Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
Tiga Hal Yang Membatasi Profit Anda


Anggaplah Anda telah lulus sebagai "breakeven trader" dan Anda telah bisa menghasilkan profit yang konsisten. Sekarang Anda sedang berusaha untuk meningkatkan profit Anda karena Anda tahu sebenarnya bisa berbuat lebih dari yang kini telah Anda lakukan. Namun, dalam kenyataannya, ada tiga hal yang bisa membatasi profit Anda, yaitu:

1. Position Size Yang Tidak Sesuai

Position sizing adalah elemen kunci management resiko yang bisa membedakan antara memperoleh profit besar dan hanya mendapatkan profit yang kecil. Dalam hal ini selain pengaturan risk/reward, Anda juga harus mengetahui kapan mesti trading dengan ukuran lot yang besar dan kapan harus trading dengan ukuran lot kecil, atau Anda harus bisa mengatur position size.

Jika pasar bergerak sesuai dengan arah prediksi Anda dan sistem trading Anda mengisyaratkan sinyal dengan probabilitas yang tinggi dengan potensi reward yang besar, maka adalah saat yang tepat untuk meningkatkan resiko Anda. Dalam permainan blackjack, hal ini seperti Anda bertaruh dengan nilai besar saat kartu berpihak pada Anda. Sebaliknya jika Anda melihat ketidak-pastian seperti jika Anda trading pada saat rilis berita fundamental, dan juga potensi reward yang tidak pasti, Anda bisa mengurangi resiko dengan memperkecil ukuran lot trading.

2. Ketidakmampuan Beradaptasi Dengan Kondisi Pasar

Untuk memaksimalkan perolehan Anda dari perubahan harga pasar, Anda harus fleksibel dan mengetahui bagaimana mengatur posisi Anda pada saat terjadi perubahan pergerakan harga. Anda tidak bisa mengharapkan pergerakan yang besar ketika volatilitas sedang rendah dan kondisi pasar sedang sideways (ranging). Hal ini tidak akan berjalan baik.

Anda harus mempunyai alasan yang kuat pada apa yang Anda harapkan dan selalu merencanakan trading Anda dengan kondisi pasar yang ada. Dalam hal ini Anda harus bisa beradaptasi dengan kondisi pasar dan tidak melawan kondisi tersebut.

3. Rasa Takut

Masuk posisi buy pada saat harga telah naik atau masuk sell saat harga telah turun akan membuat trading Anda sesuai dengan momentum yang tengah terjadi, tetapi ada kekurangannya. Yang pasti Anda tidak memperoleh harga buy atau sell yang bagus, apalagi jika pergerakan naik atau turunnya harganya cukup kuat. Biasanya Anda akan masuk pada level harga yang rawan berbalik arah (pull back).

Dalam kondisi yang demikian Anda akan cenderung takut dan ragu, sehingga posisi Anda bisa tidak optimal, atau Anda masuk setelah pasar bergerak cukup jauh. Cara trading yang demikian sering disebut dengan memburu pasar (chasing the market).

Ketiga hal di atas perlu diperhatikan trader. Sekalipun mungkin Anda telah bisa menghasilkan profit secara rutin bukan berarti Anda harus berhenti melakukan perbaikan-perbaikan. Sebaliknya, apabila Anda sendiri tak pernah memperbaiki diri, maka hasil trading yang diperoleh takkan mengalami peningkatan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
TRADING LOSS GARA-GARA FUNDAMENTAL? INI CARA MENGANALISANYA!


Sebagai salah satu teknik yang digunakan dalam trading forex, analisa fundamental dianggap tidak kalah penting dengan analisa teknikal. Seperti yang kita ketahui, pergerakan nilai mata uang asing akan selalu dipengaruhi oleh kondisi negara pemilik mata uang tersebut.

Jika perekonomian memburuk, nilainya akan menurun. Sebaliknya, jika perekonomian dalam kondisi baik maka nilai mata uangnya juga akan tinggi. Karena itu, trader yang menggunakan analisa fundamental dituntut untuk selalu memperbarui informasi terkait perekonomian dan memiliki wawasan luas agar bisa memaksimalkan trading.

Trader biasanya mencari berita forex, mengamati kemudian membandingkan pergerakan ekonomi antara satu negara dengan negara lain. Setelahnya, prediksi pasar dalam beberapa hari ke depan bisa diramalkan dengan lebih mudah. Dari semua informasi inilah, trader dapat memilih untuk memasang posisi beli atau jual.

Harga yang ada di pasar forex umumnya terbentuk karena sebuah pemberitaan. Ada berita yang dapat menggerakkan kenaikan hingga ratusan poin. Tapi ada juga pemberitaan yang tidak memberikan efek sama sekali.

Tugas seorang trader fundamental bukan hanya memperbarui informasi terkait ekonomi global, tapi juga mampu menganalisis jenis berita seperti apa yang berpengaruh terhadap pasar forex. Ingat bahwa yang memengaruhi pasar itu bukan hanya isi beritanya, tetapi bagaimana pasar bereaksi atas news tersebut.

Banyak trader yang mengalami loss besar bukan hanya karena ketinggalan berita ekonomi, tapi tidak tahu news seperti apa yang penting dan memengaruhi pasar forex. Lalu, berita seperti apa yang sebaiknya menjadi perhatian seorang trader fundamental dan bagaimana cara menganalisanya agar tidak loss?

Jenis-jenis Berita yang Memengaruhi Forex

Dari segi fundamental, secara garis besar ada 3 jenis pemberitaan yang memberikan pengaruh. Apa saja?

1. Pemberitaan terkait krisis politik dan ketegangan geopolitik

Kondisi politik dalam negeri sebuah negara adalah yang paling berpengaruh terhadap nilai mata uangnya. Beberapa gejolak politik yang berpengaruh antara lain adalah pemilihan umum, pergantian kepala negara, kerusuhan massal berkepanjangan hingga konflik bersenjata dapat membuat nilai mata uang negara tersebut terpengaruh.

2. Pengumuman suku bunga

Naik atau turunnya suku bunga suatu negara dapat memberikan efek yang dahsyat dalam pasar forex, terutama untuk mata uang negara bersangkutan. Pasca pengumuman perubahan tingkat suku bunga, perubahan harga dapat terjadi secara drastis. Ini karena ketika suku bunga dinaikkan, nilai tukar mata uang akan naik juga. Di sisi lain, penurunan suku bunga dapat menimbulkan reaksi penjualan atas mata uang tersebut.

3. Perilisan data ekonomi negara

Berita lain yang perlu diperhatikan trader fundamentalis adalah rilisnya data-data ekonomi negara terkait. Ada beberapa jenis data yang dapat memicu pergerakan harga yang signifikan antara 50 sampai 120 poin hanya dalam hitungan menit setelah perilisan. Jika setelahnya tidak ada berita yang lebih penting, efeknya bisa bertahan sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Untungnya, data-data ekonomi ini bisa diantisipasi lewat kalender ekonomi yang tersedia di internet. Dengan begitu, Anda tidak akan ketinggalan update-nya. Beberapa jenis data penting itu seperti laporan GDP (Gross Domestic Product), tenaga kerja baik non-farm payrolls maupun tingkat pengangguran, angka penjualan ritel atau retail sales dan lain sebagainya.


Cara Analisa Berita Forex yang Benar

Mengetahui jenis berita yang memengaruhi harga forex bukanlah satu-satunya kunci kesuksesan trading Anda. Mengandalkan berita mentah tanpa membandingkannya dengan faktor-faktor lain hanya akan membuat Anda loss. Lantas, bagaimana cara menganalisa berita forex untuk menghindari kerugian?

1. Pelajari ekonomi makro

Agar mampu melakukan analisa fundamental yang baik, Anda harus melakukan studi ekonomi secara global. Caranya adalah dengan mencari tahu dinamika siklus ekonomi, kebijakan keuangan bank sentral setempat hingga berbagai indikator lain yang penting.

Langkah yang pernah diambil oleh bank sentral di masa lalu punya relevansi besar terhadap keputusan di masa depan. Begitu juga dengan data histori ekonomi juga akan memengaruhi reaksi investor dalam melihat aman atau tidaknya sebuah negara. Jika trader menggunakan cara yang benar dalam analisa fundamental, sejarah ekonomi sebuah negara jauh lebih penting dan berpengaruh daripada fluktuasi sesaat.

2. Pahami keadaan moneter global

Kebijakan bank sentral dan kondisi moneter negara-negara maju juga perlu diketahui. Ada beberapa skenario yang mungkin terjadi seperti:

  • Saat kebijakan moneter longgar pasca resesi, Anda bisa memilih aset finansial dan mata uang dengan risiko tinggi
  • Masa economic bubble akibat moneter longgar berkepanjangan membuat mata uang negara-negara lemah akan naik melebihi level wajar. Anda bisa melakukan short-selling di sini
  • Kebijakan moneter ketat pasca masa puncak menandai dimulainya siklus selanjutnya. Di masa ini, kurangi toleransi risiko dan pilih mata uang yang aman
  • Kebijakan moneter ketat dalam waktu lama akan membuat spekulan mundur beberapa langkah karena suku bunga naik. Negara-negara dengan ekonomi kuat akan mengalami kenaikan mata uang melebihi level wajar. Anda berpeluang melakukan short-selling di sini
3. Mempelajari perbedaan suku bunga dengan neraca pembayaran

Langkah terakhir untuk menentukan mata uang mana yang ingin dijual atau dibeli adalah dengan melihat selisih data moneter. Caranya adalah dengan membandingkan selisih neraca pembayaran dan suku bunga dari masing-masing negara yang mata uangnya akan Anda trading-kan.


Cara Analisa Fundamental dengan Menggunakan Forex Factory

Salah satu tempat di mana trader bisa mendapatkan informasi terkait berita forex adalah dengan menggunakan Forex Factory. Sebelum melakukan analisa, pertama samakan terlebih dulu zona waktu. Di bagian zona waktu, pilih GMT+7:00 (Bangkok, Hanoi, Jakarta). Selanjutnya pilih DST off dan simpan pengaturan. Anda juga bisa mem-filter berita terkait mata uang yang ingin di-trading-kan.

Penggunaan Forex Factory dapat Anda manfaatkan misalnya saat perilisan Non-farm Payrolls Amerika Serikat. Sebelum dirilis, perhatikan grafik USD/JPY. Selanjutnya, tentukan high dan low dari candle-candle pada hari tersebut.

Pasang Pending Order Buy pada harga tertinggi dengan take profit serta stop loss 30 poin. Gunakan risk and reward 1:1. Kemudian pasang Pending Order Sell Stop pada low dengan risk and reward yang sama. Kalau salah satu dari Pending Order tepat sasaran, tutup Pending Order lawannya. Jika hasil rilis bagus, Anda bisa meraup keuntungan.

