Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Profit Taking Forex

1. Aksi Profit Taking Memiliki Pengaruh Jangka Pendek

Dalam dunia trading, telah dikenal prinsip buy the rumor, sell by the facts. Aksi Profit Taking sendiri biasanya didasari oleh isu-isu yang mampu menggerakan pasar, tapi belum tentu semuanya sudah terkonfirmasi. Karena itu, trader yang ingin mengambil keuntungan dari pengaruh Profit Taking harus bertindak cepat dalam mengambil keputusan, sebelum harga kembali ke arah aslinya.

2. Periksa Kembali Kebijakan Broker Anda
Apabila banyak trader melakukan aksi Profit Taking dalam satu waktu, maka hal itu dapat menimbulkan ketidakseimbangan dalam pergerakan harga dan masalah pada server broker. Untuk itu, beberapa broker memberikan pengumuman tentang perubahan kondisi trading pada waktu-waktu tertentu, guna mencegah aksi Profit Taking klien yang dilakukan secara masal dan bisa menimbulkan masalah pada sistem mereka. Hal ini biasanya berujung pada tidak maksimalnya aksi Profit Taking forex yang dilakukan trader sebelum rilis berita penting.

3. Tetap Gunakan Rasio Risk/Reward
Meskipun penjelasan di atas banyak berfokus pada aksi Profit Taking Forex yang berpedoman pada analisa teknikal dan rilis berita penting, tetapi jangan lupakan juga perhitungan Risk And Reward.

"Level target profit atau Take Profit biasanya ditentukan setelah risiko. Artinya, kita akan lebih dulu menentukan batas kerugian dengan Stop Loss, lalu diikuti Take Profit sesuai dengan rasio Risk/Reward yang kita rencanakan. Jika misalnya batas kerugian atau Stop Loss sebesar 50 pip, maka dengan rasio 1:2, kita akan menentukan Take Profit sebesar 100 pip."

Metode ini penting untuk memastikan kelangsungan profitabilitas dalam akun trading Anda.


 

Rahmatrabani

Trader baru
STRATEGI EMA 100 DAN PARABOLIC STOP DAN REVERSAL FOREX YANG MUDAH

Strategi ini adalah salah satu strategi trading forex yang mudah bagi trader pemula yang mungkin efektif digunakan dalam transaksi perdagangan forex mereka. Hanya menggunakan dua indikator dasar untuk menganalisa situasi pasar dan melakukan keputusan akhir untuk melakukan transaksi buy/sell: menggunakan indikator EMA 100 dan parabolic SAR (stop dan reversal).
Untuk melakukan order buy menggunakan strategi ini, harga harus berada di atas garis yang mewakili EMA 100. Selanjutnya, titik-titik parabolic SAR bermunculan di bawah candlestick. Sekarang trader harus menempatkan pending buy stop order 2 pips di atas batas tertinggi dari candlestick yang disebutkan di atas. Stop loss harus ditempatkan 2 pips di bawah swing rendah terdekat. Swing tertinggi sebelumnya dalam kasus ini digunakan sebagai take profit.

Untuk melakukan order sell di bawah strategi ini, kondisi yang bertentangan. Yakni, harga harus berada di bawah EMA 100, dan titik-titik parabolic SAR muncul di atas candlestick. Trader menempatkan pending sell stop order 2 pips di bawah batas terendah dari candlestick yang disebutkan di atas. Stop loss harus ditempatkan 2 pips di atas swing tinggi terdekat. Swing terendah sebelumnya dalam hal ini digunakan sebagai take profit.

Ini mungkin strategi forex yang mudah dan menguntungkan khususnya di tren pasar yang kuat, di mana sinyal cukup jelas muncul untuk memberikan sinyal buy dan sell. Penggunaan batas swing tertinggi/terendah sebelumnya sebagai nilai-nilai take profit adalah keuntungan lain dari strategi ini yang membuatnya bahkan lebih mudah dipahami dan lebih mudah digunakan. Namun, pasar dapat menghasilkan sinyal palsu juga, dan waktu keterlambatan mungkin memainkan peran penting. Jadi, trader harus selalu tetap berhati-hati untuk menghindari kerugian yang tidak terduga.


 

Rahmatrabani

Trader baru
[mention]jakaduriat[/mention]
Detail dari sistem trading

Sistem trading yang profitable biasanya mempunyai detail penggunaan dan konsep yang cukup jelas. Saat anda memilih dan mempelajari sistem trading, pastikan faktor-faktor seperti area entry, exit, cara penggunaan strategi, dan sejenisnya ada dalam ulasan strategi tersebut.

Respon dari pengguna lain

Sistem trading ataupun cara analisa market biasanya dituliskan dalam bentuk thread di forum forex trading yang banyak bertebaran di Internet. Anda bisa melihat respon dan reply dari pengguna lain dalam thread / artikel tersebut. Diskusi dari para pengguna sistem trading biasanya menggambarkan hasil secara umum dari sistem trading tersebut.

Hati-hati dengan scammer

Banyak oknum di internet yang mencari kesempatan dalam kesempitan dengan memanfaatkan anda yang sedang mencari sistem trading yang profitable. Praktek scam yang mereka lakukan bisa berupa menjual sistem trading yang tidak teruji, menjual indikator sakti tanpa loss, sampai dengan manage account dengan iming-iming profit besar.

Para pencari sistem trading yang profitable biasanya didominasi oleh rekan-rekan trader yang masih awam, sehingga cukup rentan dengan “rayuan maut” para scammer .

Jangka waktu

Ada banyak sistem trading yang muncul, mempunyai “umur” panjang, dan masih aktif digunakan banyak trader sampai sekarang. Lamanya “umur” dari satu sistem trading bisa kita jadikan parameter bahwa sistem trading tersebut memang cukup berhasil dan bisa kita gunakan untuk menyaring sistem trading yang profitable.

