Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
Perlakukan Forex Trading Sebagai Bisnis


Ini pesan yang sering saya sampaikan kepada temen-temen trader, khususnya temen trader yang relatif baru. Mengapa hal ini perlu saya tekankan? Yah… jujur saja, saya masih banyak mendengar maupun melihat temen-temen yang nyemplung ke dunia forex karena menyangka trading forex ini sebagai jalan cepat untuk menjadi kaya. Well, kalo anda juga berpikiran seperti itu, saya sangat menyesal, karena harus saya bilang bahwa anda keliru. Mungkin temen-temen yang berpikiran seperti itu terlalu banyak meresapi kisah-kisah sukses dari temen trader senior. Saran saya… sebelum terpesona dengan hasil yang mereka raih sekarang, tanya dulu deh… "Berapa lama mereka sudah belajar forex? apakah hasil yang mereka dapatkan itu bisa konsisten?"


Oya, barangkali juga perlu ditanyakan, "Berapa dana yang telah hilang sebelum mereka berhasil memperoleh hasil yang konsisten?". Mm, bukan bermaksud membuat anda patah semangat. Tapi… saya cuma mengingatkan: get real deh. Untuk menjadi trader yang sukses, anda harus memperlakukan trading seperti bisnis. Sebagaimana bisnis pada umumnya, bisa dikatakan tidak mungkin anda bisa menginvestasikan $50 kemudian mengubahnya menjadi $20.000 dalam waktu yang singkat. Memang sih, ada pengecualian, tapi, percayalah itu satu hal yang sangat jarang terjadi. Memang, salah satu keunggulan dalam forex trading adalah tersedianya leverage yang ditawarkan oleh broker sehingga memungkinkan anda untuk bertransaksi dengan nominal yang jauh lebih besar dari modal yang anda tempatkan di account anda.

Tapi, bukan berarti anda kemudian bisa dengan mudah mengeruk keuntungan dari forex trading ini loh. Bukan gitu maksud saya. Saya cuma ingin mengingatkan bahwa hal-hal mendasar yang berlaku dalam bisnis, berlaku juga di forex trading. Apa saja tuh? Ok, bisa saya sebutkan beberapa contoh di sini:

Pertama: forex trading memerlukan keseriusan untuk dipelajari
Seperti halnya bisnis yang lain, kita jangan berharap bisa dengan mudah mempelajari seluk beluknya dan dalam waktu singkat bisa sukses. Mempelajari tentang forex trading juga memerlukan kesabaran dan kemauan kuat.

Kedua: forex trading memerlukan modal, supaya hasil yang didapat juga signifikan
Memang ada beberapa broker yang menawarkan modal gratis. Tapi, sangat jarang hanya dari modal gratis tersebut kemudian berkembang sehingga menghasilkan profit yang besar. Seringnya sih malahan modal gratis tersebut ilang alias MC dalam beberapa hari. Jadi, kalo ingin mendapatkan hasil yang besar jumlahnya, modal yang anda kelola juga harus relatif besar.

Ketiga: modal dalam forex trading bisa berkembang hanya dengan pengelolaan yang baik
Jadi kita tidak bisa hanya ungkang-ungkang kaki kemudian WD secara teratur. Meskipun kita trading dengan bantuan EA (robot trading) tetap saja kita mesti memantau account kita. Malahan, hampir bisa dikatakan, untuk bisa sekedar menggunakan EA pun kita mesti belajar dulu.

Keempat: forex trading mengandung resiko yang sepadan dengan kemungkinan profit yang dihasilkan
Jadi, sadari resiko yang harus siap anda hadapi. Bahkan mentor saya bilang: Jangan trading dengan uang yang anda tidak rela kehilangan. Jadi kalo sudah deposit, siaplah kemungkinan terburuk seandainya uang tersebut hilang, karena bagaimanapun, resiko hilang modal tetap ada dalam setiap bisnis. Ok, bukan maksud saya membuat anda batal untuk berniat menjadi trader.

Sejujurnya, saya justru seneng kok. Semakin banyak temen-temen yang memutuskan untuk menjadi trader. Malahan, saya merasa hampir seperti saudara dengan temen-temen trader yang saya kenal, meskipun belum pernah ketemu langsung. Cuma, saya sedih kalo ada temen trader yang akhirnya memutuskan untuk berhenti trading dengan rasa sakit hati, kecewa atau malahan dendam.

Itulah mengapa, saya selalu menanyakan kepada temen yang berminat untuk belajar trading: "Sudah siap?" Memangnya siap apa si? Iya siap macem-macemlah, siap bersusah payah belajar, siap mental untuk loss juga. Intinya sih, siap mental, siap waktu, siap tenaga dan siap modal. Nah. jika anda sudah benar-benar menyadari segala resiko serta apa dan bagaimana forex trading itu silakan untuk menjadi trader.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Menyikapi Rumor Pasar


Rumor bisa diartikan sebagai Informasi yang belum diverifikasi. Kebenaran rumor belum bisa dipastikan dan biasanya menyebar dari mulut ke mulut. Rumor bisa semakna dengan desas-desus, kabar angin, atau gosip. Setiap rumor memang belum tentu benar dan akan terbukti, namun kemunculannya selalu didasarkan pada suatu hal.

Misalnya, ada rumor di lingkungan politik yang mengatakan bahwa presiden Indonesia di tahun 2014 adalah seorang wanita. Desas-desus ini tidak serta merta muncul tanpa ada sebab. Kabar burung tersebut bisa jadi disebabkan oleh hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga tentang adanya dukungan besar terhadap wanita untuk maju menjadi calon presiden di tahun 2014. Rumor ini kemudian membentuk sebuah opini publik di masyarakat bahwa tahun 2014, negara Indonesia kemungkinan akan benar-benar di pimpin oleh presiden wanita. Namun hal ini sekali lagi belum pasti. Benar atau tidaknya desas-desus ini baru akan bisa dibuktikan pada tahun 2014 mendatang.

Hal yang sama juga bisa berlaku untuk kondisi pasar. Seperti yang kita ketahui bersama, bursa finansial sangat sensitif dengan berita yang sedang beredar di market. Bahkan dapat dikatakan bahwa yang menggerakan nilai tukar mata uang adalah justru berita itu sendiri. Dengan kata lain berita adalah penggerak emosi market yang mengakibatkan berubahnya titik keseimbangan pada nilai tukar mata uang. Itu sebabnya berita sangatlah berpengaruh terhadap portofolio investasi seorang trader.

Antisipasi Terhadap Rumor Pasar

1. Mencari Peluang

Trader yang memiliki psikologi trading yang baik tentunya tidak akan terpengaruh oleh rumor dan desas-desus yang beredar. Namun bukan berati ia tidak sama sekali melakukan open posisi atau hanya wait and see saja. Ia akan mencari posisi yang tepatuntuk melakukan transaksi. Market yang berfluktuatif adalah kesempatan untuk mengambil keuntungan sebanyak banyaknya. Namun tentunya dalam mengambil kesempatan trader juga menggunakan perhitungan dan pertimbangan tertentu. Tidak asal buy dan sell saja.

2. Membuat Trading Plan

Diakui atau tidak setiap trader bisa memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap pasar. Demikian pula cara berpikir, toleransi resiko dan target, tentunya akan berbeda-beda pula. Hanya karena seseorang memiliki metode trading yang bisa mereka jalankan dengan baik dan sukses, belum tentu metode tersebut cocok pula bagi Anda.

Membuat trading plan dan menjalankannya dengan baik sangat erat kaitannya dengan disiplin. Namun disiplin saja tidak cukup. Anda harus memiliki kedisiplinan ekstra ketat. Memiliki kedisplinan yang ekstra ketat adalah karakter yang paling penting dari seorang trader sukses.

Kedisiplinan yang ketat di butuhkan untuk menjalankan trading plan yang kita bangun. Trading plan itu sendiri merupakan panduan mengenai apa yang harus kita lakukan, mengapa, kapan dan bagaimana kita akan melakukannya. Trading plan melingkupi kepribadian kita sebagai trader, target pribadi, manajemen resiko dan sistem trading yang akan kita aplikasikan. Seperti kata pepatah, If you fail to plan, then you have already planned to fail. Artinya, Jika anda merencanakan gagal maka akan gagal. Jika anda merencanakan sukses maka akan sukses.

Fakta mengatakan kegagalan dalam trading disebabkan oleh karena kita tidak memiliki trading plan atau tidak menjalankan trading plan dengan baik. Jadi milikilah trading plan yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, dan senantiasa meng-update-nya sejalan dengan pengalaman Anda mempelajari pasar.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Besarnya Spread, Dan Apakah Ada Biaya Tambahan Lainnya

Pada umumnya saat ini broker menawarkan spread tetap (fixed spread) pada semua pasangan mata uang yang ditawarkan, dengan kecenderungan spread yang kecil untuk pasangan yang likuid, seperti EUR/USD dan USD/JPY. Untuk pasangan mata uang yang kurang likuid seperti EUR/CAD atau GBP/CHF, maka spread-nya cenderung besar.

