Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
FOREX TRADING: DARI POLITIK, GEMPA, HINGGA PERANG


Pasar forex merupakan pasar finansial yang teraktif sekaligus terbesar di dunia. Wajar, mengingat semua aktivitas ekonomi selalu melibatkan uang, terlebih aktivitas ekspor dan impor yang mau tak mau harus melibatkan valuta asing. Perputaran uang per hari mencapai USD 4 triliun; fluktuasi yang tercipta pun tak jarang terjadi dalam rentang harga yang lebar. Inilah salah satu penyebab forex trading semakin populer.

Broker forex pun bermunculan di mana-mana, termasuk di Indonesia. Pasar forex dunia selalu terkait satu sama lain, karena perputaran uang yang terjadi pun global. Itulah sebabnya kejadian-kejadian penting di penjuru dunia bisa dengan cepat mempengaruhi nilai tukar mata uang tertentu. Karena satu mata uang juga terkait dengan mata uang lain dalam currency pair, secara tidak langsung penguatan atau pelemahan mata uang tersebut juga berdampak pada mata uang lainnya. Cukup banyak pertanyaan melalui webinar atau live chat mengenai apa saja yang bisa mempengaruhi naik-turunnya harga. Ini sebenarnya sudah masuk ke ranah analisa fundamental. Nah, kali ini kita akan membahas secara umum apa saja peristiwa yang bisa mempengaruhi harga.

Indikator/Data Ekonomi

Data ekonomi dirilis oleh instansi tertentu yang memberikan informasi pertumbuhan sektor ekonomi suatu negara seperti tingkat inflasi, suku bunga oleh bank sentral lapangan pekerjaan dan tingkat pengangguran, neraca perdagangan, perumahan, penjualan retail, sentimen bisnis dan sebagainya. Selain itu perlu juga diperhatikan komentar atau pernyataan-pernyataan resmi yang berhubungan dengan kebijakan atau prospek ekonomi dari pejabat terkait seperti menteri keuangan atau menteri ekonomi, juga pejabat bank sentral.
Politik

Pemilu juga bisa berdampak cukup besar terhadap nilai mata uang suatu negara. Para pelaku pasar biasa melihat hasil pemilu sebagai pintu masuk bagi penentu kebijakan ekonomi negara tersebut. Jika pemenang pemilu adalah kubu yang dirasa "berpihak" pada kemajuan perekonomian, seringkali mata uang negara tersebut akan menguat. Contoh terbaru mungkin adalah pemilu di Inggris beberapa hari yang lalu. Kemenangan kubu Konservatif dengan rekam jejak kebijakan ekonomi yang cukup baik direspon oleh penguatan poundsterling.

Seringkali bahkan hasil survey-survey politik yang dilakukan telah membentuk sentimen pasar akan prospek ekonomi ke depan. Meskipun belum terbukti hasil ataupun kinerja pemerintahan yang baru, seringkali hasil survey telah direspon. Ini juga termasuk apabila kandidat kuat calon pemimpin negara dipercaya bisa menelurkan kebijakan positif bagi ekonomi. Kita ambil contoh kasus dari dalam negeri. Mungkin masih segar dalam ingatan Anda tentang "Jokowi Effect" beberapa waktu yang silam.

Meskipun saat itu belum terbukti, Jokowi telanjur menjadi figur yang cukup disenangi, sehingga pencalonannya saja pun telah mampu mempengaruhi nilai tukar rupiah dan IHSG. Namun perkembangan politk selanjutnya justru membuat pelaku pasar"wait and see". Rupiah masih tetap tertekan, IHSG pun naik-turun meskipun masih berada dalam uptrend sejak Jokowi menjabat presiden. Pergulatan politik yang terjadi meredam optimisme pasar.

Kendati masih mempercayai program-program yang dicanangkan, namun ada kekhawatiran program tersebut akan dijegal oleh kepentingan beberapa golongan. Intinya, jika situasi politik dianggap tak bersahabat bagi pertumbuhan ekonomi, maka biasanya pasar juga akan merespon negatif.