Sesuaikan dengan minat

Setiap trader mempunyai karakter trading tersendiri. Karena hal ini juga seringkali seorang trader akan cenderung lebih cocok dengan satu style atau sistem trading tertentu. Hal ini tidak berarti sistem trading lain kurang bagus, hanya tidak cocok saja . Oleh karena itulah ada baiknya anda mencoba melihat karakter diri pribadi, menentukan sistem atau cara yang pas, dan jika sudah ditemukan silahkan anda kuasai.

Godaannya kemungkinan akan cukup besar, seringkali anda berpindah sistem trading sebelum anda kuasai karena melihat hasil atau screenshoot profit rekan trader yang menggunakan sistem trading yang berbeda. Tetap coba untuk fokus.

Anggapan sistem trading yang sederhana ataupun rumit hanyalah perbedaan dalam persepsi saja. Jika anda nyaman dan mampu menggunakannya, serumit atau sesederhanapun anggapan orang lain bisa anda abaikan. Fokus pada diri sendiri


 

Rahmatrabani

Trader baru
Tips Ampuh Terhindar Dari Kegagalan Trading


Trading di pasar valuta asing (Forex) tidak didasarkan pada setiap ilmu pasti. Mengoptimalkan jumlah trading dalam akun hanya dapat dimungkinkan dengan pengalaman belajar (baik dari akun demo, maupun dari trader-trader lain yang lebih berpengalaman) serta membaca buku-buku. Pengalaman belajar dan membaca buku-buku adalah kunci trading yang menguntungkan sehingga memungkinkan siapapun untuk menjadi kaya dalam waktu singkat.

Nah, mari lihat beberapa pelajaran penting yang pasti akan membantu dalam menjaga disiplin trading dan membantu Anda untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.

1. Kontrol Emosi Anda

Jangan biarkan emosi mengganggu saat trading. Di antara semua emosi yang ada pada seorang manusia, keserakahan dan ketakutan keduanya adalah yang paling merugikan, khususnya untuk seorang trader.

Serakah ketika melakukan open position ketika trading menunjukkan sinyal positif, akan membawa seorang trader pada awal kehancuran karirnya. Begitu pula dengan takut kehilangan trading yang memaksa trader untuk menutup posisi pada kerugian (loss). Sementara sesaat setelah trader close position, ia baru menyadari bahwa pasar telah mulai bergerak ke arah yang menguntungkan. Ingatlah selalu satu hal ini: pasar selalu mendukung mereka yang tetap tenang, sabar dengan trading mereka, dan menghindari oleh pergerakan pasar yang tidak menguntungkan.

2. Katakan "Tidak" untuk Over-trading

Setelah trader mengalami kerugian dalam trading sebelumnya, ia berpikir untuk menutupi kerugian dan memasuki pasar lagi dengan harapan bisa mendapat keuntungan. Tindakan ini bukan keputusan yang salah. Namun ketika seorang trader terbawa emosinya dan membiarkan dirinya dikendalikan oleh emosi, bisa dipastikan bukan keuntungan yang akan diraihnya, melainkan kerugian demi kerugian.

Selain berdampak pada kondisi finansial trader, over trading juga membawa efek buruk pada kondisi psikologisnya. Tingkat kepercayaan diri trader tersebut dapat turun. Sementara di sisi lain ketakutannya makin meningkat, karena yang ia sering gagal untuk masuk dalam pasar ketika arah jelas. Pada akhirnya, trader akan menjadi pesimis dan menutup mata ketika peluang tampak di depan matanya.

3. Style dan Sesi Trading

Style trading berbeda antar trader, bergantung pada kelayakan waktu dan kemudahan yang mereka dapat ketika melakukan trading. Namun, sebagian besar trader lebih memilih trading di sesi Eropa atau AS. Sebab sebagai pasar kedua negara tersebut biasanya stabil di dalamnya dan memiliki probabilitas 80% untuk bergerak dalam satu arah tunggal.

4. Menutup Trading

Adanya fundamental termasuk pidato atau konferensi oleh para pembuat kebijakan telah mencerminkan dampak yang mendalam pada pasar. Sehingga sangat dianjurkan bagi para trader untuk close position sebelum peristiwa seperti poin teknis gagal, karena trend volatilitas yang tinggi. Selain itu, jangan lupa untuk menutup trading pada hari Jumat sebelum pasar ditutup untuk akhir pekan. Anda tidak pernah tahu berita apa atau keputusan apa yang mungkin muncul pada akhir pekan, yang dapat menyebabkan pasar membuka gap besar.

5. Trend adalah Teman Anda

Breakout terjadi baik dalam keadaan bearish dan juga dalam trend bullish. Misalnya di pasar forex bullish ketika Anda melihat breakout bearish, menjual bukanlah ide yang baik. Apa yang seharusnya Anda lakukan adalah membeli lebih banyak. Hal yang sama berlaku untuk trend bearish, di mana harga di jual saat terjadi bouncing dapat mengoptimalkan keuntungan.

6. Menambah Posisi

Jika Anda baru untuk trading, tujuan utama Anda adalah bermain aman. Bukan melakukan beberapa inovasi yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Untuk itu cobalah untuk melakukan open position di saat harga sedang menguntungkan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Forex VS Investasi Real Estate

Kebanyakan orang yang ingin membangun masa depan finansial dengan aman sering memilih untuk berinvestasi atau berdagang dalam bidang real estate. Memang, jika Anda melihat pada daftar nama orang-orang terkaya dengan kategori apapun, sebagian besar dari mereka telah mengalokasikan sebagian besar asetnya di real estate. Donald Trump, seorang jutawan real estate yang sangat populer dengan kisah suksesnya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

Buku-buku seperti Rich Dad, Poor Dad, oleh Robert Kiyosaki serta buku investasi properti lain yang ditulis dalam lima belas tahun terakhir, memperkenalkan investasi real estate. Berkat buku ini, banyak orang telah membuka pikiran mereka dengan kemungkinan-kemungkinan baru untuk mencapai kesuksesan yang mereka inginkan.