Semakin kecil spread yang ditawarkan, maka secara hipotetis semakin besar peluang Anda memperoleh profit. Anda bisa memilih broker yang memberikan penawaran spread yang paling kecil.

Namun demikian, jika volatilitas pasar sangat tinggi, maka spread bisa membesar, kemudian kembali kecil setelah volatilitas normal kembali. Ini biasa terjadi pada saat rilis data fundamental penting yang berdampak pada pasangan mata uang tertentu.

Menjelang atau sesaat setelah rilis data, jumlah trader yang masuk pada pasangan mata uang tersebut bisa berlipat, sehingga menyebabkan likuiditas dan volatilitas pasar naik tajam. Jika pada keadaan normal spread hanya sebesar 2 pip, maka pada saat rilis data penting bisa naik hingga 7 sampai 8 pip.

Pada umumnya, broker-broker forex papan atas dengan reputasi yang telah diakui dunia biasanya tidak memungut biaya transaksi per trade (transaction fee), kecuali broker jenis ECN dan dealer-dealer tertentu. Dalam hal ini, Anda harus jeli dalam membandingkan dan memilih broker sebelum membuka account riil. Jika ada biaya tambahan, pastikan manfaat yang akan Anda peroleh.

Swap atau bunga rollover.

Banyak broker yang memberlakukan Swap, atau bunga akibat menginapnya posisi terbuka hingga hari trading berikutnya, yang disebut juga rollover. Nilai Swap bisa positif atau negatif tergantung dari perbedaan suku bunga dari negara-negara yang mata uangnya diperdagangkan. Swap yang ditambahkan ke account Anda (jika nilainya positif), atau dikurangkan dari account Anda (jika nilainya negatif), akan dihitung dari posisi terbuka Anda setiap melewati jam penutupan pasar berdasarkan peraturan dari broker.

Contoh: jika misalkan suku bunga USD 1.0% dan suku bunga JPY 0.25%. Dalam hal ini, jika Anda punya posisi buy USD/JPY, berarti Anda meminjam JPY untuk membeli USD, dan Anda akan memperoleh bunga sebesar (-0.25+1.0)% = +0.75%. Sebaliknya, jika posisi Anda sell USD/JPY, maka Anda akan dikenakan biaya Swap sebesar (-1.0+0.25)% = -0.75%.

Swap dihitung per hari selewat waktu penutupan pasar berdasarkan jumlah nilai volume lot (quantity contract size), bukan dari modal Anda. Besarnya Swap bisa berubah-ubah, dan Anda bisa melihat tabel bunga per hari yang disediakan oleh broker Anda. Kadang-kadang, Swap juga mencakup komisi broker untuk mentransfer posisi terbuka Anda pada hari trading berikutnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Manakah Pair Forex Terbaik Untuk Pemula

Sebenarnya, tidak ada aturan pakem mengenai pair forex untuk pemula. Pemilihan pair ini bergantung pada strategi serta karakteristik dari masing-masing trader itu sendiri. Karena itu, memilih pair forex untuk pemula yang cocok, harus didasari dari pengamatan pribadi.

Rekomendasi pair forex untuk pemula yang biasa diberikan adalah EUR/USD dan USD/JPY untuk pair mayor, dan EUR/GBP untuk pair Cross. Namun menurut Forextraderportal.com, pair mayor lain seperti USD/CAD, AUD/USD, NZD/USD, serta USD/CHF juga bisa dimanfaatkan oleh pemula. Pair-pair tersebut cenderung lebih mudah untuk dianalisa, karena bisa menunjukkan trend yang lebih terprediksi, serta karakteristiknya tidak terlalu banyak menyimpan kejutan.

Sebaliknya, ada pair-pair yang tidak disarankan untuk pemula, yaitu EUR/JPY, GBP/JPY, EUR/AUD, GBP/AUD, GBP/NZD, GBP/CHF, serta USD/RUB. Pair-pair tersebut memiliki spread lebar dengan volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Pergerakan pada EUR/AUD misalnya, bisa mencapai 200-400 poin dan harganya dapat berfluktuasi secara signifikan. Ditambah lagi, tren yang terjadi bisa bertahan cukup lama, padahal spread-nya lebih besar. Pemula yang belum memiliki kekuatan dana mumpuni, bisa dengan cepat terpentok Stop Loss.

Tips Memilih Pair Forex Untuk Pemula

  1. Perhatikan karakteristik masing-masing pair forex, terutama volatilitas, besar spread, serta perkiraan pergerakan harganya. Jika telah menemukan pair forex untuk pemula yang cocok, jangan lupa untuk rajin mengupdate berita fundamental serta rilisan data ekonomi dari negara yang terkait dengan mata uang pilihan Anda. Hal ini bertujuan agar Anda tidak mengalami kekagetan jika tiba-tiba terjadi pergerakan harga yang di luar kebiasaan.
  2. Jangan membuka posisi di lebih dari 2-3 pair forex sekaligus. Akan lebih baik untuk memahami karakteristik pair forex untuk pemula satu persatu, daripada memaksakan diri untuk membuka posisi di berbagai pair forex. Selain dapat membahayakan modal trading, membuka terlalu banyak posisi di beragam pair akan menyulitkan Anda untuk memonitor pergerakannya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengintip Informasi Strategis Lewat Forex


Forex adalah pasar valuta asing internasional dimana mata uang diperjualbelikan setiap harinya. Ada lima pusat Forex di seluruh dunia – New York, London, Tokyo, Frankfurt, dan Zurich. Orang-orang tidak perlu datang secara langsung untuk bergabung di Forex, mereka bisa melakukan aktivitas perdagangan Forex melalui komputer di rumah masing-masing.

Pada dasarnya, Forex adalah sebuah jaringan yang beranggotakan para trader (pedagang) dari seluruh dunia. Mereka memindahkan investasi dari satu tempat ke tempat lain berdasarkan nilai mata uang dunia atau berdasarkan hubungan antara beberapa mata uang. Para trader terus menerus saling bertukar mata uang yang mengakibatkan fluktuasi mata uang atau pergerakan nilai suatu mata uang.

Tinggi rendahnya nilai suatu mata uang di Forex juga mempengaruhi nilai tawarnya sebagai contoh, jika permintaan terhadap Euro lebih tinggi dari penawaran, maka tidak lama kemudian nilai Euro akan lebih tinggi daripada mata uang lainnya, kita ambil contoh Dollar. Pendek kata, dalam situasi Forex semacam ini, nilai satu Euro bisa berlipat lipat kali daripada nilai Dollar, dan dengan sendirinya ini melemahkan nilai tukar Dollar. Dengan menganalisa fluktuasi yang terjadi di Forex, para investor bisa memperkirakan bagaimana pergerakan suatu mata uang terhadap yang lain dan setelah itu membeli dan menjual mata uang dengan berbagai macam pertimbangan.

Jika sebagian orang melihat trading Forex sebagai tempat untuk mengetahui nilai tukar mata uang sebelum berpergian ke luar negeri, sebagian yang lain melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk mendapatkan untung besar di masa depan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Dua Hal Penting Selain Open Posisi Pada Trading Forex


Jika Anda ingin menahan posisi trading untuk waktu yang sangat lama, maka Anda perlu memahami dua hal yaitu :

  1. Manajemen risiko
  2. Level close posisi.
Jika Anda mempunyai account trading forex dengan dana $ 1000 atau $ 1.000.000 maka kedua hal di atas harus diketahui sebelum perdagangan dilakukan.

Mengapa dua hal ini penting?

Saya akan mencoba menggambarkan beberapa kesalahan saya ketika memulai perdagangan forex. Mungkin setelah membaca ini, Anda akan semakin memahami bagaimana pentingnya karena jika telah masuk ke dalam situasi ini maka pengalaman ini akan menjadi penting atau jika belum, Anda akan segera mengalaminya.

Ketika saya mulai transaksi dan belajar, ada saat-saat ketika saya begitu yakin bahwa perdagangan akan menghasilkan keuntungan karena kepercayaan diri yang tinggi akan mengaburkan arti risiko pada perdagangan forex.

Sekarang, dengan tanpa daya momen kerugian akan terus meningkat melebihi tingkat kenyamanan dan akhirny amembuat kerugian besar! Stop loss terkena dengan kerugian besar.

Sekarang saya berjuang untuk kembali membuat account trading forex karena baru saja mengalami kerugian besar.

Berapa risiko per trade?

Pertama tentukan berapa banyak Anda merasa nyaman untuk mengambil risiko kerugian pada setiap perdagangan yang Anda lakukan. Anda perlu tentukan, berapa banyak % (persentase) risiko per perdagangan.

Mari kita buat beberapa perhitungan, jika Anda mempunyai risiko hanya 2% dari account pada setiap perdagangan, maka setiap 50 kekalahan transaksi berturut-turut akan menghapus dana di account trading $ 10.000.

