contoh, jika entri direncanakan pada level 38,2%, maka kita akan menempatkan Stop Loss 2-5 poin di atas/bawah dari tingkat 50% dan selanjutnya, jika perlu, kita memindahkan stop order pada level Fibo berikutnya.

Kedua strategi Forex Fibonacci menunjukkan letak berhenti dari harga awal yang beberapa poin lebih tinggi/rendah dari mak/min fluktuasi harga awal.

Jika harga setelah menghantam semua pergerakan ekstrem tersebut, kemudian berada di bawah strategi perdagangan Forex Fibonacci tren sebelumnya harus berakhir dan itu benar-benar perlu untuk menutup posisi.

KESIMPULAN

Jika membuat grid Fibo dengan benar maka akan berhasil menggantikan gambaran level harga yang kuat, tapi masih ada beberapa stategi yang belum tergali dalam trading Forex Fibonacci.
Ketersediaan dan kesederhanaan penerapan strategi trading Fibonacci dengan jumlah besar dari pedagang telah memberikan sejumlah fakta besar bahwa trader mulai berpikir sama dan menerapkan gambar yang sama dan karena itu, level Fibo benar-benar menjadi kuat untuk menjadi support/resistance sebagai volume perdagangan yang besar yang terkonsentrasi pada mereka.
Oleh karena itu, breakdown atau kickback dari level Fibo biasanya menyebabkan sejumlah transaksi order yang besar ditunda, dan akibatnya itu dilakukan untuk sinyal yang mampu mempengaruhi kecenderungan secara umum. Setiap strategi trading Forex Fibonacci untuk perdagangan pasar harus mempertimbangkan bahwa di zona dekat dengan level Fibo melambung harga spekulatif bisa terjadi dalam kasus breakdown keras. Dianjurkan untuk menunggu sampai loncatan ini berhenti dan membuka posisi baru setelah arah pasar ditentukan.
Level harga Fibonacci tidak selalu akurat disesuaikan dan karena itu, setelah membuat level dengan nilai harga tersebut bukan dasar untuk entri sama sekali. Setiap sistem trading Fibonacci harus diterapkan bersama dengan indikator lain dari analisa teknikal.

 

Rahmatrabani

Trader baru
5 Jenis Komoditas Paling Likuid

Jenis-jenis komoditas paling likuid berikut ini diperoleh berdasarkan laporan dari Chicago Mercantile Exchange (CME). Berdasarkan laporan terakhir pada kuartal kedua 2018 silam, 5 jenis komoditas paling likuid di pasar komoditas tersebut antara lain:

1. Crude Oil
Komoditas paling likuid yang pertama berasal dari sektor pertambangan, yakni crude oil atau minyak bumi.
Crude oil merupakan zat alami yang bisa ditemukan di dalam formasi-formasi batu di bumi. Untuk mengekstraksi nilai maksimum dari crude oil, maka zat ini perlu dimurnikan menjadi produk olahan seperti Bahan Bakar Minyak (BBM); bensin, solar, serta minyak tanah.

Sejak awal 2016, pergerakan harga minyak terus bergejolak. Setelah ambruk ke level terendah sekitar $30 per barel di bulan Februari, bangkit hingga 20 persen lalu anjlok lagi, harga minyak kini berada di kisaran $50-55 per barel. Padahal, awal 2018 silam, harga minyak sempat menyentuh level $63.87 per barel.

Terjadinya fluktuasi harga minyak yang cukup ekstrem ini bukan tanpa alasan. Adanya beragam faktor fundamental disinyalir menjadi katalis utama pada harga minyak, misalnya peran negara-negara eksportir minyak (OPEC), situasi negara produsen minyak, serta pengaruh supply and demand akan minyak global. Meskipun demikian, outlook jangka panjang dari si emas hitam ini masih menjanjikan, sehingga CME pun menyatakan Crude Oil sebagai salah satu komoditas paling likuid.

2. Jagung
Komoditas paling likuid selanjutnya adalah jagung. Di Indonesia, jagung menjadi salah satu jenis komoditas penting karena dibutuhkan sebagai bahan pangan utama masyarakat selain padi. Selain itu, jagung juga digunakan sebagai bahan bakar alternatif, seperti etanol. Ketika permintaan bahan bakar alternatif meningkat, harga jagung bahkan bisa lebih tinggi.