Artikel ini tidak akan menyalahkan atau melemahkan investasi real estate, namun akan memberikan sebuah pandangan baru dalam berinvestasi real estate. Setiap dari kita memiliki keterbatasan dan keadaan yang tidak sama. Sehingga, setiap orang akan selalu berpikir panjang untuk memutuskan bidang investasi apa yang akan mereka pilih.

Apa yang perlu kita lakukan dalam hal investasi? Pertama, carilah sebanyak mungkin referensi mengenai investasi dan beberapa alternatif investasi. Investasi pada dasarnya ada dua jenis, yaitu investasi real dan investasi finansial. Setelah itu, fokuskanlah investasi apa yang akan Anda jalani. Berikut ini akan dijelaskan kekurangan dan kelebihan berinvestasi real (real estate) dan investasi keuangan (forex) sebagai bahan pertimbangan Anda.

Pemasukan Pasif Atau Aktif

Jika Anda menyukai ide membeli properti untuk mendapatkan pemasukan dari sewanya, maka pasar real estat mungkin lebih baik untuk Anda. Dengan membeli produk properti, seperti rumah, Anda dapat menyewakan atau mengkontrakkannya. Dari sini, berarti Anda termasuk orang yang lebih suka mendapat penghasilan pasif, dan investasi properti cocok dengan Anda.

Namun, jika Anda lebih memilih untuk membeli properti terutama karena berpikir bisa menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi, berarti Anda adalah orang yang ingin mengembangkan jumlah uang yang Anda simpan. Jika begitu, maka forex bisa menjadi kendaraan perdagangan yang lebih baik bagi Anda. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar mata uang yang lebih cepat dan transaksi bisa dilangsungkan dengan lebih cepat dan mudah.

Modal

Untuk membeli kontrak property di real estate, Anda harus memiliki setidaknya 10% dari biaya akuisisi properti. Misalnya biaya rumah seharga $350.000, Anda akan perlu mengeluarkan sampai $35,000 sebagai pembukaan kontraknya. Itu adalah pendapatan kotor satu tahun bagi banyak orang.

Jika Anda ingin memulai trading forex, kebanyakan broker membolehkan untuk membuka rekening trading hanya $200. Dengan $50, Anda sudah dapat trading 10.000 unit mata uang dengan memiliki rasio margin 200:1 atau lebih.

Likuiditas

Setiap kali Anda ingin membeli atau menjual mata uang, selalu ada seseorang yang bersedia untuk membeli atau menjual mata uangnya dengan harga kompetitif. Pasar forex adalah pasar terbesar di dunia. Jika memiliki ratusan ribu dolar dan ingin tukar mata uang lain, Anda dapat melakukannya hanya dalam beberapa detik. Sedangkan untuk membeli atau menjual rumah atau apartemen, biasanya perlu menunggu selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan sampai ada pembeli datang menawar rumah Anda.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Belajar Mengendalikan Ketakutan dan Jangan Memaksakan Diri

Dari sekian banyak pengalaman menjadi trader, ketakutan adalah hal yang sering menjangkiti. Merupakan hal wajar jika saat menjadi pemula, banyak faktor membuat trader merasa tidak yakin dengan keputusan yang diambil. Meskipun sudah menentukan titik Take Profit, melihat chart terus-menerus bisa menimbulkan keraguan, sehingga akhirnya mendorong trader untuk melakukan Close posisi terlalu cepat.

Butuh waktu yang panjang untuk menyeimbangkan perasaan serakah dan ketakutan. Pelajaran dari trading forex yang bisa diterapkan pada dunia nyata adalah, bangunlah keberanian dalam diri Anda untuk menghadapi keadaan sekitar. Jangan mau kalah dengan ketakutan yang sementara, dan teruslah asah kemampuan analisa Anda. Dengan begitu, perasaan percaya diri dalam membaca sentimen pasar akan muncul.

Jangan Memaksakan Diri

Pada beberapa orang, kegagalan adalah hal yang sangat memalukan dan mereka mati-matian menutupinya. Mereka tidak pernah berhenti dan terus melakukan "balas dendam" tanpa menganalisa kesalahan trading. Jika pola pikir seperti ini diterapkan dalam melakukan trading forex, maka kehancuranlah yang akan terjadi. Ada saatnya mengakui kekalahan yang terjadi dan keluar dari pasar.

Trading forex adalah aktivitas yang sangat sulit, apalagi jika Anda memaksakan diri. Namun, percayalah bahwa kegagalan kecil yang terjadi pada awal trading, akan lebih baik daripada kehilangan seluruh modal hanya karena mengejar gengsi. Di balik semua tekanan dan ketidakpastian pasar yang dihadapi, pengalaman menjadi trader membawa kesan tersendiri bagi orang-orang yang pernah melakukannya. Jika Anda mempersiapkan diri dengan baik dan menguasai pengendalian emosi, trading forex dapat menjadi ladang kesuksesan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Cara Memilih Broker Berdasarkan Biaya Trading


Pasar forex menjanjikan banyak keuntungan. Broker-broker saling bersaing menawarkan fitur untuk memikat perhatian trader. Broker mana yang paling memberikan kondisi trading menarik, tentunya yang paling difavoritkan oleh trader. Ada broker yang menawarkan low spread, bahkan tidak sedikit pula yang mengklaim no commission.