Jika mempunyai risiko 5%, maka dana di account trading akan habis dengan 20 kali kekalahan secara berturut-turut. Jika risiko 10% pada setiap perdagangan masing-masing maka Anda hanya perlu 10 kali berturut-turut mengalami perdagangan rugi.

“Dapatkah Anda melihat pola di sini? semakin Anda mempunyai risiko tinggi pada setiap per perdagangan”.

Jika Anda memiliki dana di account $ 5.000 maka dengan resiko 2% per perdagangan, ini berarti sama dengan risiko $ 100 per perdagangan. Dengan risiko 5%, Anda meresikokan $ 250 per perdagangan.
Dengan risiko 10% maka risiko per perdagangan adalah $ 500.
Secara pribadi saya berdagang dengan risiko dari mana saja antara 1% sampai 5%. Dengan meresikosikan 5% per transaksi bagi saya hal tersebut adalah bunuh diri.

Ingat, semakin Anda berisiko, semakin cepat dana account trading forex Anda akan hilang.

Berikut yang saya lakukan:

  1. Saya mempunyai risiko perdagangan harian antara 1% hingga 5%.
  2. Jika saya rugi 5% pada hari ini, maka saya akan berhenti trading.
  3. Ketika saya berdagang pada besok hari, saya akan bertransaksi dengan risiko perdagangan 1% atau 2% setiap hari.
  4. Saya akan berdagang dengan risiko kecil sampai kembali account semula.
Mengapa 2% untuk manajemen risiko? Saya telah membeli dan membaca dan buku-buku tentang manajemen risiko untuk perdagangan forex dan banyak dari buku-buku ini mengatakan bahwa kita harus mengambil risiko 2% per perdagangan.

Strategi close posisi

Sebelum Anda open posisi, Anda harus memiliki rencana bagaimana cara untuk close posisi.

Anda akan close posisi ketika :

  1. Stop loss kena
  2. Keuntungan karena target take profit kena
  3. Trailing stop loss kena
  4. Close posisi ketika kerugian sudah terlalu banyak.
  5. Close posisi ketika melihat sebuah entri sinyal perdagangan yang berlawanan dengan posisi terbuka.
  6. Beberapa trader memiliki sistem ata ustrategi close posisi
Jadi, penting bagi kita untuk mengetahui kedua hal di atas sehingga kita dapat menggunakannya pada transaksi forex sehari-hari.

 

Rahmatrabani

Trader baru
3 Perbedaan Psikologis antara Akun Demo dan Live Trading

Melalui trading demo, Anda dapat mengasah keterampilan dasar perdagangan, mengembangkan rencana perdagangan, melakukan manajemen risiko yang tepat, dan memahami psikologi perdagangan (setidaknya kami berharap demikian!) Tanpa menempatkan uang Anda dengan susah payah.

Setelah Anda mampu menunjukkan profitabilitas yang konsisten dan membangun kepercayaan diri Anda dalam mengambil perdagangan, Anda dapat memutuskan bahwa sudah waktunya bagi Anda untuk membuka akun live trading.

Karena Anda sudah mencapai kemenangan beruntun di akun demo, menghasilkan keuntungan besar dengan uang nyata yang berisiko tidak semudah itu, ya kan?

SALAH!!!

Ketika sebagian besar pemula berpindah dari akun demo ke akun live trading, mereka biasanya percaya bahwa hasil perdagangan demo mereka dapat dengan mudah direplikasi pada akun nyata. Karena itu, beberapa orang menjadi sangat frustrasi ketika mereka menyadari bahwa hal itu tidak selalu terjadi. Berikut beberapa alasannya :

1. Uang yang sesungguhnya berarti emosi yang sesungguhnya

Sebagai trader, kami mencoba untuk tidak menggunakan emosi seperti Spock sambil membuat keputusan trading. Namun, secara manusiawi menghilangkan emosi seseorang sepenuhnya tidaklah mungkin dan tidak dapat membantu karena rentan terhadap meningkatnya emosi ketika uang yang sesungguhnya beresiko

Untuk mengilustrasikan, bandingkan apa yang Anda rasakan ketika Anda pertama kali berdagang di akun demo versus bagaimana perasaan Anda ketika Anda menempatkan perdagangan live pertama Anda.

2. Tidak ada risiko nyata pada akun demo.

Bahkan jika Anda mencoba memperlakukan akun demo Anda sebagai akun asli, kenyataannya adalah bahwa tidak ada risiko keuangan yang nyata pada akun demo. Anda dapat membiarkan beberapa kerugian di sana-sini tetapi, Anda tahu bahwa Anda dapat membuat akun demo Anda diisi ulang dengan uang tunai palsu kapan saja.

Jika Anda membuat banyak kesalahan pada akun demo, Anda bisa merasa tenang karena faktanya Anda dapat memulai dengan mudah.

Sebaliknya, mendapati diri Anda dalam kerugian saat melakukan perdagangan dengan uang nyata dapat merusak kepercayaan diri perdagangan Anda dan dapat membuat ragu dalam mengambil keputusan perdagangan Anda di kemudian hari.

3. Godaan untuk melakukan dosa perdagangan lebih kuat dalam Live Trading.

Karena Anda berurusan dengan risiko keuangan yang nyata, Anda akan lebih banyak berinvestasi secara emosional dalam hasil perdagangan Anda. Akibatnya, godaan untuk kembali ke kebiasaan perdagangan buruk Anda akan jauh lebih kuat.

Tepat ketika Anda berpikir bahwa Anda akhirnya dapat mengatasi kebiasaan-kebiasaan itu, Anda mungkin menemukan diri Anda melakukan dosa perdagangan umum seperti memindahkan stop loss, memotong perdagangan kemenangan lebih awal, dan membalas dendam perdagangan.

Untuk beberapa trader, keinginan mereka untuk membuktikan bahwa akun live mereka dapat sama menguntungkannya dengan akun demo mereka, bahkan mengarah pada masalah baru seperti overtrading dan mengabaikan rencana mereka trading.

Jadi bagaimana Anda bisa mengatasi perbedaan-perbedaan ini?

Cara yang baik untuk menjadi menjembatani kesenjangan antara akun demo dan trading live adalah dengan menyalin kondisi mental dari perdagangan tanpa emosi yang Anda lakukan pada akun demo.

Anda dapat melakukan ini dengan berfokus pada proses dan bukan keuntungan. Ambil satu perdagangan pada satu waktu dan fokus untuk tetap berpegang pada rencana Anda dan menerapkan manajemen risiko yang tepat. Pastikan bahwa Anda memperdagangkan uang yang Anda sanggupi apabila terjadi kerugian. Ini akan mengurangi tekanan dan membantu Anda berkonsentrasi pada perdagangan Anda lebih baik.

Cara lain yang baik untuk mengulangi kesuksesan perdagangan akun demo Anda adalah dengan menjaga kebiasaan perdagangan yang baik seperti menulis jurnal perdagangan.

Tulis apa yang sedang terjadi dalam Trading Live Anda. Bagaimana bisa berbeda dengan perdagangan di akun demo? Apakah reaksi dan keputusan perdagangan Anda berbeda ketika Anda memperdagangkan uang yang nyata? Apa yang bisa Anda lakukan agar lebih baik?

Dengan mencatat kesalahan yang Anda buat pada akun live yang biasanya tidak Anda buat di akun demo, Anda akan memiliki gagasan tentang masalah pasti yang perlu Anda lakukan.

Beralih dari akun demo ke akun live trading adalah hal yang sulit dan sering kali menyebabkan kerugian pada awalnya, tetapi hal itu seharusnya tidak menghentikan Anda untuk bangkit kembali. Anda hanya perlu melangkah dengan ringan dan memastikan bahwa Anda sadar dan siap untuk berkomitmen secara emosional yang diperlukan untuk Trading live.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Cara Mendapatkan Keuntungan Konsisten dalam Random Trading

Pernah berhenti untuk memikirkan bagaimana kasino sebenarnya bekerja dan menghasilkan uang?

Kasino mendapatkan satu ton uang setiap hari, terlepas dari kenyataan bahwa operator kasino tidak dapat memprediksi dengan pasti orang mana yang akan menjadi noob total dan 5s split melawan dealer yang menunjukkan 10, atau yang akan memukul mesin slot dengan bermain jackpot.

Bagaimana ini mungkin? Bukankah hasil yang tidak acak akan menghasilkan laba yang konsisten? Dan jika itu masalahnya, bukankah hasil acak akan menghasilkan laba yang tidak konsisten?

Kasino dapat menghasilkan keuntungan secara konsisten karena mereka memahami bahwa untuk setiap permainan, kasino memiliki EDGE atas para pemain. Mereka memahami bahwa seiring waktu, hasil yang mungkin benar-benar dapat menghasilkan hasil yang konsisten akan dapat diprediksi, mengingat bahwa ukuran sampel yang cukup besar.

