Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
MENGAPA BERINVESTASI DI FOREX ADALAH CARA YANG AMPUH UNTUK BERINVESTASI

Beberapa poin tambahan yang dapat dipertimbangkan dan menentukan alat yang ampuh untuk investor yang beroperasi di pasar forex adalah sebagai berikut: jumlah investasi yang akan dibutuhkan untuk memulai transaksi di pasar terbatas hanya tiga ratus dolar AS. Dalam sebagian besar kasus, jika anda ingin melakukan investasi ke pasar lainnya, itu akan dikenakan biaya ribuan dolar untuk mulai bekerja. Pada saat yang sama, pasar ini menawarkan kesempatan untuk mendapatkan uang terlepas dari arah di mana pasar beroperasi. Dalam rangka untuk terlibat dalam perdagangan di pasar umum, investor harus menunggu dan menangkap tren up.

Namun, apa yang terjadi, investor masih harus menunggu lagi untuk kesempatan keluar dari perdagangan dan mempertahankan keuntungan yang layak. Mengingat fakta bahwa pasar forex menghasilkan beberapa pergerakan naik, turun, serta tren sideways dalam satu hari, kita hanya dapat menyimpulkan bahwa investasi forex jauh lebih unggul dari pada pasar lain. Selain itu, investor dapat menggunakan strategi perdagangan, dan mereka diajarkan untuk melipatganda hasil keuntungan. Profit mereka yang diterima di atas keuntungan yang ada. Yang mengatakan, pasar forex menyediakan akun demo gratis. Tersedia untuk pemula dalam industri ini, akun tersebut membantu memfasilitasi pengembangan keterampilan dan memperkecil atau bahkan menghilangkan resiko kehilangan uang.

Selain itu, faktor waktu yang berkaitan dengan perdagangan forex adalah keuntungan yang sangat menarik untuk semua jenis investor. Jika anda membandingkan trading forex dengan pasar real-estate, yang merupakan salah satu cara yang paling menarik dari investasi, dan yang dalam banyak kasus, membutuhkan waktu empat puluh jam dalam seminggu, pasar mata uang asing hanya membutuhkan waktu investor jauh lebih sedikit. Rata-rata, trading forex membutuhkan waktu 10-15 jam per minggu untuk mendapatkan penghasilan penuh waktu. Oleh karena itu, anda dapat dengan mudah menjumpai alat hebat dan keuntungan investasi di perdagangan forex yang menjadikannya sangat menguntungkan, bebas waktu, dan mudah untuk memulai bisnis.

Mudah-mudahan, informasi ini akan memberikan pemahaman yang baik tentang bagaimana untuk berinvestasi di forex dan dengan melakukan hal itu, mengubah investasi anda menjadi cara baru mendapatkan uang dan membuat mereka bekerja lebih keras untuk anda.


 

Rahmatrabani

Trader baru
5 Peluang Karir Yang Bisa Anda Kejar Di Industri Forex

Menjadi trader bukan satu-satunya jalan untuk terlibat di industri forex. Pasar forex merupakan pasar internasional terbesar berdasarkan volume trading dan likuiditas, serta buka 24 jam sehari. Volume rata-rata perdagangan mencapai lebih dari USD5 triliun per sesi. Jadi bisa Anda bayangkan betapa ramainya pasar forex dan banyaknya orang yang terlibat di sana.

Industri forex yang dinamis pasti menarik bagi Anda yang suka tantangan. Bekerja di dunia forex artinya Anda akan dituntut untuk terus belajar, bekerja dalam durasi yang panjang, serta membutuhkan wawasan luas mengenai landasan hukum dan regulasi di bidang keuangan. Di luar negeri, beberapa profesi di pasar forex bahkan harus lolos berbagai uji kompetensi.

Namun sisi positifnya, bekerja di industri forex memberi peluang Anda untuk bekerja di luar negeri. Selain itu, berkarir di pasar forex juga sangat menguntungkan secara finansial. Berikut 5 peluang karir yang bisa Anda kejar di industri forex:

1. Analis Pasar Forex
Profesi ini disebut juga sebagai currency researcher atau currency strategist. Analis forex biasanya bekerja untuk sebuah broker dan bertugas menganalisa pasar forex serta faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar mata uang suatu negara, seperti isu ekonomi hingga politik. Bila selama ini Anda sering menerima sinyal trading dari broker Anda, itulah hasil kerja dari seorang analis pasar forex.

Bekerja sebagai analis juga berarti Anda harus siap menjadi "mentor". Ya, analis pasar forex kerap diminta untuk menjadi pembicara seminar, webinar, ataupun pengisi konten edukasi broker. Konten edukasi ini bertujuan untuk membantu trader pemula lebih memahami pasar forex.

Karena terbiasa memproduksi analisa pasar dalam bentuk tulisan, baik teknikal maupun fundamental, analis juga sering menulis di media-media forex. Di SeputarForex misalnya, ada banyak analis forex yang rutin menulis analisa forex harian.

Bila Anda tertarik untuk menjalani profesi ini, tentunya Anda harus punya pengalaman analisa forex yang bisa dipertanggungjawabkan, skill komunikasi yang mumpuni, serta pengetahuan yang update terkait industri forex.

2. Account Manager Forex
Untuk menjadi account manager, Anda harus merupakan trader profesional dan mampu menunjukkan rekam jejak sebagai trader yang bisa menghasilkan profit secara konsisten. Bagaimana tidak, profesi ini bertanggung jawab untuk mengelola dana klien.

Account manager biasanya dibutuhkan trader institusi seperti bank, korporat, bahkan bank sentral. Namun tak menutup kemungkinan trader skala individu juga memakai jasa account manager. Perlu Anda ingat, account manager mengelola dana yang besar sehingga profesi ini dibilang berisiko tinggi. Account manager dituntut untuk memenuhi target profit tertentu meski risiko loss yang menghantui pun besar. Namun, ada pula kasus account manager yang malah menggunakan dana klien untuk kepentingan pribadi. Bila Anda tertarik untuk menjadi account manager, Anda harus aktif trading di platform tertentu.

Selain forex, account manager biasanya juga dituntut punya rekam jejak trading di instrumen lain, seperti komoditas, option, dan lain-lain.

3. Regulator Industri Forex
Regulator pialang berjangka, seperti Bappebti, juga mempekerjakan staf di berbagai posisi untuk menjalankan fungsinya. Regulator ini bertugas mencegah broker melakukan penipuan dan melindungi hak-hak trader sebagai klien.

Regulator biasanya memerlukan pengacara, auditor, ahli ekonomi, investigator broker, dan berbagai tenaga profesional lainnya. Auditor misalnya, memerlukan seseorang dengan gelar akuntansi, sedangkan untuk ahli ekonomi biasanya mencari lulusan ilmu ekonomi. Di lain pihak, karir di industri forex sebagai investigator broker berurusan dengan iinvestigasi penipuan, manipulasi pasar, penyalahgunaan praktik trading, dan lain-lain.

4. Customer Service Broker
Broker forex seringkali membutuhkan customer service level advance berwawasan forex untuk membantu para kliennya.
Mereka tak sekadar menjawab telepon dari klien, tapi banyak tanggung jawab lainnya. Misalnya memproses akun trader baru, memverifikasi identitas klien, memproses withdrawal, transfer, deposit, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan klien seputar itu.

Ada pula customer service yang khusus menangani terkait masalah trading. Mereka dituntut bisa berkomunikasi dengan baik, bekerja cepat, dan mengerti seluk-beluk trading forex serta platform-nya.

Customer service broker ini dipimpin oleh manajer yang punya banyak pengalaman dan tanggung jawab besar. Yang jelas, profesi ini bertugas membantu aktivitas trading klien agar selalu lancar dan bebas kendala.

5. Developer Software Forex
Setiap trader pasti membutuhkan platform trading untuk mengeksekusi transaksi mereka. Nah, ada profesi yang bekerja di balik platform trading yang selama ini Anda pakai, yakni software developer. Software developer bekerja untuk broker dengan menciptakan proprietary platform untuk trading para klien.

Kualifikasi untuk profesi ini seringkali lulusan ilmu komputer, teknik komputer, sistem informasi, dan jurusan-jurusan sejenis yang menghasilkan programmer. Mereka juga dituntut mampu memahami berbagai bahasa pemograman seperti Javascript, Perl, SQL, Python, atau Ruby.

Berbeda dengan karir di industri forex yang sudah dibahas sebelumnya, software developer tidak begitu memerlukan pengetahuan di bidang keuangan atau trading. Namun, kandidat yang punya wawasan terkait itu akan menjadi nilai plus. Hal ini karena platform trading yang memenuhi kebutuhan trader merupakan salah satu pertimbangan utama dalam memilih broker.

Masih Banyak Peluang Karir Lain di Industri Forex

Sebenarnya, karir di industri forex yang bisa Anda kejar tidak terbatas pada 5 pilihan di atas. Banyak profesi lainnya, seperti akuntan, personalia, humas broker, hingga UX designer yang dibutuhkan di industri forex. Bila Anda tertarik untuk bekerja di industri forex, pastikan Anda memenuhi kualifikasi pendidikan dan pengalaman yang dibutuhkan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengenal Strategi Day Trading

Pernahkah Anda mendengar jenis strategi Day Trading? Cara trading satu ini adalah "kawan" dari strategi Scalping, Swing Trading, hingga Position Trading. Keempat jenis strategi tersebut dapat Anda anggap sebagai kawan karena mereka dikategorikan berdasarkan time frame yang digunakan. Scalping biasanya menggunakan time frame kecil mulai dari 1M hingga 30M, Day Trading menggunakan time frame 1H, 4H, serta 1D, Swing Trading menggunakan 1W (mingguan), sementara Position Trading menggunakan time frame 1Mo (bulanan).

Di antara empat jenis strategi trading tersebut, satu yang menjadi favorit trader adalah Day Trading. Jenis strategi satu ini memungkinkan Anda untuk buka-tutup posisi dalam sehari. Selain itu, strategi ini juga biasanya didukung oleh penggunaan indikator teknikal, mulai dari yang paling sederhana seperti Moving Average, hingga Keltner Channel yang mirip Bollinger Bands. Dalam artikel kali ini, Anda akan disuguhkan ulasan lengkap mengenai tips trading menggunakan Keltner Channel untuk para Day Trader.