Bagi trader pemula, penawaran-penawaran itu terdengar menarik. Trader mana sih yang tidak suka saat trading tanpa dipungut biaya tambahan apapun? Padahal kalau diperhatikan secara detail, tidak mungkin para broker itu tidak menarik keuntungan sepeser pun.

Broker sama seperti pedagang di pasar tradisional. Tidak mungkin jika pedagang itu memberikan penawaran secara cuma-cuma kepada pembeli. Di balik berbagai penawaran yang menarik seperti diskon, pastinya ada celah bagi pedagang untuk mendapatkan keuntungan dari pembeli. Hal itu sama seperti yang dilakukan oleh broker terhadap trader. Meski sudah memberikan fitur no commission, swap free, dan masih banyak lagi, broker-broker itu pasti sudah memiliki cara sendiri untuk menarik minat trader tanpa mengorbankan profit. Tentunya, keuntungan ini sangat dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan mereka.

Karena itu, sebaiknya trader jangan terlalu menjadi budak cinta atau "bucin" saat memilih broker. Maksudnya, trader gampang terbuai dengan penawaran-penawaran para broker tanpa mengetahui untung-ruginya bagi trading.

Untuk menghindari kerugian, trader perlu mengetahui secara detail bagaimana cara memilih broker dari penawaran biaya. Biaya-biaya apa saja yang perlu dihindari oleh trader dalam penawaran fitur broker. Trader harus cermat memilih fitur yang sesuai dengan kebutuhan trading masing-masing.

Perlu diingat bahwa bebas biaya 0% itu belum tentu memberikan profit maksimal. Sejatinya, profit trading itu dihasilkan dari kombinasi banyak faktor. Tidak hanya berdasarkan penawaran broker, tapi juga strategi trading yang mumpuni, manajemen risiko yang bagus, indikator trading yang tepat, dan lain-lain. Berikut akan dibahas biaya apa saja yang ditawarkan oleh broker, sekaligus bagaimana trader dapat menghindari maupun menyesuaikan biaya itu sesuai dengan kebutuhan trading.

Jenis Biaya Broker

Ada tiga bentuk biaya yang sering digunakan oleh broker dalam pasar forex. Beberapa broker menawarkan spread tetap. Broker lainnya memberikan bentuk spread mengambang. Ada lagi yang membebankan komisi berupa persentase atau nominal uang per volume trading. Jadi, pilihan mana yang terbaik bagi trader?

Spread adalah selisih antara harga penawaran (bid) dan harga permintaan (ask). Harga penawaran adalah harga yang trader terima untuk menjual mata uang, sedangkan harga permintaan adalah harga yang harus trader bayar untuk membeli mata uang. Spread ini digunakan oleh broker untuk meraup penghasilan. Nilai spread dapat trader lihat saat memilih pasangan mata uang yang akan digunakan untuk trading.

Sekilas, tampaknya spread tetap mungkin menjadi pilihan tepat. Dengan spread tetap, trader tahu betul seberapa banyak biaya yang dibebankan sejak awal. Trader tidak perlu khawatir perubahan biaya akibat pergerakan harga di pasar.

Sedangkan pada broker yang menawarkan spread mengambang, trader dapat mengharapkan spread lebih kecil. Misalnya sekitar 0.1 pip. Namun, nilai itu bisa berubah-ubah dan naik secara tek terduga, misalnya hingga 10 pips. Hal itu tergantung pada pasangan mata yang dipilih dan tingkat volatilitas pasar. Penawaran spread mengambang bisa menguntungkan sekaligus merugikan trader. Jika pasar berubah-ubah, trader bisa membayar biaya lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.

Jadi, Pilih Broker Yang Mana?

Itu menjadi pertanyaan yang sulit dijawab trader, bahkan oleh trader profesional sekalipun. Semua broker tidak mungkin dapat memberikan pelayanan yang sama. Beda broker, pastinya beda pelayanan. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dimiliki oleh setiap broker. Meski dalam pasangan mata uang sama, harga yang ditawarkan oleh broker A, belum tentu sama saat trading di broker B.

Hal tersebut dikarenakan oleh perbedaan penyedia likuiditas yang mereka gunakan. Mengapa? Karena pasar forex adalah pasar over-the-counter dimana bank-bank dan broker besar menjadi penyedia likuiditas, sementara broker ritel menjadi agregator harga yang menawarkan layanan trading secara luas pada klien. Dengan demikian, semakin baik relasi sebuah broker dengan penyedia likuiditas, dan semakin luas jangkauannya, maka semakin efektif pula biaya trading yang bisa ditawarkan.

Broker yang memiliki relasi kuat dengan beberapa penyedia likuiditas, sebut saja 12 bank besar, maka broker itu bisa memberikan penawaran harga yang lebih kompetitif kepada kliennya. Bahkan setelah melebarkan spread untuk meraih laba lebih besar, broker seperti ini masih dapat memberikan spread yang lebih kompetitif jika dibandingkan dengan broker lainnya. Apabila trader memilih broker yang memberikan jaminan likuiditas dengan spread menarik, maka inilah pilihan ideal yang semestinya dicari.

Namun bagi trader yang lebih memprioritaskan ketepatan eksekusi trading, maka spread tetap dapat menjadi solusi terbaik. Bagaimanapun juga, slippage adalah risiko yang tak ingin ditanggung oleh hampir semua trader di pasar forex.

Mengenai biaya trading broker dalam bentuk komisi, trader bisa mempertimbangkan kelayakannya dari fitur tambahan yang akan disediakan broker tersebut. Sebagai contoh nih, broker A menetapkan biaya kepada trader sebesar USD2.5 per trading 1 lot standard. Namun, ia bisa memberikan kualitas eksekusi ECN dan platform proprietary dengan tool trading yang jauh lebih superior dari MetaTrader. Dalam hal ini, maka komisi yang diberikan tentu bisa dianggap sepadan.