Karena sifatnya sebagai bahan pangan sekaligus pengganti bahan bakar alternatif, tak heran jika jagung tergolong sebagai komoditas paling likuid di pasar komoditas. Di samping itu, jagung juga turut menjadi salah satu jenis komoditas penggerak harga di pasar, sehingga fluktuasi harganya pun dapat berpengaruh bagi produsen, distributor, hingga konsumen. Saat artikel ini ditulis pada akhir 2019, jagung tengah diperdagangkan di harga $369.88 per bushel (1 bushel setara dengan 25 kg).

3. Gas Alam
Gas alam adalah bahan bakar fosil yang terbentuk dari tumbuhan mati yang terperangkap di antara endapan batuan jauh di bawah permukaan bumi. Komponen utamanya adalah metana, yaitu senyawa kimia dengan satu atom karbon dan empat atom hidrogen. Selain metana, gas alam juga mengandung beberapa cairan gas hidrokarbon dan gas non-hidrokarbon.

Dengan kandungan metana serta beberapa jenis gas hidrokarbon dan non-hidrokarbon tersebut, gas alam banyak dimanfaatkan di Amerika Serikat utamanya sebagai tenaga listrik (36 persen), bahan baku untuk produksi zat-zat kimia, pupuk, serta hidrogen (34 persen), juga sebagai material pada beberapa perabotan rumah tangga (27 persen) serta bahan bakar minyak (3 persen).

Dengan demikian, tentu tak mengherankan bila gas alam menjadi salah satu komoditas paling likuid di pasar berjangka, mengingat tingginya permintaan di berbagai sektor industri AS.

Pada 2016 silam, gas alam sempat mencapai puncak kejayaannya dan tercatat mengalami kenaikan lebih dari 60 persen di bursa New York Mercantile Exchange (NYMEX). Selain itu, harga Heating Oil, sejenis produk turunan petroleum yang digunakan sebagai bahan bakar pemanas ruangan, juga makin mahal; disusul oleh Gasoil, salah satu jenis gas alam hasil distilasi. Saat ini, harga gas alam mencapai $2.92 per Million BTU (British Thermal Unit).

4. Kedelai
Kedelai merupakan salah satu komoditas yang berasal dari sektor pertanian. Sejak pertama kali ditanam di China pada tahun 1100 SM silam, kedelai mulai banyak dibudidayakan hampir di seluruh dunia. Pada 1920-an, perusahan manufaktur A.E. Staley mulai memproduksi kedelai yang sudah diolah, yakni dalam bentuk minyak kedelai mentah dan tepung kedelai. Kini, kedelai bahkan menjadi salah satu aset komoditas yang banyak diminati masyarakat Asia, utamanya sebagai bahan pangan untuk diet karena tinggi akan kandungan protein.

Selain sebagai bahan baku makanan, kedelai juga banyak diolah menjadi minyak kedelai (biasanya berupa margarine atau mayonnaise), makanan untuk hewan, material untuk produk-produk ramah lingkungan (pengganti kayu, pelapis rumah, tinta dan krayon kedelai, atau busa pelapis mobil), serta sebagai bahan bakar alternatif. Karena banyak digunakan sebagai bahan baku di berbagai sektor industri, maka tak heran jika kedelai dikatakan sebagai salah satu komoditas paling likuid. Per November 2019 ini, harga kedelai mencapai USD852.75 per bushel.

5. Gandum
Komoditas paling likuid terakhir berasal dari sektor pertanian, tepatnya gandum. Selama berabad-abad, gandum telah menjadi salah satu tanaman pangan terpenting yang dibudidayakan di seluruh dunia. Bahkan, gandum juga menempati urutan kedua sebagai biji-bijian paling banyak dikonsumsi di dunia. Kemudahan cara menanam gandum di banyak iklim berbeda, plus tingginya permintaan konsumen akan gandum sebagai makanan, menjadi keistimewaan tersendiri mengapa komoditas satu ini layak dibudidayakan.