Dapat disimpulkan bahwa dalam analisa fundamental, pemberitaan merupakan sumber informasi terpenting bagi para trader. Alih-alih hanya fokus pada isi beritanya, trader harus lebih memerhatikan reaksi pasar. Beberapa langkah analisa di atas dapat membantu Anda menentukan langkah yang benar dalam menanggapi setiap berita forex.

Perlu diingat bahwa tidak semua berita bisa dijadikan acuan mentah dalam analisa fundamental. Tetap ada beberapa informasi pendukung yang perlu dipertimbangkan. Meskipun trading forex tetaplah berisiko, tapi memadukan fundamental dengan teknikal bisa menjadi satu cara jitu untuk mendapatkan keuntungan yang Anda inginkan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Menentukan Jenis Analisis Forex Terbaik

Antara analisis fundamental, teknikal, dan sentimen pasar, manakah jenis analisis forex terbaik yang layak digunakan? Pertanyaan seperti ini seringkali terlintas dalam benak trader pemula. Mereka menganggap jika "aliran" trader bisa dibagi-bagi berdasarkan jenis analisis yang digunakan, tanpa benar-benar memahami bahwa 3 jenis analisis forex tidaklah saling bertentangan, tapi justru saling melengkapi.

Fundamental membentuk sentimen, sementara teknikal membantu memvisualisasikan sentimen tersebut dan mengaplikasikan sebuah framework untuk menciptakan sebuah rencana trading. Maka dari itu, cukup mustahil untuk menggunakan hanya satu macam analisis dalam trading forex. Tak percaya? Coba lihat contoh kasusnya di sini:

1. Jika hanya menggunakan analisis teknikal, maka Anda hanya akan memperhatikan pergerakan GBP/USD di chart tanpa memperhitungkan faktor lainnya. Katakanlah Anda menemukan peluang trading Buy yang sangat bagus berdasarkan sinyal teknikal, lalu memasang Order beli dengan keyakinan besar bahwa harga akan bergerak sesuai proyeksi terknikal tersebut. Namun, apa yang terjadi ketika bank sentral Inggris (Bank of England) mengumumkan pemotongan suku bunga secara tiba-tiba?

Pasar akan panik dan menjual GBP/USD yang tadinya Anda beli. Jadi, sekalipun sinyal teknikal bisa membantu memperkirakan kemana arah pergerakan harga berikutnya, jenis analisis itu tak mampu mengatasi dampak fundamental yang muncul di luar dugaan dan bisa menggerakkan harga secara signifikan. Dalam situasi seperti ini, trader yang tidak mengabaikan fundamental akan memilih tidak Order, atau baru masuk pasar setelah pengumuman bank sentral.

2. Jika hanya menggunakan analisis fundamental, maka Anda hanya mengetahui situasi yang mempengaruhi pergerakan harga, tanpa benar-benar tahu bagaimana cara menempatkan posisi Order di level harga yang paling ideal, dan di mana bisa meletakkan target Close Position agar trading tetap mendapat keuntungan. Mengetahui strategi Open dan Close Position sangatlah krusial, karena dari sinilah Anda bisa mendapat profit yang diharapkan. Percuma mengetahui kemana harga akan bergerak dari sudut pandang fundamental, jika tidak mengetahui pada harga berapa Buy dan Sell sebaiknya dilakukan.

3. Jika hanya menggunakan analisis sentimen pasar, maka pandangan Anda tentang arah harga serta posisi Buy dan Sell potensial akan lebih kabur lagi. Anda cuma akan mengetahui kecenderungan trader yang bersikap Bullish, Bearish, atau Netral. Itupun tidak terlalu bisa diandalkan, karena konsensus trader forex yang diambil tidak mewakili seluruh pelaku pasar yang terlibat.

Jadi bisa disimpulkan, tidak ada jenis analisis forex terbaik di antara fundamental, teknikal, dan sentimen pasar. Ketiganya saling melengkapi, sehingga ibarat kursi berkaki tiga yang membutuhkan semua kakinya untuk tetap berdiri, Anda pun tidak bisa sembarangan menghilangkan salah satu jenis analisis forex jika tidak ingin terjatuh dalam jurang kegagalan.

Solusi terbaik adalah dengan mengkombinasikan analisis teknikal, fundamental, serta sentimen pasar. Merasa kerepotan karena harus mempelajari ketiganya? Memang itulah pengorbanan seorang trader forex yang ingin sukses. Jika Anda malas belajar dan hanya menginginkan jalan pintas dengan memahami satu jenis analisa saja, maka jangan heran bila Anda kesulitan menjadi trader forex yang konsisten profit.

Baca selengkapnya di: SeputarForex


 

Rahmatrabani

Trader baru
Penyebab Kerugian Trader

Rugi saat trading forex bisa disebabkan oleh analisa yang kurang tepat, kondisi market yang tidak sesuai dengan style strategi yang digunakan, dan sejenisnya.

Namun, sebagian besar penyebab kerugian ataupun kehilangan seluruh modal (margin call) dari seorang trader umumnya disebabkan oleh faktor trader itu sendiri seperti :

  • Menggunakan nilai lot yang terlau besar ( full lot ? ). Anda tidak melakukan perhitungan yang cermat dengan lot yang anda gunakan, karena keputusan transaksi yang anda lakukan tidak melibatkan faktor resiko.
  • Tidak menggunakan stop loss atau cut loss. Stop loss merupakan pengaman/safety belt bagi anda sendiri. Adanya stop loss atau cut loss transaksi yang jelas akan dapat membatasi kerugian yang anda alami.
  • Averaging negatif dalam transaksi. Maksud dari istilah ini adalah menambah posisi transaksi saat kondisi transaksi yang anda lakukan sedang minus. Sebetulnya hal ini tidak masalah selama anda memang memperhitungkan hal ini. yang jadi masalah, biasanya averaging negatif terjadi dilakukan tanpa perhitungan yang matang.
Agar dapat membangun strategi dan cara trading forex yang aman, anda perlu meminimalir ketiga hal diatas . Cara trading forex yang benar perlu memasukan manajemen ketiga unsur diatas.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Apakah Anda Cocok Dengan Karir Trading Forex Jangka Panjang?

Seorang trader jangka panjang, kadang juga disebut 'positional forex trader', adalah seseorang yang membeli mata uang tertentu dan menjualnya setelah suatu periode waktu berlalu. Apakah Anda cocok dengan persyaratan karir ini?


Tom adalah seorang trader forex; dia berinvestasi pada GBP (Pound Inggris).

Suatu hari, berita yang kurang bagus (bagi GBP) dirilis. Menurut rilis tersebut, defisit neraca dagang, yang merupakan salah satu sebab umum depresiasi mata uang, telah terjadi. Akibatnya, nilai mata uang akan terdepresiasi dan devaluasi yang terjadi disebut-sebut akan berlanjut selama beberapa waktu.

Meskipun ada rilis berita yang tak diharapkan seperti itu, Tom tetap tenang. Ia mencatat aktivitas pasar yang terjadi saat itu, dan mengingatnya hingga enam bulan setelah kejadian. Hanya ketika ia akan melakukan sell pada GBP, barulah ia menimbang-nimbang dampak krisis minor tersebut.

Kualifikasi

Seorang trader jangka panjang, kadang juga disebut 'positional forex trader', adalah seseorang yang membeli mata uang tertentu dan menjualnya setelah suatu periode waktu berlalu. Biasanya, ia adalah tipe yang membeli mata uang berdasarkan hasil yang diinginkan dan menjual berdasarkan fakta-fakta di pasar. Dia bertekad untuk mengantisipasi harga mata uang yang dipilihnya meningkat seiring perjalanan waktu. Dalam prosesnya, ia memantau aktivitas pasar secara reguler; dan di kemudian hari menggunakannya sebagai basis untuk memperdagangkan valas yang dipegangnya.

Satu kata kunci dalam trading jangka panjang adalah "investasi"; dibanding berkonsentrasi pada profit kecil-kecilan, Anda menggunakan strategi-strategi efektif yang meski berarti harus menderita rugi disana-sini tetapi harapannya bisa menghasilkan profit besar. Karena target Anda adalah untuk profit setelah beberapa waktu berlalu, maka Anda tetap teguh; Anda menyusun strategi dengan mempertimbangkan upaya, sumber daya, dan keahlian money management yang Anda punya. Seorang trader berada pada karir trading forex jangka panjang bila:

  • Dia menimbang pendapatan total, bukannya return singkat
  • Dia memegang posisi yang sama dalam portofolionya untuk beberapa minggu, bulan, atau bahkan hingga tahunan.
  • Dia memerhatikan pendapatan per pip rendah dan suku bunga.
  • Dia memantau volatilitas pasar, likuiditas pasar, dan fluktuasi harga yang tiba-tiba.
Trend-Following Sebagai Strategi

Seorang trader jangka panjang memiliki tendensi untuk mengejar tren pasar; bahkan ia biasanya memiliki suatu tren tertentu dan memantaunya selama beberapa waktu. Keuntungan dari pendekatan trend-following ini adalah kemampuan untuk mengevaluasi dengan benar kekuatan dan kelemahan sebuah tren, sehingga dia bisa mengeliminasi gangguan (market noise) dan menyingkirkan dorongan untuk bertindak impulsif. Karena ia berencana untuk mengobservasi pola-pola pasar dalam suatu waktu tertentu, maka ia bisa menyusun prediksi yang lebih akurat; dia pun bisa menentukan apakah sebuah tren itu cukup berharga untuk diikuti, atau justru menyesatkan.



 

Rahmatrabani

Trader baru
Trading Dalam Twilight Hours Forex

Perkembangan teknologi yang kian canggih memungkinkan trader mengambil order Buy maupun Sell dalam jumlah banyak dengan kecepatan tinggi. Hanya saja likuiditas yang terbatas, khususnya dalam sesi Twilight Hours, ini dapat menyebabkan perubahan yang dramatis dalam pergerakan harga. Peluang terjadinya flash crash juga semakin besar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, para profesional dan broker telah menerapkan beberapa strategi. Mereka menyusun strategi dengan tujuan memperkecil dampak negatif yang ditimbulkan. Contohnya, perusahaan siaran berita lebih memilih untuk mengatur jadwal rilis berita, dimajukan lebih awal sebelum sesi perdagangan Amerika ditutup atau ditunda hingga sesi perdagangan Asia sudah dibuka.

Beberapa broker juga melakukan pembatasan order selama Twilight Hours forex. Ada juga broker yang memecah order menjadi lebih kecil. Dengan begitu, stabilitas pasar forex tetap terjaga dengan baik. Meski berbagai strategi antisipasi sudah diupayakan, terjadinya volatilitas ekstrem pada Twilight Hours masih berpeluang terjadi hingga saat ini. Hal tersebut dikarenakan pasar forex yang memiliki cakupan sangat luas dan tidak dapat diprediksi secara pasti seperti hitung-hitungan matematika 1 + 1= 2.

