Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
Scalper dan Broker​

Ada 2 jenis scalper yaitu:

1.Scalper Aktif

Scalper aktif adalah seorang scalper yang melakukan eksekusi puluhan kali dalam sehari .Biasanya trader ini adalah trader yang jeli melihat signal serta ulet.

2.Scalper Pasif


Scalpers Pasif adalah seorang Scalpers yang lebih mengutamakan kualitas lot daripada jumlah pips, jadi dalam sekali open posisi dia membuka eksekusi dengan lot besar. Scalper pasif hanya melakukan 2-3 kali trading untuk mencapai target profit dalam sehari.

Jika anda ingin menjadi seorang scalper , yang paling harus diperhatikan adalah kecepatan koneksi dengan server broker.karena targetnya pendek maka jangan sampai kita mendapatkan harga masukan yang tidak bagus akibat adanya delay karena lambatnya koneksi.Koneksi internet yang lambat ini pada kenyataannya telah banyak membuat scalper bangkrut. Yang berawal dari emosi karena terlambat masuk dan keluar market.

Pemilihan broker forex dibawah, didasarkan atas kriteria:

  • Tingkat layanan yg cukup bagus, dengan batas-batas komplain yg sewajarnya.
  • Mensupport Metatrader yg merupakan aplikasi trading forex yg paling populer saat ini.
  • Kemudahan dalam administrasi (Registrasi, Deposit, Penarikan)
  • Beregulasi, walau minimum hanya dalam tingkat regulasi negara dimana broker itu berdiri.
  • Setiap broker forex pasti ada plus dan minusnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
GAMBARAN UMUM MENGENAI TRADING CANDLESTICK
Analisa forex candlestick terdiri dari berbagai jenis, yang mungkin melibatkan 1-6 candlestick. Mayoritas pola bekerja lebih efisien dalam arah tren utama, pola pembalikan dianggap lemah. Dalam trading harian, tren utama pada timeframe yang lebih besar harus diperhitungkan.
Jika setelah menerima sinyal candlestick, pergerakan di pasar tidak mengkonfirmasi hal itu, maka tren mungkin akan bergerak ke arah yang berlawanan. Prinsip-prinsip manajemen modal sesuai untuk setiap strategi candlestick trading forex. Untuk posisi panjang Stop Loss harus berada 5-10 poin di bawah minimal pola candlestick, sementara Take Profit adalah 10 poin lebih rendah dari maksimal fraktal sebelumnya. Untuk aturan posisi pendek untuk menetapkan Stop Loss/Take Profit adalah sama.

Pola candlestick forex tidak dapat menjadi trade sinyal itu sendiri, mungkin juga tidak dapat digunakan untuk menunjukkan entri. Pola hanya menunjukkan harapan di pasar dan mungkin perubahan sinyal. Untuk mencari entri, metode analisa lain daripada candlesticks Jepang harus digunakan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Benci Broker Bandar? Cek Dulu 3 Salah Kaprah Ini

Broker bandar sering jadi bahan umpatan trader. Stop loss hunter, manipulasi harga, makan duit haram, segala macam stigma negatif melekat pada istilah broker bandar. Namun, banyak anggapan yang beredar di kalangan trader terkait broker bandar itu sebenarnya kurang tepat atau bahkan agak menyesatkan. Berikut ini tiga fakta penting tentang broker bandar yang perlu diperhatikan oleh trader.

1. Broker Bandar = Market Maker?

Istilah "Market Maker" sering diterjemahkan sebagai "Broker Bandar" oleh trader Indonesia. Namun, penulis merasa kurang tepat. Market Maker adalah pihak-pihak yang bertindak sebagai penjual ataupun pembeli (counterparty) bagi order trader. Dalam hal ini, bank-bank besar itu merupakan Market Maker kawakan. Tak perlu jauh-jauh, mari kita bahas salah satu contoh transaksi penukaran valas di perbankan lokal yang mirip dengan praktek Market Maker:

Si Fulan membutuhkan Dolar AS untuk berwisata ke negeri Paman Sam. Ia membawa Rupiah ke bank BCA untuk ditukarkan dengan Dolar AS. Dalam hal ini, bank BCA bertindak sebagai penjual Dolar AS dan pembeli Rupiah. Sebulan kemudian, si Fulan pulang ke Indonesia dan ingin menukarkan sisa Dolar-nya menjadi Rupiah. Ia pun membawanya ke bank BCA lagi, di mana mereka bertindak sebagai pembeli Dolar AS dan penjual Rupiah. Di sini, bank BCA mendapatkan keuntungan dari selisih kurs jual dan kurs beli USD/IDR.

Hal serupa dilakukan pula oleh pihak-pihak yang dikenal sebagai liquidity provider (penyedia likuiditas) dan Prime Broker dalam dunia trading forex. Tentu saja, skalanya jauh lebih masif via sistem perdagangan digital yang canggih. Namun, mereka tidak melakukan penyelewengan kelas kroco yang kerap dituduhkan terhadap broker bandar. Banyak broker forex ritel yang telah mengantongi lisensi dari NFA/CFTC AS, FCA Inggris, dan sederet regulator bergengsi lain juga menggunakan model Market Maker.

Istilah "Broker Bandar" berkonotasi kasino, merujuk pada broker-broker yang sengaja mencari keuntungan dari kekalahan trader. Dalam konteks ini, istilah "Broker Bandar" lebih tepat dilekatkan pada broker tak teregulasi dan broker offshore. Market Maker bisa juga teregulasi dan wajib mengikuti standar yang ditentukan oleh regulator forex negaranya. Namun, broker tak teregulasi dan broker offshore dibingkai oleh kerangka aturan yang lebih longgar, sehingga bonafiditas tergantung pada itikad masing-masing. Ada broker offshore yang bonafide, tetapi ada juga yang meragukan.

2. Broker Bandar Pasti Menilep Uang Trader?

Beberapa waktu lalu, ada trader yang mengajukan pertanyaan kepada Seputarforex.com: Jika broker bandar, broker tak teregulasi, dan broker-broker offshore itu buruk, kenapa banyak trader forex yang tetap saja bergabung dengan mereka?

Nah, di sinilah letak kesalahpahaman selanjutnya tentang broker bandar. Faktanya, trader forex memilih broker sesuai kebutuhan, bukan sesuai prestise. Dalam konteks ini, broker bandar memiliki keunggulan tersendiri.

Jika trader membutuhkan keamanan dana, maka tentu ia akan mendaftar ke broker forex yang memiliki lisensi terbaik dan kredibilitas tinggi. Jika trader membutuhkan ketajaman eksekusi dan spread minimal, maka tentu ia akan bergabung dengan broker ECN. Namun, bagaimana jika trader cuma punya modal pas-pasan, sehingga membutuhkan broker yang memiliki standar leverage tinggi, lot minimum, dan syarat deposit rendah? Atau barangkali trader mengincar bonus, rebate, atau malah modal gratisan? Tentu saja broker bandar, broker tak teregulasi, dan broker-broker offshore itu jadi pilihan utama.

Tahukah Anda, broker OANDA yang terkenal di AS, Inggris, dan Kanada itu juga menggunakan model Market Maker? Ya, sebagai pionir lot nano di jagad trading forex, mereka tanpa malu-malu mendeklarasikan dirinya sebagai Market Maker. Toh, broker ECN tak bisa menyediakan lot nano. Namun, kita tentu tak dapat menyamakan status broker teregulasi AS ini dengan penipu seperti MFX Broker, walaupun model eksekusinya sama-sama langsung menjadi counterparty terhadap order trader.

3. Broker Bandar Lebih Buruk Daripada Broker ECN?

Dari berbagai uraian di atas, tentu Anda bisa memahami bahwa tak semua broker bandar itu buruk. Secara sepintas, kita dapat menentukan kualitas broker forex berdasarkan status regulasinya. Semakin ketat regulatornya, maka kredibilitas broker makin baik. Akan tetapi, pengelompokan jenis broker berdasarkan kategori Market Maker, STP, atau ECN, tidak dapat dipergunakan sebagai standar kualitas.

Mayoritas broker forex saat ini menerapkan sistem hybrid dengan menyediakan akun Market Maker, STP, dan ECN sekaligus. Kalaupun mereka menerapkan model STP/ECN, maka Prime Broker atau penyedia likuiditasnya itu Market Maker. Secara kasar, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa semua broker forex itu pada dasarnya "broker bandar" (dalam arti Market Maker). Jadi, kita tak bisa menentukan kualitas broker berdasarkan acuan ini.

Apabila Anda tak mau jadi korban scam, maka hindari saja broker tak teregulasi. Berdasarkan pengalaman penulis, semua broker tak teregulasi itu terindikasi scam. Cepat atau lambat, trader yang bergabung dengan mereka bakal kehilangan uang. Kecuali jika Anda berhasil profit, lalu keluar cepat sebelum umur sang broker habis.

Bagaimana dengan broker offshore? Dapat diperkirakan sekitar 50 persen broker offshore cukup bonafide, tetapi 50 persen sisanya sama saja dengan broker tak teregulasi. Di sisi lain, broker teregulasi memang lebih kredibel, tetapi tetap ada saja yang mencari dan memanfaatkan celah regulasi. Sebaiknya, periksalah rekam jejak broker forex sebelum bergabung. Cek testimoni dan pengalaman trader lain, pastikan broker tak terlibat dalam kasus gagal withdraw dan sejenisnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
3 Pelanggaran Aturan Broker Forex yang Sering Dilakukan Trader


Trader yang sudah lama malang-melintang di belantara forex hampir pasti pernah menerima email teguran atau peringatan dari broker. Isinya berkisar mulai dari "gagal withdraw karena dana tidak mencukupi" hingga "Anda diduga melakukan pelanggaran xxx sehingga keuntungan dibatalkan", dan masih banyak lagi. Teguran dan peringatan seperti itu berhubungan dengan berbagai pelanggaran aturan broker forex yang sering dilakukan trader tanpa sengaja, karena memang tidak tahu atau mengira kalau broker memperbolehkannya.