Bencana Alam

Bencana alam yang luar biasa juga bisa berdampak. Gempa bumi, banjir, atau badai bisa merusak kehidupan rakyat suatu negara. Secara langsung atau tidak, bisa juga berdampak pada nilai tukar mata uang. Kerusakan infrastruktru memerlukan perhatian khusus karena ketersediaan infrastruktur dasar merupakan tulang punggung perekonomian. Jika tidak tersedia infrastruktur yang memadai, output ekonomi suatu kawasan tentu akan terganggu atau bahkan lumpuh. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki dan merevitalisasi; tentu harus diambil dari dana yang dimiliki oleh pemerintah yang bisa jadi semestinya dipergunakan untuk keperluan pertumbuhan ekonomi.

Tingkat belanja masyarakat juga bisa dipastikan akan berkurang karena mereka harus fokus pada upaya pemulihan pasca bencana. Jika respon pemerintah dianggap lambat, tingkat kepercayaan masyarakat dan investor juga akan berkurang. Belum lagi jika ternyata negara tersebut harus melakukan impor barang jika tak mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri akibat kerusakan infrastruktur. Pada tahapan yang ekstrim, ini bisa berakibat pada pelambatan ekonomi.

Perang

Dampak terjadinya perang juga sama dengan bencana alam. Kerusakan infrastruktur yang masif terjadi saat perang. Biaya yang dikeluarkan saat perang juga sangat besar, hampir pasti akan menyedot dana dari sektor lain; termasuk ekonomi. Aktivitas perekonomian akan terganggu. Lebih daripada itu, perasaan aman yang diinginkan setiap investor juga sudah barang tentu akan hilang ketika terjadi perang; minimal terkikis. Ketika investor merasa tak aman, mereka akan angkat kaki dari sana. Meskipun demikian, terjadinya perang juga bisa jadi akan membawa manfaat bagi sektor tertentu, misalnya industri. Contohnya adalah seperti yang terjadi pada Amerika Serikat saat berlangsungnya Perang Dunia II.

Amerika Serikat resmi melibatkan diri dalam perang setelah Jepang menyerang Peral Harbor, tragedi sejarah yang memilukan sekaligus memalukan bagi negeri adidaya tersebut. Terlibatnya Amerika Serikat dalam Perang Dunia II membuat sektor industri di negara tersebut bangkit dari keterpurukan akibat Resesi Besar (Great Recession, sekitar tahun 1930-an). Sektor industri digenjot untuk memenuhi kebutuhan logistik dan persenjataan angkatan perang. Namun tetap saja kebangkitan ekonomi di atas terbunuhnya puluhan juta nyawa bukanlah pilihan yang baik. But that's another topic.

The Bottom Line

Pada dasarnya, peristiwa-peristiwa penting dunia memberikan dampak bagi pergerakan harga pasar, termasuk di forex. Inti dari tulisan ini adalah untuk menunjukkan bahwa nilai tukar mata uang suatu negara tergantung pada pertumbuhan ekonomi negara tersebut; sementara kondisi ekonomi dipengaruhi oleh faktor-faktor yang telah dibicarakan di atas. Terlepas dari gaya trading Anda, tidak ada salahnya memiliki pengetahuan akan hal-hal yang dipaparkan di atas. Setidaknya bisa memperluas wawasan Anda tentang faktor-faktor yang bisa mempengaruhi keputusan orang di dunia forex trading.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Profit Taking

Istilah Profit Taking telah banyak dikenal. Saat membaca berita ekonomi pun, mungkin Anda sering mendengar kalimat semacam "Investor melakukan aksi Profit Taking", "Rupiah Melemah Akibat Aksi Profit Taking", dan semacamnya. Bagi yang belum terlalu lama berkecimpung di ranah trading, tentu bertanya-tanya, apa itu Profit Taking? Bisakah kita melakukan Profit Taking forex?