Bagi trader, sebaiknya memanfaatkan Twilight Hours untuk mempersiapkan diri pada trading di sesi selanjutnya. Persiapan trading meliputi berbagai macam aspek, mulai dari menyusun strategi trading hingga catatan dalam jurnal trading. Dengan begitu, mereka dapat meraih target atau profit yang diinginkan, sebab Twilight Hours forex juga dapat dikatakan sebagai jeda waktu saat pasar "tidak beroperasi" dalam kapasitas normal.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Cara Sederhana Meningkatkan Hasil Trading Anda


Seorang teman trader pernah berbagi tips sederhana untuk meningkatkan hasil trading Anda dengan empat cara mudah. Tertarik? pastilah ya. Siapa sih yang nggak pengen tradingnya menghasilkan yang lebih? Oke deh, mari kita langsung simak cara-caranya, siapa tahu memang bisa kita aplikasikan.

Cara 1: Jangan terlalu sering melakukan Open Position.

Lah? Kok? Tenang-tenang! Jangan keburu protes dulu yaa. Begini, pertama-tama, saya perlu ingatkan tentang satu hal yang menjadi "biaya" anda dalam ber-trading, yaitu: spread. Broker tempat anda ber-trading mungkin memang tidak mengambil komisi, tapi tetap saja, ada spread (yang untuk beberapa pairs bisa lumayan gede) yang "memakan" profit anda. Setiap kali anda melakukan open-close position, semakin sering anda terkena "biaya spread".

Jadi, disarankan untuk tidak terlalu sering open-close posisi untuk menghemat biaya spread ini. Kalau anda merasa trend masih kuat dan searah dengan posisi, tetapi ingin mengamankan dulu profit yang sudah diperoleh, lebih baik geser saja stop loss, dari pada anda meng-close satu posisi kemudian membuka posisi lagi dengan arah yang sama.

Namun, saran pertama ini perlu di-review apabila anda trading melalui IB dan mendapatkan forex rebate dari setiap kali melakukan open position. Dalam kasus seperti ini, anda perlu mempertimbangkan antara pendapatan rebate per transaksi dengan spread yang harus anda tanggung.

Cara 2: Perlebar Stop Loss.

Ingatlah bahwa semakin lebar Stop Loss (secara teoritis), semakin tinggi pula kemungkinan anda untuk mendapatkan profit. Semakin sempit SL, berarti anda hanya memberi kesempatan yang sempit bagi harga untuk bergoyang sebelum mengikuti major trend yang sudah anda identifikasi. Bahasa gampangnya, SL yang terlalu sedikit itu semakin gampang kesabetnya. Itulah mengapa, banyak trader yang menganggap bahwa SL itu "mempercepat" kerugian. Jadi, berilah ruang yang cukup untuk goyangan harga ini supaya SL anda tidak terlalu mudah tersentuh.

Sebagai patokan untuk short term trading, SL sebaiknya berkisar antara 23-35 points. Meskipun demikian, harus tetap diingat bahwa Stop Loss sebaiknya ditetapkan "sebesar kerugian yang bisa anda tanggung". Dan saya tetap tidak menganjurkan anda untuk ber-trading tanpa stop loss, karena bagaimanapun, stop loss diperlukan untuk "membatasi" kerugian yang mungkin terjadi.

Cara 3: Perlebar Target Profit.

Jangan melakukan open position, kecuali jika anda yakin bisa mendapatkan profit 100 pips atau lebih. Apalagi melakukan open position berdasarkan "kayaknya bakalan ijo nih" atau malahan "ijo syukur, merah ya udah". Wah, kalau seperti itu tingkat keyakinannya, lebih baik nggak usah OP saja deh.

Ingatlah bahwa profit anda nantinya masih harus dipotong oleh spread, dan anda sudah menanggung resiko kerugian dengan membuka satu posisi. Jadi, jangan mau kalau cuma asal ijo doang.

Cara 4: Gunakan Time Frame 4H (atau lebih).

Banyak teman trader yang berpendapat bahwa TF 4H itu yang paling rendah false signal-nya. Juga, kalau anda berharap mendapat profit 100 pips lebih, maka menggunakan chart dengan TF yang relatif tinggi akan lebih masuk akal untuk mempermudah mengidentifikasi major trend yang sedang terjadi.

Nah, itu tadi cara-cara yang bisa dibilang simple untuk meningkatkan hasil trading anda. Intinya sebenarnya sih bagaimana kita sebisa mungkin mengatasi spread yang mengurangi perolehan profit kita. Oya, perlu saya ingatkan juga masalah margin management. Karena kita bermain di TF 4H dan memasang Stop Loss yang relatif lebar, maka ketahanan margin harus selalu diperhatikan. Oke, mau coba diaplikasikan? semoga berhasil. Sukses selalu untuk anda!

 

Rahmatrabani

Trader baru
3 Pendekatan Para Trader dalam Menanggapi Berita Forex


Ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan untuk melakukan trading berdasarkan waktu perilisan berita. Ada banyak trader yang suka melakukan trading dan membuat keputusan saat pengumuman yang sudah terjadwal di kalender ekonomi terjadi. Ada juga yang lebih suka memasuki pasar ketika kondisinya tidak begitu fluktuatif yakni sebelum rilis pengumuman.

Secara ringkas, ketiga pendekatan tersebut adalah:

1. Trading sebelum berita dirilis

Bagi trader yang ingin melakukan trading dengan kondisi tenang, bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Sesuaikan kerangka grafik waktu: scroll ke bawah ke grafik 5 menit kemudian amati periode 48 jam sebelum berita dirilis
  • Analisis waktu 48 sebelum rilis berita: identifikasi dan gambarkan level support dan resistance selama periode 48 jam untuk menentukan range jangka pendek
  • Entri waktu: trader dapat mencoba membeli pada support dan short pada resistance, tempatkan stop di bawah support dan di atas resistance. Target untuk perdagangan panjang dapat ditetapkan pada resistance dan target untuk posisi sell dapat ditempatkan di support
2. Trading saat berita dirilis

Ada 2 strategi paling umum yang digunakan para trader saat berita dirilis yakni InitialSpike Fade Strategy dan News Straddle Strategy. InitialSpike Fade Strategy dapat dilakukan dengan langkah berikut:

  • Pilih pasangan mata uang yang relevan. Pastikan berita utama sesuai dengan mata uang yang ingin diperdagangkan
  • Alihkan ke chart 5 menit tepat sebelum rilis berita
  • Amati penutupan candlestick 5 menit pertama. Grafiknya biasanya cukup besar. Saat harga mendekati spike high atau spike low, pudarkan pergerakannya dengan melakukan perdagangan berlawanan arah
  • Tempatkan stop pada 15 pips di atas nilai tertinggi untuk perdagangan pendek atau 15 pips di bawah nilai terendah untuk perdagangan panjang. Target bisa ditetapkan pada dua atau tiga kali jarak pemberhentian.
3. Trading setelah pemberitaan selesai dirilis

Para trader yang memilih melakukan trading setelah berita dirilis dapat memilih beragam strategi. Salah satunya adalah strategi mengikuti tren. Langkahnya adalah:

  • Tentukan arah tren pada grafik harian
  • Gambar garis support dan resistance
  • Pilih kerangka waktu forex antara 1-4 jam
  • Beli support dekat dalam tren naik dan jual resistance dekat saat tren turun.
Strategi trading lain yang juga dapat digunakan setelah perilisan berita forex adalah strategi news reversal. Simak langkah-langkahnya berikut ini:

  • Lonjakan harga awal. Berita dengan potensi pergerakan pasar yang besar umumnya mengarah pada lonjakan harga saat berita dirilis. Contohnya adalah pada poundsterling saat pengumuman Brexit
  • Trader dapat menunggu 10-15 menit waktu pembalikan untuk membawa harga kembali ke titik semula
  • Entri. Masukkan saat harga break di atas atau di bawah level pra-rilis
  • Tetapkan beberapa level target.

 

Rahmatrabani

Trader baru
TIPS DAN CARA MENGHASILKAN UANG DARI RUMAH


Dengan kondisi yang terjadi saat ini, di mana berbagai negara di dunia termasuk Indonesia sedang dilanda pandemi COVID-19, banyak orang yang melakukan sebagian besar aktivitas dan pekerjaannya #dirumahaja. Bahkan di beberapa daerah saat ini sudah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan adanya pemberlakuan tersebut, tentu dampaknya cukup terasa bagi sebagian orang yang masih mencari penghasilan tambahan.

Bahkan mungkin saat ini banyak dari mereka yang sudah tidak bekerja dan tengah membutuhkan pekerjaan. Pada akhirnya, sampai saat ini tidak sedikit orang yang tengah mencari cara untuk mendapatkan uang dan penghasilan tambahan di tengah situasi dan kondisi yang mengharuskan semuanya untuk tetap berada di rumah.

Solusi yang mungkin cocok bagi persoalan tersebut adalah investasi. Akan tetapi, tidak semua investasi menguntungkan di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Deposito kini bunganya rendah, sementara harga saham saat ini bahkan anjlok. Berharap untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kedua instrumen investasi tersebut rasanya kurang tepat.

Untuk saat ini dan ke depannya, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk tetap bisa menghasilkan uang adalah dengan cara trading forex karena peluang keuntungannya bisa didapatkan dari dua arah. Trading forex juga bisa dilakukan selaras dengan anjuran pemerintah untuk tetap #dirumahaja.

Trading Forex Itu Mudah & Bisa Dilakukan Dari Rumah

Meskipun trading forex ini seperti mudah untuk dilakukan, tetapi tak sedikit orang yang menganggap bahwa trading forex itu sulit karena membutuhkan gadget yang canggih. Bahkan, sebagian pemula menganggap bahwa trader yang hebat itu adalah mereka yang memiliki komputer atau laptop yang mumpuni ditambah dengan banyaknya layar monitor yang memperlihatkan chart dan harga.

Ditambah lagi dengan adanya anggapan bahwa jika ingin terjun ke dunia forex trading, maka ia harus menguasai ilmu matematika dan statistik, harus mengerti ekonomi dan politik serta harus bisa membaca chart dan menggunakan sejumlah indikator yang rumit dan juga banyak.

Intinya, trading forex itu sulit dan ribet. Padahal, semua anggapan tersebut belum tentu benar adanya. Justru, jika Anda beranggapan seperti itu, bukan trading nya yang sulit, tapi Anda sendiri yang membuatnya sulit untuk dilakukan dan dijalani.