Gandum mengandung beberapa vitamin dan mineral penting termasuk vitamin B, kalsium, zat besi dan protein, sehingga banyak sekali produk makanan yang memerlukan gandum sebagai bahan baku utama. Gandum juga banyak diolah menjadi gluten, untuk selanjutnya digunakan sebagai pembungkus kapsul obat serta pelapis kertas, pengganti bahan bakar alternatif (bioetanol) -meski tak sebanyak jagung-, serta pakan ternak. Kini harga gandum diketahui mencapai $563 per bushel.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Biaya Trading Forex


Berapa sih sebenernya biaya yang harus kita keluarkan dalam rangka ber-trading ria? Yah, memang sih, sebagian temen trader menganggap bahwa biaya trading adalah nol. Kalaupun ada biaya, itu bisalah dikategorikan sebagai biaya hiburan. Yah, bagi trader yang menganggap forex trading ini sebagai hobi, bolehlah kalau dianggap biaya yang dikeluarkan untuk ber-trading cenderung untuk diabaikan.

Tapi, jika anda serius menjadikan atau setidaknya menganggap forex trading ini sebagai bisnis, ada baiknya anda mengetahui biaya-biaya apa saja yang harus kita "keluarkan" untuk kegiatan trading ini. Biaya-biaya yang berhubungan dengan broker Biaya kelompok pertama yang harus kita tanggung adalah biaya yang berkaitan dengan broker, seperti misalnya komisi (jika broker yang kita pakai memberlakukan system komisi), spread, slippage dan biaya beban trading platform (bila ada).

Kebanyakan broker memang tidak menarik biaya untuk trading platform dan juga tidak memberlakukan system komisi. Paling-paling kita menanggung biaya spread, karena broker memang mengambil keuntungan dari spread ini, yaitu selisih harga bid dan offer. Sedangkan slippage bisa dikategorikan sebagai "biaya" apabila harga pada saat kita masuk pasar sedang bergerak cepat sehingga harga saat kita melakukan order berbeda dengan saat eksekusi order tersebut.

Biaya-biaya yang berhubungan dengan sarana dan prasarana
Biaya lain yang harus kita keluarkan adalah biaya untuk sarana trading seperti PC atau gadget lain dan juga koneksi internet. Nah, bagi sebagian besar trader, biaya ini dianggap tidak ada, atau bisa juga dibilang biaya hiburan tadi. Alasannya, kalopun tidak ber-trading, toh kita tetap saja memerlukan saran PC dan sambungan internet untuk hal-hal yang lainnya. Iya maklumlah, di jaman sekarang, kebanyakan orang memang gak bisa lepas dari gadget dan internet. Jadi kalopun bukan untuk trading, mereka tetap saja butuh fasilitas ini untuk hidup dengan "normal".

Biaya-biaya yang berhubungan dengan pelatihan
Pelatihan dalam ber-trading ini sebenernya ada banyak alternatif. Kita bisa berlatih dari web-web yang menyediakan semacam "sekolah" trading gratis, atau belajar dari e-book, atau buku-buku yang sekarang sudah banyak diterbitkan juga. Atau, bisa juga dengan mengikuti kursus maupun seminar. Tinggal pilih aja, mana yang paling pas, sesuai dengan minat dan biaya yang tersedia. Eh, satu lagi, berdasarkan dari pengalaman, saya menyarankan kalo deposit pertama sebaiknya kita hitung juga sebagai biaya pelatihan ini. Soalnya, kemungkinan besar deposit pertama yang kita lakukan sih memang biasanya ilang. Kok ilang sih? Iyaa, karena biasanya dalam proses belajar itu, kita setidaknya pernah mengalami Margin Call alias habis modal. Jadi, untuk amannya, hitung sajalah deposit pertama kita sebagai biaya pelatihan dengan real account.

Biaya yang berkaitan dengan penggunaan Expert Advisor
Apabila anda berminat untuk trading dengan Expert Advisor alias robot trading, ada harus menghitung biaya yang berkaitan dengan penggunaan EA ini. Memang sih… ada juga EA yang gratisan atau anda bisa juga membuat EA sendiri. Tapi kalo anda ingin beli yang sudah jadi, anda harus bersiap untuk mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli EA dan juga menyewa VPS apabila anda ingin hasil optimal dari EA tersebut.