Sekilas Tentang Strategi Day Trading
Day Trader adalah istilah yang umum digunakan untuk menyebut orang-orang yang memiliki gaya trading jangka pendek. Biasanya, mereka akan membuka dan menutup posisi perdagangan di pasar forex dalam tempo satu hari saja, atau bahkan kurang dari itu. Beberapa alasan mengapa orang memilih strategi Day Trading adalah karena tidak suka mempertahankan posisi perdagangan hingga berhari-hari dan ingin mendapatkan kepastian profit atau loss dengan cepat. Meskipun demikian, mereka tak lantas tertarik untuk bertrading kilat ala Scalping yang identik dengan stick to windows all the time.

Namun tahukah Anda, strategi ini rupanya dipercaya hanya berhasil untuk 10% pemula. Menurut beberapa studi, 90% trader mengalami kerugian dari penggunaan strategi ini. Iming-iming profit dalam sehari menjadi "motivasi" trader untuk segera terjun dalam Day Trading, meski bekal dalam dirinya belum mumpuni.

Selain karena skill yang kurang ciamik, kegagalan Day Trading juga disebabkan oleh besarnya modal yang harus dimiliki. Jika Anda tertantang untuk menjadi Day Trader, pastikan modal trading yang Anda miliki cukup besar (sudah termasuk leverage), agar transaksi rutin harian dapat mencapai BEP (Break Even Point) dengan pengeluaran.

Meskipun demikian, bukan berarti Anda tak bisa jadi bagian dari 10% Day Trader yang berhasil. Asal Anda tahu dasar-dasarnya, bagaimana cara membaca sentimen pasar harian, serta mengupayakan agar kondisi psikologis tetap tenang, maka profit harian bisa jadi Anda kantongi. Pun, gunakan juga bantuan berbagai indikator teknikal agar sinyal trading harian Anda kian terkonfirmasi.

Dalam artikel kali ini, salah satu indikator teknikal yang bisa Anda gunakan sebagai pelengkap Day Trading adalah indikator Keltner Channel. Meski sekilas tampak mirip dengan Bollinger Bands, tetapi indikator ini berbasis pada perhitungan Average True Range (ATR) sebagai pengukur volatilitas harga. Di samping itu, tampilan Keltner Channel cenderung lebih rapat dibandingkan Bollinger Bands, sehingga memudahkan Anda untuk mengambil sinyal dari penutupan harga di luar channel.

 

Rahmatrabani

Trader baru
4 Pilar Untuk Mencapai Sukses Dalam Trading Forex​


Menurut para trader profesional dan mereka yang telah berpengalaman, untuk mencapai sukses dalam trading Anda hanya perlu fokus pada 4 hal yaitu strategi untuk masuk pasar, disiplin dan kesabaran, money management dan strategi untuk exit atau menutup posisi trading. Ke 4 hal tersebut dianggap sebagai pilar-pilar utama yang menentukan sukses dalam trading. Tanpa disiplin dan kesabaran Anda tidak akan bisa entry dan exit sesuai strategi dan rencana yang telah Anda sepakati, dan tanpa money management yang proporsional Anda tidak akan bisa mengendalikan resiko dan memaksimalkan keuntungan.

1. Strategi masuk pasar (entry):
Hal utama yang harus Anda perhatikan adalah strategi tersebut harus sederhana, dengan kriteria dan syarat-syarat entry yang jelas. Hindari menggunakan banyak indikator dengan kombinasi berbagai metode karena bisa menimbulkan konflik dan perbedaan interpretasi. Apapun strategi entry yang Anda terapkan, paling penting Anda harus benar-benar menguasai dan komit untuk selalu menggunakannya sehingga tidak menimbulkan keraguan kapan Anda harus entry. Bila perlu buatlah checklist atau daftar urutan untuk menentukan kriteria entry, seperti level-level support atau resistance yang dianggap penting, sinyal trading yang probabilitasnya tinggi, estimasi level entry dan lainnya.

Checklist diperlukan untuk mempermudah mengenali karakteristik pergerakan pasangan mata uang yang Anda tradingkan dan juga untuk evaluasi hasil trading sebagai acuan untuk bisa diperbaiki pada trade berikutnya. Sebelum trading buatlah persiapan yang baik dan rencana yang jelas. Sukses dalam trading adalah kombinasi antara strategi, persiapan, rencana dan kesempatan. Anda tentu tidak ingin kehilangan uang hanya karena tidak memiliki strategi, kurang persiapan atau tidak punya rencana trading yang jelas.

2. Disiplin dan kesabaran:
Tidak bisa dibantah bahwa trading membutuhkan tingkat disiplin dan kesabaran yang tinggi. Anda harus bersabar untuk menunggu sinyal dengan probabilitas yang tinggi dan Anda harus disiplin untuk bisa bersabar. Anda tidak akan memiliki kesabaran tanpa disiplin, jadi disiplin adalah elemen yang sangat penting untuk mencapai sukses dalam trading.

Disiplin akan menyebabkan hasil trading yang konsisten (consistency), percaya diri (confidence) dan sabar (patience). Ketiga faktor inilah yang akan menghasilkan profit dalam jangka panjang. Disiplin dan kesabaran diperlukan sebelum, sewaktu dan sesudah trading. Sebelum trading dengan account live (riil) hendaknya kita bersabar untuk berlatih dengan account demo guna mengetahui efektifitas metode, strategi dan money management yang kita gunakan. Sewaktu trading Anda seharusnya tidak mengintervensi posisi yang sedang berjalan dan direspon pasar karena pengaruh emosi, kecuali posisi tersebut telah berada dalam keadaan profit dan Anda ingin mengoptimalkannya dengan misalnya menerapkan teknik trailing stop atau averaging.

Trading forex sangat rentan oleh pengaruh emosi, oleh karena itu jagalah kestabilan emosi ketika Anda trading. Sering kali trader merasa emosional setelah menutup posisi, baik yang profit apalagi yang loss. Bagi yang profit bisa saja mengalami euforia atau percaya diri yang berlebihan sehingga ingin masuk pasar lagi dengan cara yang sama ketika mencetak profit, dan bagi yang mengalami loss ingin balas dendam dengan membuka posisi lagi diluar rencana tradingnya. Pelanggaran disiplin ini akan merusak rencana trading yang pada akhirnya bisa mempengaruhi hasil trading.

3. Penerapan money management:
Money management merupakan salah satu pilar sukses dalam trading. Ada 3 hal pokok yang harus diperhatikan yaitu management resiko, besarnya risk/reward ratio dan maksimalisasi keuntungan. Management resiko berarti besarnya kerugian atau resiko yang Anda bisa tanggung setiap kali entry, dan dari sini bisa diketahui ukuran lot (position size) setiap kali entry berdasarkan resiko yang Anda bisa tanggung.

Sementara itu risk/reward ratio sangat berperan dalam menentukan hasil trading untuk jangka panjang. Agar diperoleh profit yang memadai dalam jangka panjang maka perbandingan risk dan reward harus lebih besar dari 1:1, misalnya 1:1.5 atau 1:2. Sebagai bukti Anda bisa menyimak studi kasus pada artikel: Jumlah Posisi Trading Dan Risk/Reward Ratio. Sedang untuk memaksimalkan profit Anda bisa menerapkan teknik averaging atau trailing stop.

4. Strategi menutup posisi (exit):
Bagaimana strategi Anda untuk exit atau menutup posisi tergantung dari kondisi pasar saat Anda entry. Misalkan jika kondisi pasar sedang trending dengan kuat maka Anda bisa menggunakan teknik trailing stop atau menentukan risk/reward ratio yang lebih besar semisal 1:3 atau 1:4. Sebaliknya jika kondisi pasar sedang sideways atau ranging Anda bisa menentukan level exit disekitar support atau resistance, atau menentukan risk/reward ratio yang lebih kecil semisal 1:1.5. Tidak ada cara exit yang pasti benar seperti juga cara entry yang pasti, tetapi Anda harus menentukannya dari saat Anda entry dengan cara yang obyektif dan logis. Tanpa menentukan level exit, Anda seperti berkendara tanpa tujuan yang jelas.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Teknik Trading ala Trader Bank

1. Tidak Seharian Melototi Chart

Meski trader bank adalah penguasa pasar forex, mereka tidak setiap saat duduk memandangi pergerakan harga pada chart. Mereka juga tidak melakukan scalping, yakni trading dalam time frame rendah dengan tujuan mendapatkan keuntungan cepat. Trader bank hanya membuat keputusan saat analisa fundamental dan teknikal mereka sejalan!

Ya, trader bank biasanya melakukan transaksi hanya 2-3 kali dalam seminggu untuk akun trading mereka sendiri. Trading tersebut pun hanya dinilai pada akhir tahun untuk menentukan apakah mereka layak mengantongi bonus atau tidak.

2. Entry Posisi Saat Pasar Sedang Konsolidasi
Trader bank dan institusi besar lainnya seringkali entry posisi saat pasar sedang konsolidasi. Yang dimaksud konsolidasi adalah ketika pergerakan harga sedang flat atau tak banyak mengalami perubahan. Konsolidasi kerap dihindari para trader spekulan/ritel karena dianggap seret profit. Tapi kenapa trader bank justru entry posisi?

Ternyata tujuannya adalah agar mereka bisa mendapat titik entry yang menguntungkan. Mereka mengambil profit dengan mengakumulasi posisi di mana mereka nantinya akan Buy atau Sell, tergantung titik entry.
Untuk lebih jelasnya, bila trader bank entry dengan mengakumulasikan posisi Buy, mereka akan mendapat profit dengan menjual pada harga yang lebih tinggi. Sebaliknya, bila mereka entry dengan mengakumulasikan posisi Sell, mereka akan profit dengan membeli pada harga yang lebih rendah.

Kesalahan yang umum dilakukan trader biasa adalah menganggap pasar konsolidatif tidak menarik untuk dimasuki. Padahal momen tersebut bisa jadikan waktu terbaik untuk memasuki pasar, terutama ketika breakout masa konsolidasi mulai tampak.