Namun, perlu diingat lagi, semua penawaran-penawaran itu harus disesuaikan dengan kebutuhan trader masing-masing. Jika Anda termasuk trader non-scalping yang tidak mengutamakan kecepatan eksekusi ataupun peralatan canggih, maka buat apa membayar komisi ekstra?

Cara Memilih Broker Perlu Disesuaikan Dengan Kebutuhan Trading

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa biaya trading murah bisa didapatkan dari broker dengan penyedia likuiditas yang menjanjikan. Biasanya, broker-broker seperti ini menawarkan spread mengambang. Namun, semua itu tetap kembali pada kebutuhan masing-masing trader. Jika yang paling diutamakan adalah kestabilan spread, maka spread tetap bisa lebih diprioritaskan ketimbang jenis spread mengambang.

Selain itu, apabila trader memerlukan fasilitas tambahan yang disediakan oleh broker penyedia komisi trading, maka hal ini bisa menjadi biaya trading yang perlu dipertimbangkan sebagai fee tambahan. Intinya, pastikan agar kelebihan dan kekurangan biaya trading broker tidak membuat trader terperosok dalam kerugian. Apalagi, untung-ruginya trading akan trader tanggung sendiri nantinya.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Regulasi Broker Forex

Apakah broker atau dealer tersebut teregulasi dengan benar? Jika telah teregulasi, dari negara mana regulasi tersebut diterbitkan?

Kriteria regulasi broker forex pada setiap negara tidaklah sama, dan broker yang induk perusahaannya berada pada suatu wilayah negara tertentu harus memperoleh regulasi dari negara tersebut. Investor atau trader harus mengetahui badan regulasi (regulatory agency) mana yang terpercaya dan telah memberikan regulasi pada broker-broker papan atas dunia. Selain itu perlu diketahui juga apakah sebuah broker memperoleh regulasi dari off-shore country yang cenderung liberal atau longgar.

Negara-negara dengan badan regulasi yang terpercaya antara lain:

  • Amerika Serikat, nama badan regulasi: CFTC (Commodities and Futures Trading Commission), NFA (National Futures Association)
  • Inggris, nama badan regulasi: FCA (Financial Conduct Authority)
  • Jerman, nama badan regulasi: Bundeszentrale für Finanzdienstleistungsaufsicht
  • Australia, nama badan regulasi: ASIC (Australian Securities and Investment Commission)
  • Jepang, nama badan regulasi: Financial Services Agency
  • Swiss, nama badan regulasi: Groupement Suisse des Conseils en Gestion Indépendants
  • Hong Kong, nama badan regulasi: FSC (Securities and Futures Commission)
  • Singapura, nama badan regulasi: MAS (Monetary Authority of Singapore)
Reputasi badan-badan regulasi tersebut telah diakui dunia dan telah beberapa kali melaksanakan sanksi dengan tegas terhadap broker-broker yang melanggar ketentuan regulasi antara lain dengan sanksi denda hingga jutaan US dollar. Investor atau trader harus hati-hati terhadap broker yang tidak teregulasi dengan benar, karena dengan demikian segala aktivitas broker tersebut tidak ada yang mengawasi dan sangat tidak aman untuk berinvestasi.

Selain itu, investor atau trader juga harus bisa membedakan antara ijin pendirian perusahaan saja dengan ijin sebagai perusahaan pialang. Perusahaan sekuritas atau forex yang benar harus memperoleh ijin sebagai perusahaan pialang dari badan regulasi yang berwenang.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Platform Trading Yang Digunakan: Fitur Dan Reliabilitasnya

Tergantung dari karakteristik hardware dan software masing-masing, platform trading bisa mengacu pada desktop application atau web based (Java) application. Mengerti dengan benar platform trading mana yang paling cocok dengan Anda adalah hal yang sangat penting.

Anda harus yakin bahwa platform trading yang akan Anda gunakan tidak sering crash atau mengalami gangguan, terutama pada waktu rilis data fundamental penting. Jika Anda gemar trading berdasarkan berita (trade by news), maka hal tersebut akan sangat mengganggu. Bagaimanapun juga, pergerakan harga yang ditampilkan harus stabil. Reliabilitas platform trading jauh lebih penting dibandingkan penampilan yang menarik.

Trader yang agresif, scalper, atau trader dengan banyak klien yang sering keluar masuk pasar, tentu akan menggunakan platform trading yang stabil dan sangat jarang terjadi crash. Sebaliknya, trader yang cenderung pasif dan konservatif yang tidak selalu memonitor pasar, tentu akan lebih fleksibel dalam memilih platform. Dalam trading, platform yang gampang digunakan (user friendly), artinya penempatan order yang kita lakukan akan segera dieksekusi, baik ketika membuka atau menutup posisi.

Cara penempatan order yang sangat mudah, misalnya dengan one-click trading, management stop dan limit serta tipe-tipe order lainnya tentu merupakan keuntungan tersendiri dan akan sangat dipertimbangkan trader. Pada saat ini ketersediaan tampilan chart, indikator teknikal dan alat analisa adalah mutlak. Trader harian dan scalper yang sebagian besar mengandalkan analisa teknikal akan sangat bergantung pada fasilitas ini. Bahkan swing trader dan trader jangka panjang sering kali juga menggunakan analisa chart.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Hedging Dan Netting Dalam Fitur Broker Forex, Apa Bedanya?