Pelanggaran semacam itu dapat mengakibatkan trader mengalami kerugian yang cukup besar. Padahal, jika mengenalinya sejak awal, maka trader bisa menghindari dengan mudah. Nah, untuk membantu Anda mengenali "ranjau" semacam ini, simaklah tiga jenis pelanggaran aturan broker forex yang sering dilakukan trader berikut ini.

1. Tarik Dana (Withdrawal) Saat Ada Posisi Floating

Pada dasarnya, trader bisa menarik dana dari broker kapan saja. Namun, jika Anda melakukannya saat masih ada posisi yang belum close, alias masih floating, maka upaya menarik dana bisa gagal. Mengapa? Karena fluktuasi harga di pasar bisa berpengaruh negatif hingga balance Anda tak mencukupi jumlah withdrawal. Selain itu, banyak broker melarang penarikan dana saat ada posisi floating karena available margin (free margin) bisa anjlok mendadak setelah withdrawal, hingga mengakibatkan Anda rentan kena margin call (MC).

Oleh karena itu, pastikan bahwa Anda menarik dana dari akun hanya setelah semua posisi di-close. Saat mengisi formulir penarikan dana, pastikan juga bahwa setiap kolom sudah diisi sebagaimana mestinya, tanpa kekeliruan seperti salah ketik yang bisa berakibat fatal.

2. Trading Forex dengan IP Berubah-ubah

IP (Internet Protocol) adalah "alamat" bagi komputer atau gadget Anda yang memberi tahu internet kemana mereka bisa mengirim email atau data lainnya. Alamat IP bagi komputer atau gadget Anda bisa tetap, juga bisa berubah-ubah. Konon ada upaya yang bisa dilakukan agar IP tak berganti-ganti, tetapi umumnya IP yang kita gunakan dapat berubah meski kita menggunakan satu ISP yang sama.

IP tetap atau berubah-ubah semestinya tidak menjadi masalah besar. Namun, ada beberapa trader mendapatkan teguran karena dituduh IP berubah-ubah, kemudian uang dalam akun tak bisa di-withdraw. Jadi, apakah trading forex harus dengan satu IP yang sama saja, atau boleh berubah-ubah?

Lazimnya broker forex memperbolehkan trading forex dengan IP berubah-ubah. Namun, ada situasi tertentu yang mungkin membuat mereka melarangnya, misalnya saat kontes trading forex atau promosi akun berbonus besar. Dalam kasus-kasus seperti itu, trader yang ingin berpartisipasi dalam kontes trading atau mendapatkan akun berbonus besar, seringkali dilarang menggunakan IP yang berubah-ubah.

Untuk menanggulangi masalah ini, sebaiknya Anda mencermati syarat dan ketentuan kontes atau bonus yang ingin diikuti. Konfirmasi langsung dengan kontak layanan pelanggan broker apabila masih belum jelas. Pelanggaran aturan broker forex yang satu ini bisa dihindari dengan mudah jika Anda mencermati Terms and Condition saat pendaftaran awal.

3. Arbitrase...atau Dituduh Melakukan Arbitrase

Arbitrase merupakan suatu teknik trading yang kontroversial, memanfaatkan selisih kuotasi harga dari dua atau lebih broker forex. Teknik ini berpotensi merugikan broker, sehingga mayoritas broker melarang arbitrase meskipun memperbolehkan segala jenis teknik trading lainnya. Namun, seringkali terjadi pula suatu broker menuduh trader melakukan arbitrase, padahal sang trader tak melakukan hal itu. Apa pasal?

Dalam hal ini, ada satu hal yang perlu diperhatikan oleh trader: broker tidak akan tahu apakah Anda melakukan arbitrase atau tidak, kecuali jika beberapa broker Anda punya penyedia likuiditas yang sama, atau Anda menggunakan tools terlarang yang dapat dideteksi oleh pihak broker. Karenanya, kebanyakan tuduhan arbitrase yang dijatuhkan terhadap trader itu justru tak berbukti dan tak beralasan. Tak usah berpikir panjang-panjang, karena boleh jadi kesalahannya bukan terletak pada Anda sebagai trader.

Bahkan, jika menerima surat dari broker yang muatannya menuduh Anda melakukan arbitrase (padahal Anda sama sekali tak melakukan hal itu) sehingga mereka memangkas profit Anda secara sepihak, maka Anda bisa menganggap bahwa broker bertindak curang. Dalam insiden semacam itu, Anda mungkin tidak akan bisa mendapatkan kembali uang Anda yang 'digunting' broker. Namun, Anda tentunya bisa pindah ke broker forex lain yang lebih bonafid.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apa Itu Stop Loss Hunter?

Stop loss hunter atau pemburu stop loss adalah pihak-pihak yang membidik stop loss trader agar mudah tersentuh. Ketika posisi trader terkena stop loss dan ditutup dengan kerugian, para pemburu ini akan mendapat keuntungan. Trader yang menjadi korban stop loss hunter biasanya mengalami kejadian-kejadian seperti ini:

Insiden 1: Amin membuka posisi buy EUR/USD di level 1.3150, dan menempatkan stop loss 50 pips dari entry di level 1.3100. Ketika harga turun mencapai 1.3105, posisi Amin tiba-tiba sudah tertutup oleh stop loss. Setelah ditelusuri, ternyata saat itu spread melebar hingga menyentuh target stop loss-nya. Kejadian ini tidak terjadi satu atau dua kali saja, sehingga menimbulkan kerugian besar pada akun Amin meski ia sudah menerapkan manajemen risiko.

Insiden 2: Amin membuka order buy EUR/USD di harga 1.3150. Dalam mempertimbangkan stop loss, ia menjadikan support dari level psikologis 1.3100 sebagai acuan. Tak lama setelah ia open posisi, harga ternyata turun dan menembus support Amin. Transaksi Amin pun rugi 50 pips karena harga sudah menyentuh stop loss. Akan tetapi, penembusan harga itu ternyata tak bertahan lama (false break). Setelah mencapai level 1.3095, harga kembali naik hingga melebihi level entry Amin. Jika saja tidak terkena stop loss, posisi buy Amin pasti bisa berakhir profit. Sama seperti contoh sebelumnya, kejadian ini sudah terjadi beberapa kali.


Insiden 1 merupakan contoh sempurna dari korban broker yang menjadi stop loss hunter. Perlu Anda ketahui, hanya broker-broker yang diuntungkan oleh kerugian trader saja-lah yang dicurigai berburu stop loss. Biasanya, broker seperti ini berjenis market maker (bandar) dan perusahaannya tidak terdaftar dengan jelas. Broker teregulasi justru akan rugi jika mereka berburu stop loss, karena ini merupakan tindakan ilegal yang bisa membuat mereka dijatuhi sanksi dan kehilangan banyak klien. Untuk membedakan broker bandar dan non-bandar, Anda bisa bertolak ke artikel berikut.

Di sisi lain, insiden 2 sering kali dianggap bersumber dari kesalahan trader dalam menempatkan stop loss. Hal itu ada benarnya, tapi tingginya frekuensi false break sebenarnya bisa disebabkan oleh para stop loss hunter dari 'golongan' lain.

 

Rahmatrabani

Trader baru
7 Saran Terbaik Mengenai Trading Forex


Sebagai trader pemula, Anda mungkin pernah ditakut-takuti oleh trader senior tentang bagaimana kehidupan trading forex. Bisa jadi Anda dibayang-bayangi kerugian besar hingga modal habis tak bersisa. Tak perlu khawatir, trading forex sebenarnya tidak semenyeramkan yang dikatakan teman-teman Anda. Beberapa saran trading forex berikut ini dapat membantu Anda menghilangkan "isu horor" tersebut. Apa saja? Yuk simak satu per satu.

1. Jangan Mengambil Risiko Di Luar Batas Kemampuan Anda

Saran trading forex yang pertama ini berkaitan dengan banyak hal, misalnya besarnya nominal yang Anda depositkan serta besarnya Stop Loss yang Anda tentukan. Bagi trader pemula, usahakan besarnya deposit Anda adalah jumlah kerugian yang bisa Anda toleransi. Pun, sebaiknya jangan gunakan uang yang sudah ada jatah penggunaannya. Bak sudah jatuh tertimpa tangga, Anda tak hanya merugi, tapi juga kehilangan uang jatah cicilan motor atau uang bayar sekolah anak.

Satu hal yang perlu diingat, batas toleransi antara satu trader dengan trader lainnya tidak sama. Sebagai trader pemula, Anda dapat mencoba dengan ukuran risiko 1% terlebih dahulu. Jika setelah trading beberapa kali kemudian Anda merasa ukuran 1% terlalu berat, maka boleh saja dikurangi. Alangkah baiknya jika Anda mengukur sendiri batas toleransi risiko berdasarkan kondisi personal Anda.

2. Jangan Gunakan Margin Lebih Dari 20% Per Trading

Hindari melakukan Open Posisi dengan menggunakan Margin di atas 20%
adalah saran trading forex kedua. Sesuai dengan prinsip aman main forex, gunakanlah Margin di bawah 20%, agar sisanya dapat digunakan untuk menahan Loss (kerugian) pada saat harga mata uang bergerak berlawanan dengan arah yang Anda harapkan.