Tips Sebelum Memulai Transaksi Trading Forex

Bagi Anda yang ingin mempelajari bisnis forex ini dan ingin tahu bagaimana cara melakukan transaksi trading forex, berikut sejumlah tips dan informasi mengenai cara paling mudah untuk memulai trading forex bagi pemula.

1. Pilih Broker Forex Resmi, Teregulasi dan Terpercaya

Cara pertama yang paling mudah dilakukan sebelum memulai transaksi pertama Anda adalah memilih dan menentukan broker forex yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Seperti yang kita semua ketahui, broker forex lokal maupun luar yang beroperasi di Indonesia saat ini sudah sangat banyak dan mudah untuk ditemukan. Mulai dari yang abal-abal, yang tidak memiliki kantor dan legalitas yang jelas, hingga broker yang memang teregulasi secara resmi oleh pemerintah Indonesia.

Nah, di sinilah Anda perlu waspada. Biasanya, yang paling gencar dalam melakukan promosi di internet itu adalah broker-broker yang memiliki kredibilitas tidak jelas di mata pemerintah Indonesia.

Untuk meminimalisir kesalahan dalam memilih broker forex, Anda bisa mencari informasi seputar broker forex yang memiliki regulasi dan legalitas yang jelas melalui website resmi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

2. Sesuaikan Tipe Akun Dengan Kebutuhan Trading Anda

Setiap broker forex di Indonesia sudah pasti memiliki tipe akun tertentu yang ditawarkan kepada setiap calon nasabahnya, di mana setiap akun tersebut memiliki keunggulannya masing-masing. Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika Anda memilih akun trading berdasarkan kebutuhan dan gaya transaksi Anda dalam trading forex.

Misalnya, Anda bergabung menjadi nasabah di FOREXimf, kemudian Anda memilih tipe akun Easy400. Produk ini memiliki keunggulan dalam leverage-nya yang besar hingga 1:400. Dengan Easy400, Anda akan memiliki lebih banyak amunisi untuk bertarung di pasar forex.

Selain itu, akun Easy400 ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki gaya trading tipe trader harian. Artinya, Easy400 amat sesuai bagi Anda yang lebih memilih trading dalam jangka waktu harian (mengakhiri setiap posisi transaksi dalam satu hari).

Tetapi apabila Anda seorang trader scalping atau yang bergaya trading dalam waktu cukup singkat (1-5 menit), maka akun Optima akan lebih cocok untuk Anda karena memiliki keunggulan pada spread-nya yang rendah. Dengan demikian Anda akan lebih cepat untuk BEP, dan profit tentunya.

3. Pahami Money Management dan Risk Management

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan transaksi trading forex, Anda harus cermat dalam mengatur dan mengelola keuangan serta risiko per transaksinya. Seperti yang kita ketahui, risiko merupakan sesuatu hal yang melekat dan selalu ada pada setiap bisnis. Sehingga, risiko ini tidak mungkin bisa dihindari apalagi diabaikan.

Justru yang ada, risiko ini ditekan dan diminimalisir sebaik mungkin melalui manajemen modal dan risiko. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami dan mengimplementasikan manajemen modal dan risiko yang baik di bisnis forex ini.

Mengenai manajemen modal dan risiko ini, Anda bisa memulai dari cara Anda mengatur batasan risiko yang siap Anda tanggung setiap kali Anda melakukan transaksi. Tujuannya jelas, yaitu untuk mengatur ketahanan dana Anda agar tidak mengalami kerugian yang besar melebihi batasan risiko yang telah Anda tentukan.

Contohnya, Anda memiliki ketahanan dana di atas 50 juta Rupiah. Lalu, Anda mengatur risiko untuk setiap transaksinya di kisaran 5 juta per transaksi. Dengan manajemen modal dan risiko seperti ini, maka Anda akan memiliki kemampuan 10 kali transaksi untuk mendapatkan peluang profit dari trading forex.

4. Siapkan Trading Plan

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan transaksi trading forex, maka pastikan Anda telah memiliki trading plan yang baik. Mulai dari cara mengambil keputusan trading, risiko yang sanggup diterima, sampai dengan pengaturan modal yang digunakan. Semua hal tersebut harus tercatat dengan baik di trading plan Anda.

Contoh:
Anda adalah seorang trader harian, oleh karena itu Anda memilih produk Easy400. Anda hanya mengambil keputusan trading maksimal 3 kali. Dengan syarat, sinyal sudah terkonfirmasi dengan batasan risiko yang sanggup Anda terima dan telah sesuai dengan manajemen modal trading Anda.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Cara Kerja Trading Forex


Sebagian orang mungkin beranggapan bahwa trading forex itu judi atau gambling, alias untung-untungan karena hanya mengandalkan faktor keberuntungan atas prediksi-prediksi yang dibuat.

Faktanya, trading forex bukanlah judi. Trading forex sendiri merupakan salah satu aktivitas perdagangan yang diatur dan diawasi secara ketat oleh badan pemerintah, khususnya Indonesia melalui Bappebti.

Bahkan, setiap perubahan harga yang terjadi di pasar forex bukan karena dikendalikan oleh pihak tertentu, melainkan perubahan harga tersebut memang betul-betul terjadi sesuai dengan harga yang sebenarnya.

Justru, perubahan dan pergerakan harga itu dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi nilai tukar dari mata uang tersebut.

Trader, dalam hal ini orang yang melakukan transaksi trading forex, mengelola dan menjalankan setiap transaksinya secara mandiri melalui perantara broker forex sebagai pihak yang dipercaya sebagai "penghubung" antara ia dengan pasar dunia.

Tidak hanya sebagai "penghubung", broker forex sebagai penyedia fasilitas transaksi pun menyediakan rekening terpisah untuk keamanan dana nasabahnya (trader), alat dan sarana transaksi, layanan edukasi, serta layanan lainnya yang membantu dan memudahkan Anda dalam bertransaksi.

Kapan Waktu Trading Forex Dilakukan?

Perdagangan di pasar forex dapat dilakukan 24 jam sehari selama 5 hari dalam seminggu. Bisa juga dikatakan bahwa pasar forex selalu buka tanpa ada jeda istirahat.

Bagi kebanyakan trader forex, ini merupakan hal yang menguntungkan karena akan selalu ada peluang yang terbuka untuk dapat melipatgandakan keuntungan di trading forex kapan saja tanpa perlu mengenal waktu.

Di samping itu, kegiatan trading forex ini pun bisa menjadi sangat fleksibel sehingga Anda tidak perlu khawatir akan waktunya yang bertabrakan dengan jam kerja ataupun waktu bersama keluarga dan orang yang Anda sayangi.

Apalagi ditengah kondisi seperti sekarang ini, di mana sebagian dari kita mungkin ada yang menjalani Work From Home (WFH) mengikuti anjuran dari pemerintah untuk tetap #dirumahaja selama pandemi COVID-19 ini. Artinya, trading forex bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Namun satu hal yang perlu Anda ingat adalah, waktu untuk trading forex terbagi dalam beberapa sesi dan tidak setiap jam-nya trading forex ini selalu ramai.

Meskipun selalu buka 24 jam selama 5 hari dalam seminggu, pasar forex tetap memiliki hari dan jam tertentu ketika aktivitas trading di pasar forex akan sangat ramai dan ada juga waktu ketika aktivitas di pasar forex sepi.

Semakin ramai pasar forex, maka semakin besar pula peluang untuk mendapat keuntungan. Sebaliknya, semakin lengang pasar forex, maka makin sedikit pula kesempatan untuk dapat menghasilkan profit. Oleh karena itu, wawasan terkait waktu dan jam trading forex ini teramat penting untuk Anda ketahui.

Anda bisa menyesuaikan strategi trading Anda dengan karakter masing-masing sesi trading forex. Tujuannya, supaya diperoleh hasil maksimal dari setiap perdagangan Anda.

Waktu Pasar Forex (Market Hours)

Pertama-tama, kita harus mengetahui bahwa waktu trading forex dibagi menjadi beberapa sesi utama, yaitu:

  • Sesi Sydney (Australia),
  • Sesi Tokyo (Asia),
  • Sesi London (Eropa),
  • Sesi New York (Amerika).
Seperti kita ketahui, ada perbedaan waktu cukup panjang antara Australia dan Amerika (sekitar 16 jam). Inilah yang membuat pasar trading forex tidak pernah tidur.

Saat pasar di satu negara tutup, pasar lain sedang buka, demikian seterusnya. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat kapan jam buka dan jam tutup pasar forex per wilayah.

Panduan jam trading forex tersebut dapat dijadikan acuan, kecuali saat Amerika Serikat dan beberapa negara lain memberlakukan Daylight Saving Time (DST).

Ketika DST, jam trading forex bisa digeser maju 1 jam, demikian pula jadwal peristiwa-peristiwa penting dalam kalender ekonomi.

Di Mana Trading Forex Dilakukan?

Sekarang di mana pun Anda berada, Anda bisa trading forex — yang penting Anda terkoneksi dengan jaringan internet.

Perkembangan market forex yang sangat pesat dan diiringi oleh tumbuhnya broker forex yang menjadi mitra Anda dalam trading menjadi paduan yang sangat pas.

Sistem trading forex online ini tentunya sangat membantu, tetapi Anda juga harus berhati-hati dalam memilih broker online.

Pilihlah broker forex terpercaya yang teregulasi secara resmi untuk keamanan Anda dalam melakukan trading.

Aplikasi Trading Forex

MetaTrader 4 adalah software trading yang sudah sangat dikenal di kalangan para pelaku pasar. MetaTrader 4 digunakan untuk bertransaksi berbagai instrumen keuangan.

Platform ini dapat diinstall di berbagai media seperti PC, laptop, hingga smartphone. MetaTrader 4 menyediakan alat dan sumber daya yang diperlukan untuk menganalisis dinamika harga instrumen keuangan dan membuat transaksi perdagangan.

Modal Trading Forex

Sebuah bisnis bisa dikatakan gagal jika modalnya tidak cukup kuat, bukan?

Lalu berapa besar modal yang sebaiknya dimiliki sebelum memulai trading forex?

Jawabannya, relatif. Tidak ada yang benar atau salah. Justru, benar atau salahnya itu tergantung dari strategi dan gaya trading yang digunakan oleh masing-masing trader sendiri, berapapun modalnya.

Kendala dalam Trading Forex

Setiap bisnis pasti memiliki kendala yang mengakibatkan bisnisnya sulit untuk berkembang. Salah satu kendala yang paling umum terjadi adalah tidak adanya pengetahuan akan risiko serta cara untuk mengantisipasinya guna meminimalisir kerugian yang mengakibatkan tradingnya selalu merugi.