Beberapa tahun lalu, regulator forex AS sempat memicu kehebohan di jagat forex dengan memberlakukan aturan FIFO (First In, First Out) yang sekaligus meng-ilegal-kan hedging dalam satu pair forex. Beberapa pengembang kemudian membesut platform trading yang dilengkapi fitur anti-hedging dengan maksud memfasilitasi aturan tersebut, tetapi kemudian malah memancing penolakan keras dari para trader sedunia. Solusinya, pengembang dan broker memberikan opsi Hedging dan Netting dalam platform trading kekinian.

Hedging dan Netting dalam fitur broker forex ini bisa diaktifkan maupun dinonaktifkan sesuai jenis akun trader. Pertanyaannya, apa perbedaan antara Hedging dan Netting? Perbedaan utama terletak pada sistem akuntansi (pembukuan) posisi trading yang sedang dibuka. Namun, konsekuensinya berdampak pada metode yang boleh (atau tidak boleh) dipergunakan saat close posisi. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Hedging: Fleksibel Mengatur Close Tiap Posisi

Dengan fitur Hedging, Anda bisa membuka banyak posisi buy maupun sell pada satu pair forex dalam waktu bersamaan. Setiap posisi yang dibuka akan dibukukan sebagai posisi trading independen yang sepenuhnya terpisah dari posisi trading awal.

Contohnya: Anda membuka posisi buy 1 lot pada GBP/USD, lalu satu jam kemudian membuka posisi sell 0.5 lot pada GBP/USD. Kedua posisi trading tersebut dicatat sendiri-sendiri dalam riwayat transaksi, dan Anda harus menutup posisi masing-masing secara terpisah. Anda juga bisa menutup posisi sell 0.5 lot GBP/USD terlebih dahulu, kemudian membiarkan posisi buy 1 lot GBP/USD untuk floating hingga esok hari atau kapanpun.

Keuntungan dari fitur Hedging dalam trading forex ada tiga:

  • Anda bisa membuka banyak posisi long dan short pada instrumen trading apapun secara bebas.
  • Anda bisa menerapkan target Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP) berbeda-beda pada setiap posisi trading.
  • Anda bisa menyaksikan gambaran posisi trading yang banyak sekali itu di atas grafik.
Kekurangannya, tampilan daftar transaksi bisa jadi agak sesak. Anda juga harus menghitung sendiri titik impas (breakeven point) dari semua volume trading yang ditempatkan pada satu pair. Ada kemungkinan Anda akan keliru membuka posisi hingga terjadi konflik dimana ketika satu posisi profit, maka posisi lain akan loss.

Masih bingung apa keunikan fitur Hedging? Coba bandingkan dengan karakteristik fitur Netting dalam uraian berikutnya.

Netting: Manajemen Risiko Lebih Sederhana

Apabila Anda coba googling istilah "netting", maka hasil pencarian puncak mungkin berhubungan dengan permainan bulu tangkis. Namun, sebenarnya istilah ini juga dikenal luas dalam trading forex. Tentu saja, muatan maknanya berbeda.

Aktivasi fitur Netting dalam trading forex artinya Anda hanya boleh memiliki satu posisi dalam satu pair. Apabila Anda membuka posisi trading lagi dalam pair tersebut, maka secara otomatis akan menambah atau mengurangi volume trading sebelumnya dalam pembukuan transaksi.

Contohnya: Anda membuka posisi buy 1 lot pada GBP/USD, lalu satu jam kemudian membuka posisi sell 0.5 lot pada GBP/USD. Saat membuka posisi trading kedua, maka posisi trading buy yang dibuka lebih awal akan ditutup parsial (partial close) secara otomatis. Pada akhirnya, Anda hanya akan punya satu posisi trading buy sebesar 0.5 lot saja pada GBP/USD.

Keuntungan dari fitur Netting dalam trading forex ada tiga:

  • Anda hanya perlu mengelola satu posisi trading saja untuk setiap pair forex.
  • Anda mengetahui titik impas (breakeven point) dari semua volume trading yang ditempatkan pada satu pair.
  • Anda mengurangi risiko posisi trading yang saling konflik dimana ketika satu posisi profit, maka posisi lain akan loss.
Namun demikian, fitur Netting membuat Anda tidak bisa mengatur SL atau TP pada setiap posisi trading secara terpisah. Anda juga perlu ekstra hati-hati saat memasang Pending Order, karena kemungkinan posisi trading sebelumnya belum tertutup saat Pending Order tersebut ter-trigger.

Fitur Hedging dan Netting saat ini masih cukup jarang diperbincangkan di kalangan pengguna platform Metatrader 4. Akan tetapi, Anda boleh jadi akan menemukan kedua opsi dalam platform-platform trading yang lebih mutakhir. Trader forex umumnya lebih menyukai fitur Hedging karena dianggap lebih fleksibel. Namun, ada saja trader yang menganggap Netting lebih baik karena Risk Management menjadi lebih simpel.

Patut diperhatikan juga bahwa tak semua platform memiliki kedua opsi ini, karena default platform trading lama hanya memungkinkan sistem Hedging. Perintis yang menyatukan Hedging dan Netting untuk pertama kalinya adalah platform cTrader, disusul oleh Metatrader 5, dan sejumlah proprietary platforms ciptaan broker forex tertentu (khususnya asal AS).

 

Rahmatrabani

Trader baru
Apakah Perusahaan Tersebut Broker Atau Dealer

Trading forex termasuk Over The Counter (OTC) market yang tidak terpusat pada suatu lokasi tertentu seperti halnya bursa saham. Perdagangan forex terjadi dalam bentuk kontrak antara dua pihak. Mengenali karakteristik dan perbedaan antara broker dan dealer adalah penting bagi trader, karena cara kerja mereka berbeda.

Berikut perbedaan antara dealer dan broker beserta cara kerja masing-masing. Biasanya dealer hanya melayani klien (trader) yang trading dengan jumlah dana yang relatif besar, sedang broker bisa melayani trader dengan dana yang relatif kecil.