Sebagai trader pemula, sebaiknya Anda tidak terlalu bernafsu saat melihat potensi profit yang besar, sehingga memutuskan untuk pasang Margin tinggi. Trading forex adalah transaksi dengan High Risk High Return: besarnya profit sebanding pula dengan besarnya risiko. Trading dengan hasil yang sedang tapi konsistem tentu lebih baik, daripada mendapat keuntungan besar dalam satu hari, tapi setelahnya justru mengalami kerugian yang lebih parah.

3. Selalu Gunakan Stop Loss

Bagi trader pemula terutama, saran trading forex selanjutnya adalah memperhatikan Stop Loss. Karena jika diabaikan, Loss yang diterima bisa di luar harapan. Meskipun demikian, beberapa trader yang sudah lebih dulu mengarungi dunia forex, biasanya berani menahan posisi yang Loss hingga waktu lama dengan harapan harga akan berbalik arah. Pada kenyataannya, cara trading semacam ini akan cenderung menghancurkan Account pemula karena tidak adanya batasan risiko. Ingat! Secanggih apapun strategi trading yang digunakan, Anda harus tetap menentukan Stop Loss sebagai proteksi dini.

4. Tentukan Besarnya Take Profit


Saran trading forex keempat ini ada kaitannya dengan yang ketiga. Jika Stop Loss digunakan untuk membatasi kerugian, maka Take Profit digunakan untuk mengamankan profit yang diterima. Usahakan besarnya Take Profit yang Anda tentukan berdasarkan pada analisa. Jangan menjadi trader yang memasang Take Profit tinggi karena ingin memperoleh keuntungan lebih banyak (serakah). Bukankah lebih baik jika Anda bisa menghasilkan profit yang konsisten -meskipun kecil- daripada tidak profit sama sekali karena keserakahan Anda sendiri?

5. Jangan Gengsi Menggunakan Demo Account

Jangan sampai Anda tiba-tiba terjun dalam dunia trading forex tanpa mengenal akun demo terlebih dahulu, bisa panjang urusannya... Saran trading forex yang kelima ini menekankan betapa pentingnya akun demo bagi trader pemula. Melalui demo, Anda bisa dengan leluasa belajar trading tanpa khawatir kehilangan modal, karena modal yang diberikan berbentuk uang virtual (uang demo atau mainan). Selain itu, Anda bisa memperhatikan gambaran harga forex sesuai pasar real di akun demo. Anda dapat mencoba beberapa analisa trading, baik itu teknikal, fundamental, maupun sentimen pasar.

6. Take A Break And Deep Breath

Jika pergerakan harga di pasar tidak sesuai dengan perkiraan Anda, maka jangan bernafsu untuk mencoba mengambil kembali kerugian atau berniat balas dendam. Percayalah, trading dengan niatan balas dendam justru akan membuat Account Anda semakin babak belur. Jika sudah demikian, maka saran trading forex keenam ini patut Anda lakukan: tutup platform trading, tinggalkan trading desk, lalu lakukan hal-hal menarik lain yang bisa mengembalikan mood Anda.

7. Jangan Biarkan Emosi Menguasai Anda

Trading dan emosi itu seperti listrik dan air. Jika dicampur bisa mematikan. Hal inilah yang mendasari perlunya memisahkan emosi saat sedang bertrading. Kenapa? Menghindari keputusan trading yang emosional dan hanya bertrading mengikuti strategi yang telah dibuat adalah kunci untuk memperoleh profit dalam pasar forex. Mengikuti emosi dan kemauan Anda bukan cara yang profitable, bahkan bisa menguras habis Account Anda.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Perlakukan Forex Trading Sebagai Bisnis


Ini pesan yang sering saya sampaikan kepada temen-temen trader, khususnya temen trader yang relatif baru. Mengapa hal ini perlu saya tekankan? Yah… jujur saja, saya masih banyak mendengar maupun melihat temen-temen yang nyemplung ke dunia forex karena menyangka trading forex ini sebagai jalan cepat untuk menjadi kaya. Well, kalo anda juga berpikiran seperti itu, saya sangat menyesal, karena harus saya bilang bahwa anda keliru. Mungkin temen-temen yang berpikiran seperti itu terlalu banyak meresapi kisah-kisah sukses dari temen trader senior. Saran saya… sebelum terpesona dengan hasil yang mereka raih sekarang, tanya dulu deh… "Berapa lama mereka sudah belajar forex? apakah hasil yang mereka dapatkan itu bisa konsisten?"


Oya, barangkali juga perlu ditanyakan, "Berapa dana yang telah hilang sebelum mereka berhasil memperoleh hasil yang konsisten?". Mm, bukan bermaksud membuat anda patah semangat. Tapi… saya cuma mengingatkan: get real deh. Untuk menjadi trader yang sukses, anda harus memperlakukan trading seperti bisnis. Sebagaimana bisnis pada umumnya, bisa dikatakan tidak mungkin anda bisa menginvestasikan $50 kemudian mengubahnya menjadi $20.000 dalam waktu yang singkat. Memang sih, ada pengecualian, tapi, percayalah itu satu hal yang sangat jarang terjadi. Memang, salah satu keunggulan dalam forex trading adalah tersedianya leverage yang ditawarkan oleh broker sehingga memungkinkan anda untuk bertransaksi dengan nominal yang jauh lebih besar dari modal yang anda tempatkan di account anda.

Tapi, bukan berarti anda kemudian bisa dengan mudah mengeruk keuntungan dari forex trading ini loh. Bukan gitu maksud saya. Saya cuma ingin mengingatkan bahwa hal-hal mendasar yang berlaku dalam bisnis, berlaku juga di forex trading. Apa saja tuh? Ok, bisa saya sebutkan beberapa contoh di sini:

Pertama: forex trading memerlukan keseriusan untuk dipelajari
Seperti halnya bisnis yang lain, kita jangan berharap bisa dengan mudah mempelajari seluk beluknya dan dalam waktu singkat bisa sukses. Mempelajari tentang forex trading juga memerlukan kesabaran dan kemauan kuat.

Kedua: forex trading memerlukan modal, supaya hasil yang didapat juga signifikan
Memang ada beberapa broker yang menawarkan modal gratis. Tapi, sangat jarang hanya dari modal gratis tersebut kemudian berkembang sehingga menghasilkan profit yang besar. Seringnya sih malahan modal gratis tersebut ilang alias MC dalam beberapa hari. Jadi, kalo ingin mendapatkan hasil yang besar jumlahnya, modal yang anda kelola juga harus relatif besar.

Ketiga: modal dalam forex trading bisa berkembang hanya dengan pengelolaan yang baik
Jadi kita tidak bisa hanya ungkang-ungkang kaki kemudian WD secara teratur. Meskipun kita trading dengan bantuan EA (robot trading) tetap saja kita mesti memantau account kita. Malahan, hampir bisa dikatakan, untuk bisa sekedar menggunakan EA pun kita mesti belajar dulu.

Keempat: forex trading mengandung resiko yang sepadan dengan kemungkinan profit yang dihasilkan
Jadi, sadari resiko yang harus siap anda hadapi. Bahkan mentor saya bilang: Jangan trading dengan uang yang anda tidak rela kehilangan. Jadi kalo sudah deposit, siaplah kemungkinan terburuk seandainya uang tersebut hilang, karena bagaimanapun, resiko hilang modal tetap ada dalam setiap bisnis. Ok, bukan maksud saya membuat anda batal untuk berniat menjadi trader.

Sejujurnya, saya justru seneng kok. Semakin banyak temen-temen yang memutuskan untuk menjadi trader. Malahan, saya merasa hampir seperti saudara dengan temen-temen trader yang saya kenal, meskipun belum pernah ketemu langsung. Cuma, saya sedih kalo ada temen trader yang akhirnya memutuskan untuk berhenti trading dengan rasa sakit hati, kecewa atau malahan dendam.

Itulah mengapa, saya selalu menanyakan kepada temen yang berminat untuk belajar trading: "Sudah siap?" Memangnya siap apa si? Iya siap macem-macemlah, siap bersusah payah belajar, siap mental untuk loss juga. Intinya sih, siap mental, siap waktu, siap tenaga dan siap modal. Nah. jika anda sudah benar-benar menyadari segala resiko serta apa dan bagaimana forex trading itu silakan untuk menjadi trader.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Transaksi Dalam Forex Trading


Kali ini saya akan membahas tentang transaksi dalam forex trading: apa yang diperdagangkan, bagaimana harganya dan juga jenis-jenis transaksi yang bisa dilakukan dalam forex trading. Apa yang diperdagangkan dalam forex trading? Kedengarannya seperti pertanyaan yang bodoh ya? Lah, namaya juga forex trading, ya yang diperdagangkan tentunya forex atau valas atau valuta asing lah.

Iya memang bener sih. Cuma, ada yang perlu diketahui lebih lanjut kalau anda ingin menjadi seorang forex trader. Dalam forex trading, mata uang diperdagangkan secara berpasang-pasangan. Inilah yang disebut dengan pairs. Contoh pair yang biasa disediakan antara lain adalah EUR/USD, artinya pasangan matauang Euro dan Dollar US.

Contoh lain misalnya: GBP/JPY, GBP/USD, USD/JPY dan lain-lain Kenapa matauang ini harus dipasang-pasangkan? Ini juga menariknya. Dengan diperdagangkan berpasangan seperti ini, maka kita bisa langsung bertransaksi “jual” pada suatu pair, tanpa kita harus “punya” dulu pair itu.