Hal ini sangat umum terjadi karena ada sedikit rasa malas untuk belajar, terutama tentang bagaimana cara mengelola modal dan risiko.

Padahal, manajemen modal dan risiko ini merupakan hal yang sangat penting guna meminimalisir kerugian-kerugian yang diderita.

Bukankah setiap bisnis itu memiliki risiko? Bahkan tidak ada cara instan agar bisnis itu bisa langsung menguntungkan. Semuanya membutuhkan proses dan kerja keras.

Alasan Kenapa Anda Harus Trading Forex

Pemula yang masih belajar forex mungkin banyak yang bertanya, "Apa sih keunggulan trading forex dibanding produk lainnya?"

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, market forex merupakan pasar yang sangat potensial dilihat dari tingkat likuiditas yang tinggi dan tentunya terus berkembang pesat dari waktu ke waktu.

Jika dilihat dari waktu perdagangan, forex sangat cocok untuk semua orang di seluruh belahan dunia. Trading forex tidak perlu menunggu pembeli ketika kita akan menjual. Begitupun juga ketika kita akan membeli, kita tak perlu menunggu orang untuk menjual.

Dalam trading forex, mata uang diperdagangkan dalam berbagai ukuran dengan satuan lot, semakin besar ukuran transaksi maka semakin besar peluang keuntungannya ataupun kerugiannya.

Sesuai dengan prinsipnya, "High Risk - High Return."

Namun hal tersebut bukan menjadi masalah dalam trading forex karena adanya "pengungkit" atau leverage untuk meningkatkan nilai transaksi sehingga seorang trader bisa memetik keuntungan saat harga naik ataupun turun (two ways opportunity).

Jadi dapat disimpulkan bahwa, bisnis forex ini memiliki keuntungan utama dibandingkan dengan bisnis lainnya yang serupa, yaitu:

  • Leverage yang berguna untuk meningkatkan nilai transaksi, dan
  • Two ways opportunity atau peluang dua arah, yang mana kita masih bisa memperoleh peluang keuntungan kemanapun arah harga bergerak. Sederhananya, mau harga naik ataupun turun — kita tetap bisa untung.

 

Rahmatrabani

Trader baru
POLA PIKIR YANG DAPAT MEMBUAT ANDA RUGI DALAM TRADING FOREX


Segala sesuatu yang berlebihan, biasanya akan berakibat buruk. Sebagai contoh dalam ilmu kedokteran, sel darah merah dan sel darah putih harus berada dalam porsi seimbang. Begitupun dengan trading forex.

Untuk memperoleh hasil trading yang realistis dan konsisten, Anda harus menjauhkan pemikiran dan ekpektasi yang berlebihan dari trading forex yang Anda lakukan. Hal itu dapat menjadi duri dalam daging karena berpotensi menghancurkan account trading Anda.

Berikut beberapa contoh pemikiran yang berlebihan tentang forex trading.

Semua masalah finansial “Beres” dengan trading forex

Trading dijadikan salah satu alternatif dalam mengatasi segala badai cobaan untuk masalah keuangan pribadi. Ada yang kekurangan uang, berharap dapat melipatgandakan uang dengan trading forex. Ada juga yang sedang terlilit hutang, berharap dapat segera membayarkan hutangnya dengan melakukan bisnis forex.

Intinya semua beres. Pemikiran berlebihan ini tentunya akan membebani mereka saat melakukan trading forex. Mereka mengharapkan hasil instant sehingga masalah mereka terselesaikan.

Perlu diingat, memang betul prospek dari trading forex sangatlah menjanjikan, namun untuk sukses bisa dari forex trading diperlukan proses dan waktu yang tidak singkat.

Ingin segera melipatgandakan modal

Pikiran ini biasanya hinggap di benak pemikiran para trader pemula. Pada kenyataannya diperlukan waktu yang tidak singkat untuk dapat melipatgandakan modal dan keuntungan dengan trading forex dan profit secara konsisten.

Semakin Anda ingin cepat melipatgandakan modal trading Anda, biasanya akan membawa Anda ke jurang kehancuran. Trading forex ini membutuhkan kesabaran, disiplin dan pengaturan money management yang ketat agar Anda bisa menghasilkan profit konsisten.

Tidak ingin melewatkan setiap momen di market

Biasanya pemikiran ini timbul dari para trader yang hasil tradingnya belum konsisten dan sedang mengalami kerugian. Akibatnya mereka menjadi emosional dan selalu ingin membuka posisi di pasar agar segera dapat menutupi kerugian mereka.

Semakin sering Anda masuk ke pasar, bukan berarti semakin besar juga peluang Anda untuk menghasilkan keuntungan darinya. Justru keputusan yang tidak didasari dengan analisis yang objektif akhirnya akan menghancurkan account trading Anda.

Oleh karena itu, dalam trading forex ini sebaiknya Anda harus bisa bersabar. Lakukan analisis dengan lebih objektif terlebih dahulu sebelum Anda masuk ke pasar sehingga Anda bisa terhindar dari over-trade.

Agar account trading forex Anda bisa tahan lama, Anda harus bisa menjauhi pemikiran-pemikiran yang berlebihan seperti diatas. Anda harus menanamkan suatu pemikiran bahwa sukses dalam trading forex diperlukan proses dan waktu yang tidak singkat. Teruslah berusaha dan berdoa.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Tiga Kata Terbodoh Dalam Trading Forex


Menurut Anda, apa tiga kata terbodoh dalam trading forex? Menurut Boris Schlossberg, analis BK Asset Management, tiga kata itu adalah "News Doesn't Matter" (Berita Nggak Penting). Sering sekali para trader mengatakan demikian, padahal ini adalah pengabaian yang fatal.

Dalam newsletter-nya akhir pekan lalu, ia menuliskan bahwa amat mengejutkan baginya betapa banyak orang yang meyakini kalau menghasilkan uang di pasar hanya butuh algo dan chart. Ia mengumpamakan orang-orang itu seperti oracle jaman kuno yang berusaha meramalkan masa depan dengan melihat -maaf- kotoran kaisar.

Schlossberg menegaskan dirinya memang banyak dianggap sebagai analis fundamental, tetapi sebenarnya ia mengutamakan bertrading secara teknikal. Ia pun mengakui bahwa trading dengan fundamental itu sangat berbahaya. Namun demikian, semua itu tidak berarti bahwa ia tidak menghargai penggerak harga paling penting, yaitu BERITA.

Para pengguna teknikal suka berbicara tentang supply dan demand di pasar, support dan resisten harga, namun, apa yang sejatinya menciptakan demand dan supply? Pencipta demand dan supply bukanlah garis-garis fibo, melainkan BERITA.

Para pengguna teknikal sesungguhnya benar dalam menganggap bahwa berita tidak begitu penting dalam jangka panjang. Tren yang lebih besar digerakkan oleh motif-motif politik atau moneter jangka panjang, dan dalam kerangka yang lebih besar, pasar sebenarnya tidak peduli pada angka NFP bulan lalu atau bulan ini. Namun, kebanyakan trader teknikal sebenarnya tidak menahan posisi trading hingga beberapa bulan. Sembilan puluh persen trader retail bertrading secara day trading. Dan jika Anda bertrading pada chart 5 menit (5M), maka sebaiknya Anda tahu siapa itu Mario Draghi atau Glenn Stevens, bagaimana pergerakan harga minyak, pergerakan S&P, atau data PMI Jerman.

Kenapa? Karena jika Anda tidak memperhatikan hal-hal itu, maka Anda akan selalu kena stop loss dan Anda akan selalu bertampang memelas kaget seakan menjerit, "Ya Tuhan, kenapa aku? kenapa aku kalah terus? kenapa aku tak bisa dapat posisi yang benar?"

Mempelajari tentang berbagai rilis ekonomi dari negara-negara G-10 dan korelasi antar pasar (intermarket) membutuhkan waktu, tetapi itu sebenarnya tidak sulit. Sekedar memahami apa bedanya Tankan, IFO, dan rilisan University of Michigan saja bisa membuat trading jadi lebih baik.

Memahami berita tidak mengharuskan Anda punya opini tertentu tentang berita itu; faktanya, salah satu langkah terburuk trader adalah bila ia melakukan buy atau sell berdasarkan perkiraan rilis berita bagus atau jelek. Fungsi dari mengetahui berita adalah meminimalisir risiko dengan menyingkir dari pasar saat rilis terjadi; bukan untuk memaksimalkan reward. Tanpa menghiraukan hal ini, maka yang terjadi adalah seperti dialami oleh trader algo ketika rapat ECB Desember memicu Euro bergerak vertikal 400 poin dalam kurang dari 24 jam.

Namun pergerakan masif satu arah seperti itu bukanlah sebab utama kenapa trader loss. Sebab yang lebih umum, terjadi setiap hari, menurut Schlossberg, adalah seperti ketika seseorang mengatakan, "Saya shorting USD/CAD pada chart 15 menit -kelihatannya RSI/MACD/sebut-indikator-apa-saja berbalik."

Benar begitu?

Tidakkah Anda menengok harga minyak sebelum membuka posisi tersebut? Apakah Aharga minyak mentah menunjukkan tanda mencapai level harga terendah dan akan rebound? Menengok korelasi dasar antar pasar, seperti hubungan antara Dolar Kanada dengan harga minyak, adalah penting untuk memastikan posisi trading tidak berbuah loss.

Tanpa memperhatikan hal-hal seperti rilisan indikator ekonomi dan korelasi intermarket, trading teknikal bisa destruktif. Intinya, berita itu penting.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apa Itu Introducing Broker Dan White Label?


Dalam memasarkan produk dan mengumpulkan klien, hampir semua broker besar menjalin kerja-sama dengan pihak ketiga. Selain untuk memperluas jaringan pemasaran hingga mancanegara, sistem kerja yang demikian bisa lebih efisien dan menguntungkan. Mereka yang menjalin kerja-sama dengan para broker tersebut dikenal sebagai Introducing Broker (IB) dan White Label (WL). Apa Itu Introducing Broker dan White Label?

Introducing Broker (IB)

Introducing Broker (IB) adalah sistem kerjasama yang paling sederhana antara broker dengan pihak ketiga. Tugas utama pihak ketiga yang menjadi IB yaitu mengumpulkan klien untuk broker, dan atas jasanya IB akan memperoleh imbalan (reward). IB bisa perorangan atau sebuah perusahaan berbadan hukum. Proses untuk melamar sebagai IB cukup mudah dan sederhana. Setelah disetujui, IB akan memperoleh nomor (ID), link referensi dan materi untuk promosi. Untuk perorangan biasanya disyaratkan calon IB harus sudah menjadi klien broker yang bersangkutan.