Sama seperti kasino, pedagang dalam bisnis berusaha untuk konsisten dan menghasilkan uang dalam lingkungan kerja yang random. Kuncinya adalah dengan berpikir dalam hal probabilitas.

Ini sebenarnya jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, karena membutuhkan dua lapisan kepercayaan yang awalnya Anda pikir tidak bisa hidup berdampingan.

Tingkat khusus perdagangan

Pada tahap ini, Anda harus memahami dan menerima ketidakpastian dari ketidakpastian setiap perdagangan.

Mari kembali ke contoh kasino kami dan gunakan permainan favorit semua orang, blackjack.

Saat bermain blackjack, Anda tidak pernah tahu kartu apa yang akan Anda dapatkan, atau apakah Anda tahu bagaimana setiap pemain akan memainkan kartunya dengan baik. Faktor-faktor ini memiliki efek langsung pada hasil tangan Anda.

Namun, ada beberapa yang menghasilkan uang dengan bermain blackjack karena mereka memahami bahwa masing-masing tangan secara independen dari tangan lainnya dan bahwa seiring waktu, jika mereka mengikuti strategi dasar, mereka dapat mengurangi tepi rumah dan benar-benar menghasilkan sedikit keuntungan.

Hal yang sama berlaku untuk perdagangan. Kita harus memahami bahwa setiap perdagangan independen dari setiap perdagangan lainnya.

Apakah Anda memenangkan atau kalah dalam 10 trading sebelumnya itu tidak berpengaruh pada hasil perdagangan Anda berikutnya. Setelah Anda menerima ini, Anda dapat dengan mudah melakukan perdagangan tanpa terpengaruh.

Level makro

Anda harus memahami bahwa seiring waktu dan dengan ukuran sampel yang cukup besar, kemungkinan untung atau rugi relatif pasti dan dapat diprediksi.

Tingkat kepastian ini didasarkan pada variabel konstan yang diketahui sebelumnya dan yang paling penting adalah berada dalam PENGENDALIAN ANDA.

Setelah Anda mengenali kemandirian setiap perdagangan dan percaya bahwa membiarkan peluang yang bagus itu bermain, maka Anda akan memiliki waktu yang lebih mudah untuk menghilangkan emosi dari perdagangan Anda.

Misalnya, Anda akan lebih kecil kemungkinannya untuk keluar lebih awal dari perdagangan jika Anda tahu bahwa ide perdagangan Anda memiliki peluang menang yang besar.

Demikian pula, Anda cenderung tidak mempermasalahkan hasil setiap perdagangan jika Anda tahu bahwa dengan ukuran sampel yang cukup, metode perdagangan Anda kemungkinan besar akan berhasil sesuai dengan keinginan Anda.

Tetapi sebelum Anda terlalu percaya diri pada metode perdagangan Anda, Anda harus terlebih dahulu memastikan bahwa ia memiliki EDGE atas pasar. Kami di sini di BabyPips.com telah menjelaskan tentang keunggulan karena ITU HAL YANG PENTING.

Tanpa keunggulan, Anda sama seperti orang bodoh yang masuk ke random kasino – ya, Anda mungkin menang sesekali, tetapi seiring waktu, kasino akan menang karena mereka memiliki keunggulan atas Anda.

Kunci untuk memiliki keunggulan tidak ditemukan dalam membayar jutaan dolar untuk “sistem bebas risiko” yang dapat “menjamin keuntungan.”

Dalam ratusan tahun saya melakukan trading, saya telah menemukan bahwa pedagang terbaik menemukan keunggulan mereka dengan terus-menerus mencari peluang dan tanpa lelah menempatkan kerja otot yang diperlukan untuk menyempurnakan gaya dan metode perdagangan mereka.

Intinya adalah bahwa pedagang yang secara konsisten menguntungkan tidak bergantung pada keberuntungan – tetapi mereka mengandalkan pengetahuan bahwa sistem mereka berfungsi karena mereka telah melakukan upaya yang diperlukan untuk membuatnya strategi itu berhasil.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Bisnis Trading Forex Membutuhkan Biaya

Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan administrasi biaya berkelanjutan. Cara pandang tersebut harus disadari trader jika dia benar-benar berusaha mendapatkan keuntungan dalam menjalankan bisnis forex. Berikut adalah biaya-biaya dalam trading forex:

1. Posisi Rugi

Posisi rugi adalah biaya paling besar sebagai tanggungan dalam bisnis trading forex. Pandangan tersebut akan melatih trader untuk mengontrol keterlibatan emosi pada setiap posisi rugi. Anggaplah seperti ini; seorang wirausahawan tidak akan resah atau marah ketika harus mengeluarkan biaya untuk membayar gaji karyawan atau membeli bahan baku, karena dia tahu bahwa biaya tersebut memang harus disiapkan untuk menjalankan bisnis.

Posisi rugi tidak dapat dihindari, tidak peduli keahlian bertrading atau seberapa banyak perolehan keuntungan. Oleh karena itu, trader harus belajar untuk menghadapinya sebagai biaya terbesar dalam trading forex.

2. Biaya Trading

Setiap kali trader membuka posisi, broker akan membebankan biaya trading dalam bentuk spread dan/atau komisi. Anda perlu memperhatikan seberapa besar pengeluaran dari biaya trading tersebut agar Anda mampu mengkalkulasikan seberapa besar profit harus dihasilkan untuk mengkover biaya-biaya di atas (termasuk posisi rugi).

Gaya bertrading juga memiliki andil dalam mengatur pengeluaran biaya trading. Pada scalping resiko lebih kecil namun biaya trading lebih tinggi karena frekuensi OP tinggi. Sedangkan pada swing trading beban biaya tradingnya lebih kecil namun melibatkan resiko tinggi karena TP dan SL umumnya dipasang jauh dari posisi OP.

Perhatikan pula broker dengan beban swap (rollover) yang tinggi, di mana Anda bisa jadi menanggung biaya tambahan jika menahan posisi sampai berhari-hari.

3. Sarana Bertrading

Sarana bertrading pada dasarnya adalah software dan hardware pendukung bagi trader untuk melaksanakan kegiatan trading forex. Contohnya antara lain adalah sarana pendukung seperti komputer (PC, Laptop) dan koneksi internet.

Karena modal dan kebutuhan trading berbeda-beda, biaya dari sarana bertrading umumnya akan sangat bervariasi dari satu trader dengan trader lain. Bisa saja Anda memilih untuk menggunakan komputer trading dengan setup monitor lebih dari satu serta meja dan kursi mewah yang tentunya akan menggelembungkan biaya.

Rencanakan biaya anggaran untuk membeli sarana bertrading secara bijaksana. Jangan sampai terlalu tinggi sebelum Anda benar-benar menghasilkan profit untuk menunjangnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tips Belajar Berpikir Seperti Seorang Trader Forex Profesional​

Artikel belajar forex mengenai “Tips Berpikir Seperti Trader Profesional” Saya akan lanjutkan untuk 2 tips berikut.

1. Kembangkan rutinitas trading yang sudah ditetapkan

Tanpa mempunyai rencana trading yang jelas, cenderung dibutuhkan waktu lama di depan komputer bagi seorang trader untuk melakukan transaksi trading dan melakukan analisa pasar.

Kembangkanlah rutinitas trading Anda sendiri dan menyimpannya dalam trading plan Forex yang Anda buat.

Biasakan untuk membaca kembali rencana trading Anda setiap hari, supaya Anda selalu mengingat aturan-aturan yang telah Anda susun dan menjadikannya rutinitas pada saat Anda melakukan transaksi.

Perhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Dapatkah saya menilai situasi pasar saat ini?
  • Pasar berada dalam tren atau Range?
  • Adakah hubungan antara berbagai pasangan mata uang?
  • Trading Setup seperti apakah yang ditawarkan pasar?
  • Apakah transaksi trading Anda memiliki potensi rasio laba / rugi yang benar?
Semua pertanyaan ini yang harus Anda tanyakan pada diri Anda bahkan sebelum Anda berpikir untuk membuka posisi trading.

2. Buatlah strategi trading forex yang menguntungkan

Sebelum Anda dapat membuat rencana trading, Anda harus terlebih dahulu mahir dan menguasai betul strategi trading yang akan Anda terapkan.

Konsep dan cara trading saya sederhana saja, berusaha melihat kenyataan yang terjadi di pasar. Pasar adalah hasil dari tindakan yang dilakukan oleh pelaku pasar aktif didalamnya. Beberapa pelaku pasar (trader) memiliki strategi trading yang berbeda dan kebutuhan yang berbeda pula untuk bisa sukses dipasar.

Pikirkan tentang hal ini!

Jika Anda tidak menyaring apa yang sebenarnya terjadi dipasar dan menyesuaikan pola pikir kita dengan situasi pasar, menerapkan strategi atau sistem trading yang sederhana, Anda tidak akan mendapatkan keuntungan dari pasar dan menjadi seorang trader forex professional yang terus mendapatkan keuntungan di pasar forex.