Biaya lain-lain
Wah, apa tuh? Yah… klo yang ini sih biaya-biaya lain sehubungan dengan trading anda. Mmm… yang mungkin masuk di sini adalah "opportunity cost" atau biaya kesempatan yang hilang karena anda menggunakan sumberdaya yang anda miliki untuk trading. Wah, apaan tuh? Yah, misalnya biaya tidur nyenyak dan biaya nikmatnya makan yang terpaksa hilang karena anda sibuk ber-trading. Hahaha! Yang jelas sih opportunity cost dari modal yang anda investasikan di trading ini.

Secara ekonomis, opportunity cost dari modal adalah sebesar biaya bunga seandainya dana tersebut tidak anda gunakan sebagai modal tetapi anda simpan di deposito. Dengan perhitungan opportunity cost ini, seandainya pun anda tidak mengalami MC dalam waktu setahun, misalnya, tetapi pertumbuhan modal anda nol, anda tetap mengalami "kerugian" sebesar bunga deposito dengan pertimbangan seandainya modal tersebut tidak anda depositkan (investasikan) untuk trading, tetapi anda depositokan.

Ok, biaya-biaya yang saya sebutkan dan sedikit bahas di atas sebaiknya anda pertimbangkan apabila anda serius untuk menjadikan forex trading ini sebagai bisnis. Yah, tentunya beda kalo anda anggap trading sebagai hobi sih, bisa-bisa modal yang ilang akibat MC berulang kali juga masih dianggap wajar sebagai "biaya hiburan".



 

Rahmatrabani

Trader baru
Strategi breakout

1. Ketika mengevaluasi kekuatan breakout ini, sliding mungkin harus diperhitungkan. Pada saat breakout, tidak disarankan untuk membuat entri. Keputusan trader harus dilakukan ketika candle breakout telah ditutup.
2. Setiap strategi breakout trading forex harus menggunakan aset keuangan dengan mantap, fluktuasi non-spekulatif untuk menurunkan jumlah sinyal palsu.
3. Hampir semua strategi trading forex breakout mengikuti tren. Ingat, bahwa jika menguji level harga yang berlaku harus berulang, ada penambahan tidak hanya kemungkinan breakout di Arah saat ini, tetapi juga kesempatan perubahan tren.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Strategi breakout

1. Ketika mengevaluasi kekuatan breakout ini, sliding mungkin harus diperhitungkan. Pada saat breakout, tidak disarankan untuk membuat entri. Keputusan trader harus dilakukan ketika candle breakout telah ditutup.
2. Setiap strategi breakout trading forex harus menggunakan aset keuangan dengan mantap, fluktuasi non-spekulatif untuk menurunkan jumlah sinyal palsu.
3. Hampir semua strategi trading forex breakout mengikuti tren. Ingat, bahwa jika menguji level harga yang berlaku harus berulang, ada penambahan tidak hanya kemungkinan breakout di Arah saat ini, tetapi juga kesempatan perubahan tren.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Pengertian Martingale

Martingale adalah sebuah strategi trading berdasarkan teori probabilitas yang dikembangkan oleh Paul Pierre Levy, Joseph Leo Doob, serta beberapa matematikawan lainnya dari salah satu gaya berjudi populer yang populer di Prancis pada abad ke-18. Gaya berjudi tersebut dilakukan dengan menggandakan taruhan setiap kali mengalami kekalahan, agar bisa langsung menutup semua kerugian dan mendapatkan keuntungan meskipun nantinya hanya mengalami satu kali kemenangan setelah beberapa kali kalah.

Awalnya, Trader melakukan sell sebanyak 1 lot dengan perkiraan harga akan turun, tetapi ternyata setelah itu harga naik sehingga mengalami loss sebanyak $10. Selanjutnya, trader melakukan sell sebesar 2 lot, tetapi harga masih naik terus dan menimbulkan loss $20.