3. Tidak Memakai Terlalu Banyak Indikator
Trader biasa seringkali memasang banyak indikator sebelum mengambil keputusan. Indikator itu tidak digunakan untuk sekadar membantu analisa, tapi justru untuk menjustifikasi spekulasinya sendiri. Mereka mengganti satu indikator ke indikator lainnya sampai cocok dengan dugaannya.

Nah, teknik trading seperti ini tidak diterapkan oleh trader bank. Mereka hanya memperhatikan level Support dan Resistance jangka panjang. Kemudian mereka membuat keputusan dengan cepat berdasarkan kunci-kunci teknikal dan perubahan fundamental. Jadi bila Anda ingin mencontoh kesuksesan trader bank, Anda harus memahami analisa teknikal mereka dan lihai mengindikasikan letak Support Resistance.

4. Perhatikan Level Psikologis
Selain memperhatikan pergerakan harga pada titik tertinggi dan terendah, trader bank juga sangat mengamati level psikologis. Level psikologis adalah level harga yang cenderung menarik perhatian, menimbulkan reaksi, dan berupa angka bulat. Contohnya adalah level 100 pada USD/JPY.

Bila Anda punya jam terbang tinggi dalam mengamati pergerakan harga forex, Anda mungkin sudah bisa menebak reaksi pasar pasca munculnya level psikologis yang penting. Trader ritel biasanya berama-ramai entry/pending order pada titik harga tersebut karena angkanya mudah diingat dan sederhana. Trader bank ternyata juga melakukan hal ini. Namun trader bank hanya memilih level psikologis yang paling penting dan berjangka panjang.

Jangan Mencoba Mengalahkan Trader Bank


Perlu Anda ingat, yang bisa dilakukan spekulan atau trader ritel adalah memahami teknik trader bank untuk kemudian diterapkan ke dalam strategi trading sehari-hari. Jangan mencoba untuk mengalahkan trader bank atau bahkan pasar forex sendiri, sebab dari skala modal saja spekulan sudah kalah jauh.

Saking besarnya modal bank-bank tersebut, bisa dibilang bahwa trader bank adalah pasar itu sendiri. Anda mungkin juga pernah mendengar bahwa bank bisa memanipulasi pasar forex untuk masuk ke arah yang mereka inginkan. Mereka juga mengetahui informasi yang tidak diketahui trader biasa, yakni di mana mata uang tertentu berkumpul. Mereka juga tahu di mana kebanyakan pending order ditempatkan, jangka panjang maupun pendek.

Meski begitu, tak perlu menganggap bahwa trader bank adalah musuh trader ritel. Trader bank sebenarnya tidak tertarik dengan trader ritel karena modalnya yang terlalu kecil. Mereka mendapatkan profit dari bank lain, bukan dari uang trader biasa seperti kita.

Justru yang perlu diwaspadai oleh trader biasa adalah broker mereka sendiri. Seringkali broker-lah yang memanipulasi harga bid dan ask, serta eksekusi order sehingga trader mengalami kerugian. Jadi, demi mencapai profit yang konsisten, pilihlah broker yang aman dan profesional, sehingga memperbesar kemungkinan untuk bisa menerapkan strategi trading trader bank.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apa Itu Twilight Hours Forex?

Saat terjadi overlap, tentunya volume trader meningkat, kondisi pasar forex pun kian padat yang menyajikan kondisi yang unik. Satu-dua jam di antara waktu overlap sesi perdagangan ini disebut dengan Twilight Hours forex. Secara teknis, pasar forex memang selalu terbuka untuk trading bagi siapa saja.

Twilight Hours adalah beberapa jam saat sesi Amerika tutup dan menjelang pembukaan sesi perdagangan Asia, yaitu antara pukul 04.00 AM hingga 06.00 AM WIB. Saat itu, sebenarnya merupakan dua jam pertama pembukaan sesi Australia. Selama periode tersebut, trader yang mengikuti perdagangan sesi Amerika telah mengakhiri trading mereka dan "pulang" dari pasar forex, sementara trader berbasis pasar Asia belum sepenuhnya aktif atau masih dalam masa persiapan.

Selama periode ini, dua hal besar terjadi yang memberikan pengaruh terhadap dinamika pasar, antara lain:

1. Likuiditas Terbatas
Selama periode Twilight Hours forex, order berjalan melambat dikarenakan likuiditas pasar yang terbatas. Namun, kondisi ini dianggap merugikan bagi trader dengan order trading, baik Sell maupun Buy, dalam jumlah banyak. Bukannya untung, bisa jadi mereka berpeluang besar mengalami kerugian besar jika tetap melakukan Open posisi pada periode ini.

2. Price Action Menjadi Semrawut
Forex dapat dikatakan sebagai pasar yang besar dengan melibatkan trader dari seluruh dunia. Meski begitu, pasar forex dapat dikatakan tidak kebal terhadap lonjakan harga yang terjadi secara tiba-tiba, mengingat banyak sekali faktor yang memberikan pengaruh terhadap pergerakan harga (price action) pasangan mata uang. Misalnya saja, kabar terkait perang dagang AS-China yang mampu menggerakan nilai tukar Dolar AS terhadap mata uang lainnya secara signifikan. Selain itu, ada pula faktor kondisi ekonomi dari setiap negara yang mempengaruhi kurs mata uang masing-masing negara.

Dua elemen di atas menjadi tantangan tersendiri dalam dunia trading forex selama terjadinya Twilight Hours. Spread atau selisih antara harga jual (Bid) maupun beli (Ask) seringkali menjadi tidak konsisten dan menciptakan aksi jual ramai-ramai yang dapat meningkatkan risiko trader.

Walau begitu, ada peluang untuk mendapatkan keuntungan selama periode ini. Dalam hal ini, penggunaan Stop Loss dan Leverage yang cukup dapat berfungsi menanggulangi adanya "bencana" kerugian.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Belajar Dari Membuat Jurnal Trading Forex Harian


Belajar trading forex pemula dapat dimulai dari berbagai hal, salah satunya dengan membuat jurnal trading forex harian. Semua orang yang sedang belajar perlu membiasakan diri mencatat kegiatan trading dalam jurnal. Karena itu, artikel kali ini akan mengupas tuntas pembuatan jurnal trading forex harian sebagai bagian dari proses belajar trading forex pemula.

Apa Itu Jurnal Trading Forex Harian?

Semua trader tentunya tidak ingin mengalami rugi terus-terusan. Meskipun kesalahan adalah hal yang lumrah terjadi dalam proses belajar trading forex pemula, tetapi yang diharapkan setelahnya tentu mencapai sukses dalam bertrading. Pertanyaannya, bagaimana agar bisa begitu?

Salah satu tips yang perlu diperhatikan dan dibiasakan oleh para pelaku belajar trading forex adalah mencatat aktivitas trading. Tujuannya, agar kita bisa belajar dari kesalahan-kesalahan dan tidak mengulangi kekeliruan yang sama.

Pentingnya Jurnal Sebagai Bagian Dari Belajar Trading Forex Untuk Pemula

Jurnal trading forex harian adalah catatan yang merekam aktivitas kita selama trading. Isi di dalamnya tidak perlu terlalu rumit dan dapat disesuaikan dengan kenyamanan kita sendiri. Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar manfaat jurnal trading forex bisa dirasakan.

Pastikan jurnal trading forex yang Anda punya memiliki elemen-elemen berikut:

1. Informasi Waktu


Kita semua telah memahami bahwa belajar trading forex adalah sebuah proses. Darimana kita bisa tahu perkembangan yang terjadi, kalau tidak membuat jurnal trading forex tanpa mencantumkan tanggal dan tahun trading? Karena itu, tuliskanlah informasi waktu yang jelas pada bagian atas jurnal trading Anda. Dari situ, Anda bisa memiliki bahan refleksi; apakah belajar trading forex Anda sudah ada peningkatan dari 3 bulan yang lalu? Sudah sejauh mana pengendalian emosi trading serta manajemen risiko Anda berkembang?

Selain tanggal dan tahun, detail seperti jam juga sangat penting dicatat. Pasar forex bisa sangat tenang, tetapi bisa juga sangat volatile terutama saat ada berita besar penggerak pasar. Jadi, sangat penting untuk mencatat kapan tepatnya Anda membuka posisi dan menutup posisi.

2. Pasangan Mata Uang

Kini Anda telah menulis informasi waktu, jangan lupa juga menulis pasangan mata uang yang ditransaksikan. Jika hanya menulis "11 Desember 2018 jam 15.00, open posisi", tentu informasi yang kita butuhkan kurang. Data mengenai pasangan mata uang yang dipakai sangat penting, karena masing-masing pair memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Para trader pemula pada umumnya disarankan untuk trading pada mata uang mayorm karena spreadnya relatif rendah.

3. Detail Trading
Selain informasi waktu dan pasangan mata uang, detail trading seperti harga Entry, Stop Loss, Target Profit, Volume Trading, Harga Exit, Profit/Loss juga penting untuk dicatat. Melalui detail-detail angka ini, Anda dapat mengevaluasi diri apakah posisi yang diambil selama bertrading sudah benar atau belum.

Perlu diingat, kegagalan yang Anda alami pada satu waktu, tidak selalu dikarenakan strategi yang salah. Bisa jadi, sedang ada faktor-faktor eksternal yang membuat pasar bergejolak. Untuk menentukan apakah kesalahan berasal dari teknik trading Anda atau bukan, Anda dapat meambahkan detail berita atau info pasar berdampak tinggi di jurnal trading.

Pelupa adalah sifat dasar manusia, terutama jika berhubungan dengan angka-angka dan waktu. Karena itu, mencatat detail trading sangat berguna karena kita tidak perlu menerawang apa yang terjadi belakangan ini, cukup melihat pada jurnal trading harian yang dimiliki untuk dipelajari lagi.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tips Membuat Jurnal Trading Forex Harian Lebih Menarik

1. Menambahkan Gambar Dan Warna

Meskipun trading forex bisa dijadikan sumber mata pencaharian, Anda tidak perlu terlalu kaku dalam membuat jurnal trading. Hal-hal sederhana seperti memilih buku jurnal dengan warna favorit, menambahkan gambar seperti chart sederhana, atau menempelkan hasil screenshot di jurnal, juga dapat dilakukan agar membuat jurnal trading forex tidak terasa membosankan.