Bingung? Begini deh… klo dalam perdagangan tradisional, kalau kita jual pisang goreng, misalnya, berarti kan kita harus punya (ato setidaknya punya hak terhadap) si pisang yang akan djual. Bener kan? Nah, dalam forex trading, kita bisa “jual” pair USD/JPY tanpa kita “punya” pair itu. Lah, kok bisa? Ya bisalah. Soalnya, di sini klo kita jual pair USD/JPY, itu artinya kita jual USD dan beli JPY. Bingung ya? Ya sudah deh. Intinya di sini, dalam forex trading kita bisa langsung melakukan transaksi, baik itu jual maupun beli untuk semua pair, tergantung hasil analisis kita terhadap pergerakan harga pair tersebut.

Pips dan Lot
Ok deh, sekarang kita mulai masuk ke istilah dasar yang perlu dikenal dalam forex trading. Pip adalah satuan perubahan nilai dalam forex trading. Contoh: EUR/USD bergerak dari 1.3050 ke 1.3051, itu berarti harga berubah (naik)1 pip. Pip adalah nilai tambah dari setiap angka desimal terakhir dibelakang koma. Pip juga biasa digunakan untuk perhitungan profit ataupun loss. Nah, pasar Valas biasanya diperdagangkan dalam bentuk lot.

Nilai standar per lot adalah $100,000. Ada juga mini lot dengan nilai $10,000. Meskipun demikian, ada pula broker yang menawarkan fleksibilitas dalam volume transaksi tanpa harus dalam satuan lot, melainkan dalam quantity yang fleksibel sesuai dengan keinginan trader.

Bid, Offer dan Spread
Nah, selanjutnya kita perlu juga paham apa itu bid dan offer serta spread. Bid adalah harga yang berlaku apabila kita menjual (pair), Offer adalah harga yang berlaku apabila kita membeli (pair), sedangkan Spread adalah selisih antar bid dan offer.

Contoh misalnya: Untuk EUR/USD berlaku Bid: 1.3050 dan Offer: 1.3052. Berarti, apabila kita akan membeli pair EUR/USD maka akan dikenakan harga sebesar 1.3052 sedangkan apabila kita menjual akan dikenakan harga 1.3050. Spread untuk pair EUR/USD saat itu adalah 2 pips.

Jenis-jenis Transaksi dalam Forex Trading
Sekarang kita akan masuk pada bahasan tentang transaksi dalam forex trading. Secara umum transaksi yang bisa kita lakukan adalah Buy dan Sell terhadap pairs yang tersedia. Ada 2 jenis perintah/order untuk setiap transaksi yakni:

Instant executions Order (buy ato sell): yang dilakukan pada saat harga market sekarang.
Pending orders: Order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu (dengan kata lain harga booking).

Pending order dibagi menjadi 4 jenis yaitu:

  1. Buy Stop: Memasang order buy pada harga tertentu (diatas harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak naik, dan di harga tersebut akan otomatis berjalan order buy. Harapannya tentu saja harga terus bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit.
  2. Sell Stop: Memasang order sell pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak turun, dan di harga tersebut akan otomatis berjalan order sell. Harpannya harga akan terus bergerak turun lagi supaya mendapatkan profit.
  3. Buy Limit: Memasang order buy pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak turun ke harga tersebut. Apabila harga yang telah kita tetapkan itu tersentuh, maka otomatis berjalan order buy. Harapannya, setelah itu harga kemudian bergerak naik atau istilahnya mental di harga tersebut.
  4. Sell Limit: Memasang order sell pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan) dengan harapan harga bergerak naik ke harga tersebut. Apabila harga yang telah kita tetapkan itu tersentuh, maka otomatis berjalan order sell. Harapannya, agar setelah itu harga akan bergerak turun (atau mental di titik tersebut) supaya profit.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Aliran Pergerakan Harga Pasar


Salah satu kesulitan utama trader pemula adalah menemukan posisi di pasar forex dan memahami aliran pergerakan harga yang seakan-akan terus berubah setiap detiknya. Paparan artikel ini dimaksudkan untuk mengakrabkan Anda dengan pemahaman tentang pasar forex.

Bayangkan Anda sedang berada ditengah sungai yang airnya mengalir dengan deras. Hanya Anda sendiri yang menentukan arah gerak Anda. Jika bergerak mengikuti arah aliran arus sungai, Anda akan bisa bergerak dengan cepat. Namun sebaliknya, bila Anda bergerak pada arah berlawanan, melawan arah aliran arus sungai, Anda akan bergerak dengan pelan atau bahkan tidak bergerak sama sekali atau terseret oleh arus jika Anda tidak kuat bertahan. Pada kenyataannya jika Anda bergerak ke arah yang berlawanan, maka diperlukan usaha yang keras hanya agar Anda tetap bisa bertahan dan tidak hanyut terbawa arus. Karena arus sungai cukup deras dan selalu mendorong Anda ke arah yang berlawanan, Anda harus bersusah payah untuk bergerak melawan arus, tetapi itu tidak menolong. Anda akan tetap akan hanyut terbawa aliran arus sungai.

Banyak orang yang lebih suka bersusah payah melawan arah aliran arus sungai.
Mereka mencoba semua cara untuk dapat tetap bertahan dan berusaha mencapai arah yang berlawanan. Mungkin solusinya adalah: jika tetap bergerak melawan arah arus hasilnya adalah frustasi. Jika Anda masih berada didalam sungai dan ingin terbebas dari frustasi maka Anda bisa keluar dari sungai. Tetapi itu berarti menyerah. Ada satu solusi yang mudah, yaitu dengan menerima kenyataan bahwa masalahnya bukan pada aliran arus sungai. Arus sungai memang demikian adanya. Aliran air memang mengalir ke arah yang berlawanan dan Anda tidak akan bisa mengubah arahnya. Jika Anda telah sadar bahwa masalahnya ada pada diri Anda, maka solusinya sudah jelas : santai saja dan ikuti arah aliran arus.

Buy pada harga tinggi, sell pada harga rendah?

Ada anjuran dalam psikologi pasar yang mengatakan "jangan takut untuk membeli pada harga tinggi dan menjual pada harga rendah" (buy high, sell low). Marilah kita telaah apa maksudnya. Jika harga pasar sedang tinggi, berarti pasar sedang merangkak naik. Mereka yang takut untuk buy karena menganggap harga pasar sudah terlalu tinggi adalah mereka yang bergerak melawan aliran arus sungai seperti contoh diatas. Mungkin saja aliran sungai berbalik arah, tetapi Anda tidak bisa memprediksi kapan akan terjadi hanya dengan menentukan lamanya arah aliran saat ini. Bisa saja arus tetap mengalir seperti arah alirannya sekarang hingga waktu yang tidak bisa diprediksi. Juga ketika harga pasar sedang rendah, mereka yang takut untuk sell karena menganggap harga sudah terlalu rendah, adalah mereka yang juga melawan arah aliran arus.

Tak peduli Anda akan tetap bertahan melawan aliran pergerakan harga pasar atau mengikuti arah pergerakannya, pasar akan tetap terus bergerak, dengan membawa Anda serta. Kenapa trader mencoba menahan arah aliran pergerakan pasar? Mereka melakukan itu karena mereka cenderung bermain secara psikologi dengan pasar. Permainan yang paling umum adalah Anda merasa bisa mengendalikan aliran pergerakan pasar walaupun sebenarnya Anda tidak pernah bisa. Anda tidak menyadari bahwa Anda sedang bersusah payah melawan pergerakan harga pasar. Sebaliknya, Anda berusaha untuk terus menerus menemukan cara agar bisa melawan pasar.

Sebagai contoh, jika Anda cenderung pada perkiraan pasar bearish, Anda akan selalu mengharapkan harga pasar turun. Setiap ada sedikit pergerakan kearah bawah Anda selalu membuka posisi sell, dan akibatnya Anda sering loss. Tetapi proses tersebut selalu Anda ulangi dengan terus berharap harga pasar benar-benar bearish. Setiap transaksi selalu Anda lakukan dengan penuh semangat.

Trader sering tidak mau menerima kenyataan yang tak bisa dihindari, yaitu loss. Pasar selalu bergerak berlawanan dengan posisinya, tetapi trader tersebut selalu menolak mengikuti arus arah gerakan pasar dan juga menolak menerima kenyataan loss sekecil apapun. Jika loss-nya bertambah besar maka akan lebih sulit untuk diterima hingga pada akhirnya tak ada pilihan lain kecuali menerima loss yang sudah terlanjur bertambah besar.

Solusi dari masalah mencoba menahan aliran arus harga pasar adalah dengan menyadari bahwa tidak ada yang bisa dilakukan terhadap pasar. Masalahnya ada pada trader itu sendiri. Tidak peduli apakah trader mengikuti aliran arus pasar atau bertahan melawannya, pasar akan tetap terus bergerak. Aliran pergerakan harga pasar jauh lebih besar dari yang diperkirakan trader. Jika trader mencoba melawan pasar, pasar akan tampak melawan balik trader tersebut, tetapi pasar bukanlah masalah utamanya. Masalah utamanya adalah bagaimana trader tersebut menyikapi aliran pergerakan harga pasar.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Menyikapi Rumor Pasar


Rumor bisa diartikan sebagai Informasi yang belum diverifikasi.
Kebenaran rumor belum bisa dipastikan dan biasanya menyebar dari mulut ke mulut. Rumor bisa semakna dengan desas-desus, kabar angin, atau gosip. Setiap rumor memang belum tentu benar dan akan terbukti, namun kemunculannya selalu didasarkan pada suatu hal.