Ketika harga mencapai tahap berikutnya, trader sell lagi sebanyak 4 lot, tetapi harga masih meningkat dan loss bertambah $40, sehingga trader sell lagi sebanyak 8 lot. Pada titik ini, apabila harga berbalik turun sesuai dengan perkiraan awal trader, maka bisa didapatkan profit sebesar $80 yang secara efektif menutup semua kerugian yang telah dialami sebelumnya, sekaligus memberikan laba bersih $10.

Dengan demikian, strategi Martingale bisa berfungsi sebagai substitusi Stop Loss dalam trading forex. Tanpa perlu mengevaluasi ulang analisa trading sebelumnya, trader "mengejar terus" pergerakan harga hingga mencapai titik dimana harga berbalik ke arah yang diinginkan saat awal pembukaan posisi trading.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apakah Anda Cocok Dengan Karir Trading Forex Jangka Panjang?

Seorang trader jangka panjang, kadang juga disebut 'positional forex trader', adalah seseorang yang membeli mata uang tertentu dan menjualnya setelah suatu periode waktu berlalu. Apakah Anda cocok dengan persyaratan karir ini?


Tom adalah seorang trader forex; dia berinvestasi pada GBP (Pound Inggris).

Suatu hari, berita yang kurang bagus (bagi GBP) dirilis. Menurut rilis tersebut, defisit neraca dagang, yang merupakan salah satu sebab umum depresiasi mata uang, telah terjadi. Akibatnya, nilai mata uang akan terdepresiasi dan devaluasi yang terjadi disebut-sebut akan berlanjut selama beberapa waktu.

Meskipun ada rilis berita yang tak diharapkan seperti itu, Tom tetap tenang. Ia mencatat aktivitas pasar yang terjadi saat itu, dan mengingatnya hingga enam bulan setelah kejadian. Hanya ketika ia akan melakukan sell pada GBP, barulah ia menimbang-nimbang dampak krisis minor tersebut.

Kualifikasi

Seorang trader jangka panjang, kadang juga disebut 'positional forex trader', adalah seseorang yang membeli mata uang tertentu dan menjualnya setelah suatu periode waktu berlalu. Biasanya, ia adalah tipe yang membeli mata uang berdasarkan hasil yang diinginkan dan menjual berdasarkan fakta-fakta di pasar. Dia bertekad untuk mengantisipasi harga mata uang yang dipilihnya meningkat seiring perjalanan waktu. Dalam prosesnya, ia memantau aktivitas pasar secara reguler; dan di kemudian hari menggunakannya sebagai basis untuk memperdagangkan valas yang dipegangnya.

Satu kata kunci dalam trading jangka panjang adalah "investasi"; dibanding berkonsentrasi pada profit kecil-kecilan, Anda menggunakan strategi-strategi efektif yang meski berarti harus menderita rugi disana-sini tetapi harapannya bisa menghasilkan profit besar. Karena target Anda adalah untuk profit setelah beberapa waktu berlalu, maka Anda tetap teguh; Anda menyusun strategi dengan mempertimbangkan upaya, sumber daya, dan keahlian money management yang Anda punya. Seorang trader berada pada karir trading forex jangka panjang bila:

  • Dia menimbang pendapatan total, bukannya return singkat
  • Dia memegang posisi yang sama dalam portofolionya untuk beberapa minggu, bulan, atau bahkan hingga tahunan.
  • Dia memerhatikan pendapatan per pip rendah dan suku bunga.
  • Dia memantau volatilitas pasar, likuiditas pasar, dan fluktuasi harga yang tiba-tiba.
Trend-Following Sebagai Strategi

Seorang trader jangka panjang memiliki tendensi untuk mengejar tren pasar; bahkan ia biasanya memiliki suatu tren tertentu dan memantaunya selama beberapa waktu. Keuntungan dari pendekatan trend-following ini adalah kemampuan untuk mengevaluasi dengan benar kekuatan dan kelemahan sebuah tren, sehingga dia bisa mengeliminasi gangguan (market noise) dan menyingkirkan dorongan untuk bertindak impulsif. Karena ia berencana untuk mengobservasi pola-pola pasar dalam suatu waktu tertentu, maka ia bisa menyusun prediksi yang lebih akurat; dia pun bisa menentukan apakah sebuah tren itu cukup berharga untuk diikuti, atau justru menyesatkan.



 
Top