Dealer, atau market maker besar.

Yang termasuk dalam kategori ini adalah bank-bank besar dan perusahaan investasi besar yang telah teregulasi sebagai perusahaan pialang untuk forex, saham atau jenis investasi lainnya. Perusahaan ini dikategorikan sebagai Futures Commission Merchant atau FCM. Disebut dealer karena mereka memiliki "dealing desk" atau "meja" untuk melakukan deal harga beli atau harga jual dengan para klien-nya.

Dealing desk adalah metode trading tradisional yang dahulu digunakan oleh bank dan institusi keuangan, namun pada dasarnya dealer menciptakan pasar dari para klien atau nasabahnya sendiri, oleh karena itu disebut dengan "market maker" atau pencipta pasar.

Dalam memberikan harga beli atau harga jual ke para klien-nya, dealer mempunyai patokan yang tidak jauh berbeda dengan harga pasar yang sebenarnya. Dalam hal spread atau beda harga beli dan harga jual, mereka bisa menggunakan fixed basis atau spread tetap (biasanya pada dealer-dealer besar); maupun dynamic spread system, yaitu spread yang berubah-ubah tergantung dari tinggi rendahnya likuiditas.

Dealer-dealer tersebut saling berhubungan satu sama lain guna me-manage posisi trading para klien-nya dan juga me-manage resiko. Sering kali dealer melempar order-order klien-nya ke dealer lain yang lebih besar. Dealer, atau market maker memperoleh keuntungan tetap dari besarnya spread, swap, dan jasa layanan lainnya, namun keuntungan besar diperoleh dari kemampuannya me-manage resiko trading.

Broker, atau "non dealing desk".

Broker bertindak sebagai perantara murni antara trader (atau klien) dengan dealer (atau market maker). Dalam hal ini broker meneruskan semua order klien-nya ke dealer melalui sistem komputer tanpa intervensi oleh "dealing desk", sehingga disebut dengan "non dealing desk".

Semua order klien yang diteruskan ke "dealing desk" akan langsung dieksekusi oleh dealer. Teknologi ini disebut dengan Straight Through Processing (STP). Keuntungan yang diperoleh broker bisa dari besarnya spread yang ditawarkan (tentu saja lebih tinggi dari dealer) dan jasa layanan trading lainnya.

Tetapi seiring dengan persaingan antar broker untuk mendapatkan klien dari trader retail yang jumlahnya semakin banyak, broker tidak lagi mengambil keuntungan dari besarnya spread, melainkan mereka memperoleh commission fee dari dealer, berdasarkan jumlah transaksi yang mengalir ke "dealing desk" selama periode waktu tertentu. Oleh karena itu, banyak broker yang sangat proaktif menawarkan berbagai layanan guna meraup klien dari trader retail. Seperti halnya dealer, broker yang benar juga harus telah teregulasi sebagai perusahaan pialang.

Broker forex jenis ECN (Electronic Communication Network).

Broker ECN adalah modifikasi dari broker yang biasa, dan akhir-akhir ini semakin banyak dijumpai. Broker jenis ECN bertindak sebagai broker antar market maker atau "dealing desk", dan trader retail juga bisa berpartisipasi. Dalam hal ini broker jenis ECN bekerja dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara nyata (via online, realtime).

Dalam hal ini, besarnya spread ditentukan berdasarkan perbedaan penawaran yang terbaik dari harga jual dan harga beli. Broker jenis ECN memperoleh keuntungan dari biaya per transaksi yang dibebankan ke para klien-nya. Pada sistem ini, ditampilkan volume dari masing-masing penawaran harga jual dan penawaran harga beli, sehingga bisa diketahui likuiditas pasangan mata uang yang diperdagangkan pada broker ECN tersebut.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Dukungan Terhadap Klien (Customer Support)

Hal kelima yang perlu diketahui tentang broker setelah soal apakah broker Anda benar "broker" atau "dealer" adalah tentang dukungan terhadap klien atau customer support. Aktivitas pasar forex 24 jam, dan idealnya Anda memilih broker yang bisa memberikan layanan dukungan setiap waktu. Apalagi jika broker tersebut telah go-international, maka layanan dukungan tentu tidak hanya pada lokasi trading Anda saja , tetapi juga meliputi lokasi negara-negara lain yang waktu aktivitas tradingnya berbeda. Layanan dukungan dengan berbagai bahasa, termasuk bahasa yang Anda biasa gunakan, merupakan nilai tambah tersendiri.

Anda juga harus memperhatikan media yang digunakan untuk pelayanan, apakah menggunakan e-mail, chat, atau Anda bisa menelepon langsung? Selain itu apakah customer support broker Anda cukup menguasai pengetahuan tentang trading forex? Cara mereka merespon pertanyaan Anda yang relatif sederhana adalah isyarat bagaimana mereka memberikan pelayanan dan bantuan pada saat Anda mengalami kesulitan.

Broker yang bisa dipercaya (reliable) biasanya tidak membedakan antara calon klien yang masih menggunakan account demo dan klien yang sudah trading di account riil. Jika Anda masih menggunakan account demo, maka Anda mempunyai kesempatan untuk menguji kualitas dan efisiensi layanan dukungan broker tersebut. Meski biasanya telah dijelaskan pada website-nya, namun Anda perlu yakin bahwa layanan yang diberikan memang sesuai dengan yang ditawarkan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Risiko Mengakses Situs Broker Forex Dengan VPN Gratis

VPN (Virtual Private Network) merupakan salah satu opsi alternatif yang umum dipilih oleh trader untuk mengatasi masalah pemblokiran yang dialami oleh sejumlah situs broker forex. Dalam rangka menghemat biaya, tak sedikit pula trader yang mengakses situs broker forex dengan menggunakan VPN gratis. Padahal, ada sejumlah risiko VPN gratis yang mengancam data penggunanya.