Dua sistem reward yang diberikan kepada IB adalah:

  1. Fee atau pembayaran langsung atas setiap klien yang diperoleh IB, besarnya tergantung dari jenis account yang dibuka dan jumlah deposit awal klien.
  2. Spread sharing, dimana IB akan memperoleh sebagian keuntungan dari spread yang ditetapkan broker setiap kali klien melakukan transaksi.
Di AS, IB yang sukses biasanya adalah perusahaan investasi atau broker kecil yang telah mempunyai klien, trader yang sudah mapan, penasehat investasi, pemilik website finansial atau trading dengan pengunjung tetap yang cukup banyak.

White Label (WL)

White Label (WL) setingkat diatas IB. WL bisa perorangan atau sebuah perusahaan berbadan hukum yang ingin menjadi broker forex dengan merek sendiri. Pada dasarnya sistem kerja WL hampir sama dengan IB, hanya saja WL mendapat fasilitas lebih dari broker utama (Prime Broker) antara lain pasang merek dan logo sendiri pada platform trading, menentukan spread sendiri dan mengelola klien sendiri (broker utama tidak berhubungan dengan klien WL, melainkan semata menyediakan teknologi saja).



Sistem kerja-sama antara broker utama dan WL tertuang dalam sebuah perjanjian atau kontrak. Ada dua jenis WL yaitu Full WL dan Limited WL. Full WL adalah WL yang bisa menerima deposit dari klien dan melakukan pembayaran withdrawal serta mengerjakan fungsi management account klien, sementara Limited WL menyerahkan urusan deposit dan withdrawal klien serta management account kepada broker utama.

Yang tidak bisa diatur oleh WL (baik Full maupun Limited) adalah:

  • Simbol pasangan mata uang untuk trading
  • Jam pembukaan dan penutupan pasar
  • Segala sesuatu yang berhubungan dengan keamanan sistem komputer.
Namun demikian broker utama harus memberikan support penuh kepada WL, baik yang berhubungan dengan eksistensi sistem komputer untuk trading maupun administrasi account klien.

Selain dari reward yang diperoleh dari broker utama (tergantung perjanjian), WL juga memperoleh keuntungan dari pengaturan spread serta jasa lain yang diberikan untuk klien.


 

Rahmatrabani

Trader baru
2 MINDSET TRADING YANG WAJIB ANDA HINDARI BESERTA ALASANNYA!


Mindset merupakan salah satu hal penting yang dapat mempengaruhi kita dalam melakukan suatu tindakan dikemudian hari. Apabila mindset kita positif, biasanya kita akan melakukan sesuatu yang positif dan menghasilkan sesuatu yang positif pula.

Namun apabila mindset kita negatif, biasanya akan berakibat terhadap segala hal yang akan kita lakukan dan hasil dari tindakan tersebut biasanya akan negatif juga.

Begitupun dalam trading forex, bukan hanya mindset negatif yang akan menyebabkan kegagalan, tetapi harapan yang terlalu tinggi dan berlebihan juga akan berakibat fatal.

Pada artikel ini, saya akan membahas 2 mindset berbahaya yang pada umumnya ada pada diri seorang trader yang berpotensi dapat menghancurkan account tradingnya.

Anda sebaiknya harus berusaha menjauhi mindset berikut ini jika Anda ingin tetap eksis di dunia forex trading.

1. Mindset Trading: Berharap Berlebihan

Jika Anda berpikir bahwa trading forex adalah satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan dalam hidup, biasanya hal ini akan menjadi duri dalam jerami yang akan mengakibatkan kegagalan dalam bertrading.

Menurut saya, menjadi hal yang keliru apabila seorang trader sangat berharap mendapatkan kesuksesan finansial dari hasil trading forex.

Kenapa saya berpikir demikian?

Karena menurut saya, apabila menanamkan mindset tersebut cenderung akan memaksakan profit pada setiap transaksi yang dilakukannya.

Dari fakta yang berkembang di masyarakat, hampir mustahil seorang trader akan benar-benar sukses selama ia tidak mempunyai keinginan yang kuat untuk selalu belajar secara maksimal dan selalu mengantisipasi pergerakan harga pasar.

Trader yang menghilangkan mindset diatas, tidak merasa terbebani untuk selalu memperoleh keuntungan, dan menanamkan sikap santai dalam bertrading, biasanya akan dapat melihat pasar dengan kacamata yang lebih obyektif dan tidak akan selalu memaksakan diri untuk masuk ke dalam pasar.

Jika Anda memiliki mindset berharap berlebihan terhadap trading forex, Anda harus berusaha untuk menghilangkan mindset tersebut sehingga Anda akan terhindar dari perilaku "tangan gatel" untuk masuk ke pasar, dan Anda pasti tidak telalu fokus pada hasil trading yang akan Anda peroleh.

Anda tidak perlu takut kehilangan moment untuk mendapatkan keuntungan karena pasar selalu terbuka lebar selama 24 jam dalam 5 hari sehingga ada begitu banyak kesempatan yang bisa Anda dapatkan apabila salah satunya terlewat.

Artinya, kesempatan untuk mendapatkan profit dari trading forex akan selalu ada dan terbuka lebar untuk Anda selama Anda bisa trading secara objektif dan tidak memaksakan profit yang berlebihan.

2. Mindset Trading: Hari Ini Saya Harus Profit

Mindset seperti ini selalu timbul pada trader pemula. Trader pemula biasanya selalu mengharapkan hasil trading yang maksimal dari setiap posisi yang telah ia pasang di pasar tanpa memperdulikan kenyataan bahwa sangatlah sulit mengharapkan hasil yang pasti dari setiap trading yang di lakukan.

Hal itu disebabkan karena dalam trading, walaupun Anda memiliki sistem trading yang paling hebat sekalipun, tidak akan pasti dapat menghasilkan keuntungan 100%. Pasti kadang Anda akan sesekali mendapatkan kerugian dan sesekali mendapatkan profit.

Anda hanya akan mengetahui hasil akhir trading Anda setelah Anda melakukan trading dalam beberapa periode waktu tertentu. Anda harus selalu fokus dengan sistem trading yang Anda miliki dan anda bisa mengevaluasinya setelah melalui beberapa periode.

Janganlah berpikiran selalu jelek mengenai kerugian, karena kerugian pasti tidak bisa dihindarkan. Apabila hasil kerugian Anda lebih sedikit dari hasil keuntungan Anda, itu sudah dapat dikatakan Anda memperoleh sebuah keuntungan.

Jika Anda selalu berfokus pada mindset trade hari ini saya harus profit’, maka Anda tidak akan mengetahui keefektifan trading sistem yang Anda gunakan karena perlu periode waktu trading tertentu untuk dapat mengujinya.

Ubahlah mindset Anda menjadi fokus pada strategi dan sistem trading yang anda gunakan. Jika tidak sesuai dari yang Anda harapkan, evaluasilah sistem trading Anda.

Diperlukan kedisiplinan dan konsistensi dalam Anda menguji sistem trading Anda.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Target Trader Pemula Yang Realistis


Target adalah bagian terpenting untuk mencapai sukses dalam bidang pekerjaan apapun termasuk trading forex. Namun demikian sering kali target sulit tercapai karena melebihi apa yang seharusnya bisa dicapai. Sebagai contoh seorang trader pemula mentargetkan untuk bisa selalu profit jika ia bisa trading dengan full time, tetapi ternyata tidak demikian karena trader tersebut belum tahu bagaimana seharusnya trading dengan benar.

Membuat target jangka panjang memang perlu, tetapi akan sulit dicapai tanpa terlebih dahulu mengejar target dalam waktu dekat yang lebih realistis. Trader seharusnya fokus pada target jangka pendek yang lebih realistis terlebih dahulu sebelum melihat sasaran dalam jangka panjang. Berikut ini target jangka pendek yang realistis dan bisa membuat trader termotivasi untuk mengejar target jangka panjang:

Bisa trading dengan benar

Terutama bagi trader pemula yang merasa baru atau sedang belajar, target jangka pendek adalah bisa trading dengan benar dengan tidak terlalu fokus pada profit yang dihasilkan. Buatlah target untuk setiap sekian kali trade Anda tidak mengalami kerugian, atau bisa breakeven (balik modal). Jika target ini bisa dicapai, coba Anda membuat target berikutnya untuk bisa profit setiap sekian kali trade.

Untuk bisa mencapai target jangka pendek tersebut Anda harus mempunyai strategi dan metode trading yang efektif serta money management yang memadai. Buatlah rencana trading sesuai dengan strategi tersebut dan jalankan dengan disiplin. Anda harus menerapkan langkah-langkah sesuai urutan dalam rencana trading, dan hendaknya selalu konsisten dalam menjalankan proses tersebut. Proses trading yang konsisten berakibat pada hasil trading yang konsisten pula, oleh karena itu Anda harus fokus pada proses dalam trading, bukan pada hasil akhir yang Anda harapkan.

Tidak terburu-buru membuat target ‘trading for a living’

Trader sering membuat target setelah sekian lama trading di account riil ia akan menjadikan trading sebagai sumber penghasilan utamanya atau ‘trading for a living’, tanpa mempertimbangkan konsistensi hasil trading dan pengalaman yang memadai. Dengan menjadikan trading sebagai sumber penghasilan artinya Anda dituntut untuk lebih sering menghasilkan profit sehingga bisa menyebabkan tekanan mental yang membuat Anda sulit mengendalikan emosi. Hal ini bisa membuat Anda over trading, atau mengambil resiko yang tinggi guna mencapainya yang pada akhirnya bisa menghancurkan account Anda.

Dari hasil survey, kebanyakan trader pemula memulai trading di account riil dengan dana dibawah USD 5,000. Untuk trading for a living tentunya belum cukup jika hanya bisa profit 50% atau 100% setahun, mungkin 500% per tahun atau lebih baru bisa mencukupi. Target profit sebesar itu tentunya tidak realistis bagi trader yang belum lama bermain di account riil. Trading for a living memerlukan profit yang konsisten sehingga account Anda bisa berkembang dengan wajar. Dengan demikian target Anda setelah trading di account riil seharusnya menghasilkan profit yang konsisten selama periode waktu tertentu, bukan trading for a living.