2. Cari Inspirasi Lewat Forum Trading
Jika Anda adalah trader yang suka berselancar di internet, mencari inspirasi jurnal trading secara online juga bisa menjadi solusi. Gaya penyampaian jurnal trading ini pun macam-macam. Ada yang seperti menulis diary, ada juga yang singkat dan hanya berisi keterangan buka-tutup posisi serta prediksi.

Saat ini, telah banyak forum-forum trading dimana para trader forex membagikan aktivitas trading mereka. Beberapa forum trading yang populer di antaranya Forex Factory dan TradingView. Di Indonesia, trader-trader biasanya berkerumun di Kaskus, indo.mt5, atau di Forexindo. Seputarforex juga menyediakan wadah diskusi bagi trader di platform Telegram. Ternyata, banyak sekali ya pilihan untuk belajar trading forex pemula?

Kesimpulan
Pelajaran yang bisa kita petik dari membuat jurnal forex harian adalah: Kesuksesan tidak bisa dibangun dalam sekejap, dan hal itu berasal dari ketekunan diri sendiri. Karena forex adalah aktivitas individual, dimana tidak ada bos yang memerintah kita, maka sudah sewajarnya jika kita berdisiplin mengisi jurnal trading forex harian, untuk melakukan evaluasi terhadap performa diri sendiri. Kemauan untuk mengevaluasi diri dan tidak cepat menyerah adalah kunci kesuksesan dalam forex.

 

Rahmatrabani

Trader baru
6 Kesalahan Fatal Dalam Trading

Kali ini saya ingin membicarakan 6 kesalahan yang bisa dikatakan fatal dalam ber-trading, karena apabila anda melakukan kesalahan-kesalahan berikut, bisa dipastikan anda gagal sebagai trader. Nah, mari kita simak apa saja 6 kesalahan fatal tersebut:

1. Tidak Memiliki Trading System

Tidak memiliki trading system adalah kesalahan fatal yang pertama. Apabila anda tidak memiliki trading system, berarti anda akan cenderung trading berdasarkan pendekatan yang boleh dikatakan berantakan plus acak-acakan. Bagaimana bisa anda mengharapkan kesuksesan dari metode yang acak-acakan?

Sebaliknya, memiliki trading system berarti anda memiliki pedoman dan tujuan serta cara pencapaian tujuan yang jelas dalam ber-trading. Memiliki trading system meningkatkan kemungkinan untuk sukses, karena anda mempunyai pedoman untuk masuk, keluar market ataupun standing aside. Dengan kata lain, anda berada dalam jalur yang pasti untuk mencapai tujuan anda.

2. Tidak Disiplin

Kalaupun anda menyatakan memiliki trading system, tapi kalau anda sendiri tidak disiplin dalam mengikuti sistem yang anda tetapkan tersebut, berarti anda melakukan kesalahan fatal yang kedua. Banyak teman trader yang menyatakan memiliki trading system, tapi dalam prakteknya, mereka tetap saja sering trading dengan impulsive tanpa menghiraukan sistem yang sudah ditentukannya sendiri. Lah, jadinya trading system tersebut fungsinya hanya buat semacam pajangan aja deh.

3. Tidak Belajar

Mengaku trader tapi tidak pernah mencoba untuk selalu meng-update kemampuan teknis, tidak pernah mengikuti perkembangan berita sehubungan dengan forex, tidak pernah membaca buku tentang forex, tidak mengikuti seminar forex, dan tidak bergabung dalam komunitas trader forex.

Yah, ada banyak cara sih untuk selalu "belajar". Anda tidak harus selalu mengikuti seminar forex yang ada. Tidak harus juga aktif dalam forum forex. Tapi setidaknya anda selalu berusaha meningkatkan kemampuan anda dalam bertrading lah. Mungkin cukup dengan diskusi informal dengan sesama temen trader, atau hanya sekedar memantau berita, atau sekedar mambaca-baca buku atau e-book yang berkaitan dengan forex. Setidaknya, janganlah menjadi "trader dalam tempurung" lah. Hehehe!

Omong-omong, saya seringkali memantau harga meskipun saya tidak sedang trading. Sampai-sampai saya sering dibilang aneh, karena suka memantau harga meskipun sedang cuti trading. Terus terang bagi saya, tetap memantau market membuat saya masih ikut merasakan gairah market, meskipun saya tidak melakukan open position. Dan itu bisa dibilang keasyikan tersendiri buat saya.

4. Tidak Mempedulikan Money Management

Money management bertujuan agar anda bisa mengendalikan resiko dan kerugian sehingga tidak mengalami kesalahan fatal yang mengakibatkan account anda menjadi "layu sebelum berkembang". Hehe! Jadi kalau anda tidak memperdulikan money management, itu berarti anda merelakan deposit anda untuk amblas tanpa tujuan yang jelas.

5. Tidak Mempedulikan Aspek Psikologi Dalam Ber-trading

Seorang trader yang mampu mengendalikan emosi dalam ber-trading, akan bisa memahami bahwa tidak semua posisi harus menghasilkan profit untuk mendapatkan pertumbuhan modal yang positif. Loss sesekali tidak menjadikan mereka menjadi "gemes" dan kemudian melakukan balas dendam. Toh, kemungkinan loss tersebut sudah diperhitungkan dalam trading plan.

Jadi, silahkan trading dengan niatan balas dendam karena loss yang baru saja anda alami, dijamin dendam tersebut akan membuat account anda makin berdarah-darah.

6. Terlalu Berani Menanggung Resiko Berlebihan

Apakah anda mau menanggung resiko loss 100 pips untuk hanya mengambil profit 10 pips? Atau malahan, anda sering bertrading tanpa stop loss? Waduuh… jangan deh! Ingatlah bahwa kita di sini bertindak sebagai investor. Kita trader, bukan gambler. Jadi, jangan mengambil resiko yang tidak sepadan dengan reward yang bakal kita peroleh. Ok!

Itulah kesalahan-kesalahan yang bisa dikatakan menjadi penyebab utama kegagalan kita dalam di dunia forex trading yang "kejam" ini. Mm… tapi justru kejamnya itu yang bikin kita ketagihan yah? Lebay deh ahh! Eh, tapi serius nih, Anda ingin menjadi trader yang sukses? Iya sudah… Please, jangan lakukan kesalahan-kesalahan di atas yah… Jujur, saya sering sedih kalo melihat temen-temen trader yang pada berguguran. Jadi, yuk mari kita berusaha untuk selalu survive dan meramaikan pasar.

 

RexChanger E.G

Trader pemula
Rental Software (MT 4 Manager, Binary Option, Website) terKECE se-Indonesia


PT. RexChanger Eropa Graha adalah penyedia jasa berbagai software service provider untuk menunjang bisnis agan2 semua, diantaranya:
1) Meta Trader 4 Manager
2) Binary Option
3) Copy Trade
4) CRM (Cabinet)
5) Pembuatan dan maintenance Website + Domain pilihan agan
6) Pembuatan Rekening Penerima (PT)


Apakah agan bekerja sebagai IB dari suatu Broker? Apakah agan memiliki banyak klien yg loyal dengan agan?
Apakah agan adalah trader/pebisnis dan memiliki banyak teman di komunitas pebisnis/trader?
Mengapa tidak agan sendiri yg menerima deposit dan mengatur keuangan layaknya broker?
Atau karena agan belum memiliki software dan server untuk mengolahnya?


Hanya dengan biaya set up $2000 (tanpa biaya sewa bulanan), agan sudah bisa mempunyai MT4 Manager sendiri, agan bisa atur keuangan nasabah sendiri, merdeka dan setara dengan broker forex resmi lainnya dalam hal penerimaan deposit & pengaturan keuangan, dengan kata lain agan bisa ambil order nasabah sebagai broker yg berarti keuntungan sepenuhnya untuk agan.


berminat? info lebih lanjut hubungi W.A 08111-351-338
 

Rahmatrabani

Trader baru
Apakah Anda Cocok Dengan Karir Trading Forex Jangka Panjang?

Seorang trader jangka panjang, kadang juga disebut 'positional forex trader', adalah seseorang yang membeli mata uang tertentu dan menjualnya setelah suatu periode waktu berlalu. Apakah Anda cocok dengan persyaratan karir ini?


Tom adalah seorang trader forex; dia berinvestasi pada GBP (Pound Inggris).

Suatu hari, berita yang kurang bagus (bagi GBP) dirilis. Menurut rilis tersebut, defisit neraca dagang, yang merupakan salah satu sebab umum depresiasi mata uang, telah terjadi. Akibatnya, nilai mata uang akan terdepresiasi dan devaluasi yang terjadi disebut-sebut akan berlanjut selama beberapa waktu.

Meskipun ada rilis berita yang tak diharapkan seperti itu, Tom tetap tenang. Ia mencatat aktivitas pasar yang terjadi saat itu, dan mengingatnya hingga enam bulan setelah kejadian. Hanya ketika ia akan melakukan sell pada GBP, barulah ia menimbang-nimbang dampak krisis minor tersebut.

Kualifikasi

Seorang trader jangka panjang, kadang juga disebut 'positional forex trader', adalah seseorang yang membeli mata uang tertentu dan menjualnya setelah suatu periode waktu berlalu. Biasanya, ia adalah tipe yang membeli mata uang berdasarkan hasil yang diinginkan dan menjual berdasarkan fakta-fakta di pasar. Dia bertekad untuk mengantisipasi harga mata uang yang dipilihnya meningkat seiring perjalanan waktu. Dalam prosesnya, ia memantau aktivitas pasar secara reguler; dan di kemudian hari menggunakannya sebagai basis untuk memperdagangkan valas yang dipegangnya.