Demikian tips untuk merubah cara berpikir bagi trader pemula menjadi seperti seorang trader profesional. Janganlah Anda merasa bosan untuk terus belajar trading forex. Karena sebenarnya tidak ada yang ahli dalam trading forex. Tapi mereka yang bisa mengendalikan emosi dan memanfaatkan peluang dipasarlah yang akan sukses dalam trading forex. Selamat belajar forex!!!

 

Rahmatrabani

Trader baru
STRATEGI EMA 100 DAN PARABOLIC STOP DAN REVERSAL FOREX YANG MUDAH

Strategi ini adalah salah satu strategi trading forex yang mudah bagi trader pemula yang mungkin efektif digunakan dalam transaksi perdagangan forex mereka. Hanya menggunakan dua indikator dasar untuk menganalisa situasi pasar dan melakukan keputusan akhir untuk melakukan transaksi buy/sell: menggunakan indikator EMA 100 dan parabolic SAR (stop dan reversal).
Untuk melakukan order buy menggunakan strategi ini, harga harus berada di atas garis yang mewakili EMA 100. Selanjutnya, titik-titik parabolic SAR bermunculan di bawah candlestick. Sekarang trader harus menempatkan pending buy stop order 2 pips di atas batas tertinggi dari candlestick yang disebutkan di atas. Stop loss harus ditempatkan 2 pips di bawah swing rendah terdekat. Swing tertinggi sebelumnya dalam kasus ini digunakan sebagai take profit.

Untuk melakukan order sell di bawah strategi ini, kondisi yang bertentangan. Yakni, harga harus berada di bawah EMA 100, dan titik-titik parabolic SAR muncul di atas candlestick. Trader menempatkan pending sell stop order 2 pips di bawah batas terendah dari candlestick yang disebutkan di atas. Stop loss harus ditempatkan 2 pips di atas swing tinggi terdekat. Swing terendah sebelumnya dalam hal ini digunakan sebagai take profit.

Ini mungkin strategi forex yang mudah dan menguntungkan khususnya di tren pasar yang kuat, di mana sinyal cukup jelas muncul untuk memberikan sinyal buy dan sell. Penggunaan batas swing tertinggi/terendah sebelumnya sebagai nilai-nilai take profit adalah keuntungan lain dari strategi ini yang membuatnya bahkan lebih mudah dipahami dan lebih mudah digunakan. Namun, pasar dapat menghasilkan sinyal palsu juga, dan waktu keterlambatan mungkin memainkan peran penting. Jadi, trader harus selalu tetap berhati-hati untuk menghindari kerugian yang tidak terduga.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Forex VS Investasi Real Estate

Kebanyakan orang yang ingin membangun masa depan finansial dengan aman sering memilih untuk berinvestasi atau berdagang dalam bidang real estate. Memang, jika Anda melihat pada daftar nama orang-orang terkaya dengan kategori apapun, sebagian besar dari mereka telah mengalokasikan sebagian besar asetnya di real estate. Donald Trump, seorang jutawan real estate yang sangat populer dengan kisah suksesnya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

Buku-buku seperti Rich Dad, Poor Dad, oleh Robert Kiyosaki serta buku investasi properti lain yang ditulis dalam lima belas tahun terakhir, memperkenalkan investasi real estate. Berkat buku ini, banyak orang telah membuka pikiran mereka dengan kemungkinan-kemungkinan baru untuk mencapai kesuksesan yang mereka inginkan.

Artikel ini tidak akan menyalahkan atau melemahkan investasi real estate, namun akan memberikan sebuah pandangan baru dalam berinvestasi real estate. Setiap dari kita memiliki keterbatasan dan keadaan yang tidak sama. Sehingga, setiap orang akan selalu berpikir panjang untuk memutuskan bidang investasi apa yang akan mereka pilih.

Apa yang perlu kita lakukan dalam hal investasi? Pertama, carilah sebanyak mungkin referensi mengenai investasi dan beberapa alternatif investasi. Investasi pada dasarnya ada dua jenis, yaitu investasi real dan investasi finansial. Setelah itu, fokuskanlah investasi apa yang akan Anda jalani. Berikut ini akan dijelaskan kekurangan dan kelebihan berinvestasi real (real estate) dan investasi keuangan (forex) sebagai bahan pertimbangan Anda.

Pemasukan Pasif Atau Aktif

Jika Anda menyukai ide membeli properti untuk mendapatkan pemasukan dari sewanya, maka pasar real estat mungkin lebih baik untuk Anda. Dengan membeli produk properti, seperti rumah, Anda dapat menyewakan atau mengkontrakkannya. Dari sini, berarti Anda termasuk orang yang lebih suka mendapat penghasilan pasif, dan investasi properti cocok dengan Anda.

Namun, jika Anda lebih memilih untuk membeli properti terutama karena berpikir bisa menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi, berarti Anda adalah orang yang ingin mengembangkan jumlah uang yang Anda simpan. Jika begitu, maka forex bisa menjadi kendaraan perdagangan yang lebih baik bagi Anda. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar mata uang yang lebih cepat dan transaksi bisa dilangsungkan dengan lebih cepat dan mudah.

Modal

Untuk membeli kontrak property di real estate, Anda harus memiliki setidaknya 10% dari biaya akuisisi properti. Misalnya biaya rumah seharga $350.000, Anda akan perlu mengeluarkan sampai $35,000 sebagai pembukaan kontraknya. Itu adalah pendapatan kotor satu tahun bagi banyak orang.

Jika Anda ingin memulai trading forex, kebanyakan broker membolehkan untuk membuka rekening trading hanya $200. Dengan $50, Anda sudah dapat trading 10.000 unit mata uang dengan memiliki rasio margin 200:1 atau lebih.

Likuiditas

Setiap kali Anda ingin membeli atau menjual mata uang, selalu ada seseorang yang bersedia untuk membeli atau menjual mata uangnya dengan harga kompetitif. Pasar forex adalah pasar terbesar di dunia. Jika memiliki ratusan ribu dolar dan ingin tukar mata uang lain, Anda dapat melakukannya hanya dalam beberapa detik. Sedangkan untuk membeli atau menjual rumah atau apartemen, biasanya perlu menunggu selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan sampai ada pembeli datang menawar rumah Anda.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Belajar Analisa Trading Forex Menggunakan Analisa Intermarket


Anda akan mendapatkan gambaran yang jauh lebih jelas jika bisa memahami bagaimana pasar dalam berinteraksi satu sama lain. Akan sangat menarik mengamati hubungan antara komoditas, harga obligasi, saham dan mata uang.

Dalam kebanyakan siklus, ada urutan umum di mana empat pasar tersebut dapat bergerak. Dengan melihat semua pergerakan, kita akan lebih mampu menilai, ke arah mana pasar akan bergerak? Karena pada prinsipnya empat pasar tersebut saling bekerja sama dan beberapa melawan arah.

Dorong dan Tarik

Mari kita lihat bagaimana harga komoditas, obligasi, saham dan mata uang saling berinteraksi. Ketika harga komoditas naik, biaya barang akan terdorong naik sehingga meningkatkan pergerakan harga atau inflasi . Pada gilirannya suku bunga berpotensi juga akan meningkat.

Hubungan antara tingkat suku bunga dan harga obligasi adalah berbanding terbalik. Maka dari itu biasanya harga obligasi akan turun di saat suku bunga naik.

Secara umum, harga obligasi dan harga saham saling berkorelasi. Ketika harga obligasi mulai jatuh, maka harga saham akhirnya akan mengikutinya dikarenakan biaya pinjaman menjadi lebih mahal dan biaya melakukan bisnis naik akibat inflasi.

Sekali lagi, kita akan melihat momen antara harga obligasi jatuh yang mengakibatkan turunnya harga di pasar saham.

Pasar mata uang berdampak pada semua pasar, tapi yang utama lebih fokus pada harga komoditas. Harga-harga komoditas akan mempengaruhi harga obligasi dan kemudian harga saham.

Dolar AS dan harga komoditas secara umum berada dalam tren yang berlawanan ketika dolar menurun terhadap mata uang lainnya.

Aplikasi

Analisis intermarket bukanlah metode yang dapat memberikan sinyal beli atau sinyal jual. Namun, menyediakan informasi yang sangat baik untuk mengkonfirmasi tren dan akan memberikan informasi mengenai potensi pembalikan arah harga.

Jika harga komoditas meningkat, harga obligasi sudah mulai berbalik lebih rendah. Tinggal masalah waktu untuk menunggu harga saham jatuh.

Meskipun demikian, ini hanyalah semacam “warning” bahwa akan ada pembalikan tren yang mungkin akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan jika harga obligasi terus dan berubah ke level yang lebih rendah.

Analisis Intermarket Tidak Berhasil?