Benar-benar mencintai pekerjaan trading

Biasanya para trader yang telah sukses mencintai pekerjaan trading, selalu ingin tahu perkembangan pasar dan ingin menjadi trader yang terbaik. Target Anda seharusnya tidak hanya sekedar menjadi trader tetapi benar-benar mencintai pekerjaan trading sehingga bisa memotivasi Anda untuk bisa trading dengan lebih baik.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Kelebihan dan Kekurangan

Beberapa kelebihan menggunakan handphone, smartphone, atau gadget dalam forex trading ;

  • Kemudahan akses. Anda bisa membuka metatrader, cek transaksi yang sedang berjalan, membuka transaksi, menutup transaksi, dan juga mengatur transaksi trading anda dimanapun selama masih mendapatkan sinyal internet .
  • Relatif murah. Banyaknya jenis paket internet yang ditawarkan provider memberikan keuntungan tambahan berupa biaya operasional internet yang relatif lebih murah. Hal ini didukung juga dengan aplikasi metatrader mobile yang hemat data dalam operasionalnya .
  • Terjangkau. Tidak diperlukan handphone, smartphone, atau gadget yang mahal untuk mengoperasikan metatrader mobile. Android versi lama yang masih menggunakan sistem operasi froyo atau gingerbread pun bisa digunakan .
Kekurangan menggunakan handphone, smartphone, atau gadget dalam forex trading ;

  • Terbatas. Feature dalam metatrader mobile tidak selengkap metatrader versi komputer desk sehingga tidak semua kebutuhan trading anda terpenuhi.
  • Tidak mendukung custom indikator, script, dan EA (robot trading). Jika menggunakan sistem trading yang menggunakan custom indikator, anda tidak dapat menggunakannya dalam smartphone atau gadget . Sejauh ini metatrader mobile tidak memberikan dukungan untuk hal ini.
  • Butuh layar yang cukup besar. Jika smartphone atau gadget anda mempunyai tampilan layar yang kecil, kemungkinan besar aplikasi metatrader mobile jadi tidak praktis untuk digunakan. Idealnya diperlukan gadget dengan lebar layar 4 inci atau lebih agar nyaman menggunakan metatrader mobile.
  • Kurang praktis. Langkah yang diperlukan untuk membuka transaksi, menutup transaki, dan memodifikasi transaksi tidak sepraktis metatrader versi komputer. Bagi scalper, tentunya hal ini akan cukup menggangu.

 

Rahmatrabani

Trader baru
NYARI UNTUNG MALAH BUNTUNG? INI ALASAN KENAPA ANDA BISA LOSS

Ada banyak sekali trader yang melakukan trading di pasar forex. Sebagian dari mereka ada yang benar-benar bisa mendapatkan keuntungan dan meraih kesuksesan dari forex trading, namun tidak sedikit juga dari mereka yang gagal dan mengalami kerugian dalam trading forex-nya.

Terdapat sejumlah faktor yang menghambat seorang trader dalam mencapai tujuan dari trading forex yang dilakukannya. Berikut beberapa kesalahan umum yang seringkali dilakukan dalam trading forex.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Trader Forex

1. Dipengaruhi oleh Emosi

Kesalahan terbesar yang dilakukan seorang trader forex adalah terpengaruh oleh emosi dalam mengambil suatu keputusan. Kesuksesan dalam trading forex berarti mencapai sejumlah kemenangan besar disamping mendapati kerugian-kerugian kecil. Dengan kata lain, seorang trader bisa disebut berhasil dalam trading forex jika sudah bisa mendapatkan profit secara konsisten walaupun di beberapa transaksinya mengalami kerugian.

Hal ini sangat wajar, dari ratusan bahkan ribuan transaksi yang telah dilakukannya, kerugian pasti pernah di alami. Sangat tidak mungkin dari sekian banyak transaksi yang pernah dilakukan selama kurun waktu satu tahun, misal – satu pun tidak pernah mengalami kerugian.

Artinya, selama kerugiannya tidak melebihi keuntungan yang di dapatkan atau bahkan tidak melebihi toleransi risiko yang sudah di tetapkan serta tetap konsisten menjalankannya sesuai dengan trading plan yang dibuat, seorang trader sudah bisa disebut sebagai trader yang berhasil.

Akan tetapi pada umumnya, ketika seorang trader mengalami banyak kerugian berturut-turut; akan sulit untuk ditangani secara emosional. Karenanya, kesabaran dan kepercayaan diri seorang trader sangat diperlukan agar tidak terpengaruh ketika akan mengambil suatu keputusan.

Oleh sebab itu, seorang trader perlu membuat trading plan dan memahami cara menggunakan strategi forex agar tetap konsisten dan disiplin dalam setiap transaksi yang dilakukannya.

2. Trading Tanpa Perencanaan

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mencapai kesuksesan dalam trading forex adalah dengan mengikuti rencana (trading plan) yang telah ditetapkan.

Ada pepatah mengatakan, “Failing to plan is planning to fail.”

Seorang trader dikatakan dapat meraih kesuksesan dalam trading-nya apabila ia memiliki rencana, strategi, dan manajemen risiko yang baik.

Oleh sebab itu, mengikuti trading plan dan strategi yang telah ditetapkan dapat membantu Anda dalam menghindari sejumlah kesalahan umum yang dilakukan sejumlah trader forex.

3. Tidak Beradaptasi dengan Kondisi Pasar

Bahkan sebelum pasar dibuka, Anda harus membuat rencana untuk setiap trading yang akan dilakukan. Melakukan analisa dan merencanakan gerakan serta counter-moves untuk setiap situasi potensial dalam pasar; secara signifikan dapat mengurangi risiko loss (kerugian) besar yang tidak terduga.

Ketika pasar berubah, ini menghadirkan peluang dan risiko baru. Tidak ada obat mujarab atau “sistem” yang bisa terus bertahan dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, trader sukses ialah dia yang mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan memodifikasi strategi mereka agar sesuai dengannya.

Melalui proses edukasi dan adaptasi yang baik, mereka tetap unggul dan terus menemukan cara-cara baru dan kreatif untuk mengambil keuntungan dari pasar forex yang berkembang.

4. Trial & Error

Tak perlu diragukan lagi, trial and error adalah cara paling mahal belajar forex. Namun, menemukan strategi trading yang tepat dengan belajar dari kesalahan bukanlah cara yang efisien dalam trading di pasar mana pun.

Itu karena pasar forex sangat berbeda dengan pasar ekuitas, kemungkinan seorang trader baru mengalami kerugian sangatlah tinggi.

Oleh sebab itu, cara paling efisien untuk menjadi seorang trader yang sukses adalah dengan belajar dari pengalaman para trader yang sukses.

Hal itu dapat dilakukan melalui edukasi formal mengenai trading, atau melalui edukasi dengan seseorang yang memiliki rekam jejak yang terbukti.

Salah satu cara terbaik untuk menyempurnakan keterampilan Anda adalah dengan mengikuti trader yang sukses, terutama ketika Anda memiliki jam latihan sendiri dan menambahnya.

5. Ekspektasi yang Tidak Realistis

Trading forex bukanlah skema bisnis cepat kaya. Bukan pula lari dengan cepat agar bisa mendapatkan profit yang banyak – melainkan ia seperti lari maraton. Keberhasilan dalam trading forex membutuhkan upaya berulang agar dapat menguasai strategi yang tepat.

6. Manajemen Risiko

Trader harus lebih fokus pada manajemen risiko seperti halnya ketika mengembangkan suatu strategi. Trader sukses tahu persis berapa banyak modal investasi mereka yang berisiko, dan berapa banyak keuntungan yang akan didapatkan nantinya berdasarkan analisa dan perhitungan yang baik.

7. Manajemen Leverage

Leverage memiliki potensi untuk dapat memperbesar keuntungan yang akan Anda peroleh dari setiap pergerakan harga pasar, namun di saat yang sama juga berpotensi memperbesar kerugian yang mungkin akan Anda derita.

Semakin besar leverage yang digunakan, maka akan semakin besar pula risiko yang membayangi.

Memang hal ini tidak secara langsung berkaitan dengan margin leverage, meskipun demikian besarnya margin leverage juga bisa menyebabkan hal yang sama.

Oleh sebab itu, dengan adanya leverage ini, Anda dimungkinkan untuk melakukan transaksi trading forex dengan modal yang jauh lebih kecil daripada modal sesungguhnya.

Sebagai contoh, untuk melakukan transaksi (contract size) senilai $100,000 (1 Lot) – Anda cukup mengeluarkan modal sebesar $1,000 (disebut dengan margin), dengan leverage 1:100. Perhitungannya seperti ini:

Margin yang diperlukan = Leverage x Nilai transaksi

Terlebih lagi, apabila leverage berubah menjadi 1:400 – Anda hanya membutuhkan modal $250 untuk melakukan transaksi sebesar 1 Lot.

Kesimpulan

Banyak faktor yang bisa menyebabkan trader gagal dalam trading forex. Cara paling sederhana untuk menghindari beberapa kesalahan ini adalah; membangun hubungan dengan para trader sukses lainnya yang dapat mengajari Anda mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam forex trading, termasuk risiko dan manajemen modal yang diperlukan untuk trading forex.

Disamping itu, memahami analisis makro ekonomi, teknis dan fundamental juga sama pentingnya, begitu juga dengan psikologi trading.

Salah satu faktor terbesar yang memisahkan kesuksesan dari kegagalan adalah kemampuan seorang trader dalam mengelola akun tradingnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
5 LANGKAH MUDAH UNTUK MENENTUKAN SISTEM TRADING YANG AMPUH


Setiap trader forex tentu mempunyai keinginan untuk dapat memiliki sistem trading yang ampuh, dalam arti sistem tersebut memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi sehingga diharapkan bisa mendatangkan keuntungan yang besar pula.

Saya kurang percaya jika ada trader yang tidak ingin memperoleh keuntungan yang besar dari trading forex. Kalau pun ada, mungkin ia adalah seorang gamer yang menggunakan chart sebagai game-nya. Tetapi bahkan seorang gamer pun ingin memenangkan permainan.

Sistem trading yang ampuh tidak harus muncul dari seorang trader yang memiliki pengalaman puluhan tahun. Tentu saja jam terbang yang tinggi turut memberikan andil bagi kemampuan trading seseorang, jadi wajar jika seorang veteran mampu menciptakan sistem trading yang hebat.

Yang ingin saya sampaikan di sini adalah, bisa jadi seorang “trader belia” yang baru memiliki pengalaman tiga atau empat tahun mampu menciptakan sebuah strategi atau sistem trading yang profitable.

Pada umumnya para trader belia tersebut masih suka mengekor, meniru, atau menggunakan sistem trading milik trader lain yang dianggap sudah lebih senior (meskipun tingkat senioritasnya hanya berjarak satu atau dua tahun saja).

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal itu, namun tidak ada salahnya untuk tetap waspada. Jika trader belia pun berpeluang untuk bisa menciptakan sistem trading yang ampuh, maka saya kira tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba untuk menciptakan jurus trading ampuh yang akan saya paparkan dalam artikel berikut ini.

Sebelum kita mulai, saya perlu memberikan batasan mengenai definisi sistem trading ampuh ini. Sistem trading yang ampuh adalah sistem trading yang bisa memberikan keuntungan yang maksimal bagi seorang trader. Tetapi tidak berhenti sampai di situ.