Misalnya, ada rumor di lingkungan politik yang mengatakan bahwa presiden Indonesia di tahun 2014 adalah seorang wanita. Desas-desus ini tidak serta merta muncul tanpa ada sebab. Kabar burung tersebut bisa jadi disebabkan oleh hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga tentang adanya dukungan besar terhadap wanita untuk maju menjadi calon presiden di tahun 2014. Rumor ini kemudian membentuk sebuah opini publik di masyarakat bahwa tahun 2014, negara Indonesia kemungkinan akan benar-benar di pimpin oleh presiden wanita. Namun hal ini sekali lagi belum pasti. Benar atau tidaknya desas-desus ini baru akan bisa dibuktikan pada tahun 2014 mendatang.

Hal yang sama juga bisa berlaku untuk kondisi pasar. Seperti yang kita ketahui bersama, bursa finansial sangat sensitif dengan berita yang sedang beredar di market. Bahkan dapat dikatakan bahwa yang menggerakan nilai tukar mata uang adalah justru berita itu sendiri. Dengan kata lain berita adalah penggerak emosi market yang mengakibatkan berubahnya titik keseimbangan pada nilai tukar mata uang. Itu sebabnya berita sangatlah berpengaruh terhadap portofolio investasi seorang trader.

Antisipasi Terhadap Rumor Pasar

1. Mencari Peluang


Trader yang memiliki psikologi trading yang baik tentunya tidak akan terpengaruh oleh rumor dan desas-desus yang beredar. Namun bukan berati ia tidak sama sekali melakukan open posisi atau hanya wait and see saja. Ia akan mencari posisi yang tepatuntuk melakukan transaksi. Market yang berfluktuatif adalah kesempatan untuk mengambil keuntungan sebanyak banyaknya. Namun tentunya dalam mengambil kesempatan trader juga menggunakan perhitungan dan pertimbangan tertentu. Tidak asal buy dan sell saja.

2. Membuat Trading Plan

Diakui atau tidak setiap trader bisa memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap pasar. Demikian pula cara berpikir, toleransi resiko dan target, tentunya akan berbeda-beda pula. Hanya karena seseorang memiliki metode trading yang bisa mereka jalankan dengan baik dan sukses, belum tentu metode tersebut cocok pula bagi Anda.

Membuat trading plan dan menjalankannya dengan baik sangat erat kaitannya dengan disiplin. Namun disiplin saja tidak cukup. Anda harus memiliki kedisiplinan ekstra ketat. Memiliki kedisplinan yang ekstra ketat adalah karakter yang paling penting dari seorang trader sukses.

Kedisiplinan yang ketat di butuhkan untuk menjalankan trading plan yang kita bangun. Trading plan itu sendiri merupakan panduan mengenai apa yang harus kita lakukan, mengapa, kapan dan bagaimana kita akan melakukannya. Trading plan melingkupi kepribadian kita sebagai trader, target pribadi, manajemen resiko dan sistem trading yang akan kita aplikasikan. Seperti kata pepatah, If you fail to plan, then you have already planned to fail. Artinya, Jika anda merencanakan gagal maka akan gagal. Jika anda merencanakan sukses maka akan sukses.

Fakta mengatakan kegagalan dalam trading disebabkan oleh karena kita tidak memiliki trading plan atau tidak menjalankan trading plan dengan baik. Jadi milikilah trading plan yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, dan senantiasa meng-update-nya sejalan dengan pengalaman Anda mempelajari pasar.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Menurut istilah, Definisi Average Market Adalah :

A measure of the overall price level of a given market, as defined by a specified group of stocks or other securities. A market average equals the sum of all current values of stocks in the group divided by the total number of shares in the group.

Sebuah ukuran tingkat harga keseluruhan dari pasar tertentu, sebagaimana didefinisikan oleh sekelompok tertentu dari saham atau surat berharga lainnya. Rata-rata pasar sama dengan jumlah dari semua nilai saat ini dari saham dalam satu kelompok-kelompok dibagi dengan jumlah saham dalam satu kelompok.

Bagaimana Dengan Harga Di pasar forex ?

Tidaklah jauh berbeda. Harga harga di pasar forex bisa dirata ratakan berdasarkan pergerkannya.

Trading Forex atau valuta asing yg biasa disingkat valas, dibuka setiap hari selama 24 jam, mulai dari hari Minggu 17:00 sampai Jum’at 17:00 Waktu New York. Atau jika dalam waktu Jakarta, berarti mulai hari Senin 04:00 sampai Sabtu 04:00.

Walaupun pasar valas dibuka terus setiap hari tapi ada jam-jam tertentu dimana suatu pasar akan aktif menurut waktu di negara masing-masing sesuai dengan currency pair nya. Dan seorang trader scalper hendaknya tahu akan hal ini sehingga mungkin ikut membantu dalam melakukan analisa trading dan mendapatkan profit.

Forex market pada dasarnya terbagi menjadi 3 sesi utama, dalam waktu Jakarta (Waktu Indonesia Bagian Barat) yaitu:

sesi Asia (Tokyo) jam 07:00 sampai jam 16:00
sesi Eropa (London) jam 14:00 sampai jam 24.00
sesi Amerika (New York) jam 19:00 sampai jam 04:00

(marketiva konon, Anda dapat melakukan trading dari Minggu 17:00 sampai Jum’at 17:00 Waktu New York. Untuk virtual trading bisa setiap waktu. )

Silahkan lihat timeanddate untuk melihat konversi waktu New York. Jadwal-jadwal market berikut adalah berdasarkan waktu New York: Pasar forex Jepang dibuka pada 19.00 kemudian diikuti oleh Singapura dan Hong Kong yang buka pada 21:00.

Pasar Eropa dibuka di Frankfurt pada jam 2.00, sedangkan London satu jam kemudian. Pasar forex New York buka pada 8.00 (NYSE buka pada 9.00). Pasar Eropa tutup pada 12.00 dan pasar Australia buka lagi pukul 18.00.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Kategori Pemain Besar

Forex Berbagai macam orang bisa bergabung ke dalam pasar forex dan secara garis besar mereka dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Salah satu aspek yang dapat menggolongkan beberapa pemain dalam forex adalah besar modal. Mereka yang bermodal besar biasanya disebut sebagai "Big Player" atau pemain besar dalam forex. Selain trader, ada pula pihak-pihak yang juga sering melakukan transaksi valas dalam jumlah besar dan dikategorikan sebagai pemain besar-nya forex. Berikut ini adalah pemain-pemain besar Forex:

1. Konsumen
Yang tergolong dalam pemain Forex jenis ini adalah para pengunjung dari suatu negara, wisatawan, dan imigran yang perlu menukarkan mata uang ketika melakukan perjalanan. Para pemain ini tidak memiliki kekuatan untuk menetapkan harga. Mereka hanya membeli dan menjual sesuai dengan nilai tukar yang berlaku.

2. Bisnis
Bisnis yang dimaksud di sini adalah jenis bisnis impor dan ekspor barang serta jasa, yang perlu menukar mata uang ketika menerima atau melakukan pembayaran untuk barang-barang atau jasa yang telah mereka beli.

3. Investor dan spekulan
Pemain Forex jenis ini adalah mereka yang membeli dan menjual mata uang asing dan mengambil profit melalui fluktuasi pergerakan harga. Namun dibanding investor, spekulan lebih ahli dalam menangani pergerakan harga. Bahkan mereka (spekulan) dengan berani mengesampingkan risiko yang muncul saat trading, sementara investor lebih sering menghindarinya.

4. Bank-bank komersial
Golongan yang secara tradisional dikenal sebagai institusi simpan-pinjam ini tentu saja adalah pemain mayor di pasar Forex. Bank-bank umumnya terlibat dalam trading spekulatif dan turn-over komersial harian.

Bank-bank komersial memanfaatkan spread (selisih) antara bid dan ask untuk mendapatkan keuntungannya. Harga ask adalah nilai tukar di mana bank komersial bersedia untuk menjual mata uangnya. Sedangkan harga bid adalah nilai tukar dimana bank komersial bersedia untuk membeli. Bank-bank komersial juga membuat keuntungan dari spekulasi mereka tentang pergerakan nilai tukar, apakah akan naik atau turun.

5. Bank sentral
Pemain forex jenis ini bertugas untuk berpartisipasi dalam pasar valuta asing dengan tugas yang efektif sebagai otoritas moneter. Bank sentral melakukan jual-beli mata uang bukan untuk tujuan membuat keuntungan, melainkan untuk memfasilitasi kebijakan moneter pemerintah dan menjaga stabilitas ekonomi dan moneter negaranya.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Manakah Pair Forex Terbaik Untuk Pemula

Sebenarnya, tidak ada aturan pakem mengenai pair forex untuk pemula. Pemilihan pair ini bergantung pada strategi serta karakteristik dari masing-masing trader itu sendiri. Karena itu, memilih pair forex untuk pemula yang cocok, harus didasari dari pengamatan pribadi.

Rekomendasi pair forex untuk pemula yang biasa diberikan adalah EUR/USD dan USD/JPY untuk pair mayor, dan EUR/GBP untuk pair Cross. Namun menurut Forextraderportal.com, pair mayor lain seperti USD/CAD, AUD/USD, NZD/USD, serta USD/CHF juga bisa dimanfaatkan oleh pemula. Pair-pair tersebut cenderung lebih mudah untuk dianalisa, karena bisa menunjukkan trend yang lebih terprediksi, serta karakteristiknya tidak terlalu banyak menyimpan kejutan.