Selalu ada hubungan di antara pasar-pasar ini, namun ada saat-saat korelasi yang disebutkan di atas tidak akan memberikan gambaran yang baik.

Ketika runtuhnya pasar Asia pada tahun 1997, pasar AS melihat harga saham dan harga obligasi berpisah (saham jatuh ketika harga obligasi naik, dan saham naik karena obligasi jatuh). Ini melanggar hubungan korelasi positif dari harga obligasi dan saham. Jadi, mengapa ini terjadi?

Hubungan pasar yang khas akan terlihat ketika inflasi terlihat. Jadi, ketika kita pindah ke lingkungan deflasi, hubungan tersebut akan bergeser.

Deflasi umumnya akan mendorong pasar saham bergerak ke level rendah tanpa ada potensi pertumbuhan harga saham. Di sisi lain, harga obligasi akan bergerak lebih tinggi untuk mencerminkan penurunan suku bunga (ingat, suku bunga dan harga obligasi bergerak dalam arah yang berlawanan).

Penerapan analisis intermarket yang efektif bisa membantu Anda untuk memahami dinamika pergerseran ekonomi global

 

Rahmatrabani

Trader baru
Belajar Mengendalikan Ketakutan dan Jangan Memaksakan Diri

Dari sekian banyak pengalaman menjadi trader, ketakutan adalah hal yang sering menjangkiti. Merupakan hal wajar jika saat menjadi pemula, banyak faktor membuat trader merasa tidak yakin dengan keputusan yang diambil. Meskipun sudah menentukan titik Take Profit, melihat chart terus-menerus bisa menimbulkan keraguan, sehingga akhirnya mendorong trader untuk melakukan Close posisi terlalu cepat.

Butuh waktu yang panjang untuk menyeimbangkan perasaan serakah dan ketakutan. Pelajaran dari trading forex yang bisa diterapkan pada dunia nyata adalah, bangunlah keberanian dalam diri Anda untuk menghadapi keadaan sekitar. Jangan mau kalah dengan ketakutan yang sementara, dan teruslah asah kemampuan analisa Anda. Dengan begitu, perasaan percaya diri dalam membaca sentimen pasar akan muncul.

Jangan Memaksakan Diri

Pada beberapa orang, kegagalan adalah hal yang sangat memalukan dan mereka mati-matian menutupinya. Mereka tidak pernah berhenti dan terus melakukan "balas dendam" tanpa menganalisa kesalahan trading. Jika pola pikir seperti ini diterapkan dalam melakukan trading forex, maka kehancuranlah yang akan terjadi. Ada saatnya mengakui kekalahan yang terjadi dan keluar dari pasar.

Trading forex adalah aktivitas yang sangat sulit, apalagi jika Anda memaksakan diri. Namun, percayalah bahwa kegagalan kecil yang terjadi pada awal trading, akan lebih baik daripada kehilangan seluruh modal hanya karena mengejar gengsi. Di balik semua tekanan dan ketidakpastian pasar yang dihadapi, pengalaman menjadi trader membawa kesan tersendiri bagi orang-orang yang pernah melakukannya. Jika Anda mempersiapkan diri dengan baik dan menguasai pengendalian emosi, trading forex dapat menjadi ladang kesuksesan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Regulasi Broker Forex

Apakah broker atau dealer tersebut teregulasi dengan benar? Jika telah teregulasi, dari negara mana regulasi tersebut diterbitkan?

Kriteria regulasi broker forex pada setiap negara tidaklah sama, dan broker yang induk perusahaannya berada pada suatu wilayah negara tertentu harus memperoleh regulasi dari negara tersebut. Investor atau trader harus mengetahui badan regulasi (regulatory agency) mana yang terpercaya dan telah memberikan regulasi pada broker-broker papan atas dunia. Selain itu perlu diketahui juga apakah sebuah broker memperoleh regulasi dari off-shore country yang cenderung liberal atau longgar.

Negara-negara dengan badan regulasi yang terpercaya antara lain:

  • Amerika Serikat, nama badan regulasi: CFTC (Commodities and Futures Trading Commission), NFA (National Futures Association)
  • Inggris, nama badan regulasi: FCA (Financial Conduct Authority)
  • Jerman, nama badan regulasi: Bundeszentrale für Finanzdienstleistungsaufsicht
  • Australia, nama badan regulasi: ASIC (Australian Securities and Investment Commission)
  • Jepang, nama badan regulasi: Financial Services Agency
  • Swiss, nama badan regulasi: Groupement Suisse des Conseils en Gestion Indépendants
  • Hong Kong, nama badan regulasi: FSC (Securities and Futures Commission)
  • Singapura, nama badan regulasi: MAS (Monetary Authority of Singapore)
Reputasi badan-badan regulasi tersebut telah diakui dunia dan telah beberapa kali melaksanakan sanksi dengan tegas terhadap broker-broker yang melanggar ketentuan regulasi antara lain dengan sanksi denda hingga jutaan US dollar. Investor atau trader harus hati-hati terhadap broker yang tidak teregulasi dengan benar, karena dengan demikian segala aktivitas broker tersebut tidak ada yang mengawasi dan sangat tidak aman untuk berinvestasi.

Selain itu, investor atau trader juga harus bisa membedakan antara ijin pendirian perusahaan saja dengan ijin sebagai perusahaan pialang. Perusahaan sekuritas atau forex yang benar harus memperoleh ijin sebagai perusahaan pialang dari badan regulasi yang berwenang.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Pentingnya Kesabaran Dalam Belajar Trading Forex


Sebagai seorang trader pemula, Anda seringkali akan dihadapkan dengan pertanyaan sederhana tapi susah dijawab, yaitu "Dalam kondisi pasar sekarang, apakah akan buy atau sell?" Ini adalah pertanyaan yang cukup membingungkan bagi pemula yang masih dalam tahap awal belajar trading forex. Namun, setelah agak lama belajar pun masih akan ada pertanyaan serupa, khususnya jika harga telah sampai pada titik yang menurut Anda bisa melakukan open posisi, tapi ada sinyal yang belum terkonfirmasi. Hal ini membuat diri Anda sedikit bingung, apakah sebaiknya open posisi atau tidak.

Harga di market memang akan selalu bergerak sesukanya. Pergerakan harga di market membuat para trader harus berfikir ekstra dan menganalisis untuk mendapatkan gambaran pergerakan harga, walaupun tidak akan sama persis dengan kenyataannya nanti. Kesalahan analisis dan prediksi akan semakin mungkin terjadi, jika tidak sabar dalam menganalisis, terburu-buru buka posisi, atau mengabaikan adanya indikator yang belum terkonfirmasi dalam sistem trading.

Kuncinya Adalah Kesabaran

Di sisi lain, akan muncul suatu kendala psikologis karena terlalu lama menunggu open posisi yang tepat. Kapan akan profit, jika tidak open posisi? Sehingga akhirnya cenderung membuka terlalu banyak posisi trading, atau malahan sudah memiliki beberapa posisi yang sedang floating dalam waktu bersamaan. Ada juga trader yang menyesal belakangan karena setelah mengklik tombol buy atau sell, ia baru menyadari bahwa transaksi itu seharusnya tidak diambil.

Biasanya keadaan seperti itu terjadi pada trader pemula. Kenapa trader pemula sering melakukan kesalahan? Pertama, karena ia melakukan transaksi berdasarkan keragu-raguan, apakah harus mengambil posisi atau harus menunggu kesempatan yang lebih baik. Pada akhirnya, mereka tidak sabar dan mengambil transaksi berdasarkan emosi, bukan didasarkan pada teknik dan analisa perdagangan yang rasional. Sekitar 90% kasus seperti demikian berakhir dengan salah posisi dan tentu saja, kerugian.

Dari sinilah, pentingnya melatih kesabaran dalam menunggu pergerakan market yang bagus dan menghindari posisi yang tidak cukup kuat. Trader pemula harus sungguh-sungguh mempelajari bagaimana menganalisis grafik dan mengabaikan pergerakan market yang tidak cukup baik. Disadari atau tidak, semua itu berangkat dari sebuah kesabaran.

Trader profesional telah melatih psikologi trading mereka hingga memiliki kesabaran dan ketenangan yang tinggi. Mereka akan selalu menunggu pergerakan yang baik di pasar. Jangan khawatir, kesabaran akan selalu berbuah manis pada akhirnya. Kesabaran akan terbayar setelah berhasil menyelesaikan transaksi setiap bulan dengan keuntungan yang luar biasa.

Merubah Pola Pikir

Meskipun sudah mengetahui pentingnya melatih kesabaran, tetapi trader pemula tetap saja acap serampangan dalam bertrading. Masalah utamanya ada dalam pola pikir yang ingin mengejar keuntungan secepat mungkin. Karena saat awal mulai trading forex lantaran tergoda iming-iming profit tinggi yang disampaikan marketing broker, maka harapannya pun "muluk-muluk", seperti untung 100% dalam seminggu, menggandakan modal dalam hitungan bulan, dan seterusnya.