Satu kata kunci dalam trading jangka panjang adalah "investasi"; dibanding berkonsentrasi pada profit kecil-kecilan, Anda menggunakan strategi-strategi efektif yang meski berarti harus menderita rugi disana-sini tetapi harapannya bisa menghasilkan profit besar. Karena target Anda adalah untuk profit setelah beberapa waktu berlalu, maka Anda tetap teguh; Anda menyusun strategi dengan mempertimbangkan upaya, sumber daya, dan keahlian money management yang Anda punya. Seorang trader berada pada karir trading forex jangka panjang bila:

  • Dia menimbang pendapatan total, bukannya return singkat
  • Dia memegang posisi yang sama dalam portofolionya untuk beberapa minggu, bulan, atau bahkan hingga tahunan.
  • Dia memerhatikan pendapatan per pip rendah dan suku bunga.
  • Dia memantau volatilitas pasar, likuiditas pasar, dan fluktuasi harga yang tiba-tiba.
Trend-Following Sebagai Strategi

Seorang trader jangka panjang memiliki tendensi untuk mengejar tren pasar; bahkan ia biasanya memiliki suatu tren tertentu dan memantaunya selama beberapa waktu. Keuntungan dari pendekatan trend-following ini adalah kemampuan untuk mengevaluasi dengan benar kekuatan dan kelemahan sebuah tren, sehingga dia bisa mengeliminasi gangguan (market noise) dan menyingkirkan dorongan untuk bertindak impulsif. Karena ia berencana untuk mengobservasi pola-pola pasar dalam suatu waktu tertentu, maka ia bisa menyusun prediksi yang lebih akurat; dia pun bisa menentukan apakah sebuah tren itu cukup berharga untuk diikuti, atau justru menyesatkan.



 

Rahmatrabani

Trader baru
Tidak Ada Yang Tahu Kemana Dan Sampai Di mana Nilai Tukar Sebuah Pasangan Mata Uang Akan​

Prinsip ini mesti dipegang teguh oleh setiap analis untuk menimbulkan dan memunculkan kesadaran bahwa kemana nilai tukar mata uang akan bergerak setelah saat ini adalah sebuah ketidak-pastian. Ketidak-pastian ini muncul karena dari banyaknya parameter-parameter yang mempengaruhi atau menyebabkan terjadinya pergerakan nilai tukar sebuah pasangan mata uang, ada sebuah parameter yang belum dapat ditentukan secara pasti (eksak) ukurannya. Para analis mendefenisikan parameter yang belum memiliki ukuran ini sebagai minat setiap pelaku pasar yang aktif bertransaksi saat itu. Minat para pelaku pasar inilah yang berperan sangat penting dalam mempengaruhi keputusan yang dilakukan oleh setiap pelaku pasar saat bertransaksi di pasar mata uang (Forex Market). Para analis kesulitan untuk mengukur minat ini sebagai sesuatu yang eksak dikarenakan penyebab munculnya minat pada setiap pelaku pasar ternyata sangatlah bervariasi atau dengan kata lain banyak sekali hal-hal yang dapat menjadi penyebab munculnya minat ini pada setiap pelaku pasar. Dan yang lebih buruknya lagi diketahui juga bahwa minat setiap pelaku pasar ini ternyata bisa berubah dan muncul kapan saja. Pengaruhnya pada pergerakan harga ini berarti bahwa harga bisa bergerak terus ke satu arah atau bisa saja tiba-tiba berhenti atau langsung berbalik arah tanpa ada peringatan apapun atau tanpa ada tanda apapun yang dapat kita deteksi untuk mengantisipasi pergerakan tersebut.

Nah, dengan memiliki kesadaran bahwa tidak ada yang tahu kemana dan sampai dimana nilai tukar sebuah pasangan mata uang akan bergerak setelah saat ini maka kita sebagai analis akan dipaksa untuk selalu mempersiapkan segala resiko yang mungkin muncul dari setiap keputusan yang kita ambil ketika bertransaksi di Forex Market. Setiap analis berpengalaman selalu mempersiapkan dua skenario dalam setiap keputusan yang diambilnya setelah melakukan analisa dan penarikan kesimpulan. Skenario pertama adalah skenario yang akan dijalankannya dan skenario kedua adalah skenario yang akan dijalankannya hanya jika skenario pertama tidak bekerja sebagaimana analisa dan penarikan kesimpulan yang telah dilakukannya.


 

Rahmatrabani

Trader baru
4 Cara Membaca Trend Forex


Cara mengetahui trend forex atau kecenderungan arah gerakan harga dalam forex merupakan salah satu tujuan utama dalam analisa forex trading . Cara membaca trend forex pun menjadi menu utama dari proses belajar seorang trader. Untuk mencapai tujuan ini, tidak jarang seorang trader mempelajari banyak sistem trading dengan harapan dapat menguasai seni menganalisa arah pergerakan harga .

Jika anda masih bingung, arti trend forex secara sederhana adalah kecenderungan arah pergerakan harga; apakah naik atau turun. Menguasai hal ini tentunya akan memperbesar probabilitas profit dari transaksi yang anda lakukan.

Follow the Trend, atau ikuti arah trend , merupakan salah satu dasar dalam belajar forex trading . Dalam prakteknya, kita seringkali menghadapi kesulitan dalam mengartikan atau mempraktekan hal diatas , Hal ini terjadi karena secara tidak sadar kita seringkali lupa dengan tujuan awal dari sistem trading yang kita gunakan, atau sistem trading yang kita bangun sendiri.
cara membaca trend dalam forex

Berikut ini beberapa tips yang kami kumpulkan untuk mempermudah anda menemukan cara membaca trend dalam forex ;

1. Tentukan indikator atau tools lain yang akan digunakan


Pilih satu atau beberapa tools yang akan anda gunakan untuk menentukan arah trend . Alat bantu atau tools disini bisa berupa indikator teknikal, objek statis ( seperti garis, channel, fibonacci, dan lain-lain ) , chart pattern atau candlestick pattern, ataupun faktor fundamental. Pilih secukupnya saja, tidak perlu berlebihan.

Usahakan anda memahami indikator/alat bantu yang akan anda pergunakan sehingga dalam prakteknya bisa saling melengkapi.

2. Kuasai prinsip dasar penggunaan alat bantu tersebut

Langkah kedua yang anda lakukan adalah kuasai cara baca ataupun cara penggunaan dari tools yang anda gunakan . Indikator, objek statis, ataupun faktor fundamental mempunyai perhitungan dan juga cara kerja tersendiri sehingga akan lebih baik jika kita fahami.

Dengan demikian kita akan lebih mengerti dengan langkah yang kita lakukan dan tidak terjerumus kedalam sikap “menyalahkan indikator/alat bantu” saat loss .

3. Gunakan kombinasi alat bantu / indikator

Jika diperlukan, dalam cara membaca trend forex anda bisa menggunakan kombinasi dari beberapa alat bantu sekaligus. Jika sistem trading anda seperti ini, pastikan alat bantu yang anda gunakan bisa saling melengkapi . Beberapa contoh dari kombinasi alat bantu yang bisa anda gunakan ;

  • Trend line dan chart pattern atau candlestick pattern . Penggunaan trendline bisa dikombinasikan dengan chart pattern seperti double top, double bottom, head n shoulder, pin bar, dan lain-lain. Bisa juga dikombinasikan dengan candlestick pattern seperti doji, three inside out , three outside out, bullish piercing line, dan lain-lain.
  • Moving average dengan bollinger bands. Moving average bisa saja dikombinasikan dengan bollinger bands untuk menemukan nilai deviasi dari rata-rata pergerakan harga.
  • dan lain-lain.
4. Sistem trading

Jika anda menggunakan sistem trading yang sudah jadi, pastikan anda membaca seluruh panduan dari sistem trading tersebut. Banyak diantara kita yang cenderung melewati panduan penggunaan dan cara baca dari sistem trading yang disediakan sehingga mengalami kesulitan . Selain itu, sistem trading wajib anda lakukan secara disiplin ! .

Dalam prakteknya, saat anda menganalisa arah trend dan berdiskusi ada kemungkinan hasil analisa anda berbeda dengan hasil analisa rekan trader lain. Hal ini bisa disebabkan oleh perbedaan cara membaca trend dalam forex lewat alat bantu yang digunakan, perbedaan time frame yang dijadikan acuan analisa, atau bisa saja karena sebatas perbedaan persepsi saja.

Hal ini tidak perlu anda ambil pusing. Jika analisa kita sudah dirasa pas, yang perlu kita lakukan cukup mengeksekusinya saja dalam chart. Benar atau tidaknya nanti akan terlihat dari jumlah equity anda; berkurang atau bertambah ?

 

Rahmatrabani

Trader baru
3 Pelanggaran Aturan Broker Forex yang Sering Dilakukan Trader


Trader yang sudah lama malang-melintang di belantara forex hampir pasti pernah menerima email teguran atau peringatan dari broker. Isinya berkisar mulai dari "gagal withdraw karena dana tidak mencukupi" hingga "Anda diduga melakukan pelanggaran xxx sehingga keuntungan dibatalkan", dan masih banyak lagi. Teguran dan peringatan seperti itu berhubungan dengan berbagai pelanggaran aturan broker forex yang sering dilakukan trader tanpa sengaja, karena memang tidak tahu atau mengira kalau broker memperbolehkannya.

Pelanggaran semacam itu dapat mengakibatkan trader mengalami kerugian yang cukup besar. Padahal, jika mengenalinya sejak awal, maka trader bisa menghindari dengan mudah. Nah, untuk membantu Anda mengenali "ranjau" semacam ini, simaklah tiga jenis pelanggaran aturan broker forex yang sering dilakukan trader berikut ini.

1. Tarik Dana (Withdrawal) Saat Ada Posisi Floating
Pada dasarnya, trader bisa menarik dana dari broker kapan saja. Namun, jika Anda melakukannya saat masih ada posisi yang belum close, alias masih floating, maka upaya menarik dana bisa gagal. Mengapa? Karena fluktuasi harga di pasar bisa berpengaruh negatif hingga balance Anda tak mencukupi jumlah withdrawal. Selain itu, banyak broker melarang penarikan dana saat ada posisi floating karena available margin (free margin) bisa anjlok mendadak setelah withdrawal, hingga mengakibatkan Anda rentan kena margin call (MC).