Sebaliknya, ada pair-pair yang tidak disarankan untuk pemula, yaitu EUR/JPY, GBP/JPY, EUR/AUD, GBP/AUD, GBP/NZD, GBP/CHF, serta USD/RUB. Pair-pair tersebut memiliki spread lebar dengan volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Pergerakan pada EUR/AUD misalnya, bisa mencapai 200-400 poin dan harganya dapat berfluktuasi secara signifikan. Ditambah lagi, tren yang terjadi bisa bertahan cukup lama, padahal spread-nya lebih besar. Pemula yang belum memiliki kekuatan dana mumpuni, bisa dengan cepat terpentok Stop Loss.

Tips Memilih Pair Forex Untuk Pemula

  1. Perhatikan karakteristik masing-masing pair forex, terutama volatilitas, besar spread, serta perkiraan pergerakan harganya. Jika telah menemukan pair forex untuk pemula yang cocok, jangan lupa untuk rajin mengupdate berita fundamental serta rilisan data ekonomi dari negara yang terkait dengan mata uang pilihan Anda. Hal ini bertujuan agar Anda tidak mengalami kekagetan jika tiba-tiba terjadi pergerakan harga yang di luar kebiasaan.
  2. Jangan membuka posisi di lebih dari 2-3 pair forex sekaligus. Akan lebih baik untuk memahami karakteristik pair forex untuk pemula satu persatu, daripada memaksakan diri untuk membuka posisi di berbagai pair forex. Selain dapat membahayakan modal trading, membuka terlalu banyak posisi di beragam pair akan menyulitkan Anda untuk memonitor pergerakannya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Strategi Forex Fibonacci


Pada teori perbandingan keemasan menjelaskan sekumpulan bentuk alamiah dan fenomena, dan karena itu secara aktif digunakan untuk mempredikasi susunan angka dalam bentuk apa pun. Di pasar keuangan indikator Forex Fibonacci yang digunakan untuk menentukan saat-saat yang paling memungkinan dari retracement dan level target, dan menggarisbawahi level ini langsung pada chart harga. Formula perhitungan matematika yang akurat memungkinkan indikator Forex Fibonacci menjadi tidak bergantung pada jenis aset apapun, periode perhitungan dan parameter pasar lainnya.

METODE FIBONACCI DI FOREX

Saat ini alat teknikal yang berdasarkan pada jumlah Fibonacci yang termasuk dalam seperangkat standar platform trading. Fibonacci lines, expansion, arches, dipenggemari dan zona sementara yang umumnya digunakan, tetapi yang pertama dan indikator kedua yang paling menyebar luas. Tujuan melakukan trading Fibonacci adalah untuk menentukan kemungkinan kedalaman koreksi, retracement atau kelanjutan dari tren, mengatur level harga Fibonacci untuk menentukan stop loss dan untuk mengambil profit optimal. Oleh karena itu, kebenaran mengatur garis Fibonacci berperan penting dalam perhitungan. Kami akan terus mengingatkan prinsip-prinsip dasar menyusun garis Fibonacci.
Bagaimana bisa Fibonacci digunakan dalam Forex? Pada tren naik titik paling bawah harus dipilih sebagai salah satu awal dan selanjutnya kita akan naik ke titik di mana tren saat mengalami koreksi saat ini. Pada tren menurun kita memilih titik paling atas (awal gerak turun) dan kita pindah ke titik yang diharapkan dari awal koreksi.

Biasanya kita dapat membuat perhitungan level Fibonacci seperti berikut: 0; 23.6; 38.2; 50; 61.80; 78.6; 100; 161.8; 261.8; dan 423.6, dari yang 50, 78,6, dan 100 bukan bagian dari urutan klasik dan karena itu tingkat harga ini dianggap sebagai yang lebih lemah. Namun demikian, tingkat 50 dianggap yang paling mungkin untuk penyelesaian koreksi jangka menengah, dan level 38.2, 61.8, 78.6 dan 161.8 biasanya dianjurkan untuk membuka posisi dalam arah tren utama.
Untuk garis Fibo harus ditarik dengan tepat karena disini membutuhkan keterampilan dan percaya diri untuk praktek, yaitu kemampuan 'untuk melihat' titik harga yang paling signifikan pada chart dan untuk membangun garis tren dengan benar.
Biasanya trading Forex Fibonacci mengasumsikan bahwa di mana harga mencapai level target atau retracement yang jelas terjadi, grid dibuat 'disesuaikan' hanya jika terjadi perubahan ekstrem baru. level Fibo tidak perlu digambar ulang ketika merubah time frame. Oleh karena itu hasil yang baik dihasilkan dengan menentukan beberapa grid dari garis - dari time frame yang besar ke yang kecil. Maka dimungkinkan untuk melakukan koreksi menengah dalam tren global yang lebih dengan tepat. Suatu kebetulan level Fibo dibangun dengan beberapa periode membuat level harga tersebut sangat kuat.
Metode perdagangan yang tercantum di bawah ini dengan fokus pada level tidak dapat digunakan sebagai strategi perdagangan Forex Fibonacci sepenuhnya, ini hanya skema perdagangan, untuk kehandalannya silahkan diperiksa oleh pembaca secara pribadi.

SISTEM KOREKSI TRADING FOREX FIBONACCI PERTAMA

Teknik ini menggunakan probabilitas tinggi dari pemulihan 100% pertama dari harga setelah tren sebelumnya yang kuat yang membuktikan bahwa ada kemungkinan retracement setelah pergerakan ekstrem baru dan munculnya kecenderungan baru yang kuat. Strategi Fibonacci lebih sering menggunakan sinyal seperti pada pembukaan transaksi terhadap trend 'lama'.

STRATEGI PARABOLA HUNT FIBONACCI

Jika tidak ada bouncing spekulatif, maka pergerakan aset mayoritas dari jarak garis 0%-38.2% dan 61.8%-100% merupakan parabola yang cukup tepat. Ini memberikan kesempatan untuk pembukaan transaksi breakdown: setelah keluar dari kisaran harga 38.2%-61.8% probabilitas pergerakan yang kuat di zona ekstrem sebelumnya tinggi.

KELANJUTAN EKSTENSI GAP

Jika seseorang membuat grid Fibonacci berjarak celah 'berada' sekitar 38.2%-61.8%, maka level 100% akan menunjukkan titik akhir dari pergerakan dalam kelanjutan gerakan ke arah perbedaan harga.

STRATEGI TRADING GRID FIBONACCI SEMALAM

Sistem Forex Fibonacci ini diterapkan hanya untuk aset yang mudah berubah. Grid Fibo disusun dari mak/min dari sesi jam perdagangan terakhir sampai min/mak jam perdagangan pertama pada hari berikutnya. Level yang diterima dianggap sebagai indikator kuat untuk perdagangan harian dengan profit sedikit dan dihentikan secara dekat.

SKEMA KEDUA TINGGI/RENDAH FOREX FIBONACCI

Strategi Fibonacci Forex biasanya batas pertama mak/min bukanlah yang paling optimal untuk mulai menyiapkan grid Fibo. Disarankan untuk menemukan setidaknya paling sedikit double top atau double bottom di zona mana tren saat ini dimulai, dan perlu untuk membuat level Fibo dari kedua kunci utama. Akurasi dari membuat level dengan teknik tersebut akan jauh lebih tinggi.

STRATEGI STOP LOSS FIBONACCI

Teknik Forex Fibonacci paling populer yang pertama adalah sebagai berikut: dalam kasus entri untuk level penting, kita akan menempatkan Stop Loss di belakang grid Fibo berikutnya. Sebagai contoh, jika entri direncanakan pada level 38,2%, maka kita akan menempatkan Stop Loss 2-5 poin di atas/bawah dari tingkat 50% dan selanjutnya, jika perlu, kita memindahkan stop order pada level Fibo berikutnya.

Kedua strategi Forex Fibonacci menunjukkan letak berhenti dari harga awal yang beberapa poin lebih tinggi/rendah dari mak/min fluktuasi harga awal.

Jika harga setelah menghantam semua pergerakan ekstrem tersebut, kemudian berada di bawah strategi perdagangan Forex Fibonacci tren sebelumnya harus berakhir dan itu benar-benar perlu untuk menutup posisi.

KESIMPULAN

Jika membuat grid Fibo dengan benar maka akan berhasil menggantikan gambaran level harga yang kuat, tapi masih ada beberapa stategi yang belum tergali dalam trading Forex Fibonacci.
Ketersediaan dan kesederhanaan penerapan strategi trading Fibonacci dengan jumlah besar dari pedagang telah memberikan sejumlah fakta besar bahwa trader mulai berpikir sama dan menerapkan gambar yang sama dan karena itu, level Fibo benar-benar menjadi kuat untuk menjadi support/resistance sebagai volume perdagangan yang besar yang terkonsentrasi pada mereka.
Oleh karena itu, breakdown atau kickback dari level Fibo biasanya menyebabkan sejumlah transaksi order yang besar ditunda, dan akibatnya itu dilakukan untuk sinyal yang mampu mempengaruhi kecenderungan secara umum. Setiap strategi trading Forex Fibonacci untuk perdagangan pasar harus mempertimbangkan bahwa di zona dekat dengan level Fibo melambung harga spekulatif bisa terjadi dalam kasus breakdown keras. Dianjurkan untuk menunggu sampai loncatan ini berhenti dan membuka posisi baru setelah arah pasar ditentukan.
Level harga Fibonacci tidak selalu akurat disesuaikan dan karena itu, setelah membuat level dengan nilai harga tersebut bukan dasar untuk entri sama sekali. Setiap sistem trading Fibonacci harus diterapkan bersama dengan indikator lain dari analisa teknikal.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Target Trader Pemula Yang Realistis


Target adalah bagian terpenting untuk mencapai sukses dalam bidang pekerjaan apapun termasuk trading forex. Namun demikian sering kali target sulit tercapai karena melebihi apa yang seharusnya bisa dicapai. Sebagai contoh seorang trader pemula mentargetkan untuk bisa selalu profit jika ia bisa trading dengan full time, tetapi ternyata tidak demikian karena trader tersebut belum tahu bagaimana seharusnya trading dengan benar.