Dalam hal ini, semua trader pemula sebaiknya memahami bahwa tak ada keuntungan yang bisa diperoleh secara instan. Tak ada orang yang akan sukses di bidang yang tidak dipahaminya, sehingga perlu untuk belajar trading forex secara tekun terlebih dahulu, baru kemudian memikirkan keuntungan. Keuntungan itu juga bukan sesuatu yang akan langsung didapatkan dalam sekali trading, melainkan setelah berkali-kali trading, berhasil mempertahankan proporsi untung lebih besar dibanding rugi, hingga pada akhirnya semua jerih payah itu terbayar dengan tercapainya keuntungan secara konsisten dari waktu ke waktu.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apakah Perusahaan Tersebut Broker Atau Dealer

Trading forex termasuk Over The Counter (OTC) market yang tidak terpusat pada suatu lokasi tertentu seperti halnya bursa saham. Perdagangan forex terjadi dalam bentuk kontrak antara dua pihak. Mengenali karakteristik dan perbedaan antara broker dan dealer adalah penting bagi trader, karena cara kerja mereka berbeda.

Berikut perbedaan antara dealer dan broker beserta cara kerja masing-masing. Biasanya dealer hanya melayani klien (trader) yang trading dengan jumlah dana yang relatif besar, sedang broker bisa melayani trader dengan dana yang relatif kecil.

Dealer, atau market maker besar.

Yang termasuk dalam kategori ini adalah bank-bank besar dan perusahaan investasi besar yang telah teregulasi sebagai perusahaan pialang untuk forex, saham atau jenis investasi lainnya. Perusahaan ini dikategorikan sebagai Futures Commission Merchant atau FCM. Disebut dealer karena mereka memiliki "dealing desk" atau "meja" untuk melakukan deal harga beli atau harga jual dengan para klien-nya.

Dealing desk adalah metode trading tradisional yang dahulu digunakan oleh bank dan institusi keuangan, namun pada dasarnya dealer menciptakan pasar dari para klien atau nasabahnya sendiri, oleh karena itu disebut dengan "market maker" atau pencipta pasar.

Dalam memberikan harga beli atau harga jual ke para klien-nya, dealer mempunyai patokan yang tidak jauh berbeda dengan harga pasar yang sebenarnya. Dalam hal spread atau beda harga beli dan harga jual, mereka bisa menggunakan fixed basis atau spread tetap (biasanya pada dealer-dealer besar); maupun dynamic spread system, yaitu spread yang berubah-ubah tergantung dari tinggi rendahnya likuiditas.

Dealer-dealer tersebut saling berhubungan satu sama lain guna me-manage posisi trading para klien-nya dan juga me-manage resiko. Sering kali dealer melempar order-order klien-nya ke dealer lain yang lebih besar. Dealer, atau market maker memperoleh keuntungan tetap dari besarnya spread, swap, dan jasa layanan lainnya, namun keuntungan besar diperoleh dari kemampuannya me-manage resiko trading.

Broker, atau "non dealing desk".

Broker bertindak sebagai perantara murni antara trader (atau klien) dengan dealer (atau market maker). Dalam hal ini broker meneruskan semua order klien-nya ke dealer melalui sistem komputer tanpa intervensi oleh "dealing desk", sehingga disebut dengan "non dealing desk".

Semua order klien yang diteruskan ke "dealing desk" akan langsung dieksekusi oleh dealer. Teknologi ini disebut dengan Straight Through Processing (STP). Keuntungan yang diperoleh broker bisa dari besarnya spread yang ditawarkan (tentu saja lebih tinggi dari dealer) dan jasa layanan trading lainnya.

Tetapi seiring dengan persaingan antar broker untuk mendapatkan klien dari trader retail yang jumlahnya semakin banyak, broker tidak lagi mengambil keuntungan dari besarnya spread, melainkan mereka memperoleh commission fee dari dealer, berdasarkan jumlah transaksi yang mengalir ke "dealing desk" selama periode waktu tertentu. Oleh karena itu, banyak broker yang sangat proaktif menawarkan berbagai layanan guna meraup klien dari trader retail. Seperti halnya dealer, broker yang benar juga harus telah teregulasi sebagai perusahaan pialang.

Broker forex jenis ECN (Electronic Communication Network).

Broker ECN adalah modifikasi dari broker yang biasa, dan akhir-akhir ini semakin banyak dijumpai. Broker jenis ECN bertindak sebagai broker antar market maker atau "dealing desk", dan trader retail juga bisa berpartisipasi. Dalam hal ini broker jenis ECN bekerja dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara nyata (via online, realtime).

Dalam hal ini, besarnya spread ditentukan berdasarkan perbedaan penawaran yang terbaik dari harga jual dan harga beli. Broker jenis ECN memperoleh keuntungan dari biaya per transaksi yang dibebankan ke para klien-nya. Pada sistem ini, ditampilkan volume dari masing-masing penawaran harga jual dan penawaran harga beli, sehingga bisa diketahui likuiditas pasangan mata uang yang diperdagangkan pada broker ECN tersebut.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Trading Itu Mudah (Jika Anda Tahu Bagaimana Harus Memulai)


Judul di atas saya ambil dari mentor saya, yang telah meletakkan dasar-dasar pemahaman bagi saya tentang apa dan bagaimana cara trading yang "semestinya". Berikut ini adalah kunci-kunci untuk membuat belajar trading forex mudah. Catat baik-baik dan praktikkan dalam keseharian Anda, agar membawa manfaat yang maksimal.

Trading Itu Mudah Jika Pantang Menyerah

Sedikit saya ingin sharing di sini ya. Kurang lebih dua tahun yang lalu, dengan semangat menggebu, saya pun nyemplung ke dunia forex trading ini. Jangan kira trading forex berjalan mudah, seperti yang saya (atau mungkin anda juga) bayangkan. Pengorbanan yang diperlukan dalam proses belajar memang tidak sedikit, baik pengorbanan waktu, tenaga, maupun tentu saja, modal. Terus terang, saya yang biasanya menyombongkan diri sebagai fast learner, di forex trading ini ternyata bener-bener ketemu batunya.

Diawali dengan kesombongan yang mengakibatkan Margin Call (MC) dalam waktu 2 minggu. Untungnya, kemudian timbul kesadaran akan perlunya pemahaman yang benar dan perlunya mengabaikan keinginan balas dendam.

Dari rasa tertantang dan pengakuan bahwa ternyata forex tidak semudah yang saya bayangkan, mulailah timbul pencerahan yang konsekuensinya menuntut hari-hari penuh "perjuangan": membaca seabreg e-book, googling sana-sini, nanya (dan dicuekin) sana-sini. Hiks! Hasilnya? Nah, itu dia, yang jelas sih, tampang jadi kusut abis, karena kurang tidur. Tapi, semua proses belajar itu saya lalui dengan semangat pantang menyerah dan justru saya anggap suatu tantangan tersendiri.

Belajar Trading Forex Perlu Persiapan

Nah, bagi anda yang sudah bertekad ingin belajar trading, ada beberapa hal yang perlu anda pahami dan persiapkan terlebih dahulu, supaya tidak mengikuti jalan saya belajar yang terlalu berliku-liku.

Pertama, siapkan mental. Lah, kok mental duluan? Iyalah, kalo mental sudah tahan banting, apapun kondisi yang bakalan dihadapi, kita sudah akan siap. Menjadi seorang trader itu harus punya mental yang tahan banting. Seorang teman saya bilang, dalam belajar trading, bersiap aja setahun awal untuk babak belur dulu. Makanya, siapkan mental (dan modal secukupnya saja) untuk babak belur di tahun pertama.

Kedua, persiapkan dan rencanakan cash flow (aliran dana) yang diperlukan. Hal yang perlu anda ingat adalah, jaga cash flow anda. Jangan terburu nafsu untuk melakukan invest (deposit) besar di tahun pertama. trading forex itu mudah

Biasanya nih… seorang (calon) trader merasa sudah menguasai teknik trading hanya dengan beberapa kali "kebetulan" melakukan open position yang menghasilkan profit dan kemudian memutuskan untuk melakukan deposit yang relatif besar. Eits, tunggu dulu, kalo anda tidak ingin pensiun dini sebagai trader, tahan keinginan untuk deposit besar-besaran di tahun pertama, apalagi di bulan pertama.

Dari sharing pengalaman teman-teman trader lain, biasanya hasil yang konsisten baru akan tercapai setelah seseorang berpengalaman trading lebih dari setahun. Jadi, kalau anda baru belajar trading selama beberapa bulan dan merasa sudah menguasai cara trading yang benar kemudian memutuskan untuk melakukan deposit, sebaiknya lakukan deposit dalam jumlah yang tidak terlalu besar terlebih dahulu.

Ketiga, cari mentor (pembimbing) anda dalam proses belajar trading ini dan bergabunglah dengan komunitas trader yang bisa saling memberikan dorongan,semangat serta sharing teknik maupun pengalaman dalam ber-trading.