"Sesuai dengan arti katanya, profit berarti keuntungan dan taking artinya mengambil. Jadi secara harfiah, Profit Taking adalah sebuah aksi mengambil keuntungan. Sedangkan dalam konteks trading, definisi Profit Taking merupakan tindakan mengambil untung dalam jangka pendek dengan memanfaatkan situasi tertentu."

Profit Taking biasa dilakukan oleh trader jika ada data atau informasi penggerak pasar yang akan, sedang atau sudah dirilis. Dengan melakukan Profit Taking, trader mengharapkan keuntungan yang lebih dari keadaan pada umumnya. Selain untuk mengambil keuntungan, Profit Taking juga bisa dilakukan untuk mengunci keuntungan trading forex yang dimiliki.

Profit Taking sebenarnya adalah istilah trading saham, yang digunakan untuk menjelaskan aksi sell para investor untuk mengunci keuntungan. Namun karena dalam forex, posisi trading bisa lebih mudah dilakukan secara dua arah, maka Profit Taking forex bisa berarti melakukan aksi sell untuk menutup posisi buy, atau menutup order sell dengan aksi buy.

Mendengar kata keuntungan yang tersemat pada Profit Taking, tentu semua jadi ingin melakukannya bukan? Sebagai seorang trader, Anda juga bisa melakukan Profit Taking Forex jika keadaan memungkinkan. Tetapi perlu diingat juga bahwa Profit Taking pun tetap membutuhkan kecermatan serta kehati-hatian. Sebelum terburu-buru melakukan Profit Taking forex, mari kita pelajari dulu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengontrol faktor emosi adalah merupakan tantangan terbesar untuk semua trader dalam membentuk kedisiplinan dalam trading, padahal kedisiplinan ini sangat dibutuhkan apabila kita sudah trading dengan menggunakan dana yang besar. Fokuslah terhadap jumlah pips yang kita dapatkan daripada berfokus kepada jumlah dollar yang kita dapatkan. Konsistensi jumlah pips yang berhasil kita dapatkan akan lebih mencerminkan suatu trading system yang profitable, sekaligus melatih kedisiplinan kita apabila kita memutuskan untuk trading dengan dana yang jauh lebih besar.

Untuk membentuk suatu trading system yang profitable, kita harus benar-benar memahami terlebih dahulu mengenai trading system yang kita pakai. Sangatlah banyak sumber yang bisa kita dapatkan untuk membentuk suatu trading system, namun apabila kita tidak mengerti dan dan paham akan trading system tersebut, maka hasilnya akan sia-sia. Trading system yang orang lain pakai belum tentu cocok untuk kita pakai. Tentukanlah trading system yang sesuai dengan style trading kita.

 

Rahmatrabani

Trader baru
3 HAL YANG TAK DIKETAHUI TRADER PEMULA DARI TRADING FOREX


Ukuran seseorang bisa disebut amatir atau pro dalam forex trading bukan dilihat dari penghasilan utamanya yang bersumber dari trading forex.

Justru lebih dari itu, pro atau tidaknya seorang trader adalah tentang bagaimana ia memperlakukan aktifitas trading-nya; serius atau main-main saja, atau justru lebih parah lagi; ia kira ia serius, tetapi ia tak tahu bagaimana sebenarnya trading yang serius itu.

Berikut adalah hal-hal yang tak dipahami dan bahkan tak banyak dilakukan oleh para trader forex pemula yang mungkin perlu Anda ketahui agar tidak termasuk di dalamnya.

1. Membangun strategi dan trading plan, serta betul-betul menjalankannya

Tahapan paling penting dalam mempersiapkan dan memastikan bahwa Anda akan terlibat di pasar forex untuk jangka waktu yang panjang adalah dengan membangun strategi forex dan trading plan, serta memastikan bahwa Anda betul-betul menjalankannya.