Oleh karena itu, pastikan bahwa Anda menarik dana dari akun hanya setelah semua posisi di-close. Saat mengisi formulir penarikan dana, pastikan juga bahwa setiap kolom sudah diisi sebagaimana mestinya, tanpa kekeliruan seperti salah ketik yang bisa berakibat fatal.

2. Trading Forex dengan IP Berubah-ubah
IP (Internet Protocol) adalah "alamat" bagi komputer atau gadget Anda yang memberi tahu internet kemana mereka bisa mengirim email atau data lainnya. Alamat IP bagi komputer atau gadget Anda bisa tetap, juga bisa berubah-ubah. Konon ada upaya yang bisa dilakukan agar IP tak berganti-ganti, tetapi umumnya IP yang kita gunakan dapat berubah meski kita menggunakan satu ISP yang sama.

IP tetap atau berubah-ubah semestinya tidak menjadi masalah besar. Namun, ada beberapa trader mendapatkan teguran karena dituduh IP berubah-ubah, kemudian uang dalam akun tak bisa di-withdraw. Jadi, apakah trading forex harus dengan satu IP yang sama saja, atau boleh berubah-ubah?

Lazimnya broker forex memperbolehkan trading forex dengan IP berubah-ubah. Namun, ada situasi tertentu yang mungkin membuat mereka melarangnya, misalnya saat kontes trading forex atau promosi akun berbonus besar. Dalam kasus-kasus seperti itu, trader yang ingin berpartisipasi dalam kontes trading atau mendapatkan akun berbonus besar, seringkali dilarang menggunakan IP yang berubah-ubah.

Untuk menanggulangi masalah ini, sebaiknya Anda mencermati syarat dan ketentuan kontes atau bonus yang ingin diikuti. Konfirmasi langsung dengan kontak layanan pelanggan broker apabila masih belum jelas. Pelanggaran aturan broker forex yang satu ini bisa dihindari dengan mudah jika Anda mencermati Terms and Condition saat pendaftaran awal.

3. Arbitrase...atau Dituduh Melakukan Arbitrase
Arbitrase merupakan suatu teknik trading yang kontroversial, memanfaatkan selisih kuotasi harga dari dua atau lebih broker forex. Teknik ini berpotensi merugikan broker, sehingga mayoritas broker melarang arbitrase meskipun memperbolehkan segala jenis teknik trading lainnya. Namun, seringkali terjadi pula suatu broker menuduh trader melakukan arbitrase, padahal sang trader tak melakukan hal itu. Apa pasal?

Dalam hal ini, ada satu hal yang perlu diperhatikan oleh trader: broker tidak akan tahu apakah Anda melakukan arbitrase atau tidak, kecuali jika beberapa broker Anda punya penyedia likuiditas yang sama, atau Anda menggunakan tools terlarang yang dapat dideteksi oleh pihak broker. Karenanya, kebanyakan tuduhan arbitrase yang dijatuhkan terhadap trader itu justru tak berbukti dan tak beralasan. Tak usah berpikir panjang-panjang, karena boleh jadi kesalahannya bukan terletak pada Anda sebagai trader.

Bahkan, jika menerima surat dari broker yang muatannya menuduh Anda melakukan arbitrase (padahal Anda sama sekali tak melakukan hal itu) sehingga mereka memangkas profit Anda secara sepihak, maka Anda bisa menganggap bahwa broker bertindak curang. Dalam insiden semacam itu, Anda mungkin tidak akan bisa mendapatkan kembali uang Anda yang 'digunting' broker. Namun, Anda tentunya bisa pindah ke broker forex lain yang lebih bonafid.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apa Maksud Sentimen Pasar

Sentimen Pasar adalah sikap kesepakatan bersama (konsensus) dari para pelaku pasar, untuk mengantisipasi pergerakan harga dalam suatu kondisi tertentu. Sikap ini merupakan akumulasi dari berbagai faktor fundamental dan teknikal, termasuk di dalamnya pola pembentukan harga serta rilis data ekonomi ataupun berita global yang dianggap penting. Aneka faktor tersebut secara bersama membentuk suatu persepsi komunitas pasar investasi.

Setiap trader mempunyai opini tersendiri tentang pasar, seperti:
"Wah, sentimen pasar sedang bullish, nih. Lumayan kalau profit,"
"Harga emas melambung akibat sentimen Korea Utara vs AS,"

dan semacamnya.

Mereka juga punya alasan tersendiri mengapa pasar bergerak ke satu arah tertentu. Ketika trading, trader mengungkapkan pendapatnya setelah mengamati trading yang dia lakukan. Tetapi terkadang, pasar juga bergerak ke arah tertentu yang di luar perkiraan trader, sehingga tak peduli seberapa bagusnya trend yang telah tercipta, akhirnya trader tetap saja mengalami rugi (loss).

Seorang trader harus menyadari bahwa keseluruhan pasar merupakan kombinasi semua pandangan, ide, dan pendapat dari semua trader di pasar (yang tentunya berbeda-beda). Kombinasi pandangan para pelaku pasar inilah yang disebut dengan sentimen pasar.

Istilah-Istilah Terkait Sentimen Pasar

Ada beberapa jargon populer terkait sentimen pasar. Yang paling umum adalah istilah sentimen bullish dan bearish. Naiknya harga mengindikasikan bahwa sentimen pasar sedang bullish, sedangkan penurunan harga merupakan indikasi bearish.
Berikut uraian selengkapnya:

  • Sentimen Bullish: Pelaku pasar optimis mengenai suatu aset, sehingga ramai melakukan pembelian dan mendorong harga aset tersebut meningkat.
  • Sentimen Bearish: Pelaku pasar pesimis mengenai suatu aset, sehingga ramai menjual aset tersebut dan mendorong harga set tersebut jatuh.
  • Sentimen Penghindaran Risiko (High Risk Aversion, Low Risk Appetite): Terjadi peningkatan risiko di pasar, sehingga investor dan trader ramai-ramai mengamankan dananya di aset-aset berisiko rendah dan safe haven, seperti Emas, Obligasi Pemerintah AS, Yen Jepang, dan Swiss Franc.
  • Minat Risiko Tinggi (High Risk Appetite, Low Risk Aversion): Ketidakpastian dan risiko di pasar cenderung menurun, sehingga investor dan trader berani untuk menanamkan dananya di aset-aset berisiko lebih tinggi, seperti saham, mata uang negara berkembang, minyak, dan lain sebagainya.
Pentingnya Memahami Sentimen Pasar

Sebagai seorang trader, sudah menjadi tugas Anda untuk mengetahui sentimen pasar. Anda tidak bisa mengatakan ke pasar apa yang Anda inginkan, tetapi Anda bisa bereaksi untuk menanggapi apa yang terjadi di pasar. Sentimen pasar merupakan suatu penggerak yang begitu kuat sehingga dapat mempengaruhi arah dan pergerakan pasar.

Hal yang seringkali tampil di berbagai media memperlihatkan bahwa memang sentimen pasar sangat dominan dalam mempengaruhi dinamika pergerakan pasar. Sentimen yang biasanya negatif akan melemahkan pasar, sebaliknya sentimen positif akan memperkuat pergerakan harga di pasar.

Umpamanya, jika ada faktor dominan di pasar yang kemudian membentuk sentimen bearish, maka pelaku pasar harus segera mengantisipasi turunnya harga, yang mendorong mereka untuk secepatnya melakukan aksi yang sesuai. Aksi tersebut bisa berupa profit taking, hedging, atau open sell di sejumlah aset. Di sisi lain, tindakan cepat para investor, dengan sendirinya justru mempercepat pergerakan harga. Downtrend dari harga bisa semakin cepat dengan penyebaran informasi tentang adanya sentimen bearish ini.

 

Rahmatrabani

Trader baru
5 Tren Perlambatan Ekonomi Global Dalam 10 Tahun Ke Depan


Peristiwa ekonomi menjadi faktor penting dalam pasar trading. Sebagian besar pergerakan harga dipengaruhi oleh event-event ekonomi krusial, baik yang akan, sudah maupun sedang terjadi. Berdasarkan laporan yang baru-baru ini dirilis oleh Bank of America Merrill Lynch (BoFAML) Global Research, peristiwa dalam 10 tahun terakhir ini telah mencatatkan sejarah.

Banyak peristiwa ekonomi global telah terjadi, yang menggerakkan kondisi pasar modal. Salah satu contohnya adalah negosiasi dagang AS-China. Sebagaimana diketahui, perang dagang AS-China masih terus berlanjut hingga saat ini. Setiap perkembangan, baik itu positif ataupun negatif, memberikan sentimen kepada perilaku investor.

Selanjutnya, hasil riset menunjukkan bahwa 10 tahun ke depan akan menjadi "Peak Decade" dengan beberapa tren besar yang akan mencapai titik pembalikan. Tim peneliti menguraikannya dalam 5 tren perlambatan ekonomi global dalam satu dekade ke depan. Apa saja?

1. Resesi Global

Megatren pertama yang diprediksi kuat akan mengisi dalam dekade selanjutnya adalah resesi global. Tanda-tanda tren perlambatan perekonomian global ini sudah terlihat pada peristiwa-peristiwa yang telah terjadi beberapa tahun terakhir. Beberapa responden dari survei BoFAML mengungkapkan bahwa ekonomi global saat berada pada level "harap-harap cemas" atau tahap akhir dari siklusnya.

Bahkan, beberapa analis memperkirakan para pembuat kebijakan mungkin tidak dapat melakukan apa-apa untuk menghadapi fenomena resesi yang akan datang. Salah satunya terungkap oleh Kepala Ekonom Moody's Analytics Mark Zandi, seperti yang dilansir oleh CNBC.

"Saya pikir cukup jelas bahwa kita akan menghadapi ekonomi yang jauh lebih lemah. Kemungkinan resesi ekonomi akan sangat tinggi, membuat sangat tidak nyaman," kata Zandi.