Dimana kita bisa cari mentor dan komunitas trader? Mudah saja kok. Aktiflah di forum-forum trader dan carilah trader yang sudah lebih senior dan mau memberikan bimbingan. Atau setidaknya, carilah partner diskusi yang bisa memberikan semangat dan masukan yang positif. Terus terang nih, saya tetep bisa bertahan melalui tahun awal karena dukungan semangat dari temen-temen trader yang lain, terutama temen-temen trader di MV.

Keempat, lakukan proses belajar trading forex dengan penuh kecintaan. Halahh… kok jadi mellow gini ya? Maksud saya gini loh…, biasanya nih… kalau dasarnya sudah cinta, maka pengorbanan pun akan terasa sebagai kenikmatan. Iya, nggak?

Nah, sehubungan dengan belajar trading ini, kalau anda memang sudah cinta dengan trading, maka pengorbanan seperti misalnya begadang sampai jam 3 pagi buat melototin chart atau dalam rangka belajar satu indikator teknikal, nggak akan kerasa sebagai suatu yang berat.

Percaya deh, orang yang sukses itu orang yang mencintai apa yang dia kerjakan. Belajar atau bekerjalah dengan passion, maka anda akan jadi orang yang penuh semangat dan sukses. Oke, hal-hal di atas sekedar saran buat anda yang berminat untuk nyemplung di dunia trading ini. Saya ucapkan: Welcome to the jungle, enter at your own risk! But don’t worry, it’s fun!



 

Rahmatrabani

Trader baru
Rahasia Belajar Analisa Fundamental Forex


Pergerakan Forex telah terbukti dapat bergerak dengan cepat. Transaksi Forex menawarkan banyak kesempatan untuk mendapatkan keuntungan besar pada perdagangan jangka pendek karena perdagangan forex juga bergantung pada fluktuasi harga yang hanya berlangsung beberapa menit.

Apa yang mesti Anda perhatikan? Dan bagaimana seharusnya Anda bereaksi?

Pengaruh Berita

Pasar mata uang sangat reaktif terhadap pengumuman ekonomi, contoh : setelah pengumuman pada bulan September bahwa Federal Reserve tidak akan melakukan tapering off pada program pelonggaran kuantitatif, membuat dolar jatuh secara dramatis. Sinyal ini memberitahukan bawah ekonomi AS masih harus mendapat dukungan dan mengirimkan trader untuk bertransaksi ke mata uang kuat seperti GBP yang menyebabkan breakout tajam pada GBP/USD.

Fluktuasi seperti ini didasarkan pada berita yang tidak biasa karena kebanyakan pengumuman data ekonomi memiliki efek yang lebih rendah, tetapi akan selalu memiliki efek serta memberikan kesempatan untuk keuntungan di waktu yang tepat.

Biasanya ada tujuh atau lebih pengumuman ekonomi pada satu hari dalam perdagangan mata uang utama. Untuk trader paruh waktu, penting untuk mengetahui data ekonomi mana yang harus diperhatikan sehingga mereka dapat memilih mata uang yang akan di transaksikan.

Pengumuman ekonomi terbesar datang dari Amerika Serikat karena sebagian besar perdagangan mata uang dipatok terhadap dolar. Selain itu, pengumuman ekonomi Inggris yang mempunyai efek hampir sama pentingnya karena trading Forex juga terjadi di London.

Setelah pengumuman, biasanya mata uang akan berfluktuasi secara acak pada 60-120 detik pertama sebelum bergerak lebih tajam.

Tren akan menjadi jelas selama periode yang relatif lebih lama dengan efek pasar pengumuman berlangsung di antara dua hingga empat hari, tetapi akan ada banyak pergerakan naik dan turun dalam hari berikutnya.

Menggunakan News dan Batasi Waktu Perdagangan

Perdagangan menggunakan news dapat digunakan dengan cara mencari periode konsolidasi, fluktuasi jangka pendek sebelum atau sesudah pengumuman dan perdagangan breakout.

Disiplin sangat penting di sini, meskipun perdagangan jangka pendek menawarkan kesempatan yang luar biasa.

Pasar Forex buka 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Anda tidak bisa tetap terjaga selama itu, sehingga Anda perlu memilih waktu untuk melakukan transaksi. Tetapi yang paling mudah adalah ketika harga berada dalam satu pasar yang terbuka secara bersamaan. Jam perdagangan London dan New York merupakan perdagangan yang paling banyak dilakukan.

Tentukan batas waktu pada perdagangan karena hal ini akan membantu anda untuk meminimalkan risiko. Mata uang akan terus berfluktuasi di tengah berita. Menetapkan batas waktu, berapa lama Anda akan melakukan perdagangan dapat membantu menghentikan Anda untuk melakukan trading ”hope” ketika harga bergerak dalam jangka pendek.

Selain itu, transaksi mata uang dengan jangka waktu pendek pada dasarnya memliki risiko tinggi. Untuk meminimalkan hal tersebut, pertimbangkan untuk menggunakan stop order.

Bantuan Analisis Teknikal

Perdagangan menggunakan news secara alamiah akan mengarah kepada analisa teknikal. Analisa teknikal akan bergantung pada analisa grafik.

Pemahaman pola teknikal dan tren di pasar Forex dan kombinasi berita ekonomi akan memberi trader wawasan yang lebih luas ketika pasar akan bergerak dalam jangka waktu pendek.

Pasar yang bergerak dalam hitungan menit atau bahkan detik akan membuat perubahan dramatis yang terjadi mengingat berita ekonomi yang muncul dan akan menjadi momen yang sangat penting bagi seorang trader Forex untuk bereaksi dengan cepat.

Kombinasi analisa fundamental dan analisa teknikal dapat menjadi jalan menuju sukses bertransaksi.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Spread, Dan Swap

Pada umumnya saat ini broker menawarkan spread tetap (fixed spread) pada semua pasangan mata uang yang ditawarkan, dengan kecenderungan spread yang kecil untuk pasangan yang likuid, seperti EUR/USD dan USD/JPY. Untuk pasangan mata uang yang kurang likuid seperti EUR/CAD atau GBP/CHF, maka spread-nya cenderung besar.

Semakin kecil spread yang ditawarkan, maka secara hipotetis semakin besar peluang Anda memperoleh profit. Anda bisa memilih broker yang memberikan penawaran spread yang paling kecil.

Namun demikian, jika volatilitas pasar sangat tinggi, maka spread bisa membesar, kemudian kembali kecil setelah volatilitas normal kembali. Ini biasa terjadi pada saat rilis data fundamental penting yang berdampak pada pasangan mata uang tertentu.

Menjelang atau sesaat setelah rilis data, jumlah trader yang masuk pada pasangan mata uang tersebut bisa berlipat, sehingga menyebabkan likuiditas dan volatilitas pasar naik tajam. Jika pada keadaan normal spread hanya sebesar 2 pip, maka pada saat rilis data penting bisa naik hingga 7 sampai 8 pip.

Pada umumnya, broker-broker forex papan atas dengan reputasi yang telah diakui dunia biasanya tidak memungut biaya transaksi per trade (transaction fee), kecuali broker jenis ECN dan dealer-dealer tertentu. Dalam hal ini, Anda harus jeli dalam membandingkan dan memilih broker sebelum membuka account riil. Jika ada biaya tambahan, pastikan manfaat yang akan Anda peroleh.

Swap atau bunga rollover.

Banyak broker yang memberlakukan Swap, atau bunga akibat menginapnya posisi terbuka hingga hari trading berikutnya, yang disebut juga rollover. Nilai Swap bisa positif atau negatif tergantung dari perbedaan suku bunga dari negara-negara yang mata uangnya diperdagangkan. Swap yang ditambahkan ke account Anda (jika nilainya positif), atau dikurangkan dari account Anda (jika nilainya negatif), akan dihitung dari posisi terbuka Anda setiap melewati jam penutupan pasar berdasarkan peraturan dari broker.

Contoh: jika misalkan suku bunga USD 1.0% dan suku bunga JPY 0.25%. Dalam hal ini, jika Anda punya posisi buy USD/JPY, berarti Anda meminjam JPY untuk membeli USD, dan Anda akan memperoleh bunga sebesar (-0.25+1.0)% = +0.75%. Sebaliknya, jika posisi Anda sell USD/JPY, maka Anda akan dikenakan biaya Swap sebesar (-1.0+0.25)% = -0.75%.

Swap dihitung per hari selewat waktu penutupan pasar berdasarkan jumlah nilai volume lot (quantity contract size), bukan dari modal Anda. Besarnya Swap bisa berubah-ubah, dan Anda bisa melihat tabel bunga per hari yang disediakan oleh broker Anda. Kadang-kadang, Swap juga mencakup komisi broker untuk mentransfer posisi terbuka Anda pada hari trading berikutnya.

 
Top