Di saat Anda yakin bahwa Anda telah cukup belajar dan melakukan berbagai riset, sudah memahami tingkat risiko, sudah melakukan uji coba lewat demo account dan berhasil meraup keutungan secara konsisten dalam (misalnya) tiga bulan berturut-turut, maka saat itulah Anda sudah siap membangun strategi dan trading plan.

Apa pun gaya trading Anda, yang terpenting untuk Anda adalah strategi forex yang digunakan bisa menghasilkan profit secara konsisten dengan arti; keuntungan yang diperoleh secara konsisten bisa melampaui kerugian yang diderita.

Jangan lupa, jalankan trading plan Anda dengan baik, jangan dilanggar meskipun hanya sekali.

2. Memperlakukan demo account layaknya real account

Forex semakin populer dan semakin banyak orang yang ingin menjadi trader forex yang sukses, tetapi sedikit orang yang mau berlatih dengan serius lewat demo account. Padahal untuk bisa menjadi trader yang sukses, Anda butuh berlatih untuk bisa menghasilkan profit konsisten.

Sarana untuk berlatih menghasilkan profit secara konsisten adalah demo account, di mana Anda bisa mengaplikasikan setiap hal yang Anda pelajari, mengeksekusi strategi dan trading plan yang sudah Anda siapkan.

Sangat penting untuk benar-benar mengaplikasikan strategi dan trading plan Anda meskipun hanya di demo account, karena hal itu akan membentuk kebiasaan dan pada gilirannya akan membentuk karakter Anda sebagai trader yang disiplin.

Jika Anda sudah bisa melakukan transaksi yang profitable di demo account setidaknya selama sebulan (tentu saja dengan trading plan yang benar), sebaiknya tidak menunda terlalu lama untuk segera melakukan live trading dengan real account.

Disarankan untuk tidak menunda lebih dari sebulan untuk segera melakukan transaksi di real account.

3. Kunci menjadi trader forex sukses

Di saat Anda sudah siap beralih dari demo ke real account, selalu ingat langkah-langkah lanjutan di bawah ini:

  1. Selalu patuhi strategi dan trading plan Anda.
  2. Selalu batasi resiko dengan stop-loss (SL). Jika tidak, hampir bisa dipastikan Anda akan gagal.
  3. Batasi resiko per transaksi maksimal 10% dari equity.
  4. Selalu obyektif. Jangan libatkan emosi saat trading.
  5. Jangan mecoba untuk “balas dendam”, yaitu ingin secepat mungkin membalas kerugian yang diderita sebelumnya.
  6. Lakukan transaksi hanya jika sudah ada konfirmasi dari strategi Anda.
  7. Jangan takut rugi! Semua trader handal kelas dunia pernah rugi dan mereka tetap survive
Inilah jalan yang bisa Anda tempuh jika Anda benar-benar ingin menjadi trader forex yang sukses. Tentu saja aka nada naik-turun dalam perjalanan trading Anda, tetapi menyerah bukanlah pilihan.

Jika Anda bisa menjadikan pengalaman buruk sebagai pelajaran, maka di kemudian hari Anda akan bisa mengetahui apa yang tidak boleh Anda lakukan sebagai trader.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Bagaimana cara mempelajari teknik trading forex yang menggunakan pola/chart pattern ?

Caranya cukup mudah, anda cukup mempelajari atau menghafalkan pola-pola pergerakan harga tersebut dan mempraktekannya dalam trading.

Beberapa tips dibawah ini bisa anda jadikan batu pijakan dalam mempelajari sistem trading forex berbasis pola atau chart pattern ;

* Pilih strategi yang akan anda pelajari. Dari sekian banyak strategi yang menggunakan pola pergerakan harga, pilih salah satu yang anda pikir paling menarik lalu pelajari.
* Pilih satu pola / chart pattern lalu pelajari serta praktekkan. Jangan memaksakan diri untuk menghafalkan semua pola atau chart pattern. Lebih baik fokus untuk mempraktekannya dalam trading. Setelah dikuasai, baru anda lanjutkan pada pola atau chart pattern selanjutnya yang menurut anda menarik.
* Jangan dibuat rumit. Pola / pergerakan harga relatif sederhana dan mudah dalam pelaksanaanya. Untuk tahap awal amat disarankan untuk tidak menambahkan hal lain pada teknik trading forex dengan chart pattern. setelah dasarnya anda kuasai, seiring waktu anda akan lebih mengerti apa yang perlu anda tambahkan atau kurangi dalam teknik tersebut.