Membuat target jangka panjang memang perlu, tetapi akan sulit dicapai tanpa terlebih dahulu mengejar target dalam waktu dekat yang lebih realistis. Trader seharusnya fokus pada target jangka pendek yang lebih realistis terlebih dahulu sebelum melihat sasaran dalam jangka panjang. Berikut ini target jangka pendek yang realistis dan bisa membuat trader termotivasi untuk mengejar target jangka panjang:

Bisa trading dengan benar
Terutama bagi trader pemula yang merasa baru atau sedang belajar, target jangka pendek adalah bisa trading dengan benar dengan tidak terlalu fokus pada profit yang dihasilkan. Buatlah target untuk setiap sekian kali trade Anda tidak mengalami kerugian, atau bisa breakeven (balik modal). Jika target ini bisa dicapai, coba Anda membuat target berikutnya untuk bisa profit setiap sekian kali trade.

Untuk bisa mencapai target jangka pendek tersebut Anda harus mempunyai strategi dan metode trading yang efektif serta money management yang memadai. Buatlah rencana trading sesuai dengan strategi tersebut dan jalankan dengan disiplin. Anda harus menerapkan langkah-langkah sesuai urutan dalam rencana trading, dan hendaknya selalu konsisten dalam menjalankan proses tersebut. Proses trading yang konsisten berakibat pada hasil trading yang konsisten pula, oleh karena itu Anda harus fokus pada proses dalam trading, bukan pada hasil akhir yang Anda harapkan.

Tidak terburu-buru membuat target ‘trading for a living’
Trader sering membuat target setelah sekian lama trading di account riil ia akan menjadikan trading sebagai sumber penghasilan utamanya atau ‘trading for a living’, tanpa mempertimbangkan konsistensi hasil trading dan pengalaman yang memadai. Dengan menjadikan trading sebagai sumber penghasilan artinya Anda dituntut untuk lebih sering menghasilkan profit sehingga bisa menyebabkan tekanan mental yang membuat Anda sulit mengendalikan emosi. Hal ini bisa membuat Anda over trading, atau mengambil resiko yang tinggi guna mencapainya yang pada akhirnya bisa menghancurkan account Anda.

Dari hasil survey, kebanyakan trader pemula memulai trading di account riil dengan dana dibawah USD 5,000. Untuk trading for a living tentunya belum cukup jika hanya bisa profit 50% atau 100% setahun, mungkin 500% per tahun atau lebih baru bisa mencukupi. Target profit sebesar itu tentunya tidak realistis bagi trader yang belum lama bermain di account riil. Trading for a living memerlukan profit yang konsisten sehingga account Anda bisa berkembang dengan wajar. Dengan demikian target Anda setelah trading di account riil seharusnya menghasilkan profit yang konsisten selama periode waktu tertentu, bukan trading for a living.

Benar-benar mencintai pekerjaan trading
Biasanya para trader yang telah sukses mencintai pekerjaan trading, selalu ingin tahu perkembangan pasar dan ingin menjadi trader yang terbaik. Target Anda seharusnya tidak hanya sekedar menjadi trader tetapi benar-benar mencintai pekerjaan trading sehingga bisa memotivasi Anda untuk bisa trading dengan lebih baik.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengintip Informasi Strategis Lewat Forex


Forex adalah pasar valuta asing internasional dimana mata uang diperjualbelikan setiap harinya.
Ada lima pusat Forex di seluruh dunia – New York, London, Tokyo, Frankfurt, dan Zurich. Orang-orang tidak perlu datang secara langsung untuk bergabung di Forex, mereka bisa melakukan aktivitas perdagangan Forex melalui komputer di rumah masing-masing.

Pada dasarnya, Forex adalah sebuah jaringan yang beranggotakan para trader (pedagang) dari seluruh dunia. Mereka memindahkan investasi dari satu tempat ke tempat lain berdasarkan nilai mata uang dunia atau berdasarkan hubungan antara beberapa mata uang. Para trader terus menerus saling bertukar mata uang yang mengakibatkan fluktuasi mata uang atau pergerakan nilai suatu mata uang.

Tinggi rendahnya nilai suatu mata uang di Forex juga mempengaruhi nilai tawarnya sebagai contoh, jika permintaan terhadap Euro lebih tinggi dari penawaran, maka tidak lama kemudian nilai Euro akan lebih tinggi daripada mata uang lainnya, kita ambil contoh Dollar. Pendek kata, dalam situasi Forex semacam ini, nilai satu Euro bisa berlipat lipat kali daripada nilai Dollar, dan dengan sendirinya ini melemahkan nilai tukar Dollar. Dengan menganalisa fluktuasi yang terjadi di Forex, para investor bisa memperkirakan bagaimana pergerakan suatu mata uang terhadap yang lain dan setelah itu membeli dan menjual mata uang dengan berbagai macam pertimbangan.

Jika sebagian orang melihat trading Forex sebagai tempat untuk mengetahui nilai tukar mata uang sebelum berpergian ke luar negeri, sebagian yang lain melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk mendapatkan untung besar di masa depan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tiga Hal Yang Membatasi Profit Anda


Anggaplah Anda telah lulus sebagai "breakeven trader" dan Anda telah bisa menghasilkan profit yang konsisten. Sekarang Anda sedang berusaha untuk meningkatkan profit Anda karena Anda tahu sebenarnya bisa berbuat lebih dari yang kini telah Anda lakukan. Namun, dalam kenyataannya, ada tiga hal yang bisa membatasi profit Anda, yaitu:

1. Position Size Yang Tidak Sesuai

Position sizing adalah elemen kunci management resiko yang bisa membedakan antara memperoleh profit besar dan hanya mendapatkan profit yang kecil. Dalam hal ini selain pengaturan risk/reward, Anda juga harus mengetahui kapan mesti trading dengan ukuran lot yang besar dan kapan harus trading dengan ukuran lot kecil, atau Anda harus bisa mengatur position size.

Jika pasar bergerak sesuai dengan arah prediksi Anda dan sistem trading Anda mengisyaratkan sinyal dengan probabilitas yang tinggi dengan potensi reward yang besar, maka adalah saat yang tepat untuk meningkatkan resiko Anda. Dalam permainan blackjack, hal ini seperti Anda bertaruh dengan nilai besar saat kartu berpihak pada Anda. Sebaliknya jika Anda melihat ketidak-pastian seperti jika Anda trading pada saat rilis berita fundamental, dan juga potensi reward yang tidak pasti, Anda bisa mengurangi resiko dengan memperkecil ukuran lot trading.

2. Ketidakmampuan Beradaptasi Dengan Kondisi Pasar

Untuk memaksimalkan perolehan Anda dari perubahan harga pasar, Anda harus fleksibel dan mengetahui bagaimana mengatur posisi Anda pada saat terjadi perubahan pergerakan harga. Anda tidak bisa mengharapkan pergerakan yang besar ketika volatilitas sedang rendah dan kondisi pasar sedang sideways (ranging). Hal ini tidak akan berjalan baik.

Anda harus mempunyai alasan yang kuat pada apa yang Anda harapkan dan selalu merencanakan trading Anda dengan kondisi pasar yang ada. Dalam hal ini Anda harus bisa beradaptasi dengan kondisi pasar dan tidak melawan kondisi tersebut.

3. Rasa Takut

Masuk posisi buy pada saat harga telah naik atau masuk sell saat harga telah turun akan membuat trading Anda sesuai dengan momentum yang tengah terjadi, tetapi ada kekurangannya. Yang pasti Anda tidak memperoleh harga buy atau sell yang bagus, apalagi jika pergerakan naik atau turunnya harganya cukup kuat. Biasanya Anda akan masuk pada level harga yang rawan berbalik arah (pull back).

Dalam kondisi yang demikian Anda akan cenderung takut dan ragu, sehingga posisi Anda bisa tidak optimal, atau Anda masuk setelah pasar bergerak cukup jauh. Cara trading yang demikian sering disebut dengan memburu pasar (chasing the market).

Ketiga hal di atas perlu diperhatikan trader. Sekalipun mungkin Anda telah bisa menghasilkan profit secara rutin bukan berarti Anda harus berhenti melakukan perbaikan-perbaikan. Sebaliknya, apabila Anda sendiri tak pernah memperbaiki diri, maka hasil trading yang diperoleh takkan mengalami peningkatan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tips Aman Main Forex


Seorang yang berhasil dalam bisnis forex selalu memperhatikan keamanan akun dari risiko trading. Tidak mudah memang mengendalikan risiko ini. Sedikit saja kita lengah, maka modal awal saat trading bisa lenyap. Karena itu, diperlukan pemahaman tentang tips aman bermain forex yang benar agar kerugian bisa ditekan.

Perlu dipahami, sebenarnya tidak ada yang bisa menjamin profit dan loss saat trading, semua itu kembali lagi ke faktor kondisi pasar. Pakar trading yang ahli dalam menganalisa baik itu secara fundamental, teknikal, maupun menggunakan robot forex sekalipun, tidak berani menjamin secara mutlak bahwa analisa mereka itu tepat dan akurat.