Meski terdengar pesimistis, analis lainnya berpendapat resesi ekonomi global masih dapat diminimalisir dampaknya. Ahli ekonomi dari Cornell University Eswar Prasad mengungkapkan bahwa sektor belanja konsumen sejauh ini telah mendukung pertumbuhan ekonomi di beberapa negara. Namun, dukungan dari sektor belanja konsumen itu harus disempurnakan dengan serangkaian kebijakan dari pemerintah. Kebijakan moneter maupun fiskal yang dapat memacu kepercayaan bisnis dan konsumen. Dengan begitu, investasi ikut tergerak meningkat.

Selanjutnya, dalam laporan World Economic Outlook, IMF memprediksi bahwa ekonomi global 2019 akan tumbuh sebesar 3.0%, dan meningkat menjadi 3.4% pada 2020 mendatang. Namun, angka forecast itu lebih rendah dibandingkan proyeksi yang dilakukan oleh IMF pada Juli, yaitu 3.2% (untuk tahun 2019) dan 3.5% (pada tahun 2020).

2. Perubahan Iklim

Populasi dunia yang kian meningkat akan membebani ketersediaan sumber daya di bumi. Saat ini, jumlah menusia sudah mendekati angka 1 miliar jiwa. Tentunya, jumlah itu akan terus mengalami peningkatan pada tahun-tahun ke depan. Pertumbuhan manusia ini menjadi salah satu faktor percepatan laju pemanasan global.

"Pada 2030, perubahan iklim akan mendorong lebih dari 100 juta orang di negara berkembang, jatuh di garis kemiskinan," tulis dari laporan survei tersebut.

Percaya atau tidak, perubahan iklim dapat memberikan pengaruh terhadap perekonomian global. Tidak hanya terhadap ekosistem makhluk hidup, namun pemanasan global juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Salah satu tolak ukurnya dapat dilihat dari nilai Gross Domestic Product (GDP), yaitu jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu periode di negara. GDP menjadi salah satu takaran untuk menilai kondisi ekonomi suatu negara.

Bahkan, pada tahun 2100 mendatang, peneliti memproyeksi GDP dunia akan mengalami penurunan sekitar 23%. Tren perlambatan ekonomi global ini diakibatkan oleh pemanasan global yang mengganggu hasil produksi penting di beberapa negara. Tak terkecuali di negara adidaya, seperti AS.

3. Teknologi Robot Dan Artificial Intelligence

Adalah tren besar lainnya yang diprediksi memberikan dampak signifikan pada perekonomian global, khususnya sektor lapangan kerja. Perkembangan teknologi robot dan artificial intelligence (AI) dapat mengurangi kebutuhan tenaga manusia pada aktivitas industri. Mengutip laporan World Economic Forum 2018, hanya 59% pekerjaan dalam 12 industri yang berbeda, masih membutuhkan tenaga manusia.

Tetapi, jumlah tersebut diproyeksi terus mengalami penurunan. Pada tahun 2035, tenaga manusia hanya dibutuhkan 50% saja. Separuh lainnya, industri lebih memilih penggunaan teknologi robot dan automasi. Artificial Intelligence juga diprediksi mampu menyetarai kemampuan manusia pada 2029.

4. Peningkatan Kapitalisme Moral

Tujuan utama perusahaan adalah memaksimalkan nilai saham mereka, yang disesuaikan dengan perubahan kondisi di pasar. Untuk menarik perhatian investor, perusahaan berupaya mengoptimalkan kinerja dan manajemen keuangan. Selain bertujuan meningkatkan profit, hal tersebut juga dapat menumbuhkan kepercayaan investor untuk menanam modal di perusahaan tersebut. Seiring perkembangan zaman, tuntutan yang harus dihadapi oleh perusahaan kian besar. Inovasi perusahaan menjadi kebutuhan wajib agar tidak tergerus oleh zaman. Karena itu, perusahaan diminta untuk melibatkan komponen eksternal dalam menentukan strategi. Komponen eksternal yang dimaksud, seperti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Hal tersebut juga dikenal dengan implementasi strategi Environment, Social, and Governance (ESG). Pada awalnya, ESG hanya digunakan investor untuk menentukan perusahaan yang tepat dalam berinvestasi.

Ternyata, ESG saat ini mendapatkan pengakuan yang lebih besar dari pemerintah dan regulator. Tidak heran apabila semakin banyak perusahaan di AS dan Eropa yang sudah menerapkan strategi ESG. Jika nantinya, sebuah perusahaan tidak mampu mengikuti perkembangan tersebut, maka secara otomatis akan tersingkir dari rantai pasar multinasional. Dalam hasil riset Bank of America Merrill Lynch Global Research, menyebutkan bahwa strategi ESG diperkirakan akan mampu menghasilkan aset senilai USD20 triliun selama 20 tahun ke depan.

5. Bengkaknya Biaya Kerugian Akibat Cybercrime

Tren perlambatan ekonomi global yang ke lima, dipicu dari akses masyarakat di dunia semakin berkembang pesat. Riset ini memprediksikan terdapat 3 miliar orang yang sudah mendapatkan akses online pada total 500 miliar perangkat pada 2030.

Hanya butuh waktu lima tahun saja, satu orang dengan orang lain dapat terhubung hanya dalam waktu rata-rata 18 detik saja. Nilai ini tentu saja menunjukkan peningkatan tajam, apabila dibandingkan pada kondisi saat ini, yaitu membutuhkan waktu rata-rata 6.5 menit. Hal ini berarti juga rata-rata interaksi antara manusia dan software adalah 4,800 kali per hari.

Seiring dengan pesatnya perkembangan konektivitas masyarakat, peluang terjadinya kejahatan siber (cybercrime) juga semakin besar. Laporan riset menyebutkan biaya kerugian akibat cybercrime akan mencapai 7.0% dari total GDP global pada 2021. Angka tersebut mengalami peningkatan tajam jika dibandingkan biaya pada tahun 2017, yaitu mencapai USD600 miliar atau 0.8% dari GDP global.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Konsep Supply Demand

Konsep penawaran dan permintaan (supply and demand) adalah sebuah konsep penting dalam perdagangan pada umumnya. Konsep ini digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan akan terus digunakan dalam segala jenis transaksi, baik di trading forex, saham, maupun di pasar tradisional.

Kebanyakan orang memahami hal ini secara intuitif. Jika ada suatu barang yang diminati, pembeli bersedia membayar dengan harga yang lebih tinggi. Begitu juga dengan penjual tentu saja akan lebih senang jika dagangannya dibeli dengan harga tinggi. Di artikel ini, Anda akan diajak memahami lebih luas tentang kekuatan penawaran dan permintaan dalam kajian secara ilmiah.

Dimana Kekuatan Supply Dan Demand Berlaku

Pertama, Anda harus mengerti dimana kekuatan-kekuatan supply dan demand berlaku. Hal ini diasumsikan bahwa adanya supply dan demand berasal dari pasar. Sebetulnya pasar hanyalah sebuah kumpulan pembeli dan penjual dari suatu barang atau jasa tertentu.

Kekuatan penawaran dan permintaan mengacu pada perilaku pembeli dan penjual atau disebut sebagai pelaku pasar. Para pembeli menyediakan permintaan di pasar, sedangkan penjual menyediakan pasokan. Jenis-jenis pasar antara lain: pasar mata uang (forex), pasar saham, pasar ternak, dan lain sebagainya. Pasar-pasar tersebut memiliki fungsi dan jenis masing-masing yang berbeda-beda.

Pembeli Dan Penjual

Ciri supply dan demand adalah adanya begitu banyak pembeli dan penjual. pada model pasar persaingan sempurna, tidak satupun dari mereka yang dapat mempengaruhi pasar secara individu. Jadi, seorang supplier tidak akan bisa berbuat apa-apa pada market untuk mempengaruhi pasar walaupun ia memiliki modal yang besar. Karena hampir seluruh penjual maupun pembeli yang ada di pasar tersebut memanfaatkan produk yang sama dengan jenis yang sama pula, maka jika ada seorang penjual misalnya mampu menaikkan harga, banyak dari pelanggannya akan pergi ke tempat lain untuk mendapatkan barang yang sama dan tentunya lebih murah.

Contoh dari perdagangan pasar sempurna misalnya pasar mata uang (forex). Para pembeli dan penjual di pasar ini tidak bisa mempengaruhi harga pasar secara individual, tetapi hanya dapat menerima harga yang ditentukan oleh pasar dari kesepakatan penjual dan pembeli secara keseluruhan.

Penyeimbang Harga

Seperti yang Anda ketahui sebelumnya, pasar menentukan harga dengan adanya penawaran dan permintaan yang berfungsi sebagai penyeimbang harga. Jika Anda meninjau di pasar nyata terkadang banyak monopoli di market. Selain monopoli, terkadang ada juga oligopoli maupun monopoli kompetitif. Hal tersebut tidak mencerminkan keadilan yang sebenarnya karena hanya menguntungkan beberapa orang saja.

Dengan melakukan transaksi di forex market, maka Anda sudah melakukan transaksi di pasar persaingan sempurna. Seluruh transaksi baik penjualan maupun pembelian sepenuhnya dilakukan dari kesepakatan harga yang telah diberikan oleh pasar. Tidak ada yang memanipulasi dan dimanipulasi, seluruh harga yang diberikan oleh market apa adanya dari market itu sendiri.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengenal Pedoman "3S" Dalam Belajar Trading

Ada banyak metode belajar trading , tapi tidak semuanya efektif diterapkan trader. Ada yang lebih suka belajar sendiri secara otodidak, ada pula yang ingin berguru pada mentor. Tak ada cara belajar trading yang lebih unggul dari lainnya, karena semuanya kembali pada preferensi masing-masing. Namun jika Anda memutuskan belajar secara mandiri, tidakkah lebih baik jika hal itu dijalankan dengan kaidah yang jelas?

Salah satu pedoman belajar trading yang bisa memandu Anda dengan baik adalah prinsip "3S". Dengan aturan ini, Anda dapat menemukan prinsip terpenting dalam belajar trading sehingga tak perlu bingung harus memulai dari mana dan selanjutnya akan kemana.

Pedoman belajar trading "3S" yang akan diulas di artikel ini diungkapkan oleh Steve Ward, mentor trading sekaligus pemilik High Performance Global Ltd. Pada dasarnya, 3S terdiri dari skill and knowledge, strategy, dan state. Bagaimana ketiga aspek tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman belajar trading akan dibahas tuntas dalam penjelasan di bawah ini.