Sebagai bahan pelajaran, anda bisa menggunakan sistem trading menggunakan support resistance yang kami tuliskan di website ini. Sistem trading support resistance ini sama menggunakan pola atau chart pattern dan relatif mudah dipelajari dengan hasil akhir cukup baik.

Satu hal yang perlu anda ingat, teknik trading forex paling tepat sifatnya individual. Anda perlu melakukan research sendiri untuk menemukan jenis teknik trading yang paling pas untuk anda.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Manajemen Jangka Panjang (Long Term)


Manajemen jangka panjang sangatlah diperlukan bagi Anda yang berniat untuk melakukan Long Term Trading. Trading dengan jangka panjang artinya profit yang diperoleh tidak didapatkan seketika itu juga, melainkan harus bersabar menunggu dalam hitungan hari, minggu, bahkan bulanan. Hal ini wajar mengingat dalam trading forex, seorang long term trader akan menahan posisi open untuk jangka waktu yang lama, bisa beberapa hari bahkan sampai beberapa minggu. Exit baru dilakukan jika profit yang dihasilkan sudah maksimal.

Jadi jangan heran jika floating minus yang dimiliki long term trader bisa mencapai 100 pips atau bahkan lebih. Hal ini merupakan sesuatu yang biasa dan bukan sebuah beban. Mereka sudah memperhitungkan bahwa akun trading mereka bisa menahan posisi minus hingga ratusan pips. Lagipula, mereka yang memutuskan menjadi long term trader pastinya sudah menyusun plan tersendiri, supaya tradingnya bisa berjalan dengan mulus.

Berbagai pertanyaan pun muncul mengenai manajemen jangka panjang. Apakah trading jangka panjang harus selalu membutuhkan modal yang sangat besar? Lalu, apakah juga harus dengan Stop Loss dan Take Profit yang besar, supaya bisa menahan floating minus dalam perjalanan harga menuju TP? Simak penjelasannya secara detail di bawah ini:

Kelebihan Dan Kekurangan Manajemen Jangka Panjang

Apapun model tradingnya, sudah pasti ada plus minus yang harus Anda terima, baik itu manajemen trading jangka panjang atau lainnya. Ini merupakan bentuk konsekuensi ketika Anda memutuskan untuk bertrading. Lalu apa saja keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari manajemen trading jangka panjang?

Perlu diketahui bahwa manajemen trading jangka panjang ini berpeluang memberikan profit yang sangat besar dalam satu kali trading atau entry posisi. Terlebih lagi jika analisa yang dilakukan benar. Untuk analisa kapan harus masuk pasar juga tidak terlalu memusingkan, karena bidikannya adalah trend pergerakan jangka panjang.

Dengan menerapkan manajemen trading jangka panjang, tekanan psikologis yang dirasakan pun juga tidak terlalu besar. Trader juga tidak perlu setiap saat memantau pergerakan chart. Bisa dikatakan pula bahwa strategi trading forex jangka panjang ini akan bisa memberikan Anda lebih banyak kebebasan. Anda bisa menghemat lebih banyak waktu dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih leluasa, tanpa kepikiran terus-menerus oleh nasib posisi trading.

Lalu bagaimana dengan kekurangannya? To the point saja, profit yang Anda peroleh mungkin bisa agak lama, beda dengan Scalping Trader yang melakukan entry dan exit dengan cepat sehingga mereka bisa memanen profit demi profit secara beruntun dalam sehari. Long Term Trader mengacu pada strategi manajemen trading jangka panjang, sehingga menuntut kesabaran yang ekstra dibandingkan penganut Scalping atau Day Trader.