Tetapi, bukan berarti analisa dalam melakukan trading itu percuma atau tidak perlu dilakukan. Tujuan dari diciptakannya analisa-analisa tersebut adalah untuk membantu kita mengambil langkah dengan persiapan yang rasional dan bisa dipertanggungjawabkan. Tanpa analisa, kita akan masuk pasar secara asal. Hampir tidak ada bedanya dengan tebak-tebakan atau bahkan gambling.

Jadi kalau analisa memang penting tapi tidak bisa menjamin profit, lantas apakah yang bisa membantu memastikan keuntungan trading dan menekan kerugian?

Pilih Broker Terpercaya

Karena kita berinvestasi di pasar forex secara online dan bertransaksi dengan modal real, jadi poin pertama yang perlu dipastikan dalam tips aman bermain forex adalah memilih broker terpercaya. Saat ini, banyak sekali broker yang beredar di masyarakat dan menawarkan berbagai promosi menggiurkan. Untuk keamanan Anda, carilah broker yang lokasi dan regulasinya sudah jelas. Lebih baik lagi jika Anda bisa mendaftar pada broker yang memiliki lisensi dari regulator kredibel seperti FCA (Inggris), ASIC (Australia), dan sebagainya. Di Indonesia sendiri, telah ada BAPPEPTI yang menangani regulasi broker-broker lokal. Carilah broker yang layanan pelanggannya responsif dan mudah dihubungi, karena hal ini akan mempermudah Anda dalam melakukan transaksi ke depannya.

Pahami Arti Hedging

Hedging atau Locking adalah strategi trading untuk "membatasi" atau "melindungi" dana trader dari fluktuasi nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan. Teknik yang membutuhkan perhitungan cukup matang ini banyak digunakan oleh trader forex berpengalaman. Trader pemula pun bisa mencobanya, asal memiliki budget yang mencukupi. Melakukan Hedging memerlukan strategi yang tepat dikarenakan kita harus menganalisa kapan waktunya membuka Hedging posisi tersebut. Selain itu, akan dibebankan biaya komisi dan interest swap 2 kali, sehingga dana kita harus cukup untuk membayar biaya-biaya tersebut. Berita baiknya, saat ini ada juga broker-broker yang memberikan fasilitas akun swap-free.

Jangan Open Posisi Saat Volatilitas Tinggi

Seperti yang telah dijelaskan, setiap analisa baik itu fundamental maupun teknikal dapat sangat berpengaruh pada pasar. Mulai biasakan diri Anda untuk memantau berita-berita market dunia, karena ketika ada berita ekonomi yang akan diluncurkan, volatilitas pasar akan mengalami perubahan drastis. Dalam situasi seperti ini, sebaiknya jangan open posisi karena memperkirakan pergerakan harga secara teknikal akan jadi jauh lebih sulit dari biasanya. Pasar didominasi oleh sentimen yang seringkali cepat berubah dalam waktu singkat, sehingga cukup mustahil untuk 'menungganginya' untuk mendapat profit yang meyakinkan. Belum lagi, ramainya Order yang masuk seringkali membuat sistem platform trading rentan mengalami gangguan, seperti halnya Slippage dan Requote.

Terapkan Manajemen Risiko

Salah satu kunci tips aman bermain forex adalah memahami manajemen risiko. Hal ini penting, agar apabila kita mengalami kesalahan prediksi, kerugian masih bisa diminimalisasi.

Hindari melakukan transaksi atau open posisi dengan menggunakan Margin atau modal di atas 20%. Sesuai dengan prinsip manajemen risiko, gunakanlah Margin di bawah 20%, agar sisanya dapat digunakan untuk menahan loss (kerugian) pada saat pergerakan mata uang berlawanan dengan arah yang kita pasang.

Di sinilah biasanya para trader pemula melakukan kesalahan. Karena terlalu bernafsu saat melihat potensi profit yang besar, mereka memasang margin yang tinggi dengan harapan akan kaya mendadak saat closing. Perlu diingat bahwa kesuksesan besar akan membawa risiko yang besar pula. Trading dengan hasil yang stabil dan konsisten tentu lebih baik daripada mendapat keuntungan besar dalam satu hari, lalu terkena kerugian berkali-kali setelahnya.

Pelajari Dasar-Dasar Analisa


Setelah memahami manajemen risiko, mungkin Anda berpikir ini saatnya untuk membuka platform trading lalu melakukan Open Order. Tunggu dulu, trading forex tidak sesederhana itu. Trader yang handal akan memikirkan berbagai faktor sebelum mengklik tombol Buy atau Sell. Setelah membahas manajemen risiko yang lebih banyak berhubungan dengan persiapan awal para trader sebelum membuka platform, kali ini tips aman yang diberikan akan lebih ke arah memahami dan membuat analisa. Tidak perlu menjadi sehebat Master trading George Soros untuk memulai, yang penting Anda mau belajar.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Bisnis Trading Forex Membutuhkan Biaya

Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan administrasi biaya berkelanjutan. Cara pandang tersebut harus disadari trader jika dia benar-benar berusaha mendapatkan keuntungan dalam menjalankan bisnis forex. Berikut adalah biaya-biaya dalam trading forex:

1. Posisi Rugi

Posisi rugi adalah biaya paling besar sebagai tanggungan dalam bisnis trading forex. Pandangan tersebut akan melatih trader untuk mengontrol keterlibatan emosi pada setiap posisi rugi. Anggaplah seperti ini; seorang wirausahawan tidak akan resah atau marah ketika harus mengeluarkan biaya untuk membayar gaji karyawan atau membeli bahan baku, karena dia tahu bahwa biaya tersebut memang harus disiapkan untuk menjalankan bisnis.

Posisi rugi tidak dapat dihindari, tidak peduli keahlian bertrading atau seberapa banyak perolehan keuntungan. Oleh karena itu, trader harus belajar untuk menghadapinya sebagai biaya terbesar dalam trading forex.

2. Biaya Trading

Setiap kali trader membuka posisi, broker akan membebankan biaya trading dalam bentuk spread dan/atau komisi. Anda perlu memperhatikan seberapa besar pengeluaran dari biaya trading tersebut agar Anda mampu mengkalkulasikan seberapa besar profit harus dihasilkan untuk mengkover biaya-biaya di atas (termasuk posisi rugi).

Gaya bertrading juga memiliki andil dalam mengatur pengeluaran biaya trading. Pada scalping resiko lebih kecil namun biaya trading lebih tinggi karena frekuensi OP tinggi. Sedangkan pada swing trading beban biaya tradingnya lebih kecil namun melibatkan resiko tinggi karena TP dan SL umumnya dipasang jauh dari posisi OP.

Perhatikan pula broker dengan beban swap (rollover) yang tinggi, di mana Anda bisa jadi menanggung biaya tambahan jika menahan posisi sampai berhari-hari.

3. Sarana Bertrading

Sarana bertrading pada dasarnya adalah software dan hardware pendukung bagi trader untuk melaksanakan kegiatan trading forex. Contohnya antara lain adalah sarana pendukung seperti komputer (PC, Laptop) dan koneksi internet.

Karena modal dan kebutuhan trading berbeda-beda, biaya dari sarana bertrading umumnya akan sangat bervariasi dari satu trader dengan trader lain. Bisa saja Anda memilih untuk menggunakan komputer trading dengan setup monitor lebih dari satu serta meja dan kursi mewah yang tentunya akan menggelembungkan biaya.

Rencanakan biaya anggaran untuk membeli sarana bertrading secara bijaksana. Jangan sampai terlalu tinggi sebelum Anda benar-benar menghasilkan profit untuk menunjangnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Bagaimana Cara Membuat Bisnis Trading Forex Menguntungkan

Setelah Anda memahami dan merencanakan anggaran berdasarkan biaya-biaya trading forex di atas, sekarang saatnya berfokus pada bagaimana cara memperoleh dan mempertahankan keuntungan.

Ingat bahwa keuntungan pada disiplin bisnis adalah bagaimana cara menghasilkan penerimaan (posisi profit) lebih besar daripada pengeluaran (posisi rugi, biaya trading, sarana trading). Berikut adalah tips untuk mengoptimalkan penghasilan dari trading forex:

1. Utamakan Rasio Risk dan Reward

Setiap kali hendak membuka posisi, Anda harus memutuskan apakah rasio resiko terhadap reward cukup realistis untuk mencapai target profit. Paling tidak rasio 2R (Reward 2 kali lebih besar dari Risk) harus bisa Anda capai dengan meletakkan TP dengan raihan pip dua kali lebih besar dari SL.

2. Fokus pada Money Management

Money management menitikberatkan pada manajemen dan kontrol resiko. Anda akan mengatur seberapa besar resiko yang akan Anda tanggung setiap kali OP dengan position sizing dan peletakkan SL dan TP sebagai exit.

3. Jangan terjebak Overtrade

Anda tidak perlu mengambil resiko berlebihan dengan OP terlalu banyak demi menghasilkan profit. Pertimbangkan untuk membatasi resiko trading forex dengan membuka posisi hanya pada saat sinyal dengan kualitas tinggi muncul, layaknya bertrading seperti penembak jitu.

4. Gunakan sistem trading secara konsisten

Buatlah sistem trading untuk menentukan langkah-langkah pembukaan dan penutupan posisi. Jika Anda menerapkan kedisiplinan dalam menjalankan sistem trading secara konsisten, akan lebih mudah untuk menghitung dan memanajemen resiko serta perolehan profit.



 
Top