Skill And Knowledge

Kemampuan dan pengetahuan adalah dua komponen pertama yang musti dikembangkan dalam proses belajar. Mustahil bisa menjadi trader sukses jika Anda belum menguasai basis pengetahuan yang diperlukan dalam trading forex. Logikanya, darimana Anda bisa mengembangkan skill jika pengetahuan dasarnya saja masih tak paham?

Untuk itu, awali proses belajar dengan menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang trading forex, mulai dari dasar-dasar pengetahuan untuk pemula, analisa fundamental dan teknikal, jenis-jenis strategi, psikologi pasar, platform trading, dan masih banyak lagi. Semakin tinggi level kemampuan dan pengetahuan trading, semakin besar pula pengaruhnya bagi tingkat kepercayaan diri Anda.

Strategy

Di tahap ini, Anda mulai menerapkan skill and knowledge untuk membangun strategi trading yang sudah melibatkan manajemen risiko. Dalam mengembangkan strategi, sebaiknya sesuaikanlah dengan pemahaman, kenyamanan, dan gaya trading Anda sendiri. Seumpama Anda adalah seorang part-time trader, maka jangan membangun strategi trading yang menuntut Anda untuk memantau chart sepanjang hari.

Di awal, strategi Anda mungkin tak akan memiliki keistimewaan karena dibuat berdasarkan standar yang sudah ada. Namun dengan seiring bertambahnya pengalaman dan meningkatnya kemampuan trading, Anda akan belajar menyesuaikan strategi dengan pendekatan pribadi, sehingga tak perlu lagi kesana kemari mengikuti petuah trader lain yang belum tentu cocok dengan kondisi Anda.

State

Pedoman belajar trading ini berkaitan dengan kondisi fisik dan mental yang esensial, karena bisa menjadi penentu keberhasilan dari penerapan pengetahuan, kemampuan, dan strategi Anda. Fokus pada tiga hal itu saja nyatanya tak cukup membawa Anda menapaki jalur kesuksesan yang sesungguhnya. Bagaimanapun juga, trading adalah suatu aktivitas berkelanjutan yang memerlukan konsistensi. Jika kondisi fisik dan mental Anda tak mampu mendukungnya, maka artinya perjalanan Anda masih jauh dari tujuan akhir yaitu konsistensi profit.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Trading Selaras Dengan Pasar​


Banyak trader yang merugi karena cara tradingnya tidak selaras dengan pasar. Setidaknya itulah kesimpulan seorang mentor trading forex Nial Fuller. Selaras berarti sesuai, atau terjadi hubungan yang harmonis. Ada banyak sebab seorang trader menderita kerugian. Untuk menunjukkan alasan yang tepat mengapa Anda merugi atau tidak menghasilkan profit sesuai yang Anda targetkan, berikut beberapa hal yang perlu Anda pahami tentang pasar forex. Dengan pemahaman tersebut diharapkan Anda bisa menyelaraskan cara trading Anda dengan karakteristik pasar.

Memahami Pergerakan Harga Pasar Yang Acak

Sebagai seorang trader, kita mesti memahami kenyataan bahwa kita tidak akan pernah memperoleh hasil pasti seratus persen pada setiap trade yang dilakukan. Apapun strategi trading kita, pasar didistribusikan secara acak, sehingga hasil trading yang akan kita peroleh juga akan acak. Hal ini berarti kita tidak akan tahu secara pasti hasil dari aktivitas trading yang telah atau yang akan dilakukan.

Inilah masalah yang sering dialami para trader. Sering kali mereka merasa akan bisa profit atau akan loss pada sebuah posisi, sehingga berani untuk tidak menggunakan stop loss, memindahkan level stop loss, atau memperbesar ukuran lot trading (position size).

Sebagai contoh, jika sistem trading kita mempunyai persentasi profit (win rate) 50%, kita tidak tahu trading mana yang akan profit dan mana yang akan loss. Hanya setelah 100 kali trading, kemungkinannya adalah 50 kali profit dan 50 kali loss. Trader yang telah berpengalaman tahu akan hal ini setiap kali trading forex. Mereka tidak terpaku pada hasil setiap trading yang dilakukan, melainkan tetap disiplin dan sabar dalam menerapkan metode dan strategi tradingnya.

Tidak "Melawan" Pasar

Alasan utama yang menyebabkan trader gagal memperoleh profit adalah karena mereka ‘melawan’ hasil trading forex yang akan didapatkan sesuai dengan karakteristik pasar. Mereka mencoba untuk mengendalikan pasar dengan mengatur parameter-parameter yang kadang cukup kompleks hingga menyimpang dari sistem trading yang telah teruji. Meski demikian, hal itu tidak menjamin hasil trading yang akan dilakukannya.

Perlu diingat bahwa sebagus apapun sistem trading yang digunakan, kita tetap tidak tahu apa yang akan dilakukan pasar. Jadi seharusnya kita trading dengan memahami kenyataan ini. Pasar tidak benar-benar nyata dan pasti, dan tidak harus dilawan atau dihindari. Tradinglah sesuai dengan sistem yang telah kita uji sebelumnya, dengan harapan profit (expectancy) yang telah kita ketahui.

Tidak Takut Masuk Pasar

Sering kali trader takut membuka posisi trading untuk menghindari kemungkinan loss. Jika kita telah tahu bahwa pasar tidak benar-benar nyata dan pasti, maka kita tidak harus takut untuk masuk selama kita menerapkan management resiko sesuai dengan rencana dan membuka posisi hanya jika telah muncul sinyal dari sistem trading kita.

Baca selengkapnya di: SeputarForex

 

Rahmatrabani

Trader baru
Kisah Horor Forex Si Tukang Pamer

Trader satu ini pernah terkenal di forum-forum trading. Ia menjadi panutan karena "terlihat" jago trading, padahal sesungguhnya ia hanya pintar berlagak seperti seorang pro dan melontarkan jargon-jargon sulit. Si Tukang Pamer mudah besar kepala dan suka 'didewakan'. Ia berhasil meraih pengikut karena rutin memenuhi forum-forum dengan berbagai teorinya yang terlihat 'wow'.

Banyak dipuji dan diagung-agungkan fans-nya, trader ini kemudian terinspirasi untuk menjadi provider sinyal yang akunnya ia manajeri sendiri. Tak tanggung-tanggung, ia mempromosikan diri sebagai penyedia sinyal terbaik. Tak lama kemudian, banyak Follower yang mengetahui sejarahnya berbaris untuk menyalin sinyalnya.

Di awal, performa trading Tukang Pamer menunjukkan perkembangan yang meyakinkan. Setelah menumbuhkan 18% keuntungan dalam waktu sebulan, semakin banyak saja Follower yang mendaftar padanya. Kisah horor forex dari trader ini dimulai ketika di bulan berikutnya, performanya terus mendatar. Follower mulai curiga, dan ia pun akhirnya tahu bagaimana rasanya berada di bawah tekanan.

Bukannya mulai bersikap hati-hati, Tukang Pamer bersikeras mempertahankan strateginya karena tak ingin pamornya turun. Sekedar informasi, ia adalah scalper yang gemar membuka banyak posisi trading dengan target kecil. Ketika banyak di antara posisi tersebut berakhir loss, maka Si Tukang Pamer pun kewalahan menutupi beban spread yang terus membengkak.

Waktu terus berjalan, tapi keadaan tak juga membaik. Ia kini mulai panik, dan malah berusaha memperbaiki tradingnya dengan memperbanyak posisi. Di suatu waktu, ia bahkan membuka 30 order sekaligus! Jelas sekali bahwa di poin ini, ia telah terjerat overtrading. Kegagalan Si Tukang Pamer hanya menunggu waktu karena ia trading dengan frekuensi tinggi, tapi money management-nya buruk. Bayangkan saja, untuk target sebesar 3-5 pips ia merisikokan 20-50 pips.

Satu per satu akun live Follower-nya pun tumbang, tapi tidak demikian halnya dengan akun Si Tukang Pamer. Tahu kenapa? Usut punya usut, ternyata selama ini ia hanya menggunakan akun demo.

Bisa Anda bayangkan sendiri betapa geramnya para Follower yang terlanjur mendaftar untuk menyalin sinyalnya. Namun jika dipikir-pikir lagi, mungkin inilah harga yang harus mereka bayar karena tak mampu mendeteksi bualan-bualan Si Tukang Pamer sejak dini.

Lalu bagaimana dengan keadaan trader yang mengaku-ngaku sebagai provider sinyal terbaik itu? Meskipun tak menderita kerugian besar, ia tetap kecipratan dampaknya. Tukang Pamer kini tak lagi disanjung di forum-forum. Ia bahkan didepak dari komunitasnya karena dianggap sebagai tong kosong nyaring bunyinya. Bukannya menjadi Zero to Hero, ia justru berakhir sebagai Hero to Zero.

Belajar Trading Dari Tukang Pamer

Terlalu percaya diri, apalagi mudah bersikap sombong adalah penyakit trading paling berbahaya.
Dilihat dari ceramah-ceramahnya di masa lalu, terlihat sekali bahwa ia adalah seorang pemula yang sedikit paham tentang trading, lalu menerjemahkannya sendiri menjadi suatu teknik kompleks. Ia begitu yakin akan kemampuannya dan semakin nekat menyesatkan para pengikutnya karena sedang merasa di atas angin. Padahal, tak ada konsistensi dalam penjelasannya, begitu pula dengan strategi tradingnya.

Jika tak ingin berakhir seperti Si Tukang Pamer, maka jangan terlalu mementingkan popularitas dan sanjungan trader lain. Pikirkan bagaimana Anda dapat mempertahankan konsistensi profit, bukan bagaimana merancang strategi super rumit yang bakal mengesankan banyak trader di forum-forum.

Pesan ekstra: Sebagai Follower, waspadai jebakan para penyedia sinyal yang memiliki ciri-ciri mirip Si Tukang Pamer. Karena jika tidak hati-hati, bisa-bisa Anda akan diseret untuk 'menemaninya' menghadapi kisah horor forex, yaitu terkena MC.


 
Top