 

Rahmatrabani

Trader baru
TRIK OPTIMALKAN PELUANG: EFEKTIFKAN MODAL TRADING FOREX ANDA


Salah satu pertanyaan yang cukup sering berulang saya terima selama menjadi trainer di dunia trading forex adalah, “Pak, kalau saya punya $10,000, berapa lot saya bisa buka posisi?”

Kalau tak salah ingat, ada setidaknya lima kali saya menulis tentang position sizing di website ini – mulai dari gambaran umum hingga detil perhitungannya.

Position sizing adalah tentang cara mengatur berapa besar lot yang bisa Anda pergunakan dalam membuka posisi trading.

Tujuan utamanya adalah untuk mencegah seorang trader agar tidak terjebak dalam kondisi overtrade, yaitu kondisi ketika ia membuka posisi terlalu banyak melebihi yang seharusnya.

Dengan demikian, trader tersebut akan terhindar dari risiko yang terlalu besar karena posisi yang diambil dengan sendirinya sudah memperhitungkan besaran risiko tersebut.

Tetapi ternyata yang tidak banyak disadari adalah bahwa selain untuk membatasi risiko, position sizing juga berguna untuk mengefektifkan strategi dan modal Anda.

Strategi Harus Cocok dengan Modal

Masih ingatkah Anda dengan konsep 3M?
3M yaitu Mind-Method-Money dalam trading forex.

Mind berkaitan dengan sikap mental Anda sebagai trader. Bagaimana Anda mampu menjalankan trading plan Anda dengan baik, disiplin dan tanpa keraguan sedikit pun.

Method merupakan metode atau strategi trading yang Anda jalankan.

Money adalah modal Anda.
Bagaimana Anda menggunakan dan mengaturnya.

Fokus kita kali ini adalah di money.

Anda mungkin cukup sering mendapatkan strategi trading tertentu baik dari internet atau kenalan dan menurut pengakuan mereka strategi tersebut cukup ampuh dalam mendulang profit.

Pertanyaan yang seharusnya segera muncul dari Anda adalah, “Berapa besar modal yang diperlukan agar strategi tersebut berhasil dengan baik?”

Sangat banyak strategi trading yang diklaim profitable namun ternyata tidak bekerja dengan baik ketika Anda pergunakan.

Ada beberapa penyebab, di antaranya adalah Anda tidak memiliki modal yang tepat untuk strategi tersebut.

Sangat mungkin trader yang sebelumnya sukses menjalankan strategi tersebut memiliki modal yang jauh lebih besar daripada modal Anda.

Jadi, jangan memaksakan diri mempergunakan strategi yang sama jika modal yang Anda miliki jauh lebih kecil.

Jangan Sia-siakan Kekuatan Anda

Bagaimana jika seandainya Anda memiliki modal yang cukup besar? Berapa lot yang sebaiknya dibuka untuk bertransaksi?

Sebelum kita lanjutkan, perlu dipahami bahwa “kekuatan” di sini maksudnya adalah modal. Ini erat kaitannya dengan position sizing yang disinggung di atas.

Katakanlah Anda memiliki modal sebesar $10,000 atau setara dengan seratus juta rupiah. Lalu Anda akan melakukan transaksi, lantas muncullah pertanyaan seperti yang disebutkan di paragraf awal di atas.

Memang Anda boleh saja membuka posisi hanya 0.1 lot, misalnya. Tetapi apakah langkah itu akan efektif untuk mengoptimalkan peluang yang ada?

Belum tentu, karena itu bisa berarti Anda menyia-nyiakan kekuatan modal Anda sesungguhnya. Artinya, trading forex Anda menjadi kurang efektif.

Bagaimana agar trading jadi lebih efektif?