Saya pernah membuat artikel mengenai korelasi antara karakter trader dengan sistem trading yang akan digunakannya. Suatu sistem – seampuh apa pun di tangan seorang trader – belum tentu akan memberikan efek yang sama jika dipergunakan oleh trader lain, karena bisa jadi sistem tersebut tidak cocok dengan karakter trader yang menggunakannya.

Oleh karena itu satu-satunya cara untuk bisa mempergunakan suatu sistem trading dengan efektif adalah dengan mempergunakan sistem trading yang memang benar-benar sesuai dengan karakter trading kita.

Kata kuncinya adalah karakter. Dengan demikian, definisi lengkap sistem trading yang ampuh adalah sistem trading yang sesuai dengan karakter seorang trader sehingga bisa memberikan keuntungan yang maksimal bagi trader tersebut.

OK, mari kita mulai.

1. Mengenali dan menentukan gaya trading Anda

Apakah Anda tipe intraday trader? scalper? atau long-term trader?

Menentukan style ini penting, karena – kembali lagi – harus sesuai dengan karakter Anda. Jika Anda tipe orang yang tidak sabaran, maka tidak mungkin Anda adalah seorang long-term trader. Sebaliknya, jika Anda tidak terlalu menyukai fluktuasi yang liar, tidak mungkin Anda memilih menjadi seorang scalper.

Penentuan style ini juga akan menentukan langkah selanjutnya.

2. Pilih alat analisis yang paling Anda sukai dan kuasai

Ingat dua kata kunci ini: sukai dan kuasai.

Sebagai contoh: indikator teknikal

Anda boleh suka pada indikator tertentu, jika dan hanya jika Anda menguasai cara penggunaannya. Anda juga harus tahu di mana keunggulan dan kelemahan indikator tersebut. Jangan menyukai suatu indikator hanya karena Anda pernah melihat seseorang bisa menggunakannya dengan baik dan mendapatkan profit.

Ingat! di sini Anda yang melakukan trading dan apa yang terjadi pada modal yang Anda kelola adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya. Maka dari itu, Anda harus benar-benar paham apa yang akan Anda lakukan.

Seperti yang telah saya sampaikan, setiap indikator teknikal tentu memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu sebaiknya Anda juga menguasai indikator lain yang bisa menutupi kelemahan indikator yang pertama. Indikator ke dua ini pun harus memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh indikator pertama.

Misalnya stochastic, yang bisa memberikan sinyal valid ketika kondisi pasar cenderung sideway namun gagal mengikuti pasar yang sedang rally.

Kelemahan ini bisa ditutupi – misalnya – dengan mengkombinasikan stochastic dengan moving average, yang memang diciptakan untuk mengenali trend namun kurang baik dalam mengantisipasi pasar sideway.

3. Uji alat analisis dengan penelitian dan simulasi

Penelitian dan simulasi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu backtest dan forward test strategy. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri, namun saya menyarankan untuk melakukan keduanya.

Metode backtest memiliki keunggulan di mana Anda bisa melihat rekam jejak sistem yang sedang Anda uji dengan menggunakan data pergerakan harga di masa lampau (historical prica data).

Anda bisa mempergunakan data hingga beberapa tahun ke belakang. Namun tentu saja kualitas data akan mempengaruhi penilaian. Data yang kurang lengkap akan memberikan hasil yang kurang akurat. Untuk mengantisipasinya, pergunakanlah data sebanyak mungkin. Misalnya data pergerakan harga hingga lima tahun ke belakang.

Metode forward test memiliki keunggulan di mana Anda bisa menguji langsung sistem trading tersebut secara live dengan keadaan pasar sesungguhnya. Dengan demikian Anda akan merasakan secara langsung efek dari setiap keputusan yang Anda ambil.

Disarankan untuk menggunakan akun demo, namun ingat bahwa Anda tetap harus memperlakukan akun demo tersebut seperti layaknya akun real.

Lakukanlah forward testing dalam jangka waktu yang cukup panjang. Jangan cepat puas hanya berdasarkan hasil yang diperoleh hanya dalam jangka waktu satu-dua bulan saja.

Beberapa trader profesional menyarankan untuk melakukan forward testing setidaknya selama enam bulan, dengan asumsi bahwa perilaku pasar yang dinamis cenderung akan berubah-ubah dalam kurun waktu enam bulan tersebut.

Dengan demikian, Anda akan memperoleh cukup data untuk mengetahui kelemahan dan keunggulan sistem Anda itu di berbagai kondisi.

4. Kombinasikan risk & money management

Ingat 3M: Mind Method, Money.

Ketiganya harus seiring dan sejalan. Sistem trading yang canggih seperti apa pun tidak akan memiliki tingkat keberhasilan sebaik sistem yang dipadukan dengan money management dan risk management yang baik. Ingat juga bahwa kedisiplinan juga sangat berperan penting dalam kesuksesan trading Anda.

5. Selalu evaluasi dan “upgrade” yang perlu

Seperti yang telah disampaikan di poin ke tiga, pasar bersifat sangat dinamis. Bisa jadi ada saat di mana sistem Anda tidak lagi mampu mengikuti perubahan pasar. Pada saat itulah Anda harus mengevaluasi sistem trading tersebut.

Cari di mana kelemahannya untuk segera diperbaiki, lalu lakukan upgrade yang dianggap perlu. Setelah melakukan langkah ke lima ini, Anda perlu kembali mengulangi dari langkah ke dua.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Pedoman "3S" Dalam Belajar Trading


Ada banyak metode belajar trading , tapi tidak semuanya efektif diterapkan trader. Ada yang lebih suka belajar sendiri secara otodidak, ada pula yang ingin berguru pada mentor. Tak ada cara belajar trading yang lebih unggul dari lainnya, karena semuanya kembali pada preferensi masing-masing. Namun jika Anda memutuskan belajar secara mandiri, tidakkah lebih baik jika hal itu dijalankan dengan kaidah yang jelas?

Salah satu pedoman belajar trading yang bisa memandu Anda dengan baik adalah prinsip "3S". Dengan aturan ini, Anda dapat menemukan prinsip terpenting dalam belajar trading sehingga tak perlu bingung harus memulai dari mana dan selanjutnya akan kemana.

Pedoman belajar trading "3S" yang akan diulas di artikel ini diungkapkan oleh Steve Ward, mentor trading sekaligus pemilik High Performance Global Ltd. Pada dasarnya, 3S terdiri dari skill and knowledge, strategy, dan state. Bagaimana ketiga aspek tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman belajar trading akan dibahas tuntas dalam penjelasan di bawah ini.

Skill And Knowledge

Kemampuan dan pengetahuan adalah dua komponen pertama yang musti dikembangkan dalam proses belajar. Mustahil bisa menjadi trader sukses jika Anda belum menguasai basis pengetahuan yang diperlukan dalam trading forex. Logikanya, darimana Anda bisa mengembangkan skill jika pengetahuan dasarnya saja masih tak paham?

Untuk itu, awali proses belajar dengan menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang trading forex, mulai dari dasar-dasar pengetahuan untuk pemula, analisa fundamental dan teknikal, jenis-jenis strategi, psikologi pasar, platform trading, dan masih banyak lagi. Semakin tinggi level kemampuan dan pengetahuan trading, semakin besar pula pengaruhnya bagi tingkat kepercayaan diri Anda.

Strategy

Di tahap ini, Anda mulai menerapkan skill and knowledge untuk membangun strategi trading yang sudah melibatkan manajemen risiko. Dalam mengembangkan strategi, sebaiknya sesuaikanlah dengan pemahaman, kenyamanan, dan gaya trading Anda sendiri. Seumpama Anda adalah seorang part-time trader, maka jangan membangun strategi trading yang menuntut Anda untuk memantau chart sepanjang hari.

Di awal, strategi Anda mungkin tak akan memiliki keistimewaan karena dibuat berdasarkan standar yang sudah ada. Namun dengan seiring bertambahnya pengalaman dan meningkatnya kemampuan trading, Anda akan belajar menyesuaikan strategi dengan pendekatan pribadi, sehingga tak perlu lagi kesana kemari mengikuti petuah trader lain yang belum tentu cocok dengan kondisi Anda.

State

Pedoman belajar trading ini berkaitan dengan kondisi fisik dan mental yang esensial, karena bisa menjadi penentu keberhasilan dari penerapan pengetahuan, kemampuan, dan strategi Anda. Fokus pada tiga hal itu saja nyatanya tak cukup membawa Anda menapaki jalur kesuksesan yang sesungguhnya. Bagaimanapun juga, trading adalah suatu aktivitas berkelanjutan yang memerlukan konsistensi. Jika kondisi fisik dan mental Anda tak mampu mendukungnya, maka artinya perjalanan Anda masih jauh dari tujuan akhir yaitu konsistensi profit.

 

Rahmatrabani

Trader baru
5 Hal Penting Dalam News Trading

  1. Berita forex penting tak hanya bersumber dari data ekonomi saja. Event lain juga berpotensi memicu gejolak harga, seperti pengumuman kebijakan Bank Sentral, perubahan penting di sektor politik dan sosial, atau bahkan momen langka yang sanggup mengguncang kestabilan negeri seperti bencana alam dan insiden terorisme.
  2. News trading tak hanya memberi peluang bagi trader jangka pendek. Beberapa berita forex penting bisa menyisakan dampak hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan lamanya. Beberapa contoh dari berita berdampak tinggi yang menyisakan efek jangka panjang adalah Brexit dan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS.
  3. Bagi trader teknikal, strategi forex dengan news trading sebaiknya tetap dipersiapkan guna mengantisipasi gejolak pasar. Dalam hal ini, ada 2 cara yang bisa diterapkan; memperkecil stop loss jika punya posisi floating yang sedang profit, atau menunggu hingga 15-30 menit untuk masuk pasar setelah berita forex rilis.
  4. Walaupun news trading sangat mengandalkan perspektif fundamental, bukan berarti Anda sama sekali tak bisa menggunakan analisa teknikal. Dalam hal ini, news trader kerap memanfaatkan indikator oscillator (RSI, Stochastic, Momentum, CCI, dll). Gunanya adalah untuk mengkonfirmasi pergerakan harga, apakah telah mengikuti sentimen pasar terhadap berita forex terkini atau justru melawan proyeksi.
  5. Reaksi pasar terhadap berita forex bisa selalu berubah tak peduli sebaik apapun antisipasi dan analisa news trading Anda. Contohnya, NFP yang biasanya menggerakkan harga hingga ratusan pips, masih memiliki kemungkinan untuk hanya berdampak di range puluhan pips saja. Guna menghadapi kejadian-kejadian di luar perkiraan, jangan lupa mengatur exit dengan order-order close otomatis seperti Stop Loss dan Take Profit.

 
Top