Di situlah peran position sizing. Ingat bahwa dalam trading Anda juga perlu menetapkan batasan kerugian maksimal untuk setiap transaksi.

Kalau modal Anda $10,000 dan batasan resiko untuk tiap trade adalah (misalnya) 10%, itu berarti kerugian (resiko) tiap transaksi tidak lebih dari $1,000.

Nah, anggaplah Anda akan melakukan transaksi di EUR/USD. Setelah sudah melakukan analisa teknikal, Anda melihat bahwa stop-loss semestinya ditempatkan sejauh 500 pips dari level posisi terbuka Anda.

Dengan asumsi quote 5 desimal, di mana 1 pip(ette) = $1, maka besarnya stop-loss per lot adalah $500.

OK. Jadi dengan skenario tersebut, kira-kira berapa lot Anda bisa membuka posisi?

Ini jawabannya:



Dengan perhitungan seperti diatas, maka seandainya Anda loss pun tidak akan melebihi batas toleransi risiko Anda. Dengan demikian Anda tetap bisa tenang.

Sebaliknya jika Anda mendapatkan keuntungan, maka Anda telah membuat transaksi tersebut menjadi jauh lebih efektif daripada hanya membuka posisi sebesar 0.1 lot, misalnya.

Jadi jelas bahwa selain untuk membatasi risiko, position sizing juga bisa membuat trading Anda jauh lebih efektif tanpa perlu takut mengalami kerugian yang terlalu besar karena memang sudah Anda batasi sejak awal sesuai dengan tingkat kenyamanan Anda sendiri.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Beberapa tips dasar untuk meningkatkan trading Anda.

Kelola Resiko - Sebenarnya tidak ada aturan lain ketika trading. Jika Anda kehilangan terlalu besar dari bagian modal Anda, Anda tidak akan pernah bisa bangkit kembali dan membuat perdagangan lebih. Anda tidak ingin mengambil risiko lebih dari 2-5% dari account Anda pada setiap perdagangan tunggal. Dan jika kerugian tersebut tidak dihitung sebagai trading, hitung kerugian agregat Anda jika Anda berhenti keluar dan tidak melihat skala masing-masing sebagai trading terpisah. Coba bandingkan jika Anda mengambil resiko 10% lebih. maka dalam 10 kali open posisi maka modal Anda akan habis.

Gunakan lot yang kecil untuk untuk ukuran account Anda untuk menjaga emosi. Dengan sedikit uang yang keluar, maka emosi juga bisa terjaga. Jadi sampai Anda sangat percaya diri pun, gunakanlah lot yang kecil.

Buat rencana trading. Anda perlu memiliki strategi, kapan membeli, kapan menutup posisi, kapan Anda mengambil kerugian, kapan Anda mengambil keuntungan, bagaimana Anda akan menangani floting loss, berapa banyak perdagangan negatif akan Anda tangani sebelum Anda mengevaluasi kembali strategi Anda. Ini hanyalah puncak gunung es dalam hal pertanyaan-pertanyaan yang perlu didefinisikan.

Anda harus mempunyai partner dalam bertrading, bisa sesama trader, teman baik, pacar, pasangan hidup, mentor, guru, analis, ekonom, rekan kerja Anda,dll. Stephen Cohen, salah satu manajer hedge fund terbesar di dunia memiliki tim trader. Jika Anda dapat menemukan pasangan untuk trading bersama maka emosi Anda akan seimbang.

Bertradinglah dengan sederhana. Ketika membuat trading plan selalu pikirkan : "Apakah saya bisa menjalankannya?" Jika strategi Anda erlalu rumit dan melibatkan ribuan indikator, sebaiknya tinggalkan semua itu. Jika Anda tidak dapat melakukannya pada sesuatu yang sederhana bagaimana Anda bisa melakukannya pada sesuatu yang kompleks ? Ini tidak berarti bahwa Anda tidak dapat memiliki sistem otomatis.

 
Top