Risiko VPN Gratis


John Mason dari TheBestVPN.com mengungkapkan tiga risiko yang mungkin timbul dari penggunaan VPN gratis, yaitu:

  1. Banyak penyedia layanan VPN gratis tidak bersikap transparan mengenai bagaimana cara mereka menghasilkan uang. Seringkali, jika mereka tak menawarkan produk kepada Anda, maka kemungkinan besar Anda-lah produknya.
  2. Banyak penyedia layanan VPN gratis menjual data-data Anda ke perusahaan mitranya atau ke pihak ketiga yang bersedia membayar mahal.
  3. Beberapa VPN gratis telah tertangkap basah melakukan praktek-praktek terselubung seperti injeksi iklan, mengalihkan trafik ke afiliasi, dan lain sebagainya. Riset mengenai tindakan-tindakan tak terpuji ini juga telah dilakukan oleh CSIRO, sebuah lembaga riset ilmiah Australia.
Lebih lanjut, Mason menyebutkan pula nama-nama sejumlah penyedia layanan VPN gratis yang bisa menjual data pengguna ke pihak ketiga, jika ditinjau dari kebijakan privasi (Privacy Policy) mereka. Beberapa penyedia layanan VPN gratis itu adalah Hola, Betternet, HotSpot Shield, Psiphon, Onavo Protect, ZPN, FinchVPN, TouchVPN, Private Pipe VPN, Tuxler, Go VPN, dan Hexatech.

Karena banyaknya penyedia layanan VPN gratis yang menyalahgunakan data pengguna tersebut, Mason menyarankan agar tidak menggunakan VPN gratis. Apalagi, menurutnya, VPN gratis juga cenderung menyimpan data log pengguna dan bisa membocorkan DNS pengguna.

Terlepas dari berbagai risiko tersebut, para trader forex Indonesia seringkali tak memiliki pilihan lain yang lebih baik dibandingkan VPN untuk mengakses broker forex. Jika demikian, lalu kita bisa apa? Simak bahasan selanjutnya.

Hal-hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menggunakan VPN

Pertama-tama, Anda perlu mempertimbangkan ulang pilihan broker Anda. Di seluruh dunia, ada banyak sekali broker forex unggulan dengan berbagai layanan yang kompetitif. Jika broker forex yang tidak diblokir saja sudah memenuhi kebutuhan, lalu mengapa harus mendaftar ke broker forex yang situsnya diblokir!?

Apabila jawabannya memang ya, Anda sudah telanjur cinta kepada layanan suatu broker forex yang situsnya diblokir, atau keunggulan fitur-fiturnya sulit digantikan oleh broker forex yang tidak diblokir, maka mau tak mau Anda harus menerapkan prinsip kehati-hatian saat memilih VPN. Untuk itu, coba perhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Baca baik-baik kebijakan privasi (Privacy Policy) atau syarat dan ketentuan (Terms and Conditions) yang diterapkan oleh penyedia layanan VPN gratis. Hindari VPN gratis yang penyedia layanannya mengatakan bekerjasama dengan pihak ketiga atau membagi informasi kepada pihak lain. Dalam hal ini, VPN gratis yang padat iklan boleh jadi lebih baik dibandingkan risiko data login Anda dijual ke pihak ketiga.
  2. Pertimbangkan untuk menggunakan penyedia layanan VPN berbasis freemium. Istilah "freemium" di sini artinya sebagian layanan mereka gratis ("free"), tetapi sebagian lainnya berbayar ("premium"). Kita tahu bahwa mereka memperoleh pendapatan dari jualan fitur premium-nya, sehingga kemungkinan penjualan data ke pihak ketiga dapat ditekan. Layanan gratis yang ditawarkan penyedia VPN seperti ini memang umumnya sangat terbatas, tetapi cukup memadai jika Anda hanya mengakses situs broker forex sesekali saja.
  3. Apabila Anda membutuhkan VPN secara rutin dan berkelanjutan, maka ada baiknya berlangganan VPN premium.
Selain itu, perlu diketahui pula: menggunakan layanan VPN freemium maupun premium tetap tidak menjamin kalau perusahaan penyedia layanan VPN takkan mengumpulkan data Anda dan menjualnya kepada pihak lain. Sebagian orang menganggap remeh risiko tersebut, sehingga tetap nyaman menggunakan VPN. Namun, jika Anda termasuk golongan yang menganggapnya sebagai risiko besar, maka pertimbangkan untuk mengakses situs broker forex yang terblokir dengan menggunakan opsi alternatif non-VPN, seperti mengganti browser atau ISP.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Besarnya Spread, Dan Apakah Ada Biaya Tambahan Lainnya

Pada umumnya saat ini broker menawarkan spread tetap (fixed spread) pada semua pasangan mata uang yang ditawarkan, dengan kecenderungan spread yang kecil untuk pasangan yang likuid, seperti EUR/USD dan USD/JPY. Untuk pasangan mata uang yang kurang likuid seperti EUR/CAD atau GBP/CHF, maka spread-nya cenderung besar.

Semakin kecil spread yang ditawarkan, maka secara hipotetis semakin besar peluang Anda memperoleh profit. Anda bisa memilih broker yang memberikan penawaran spread yang paling kecil.

Namun demikian, jika volatilitas pasar sangat tinggi, maka spread bisa membesar, kemudian kembali kecil setelah volatilitas normal kembali. Ini biasa terjadi pada saat rilis data fundamental penting yang berdampak pada pasangan mata uang tertentu.

Menjelang atau sesaat setelah rilis data, jumlah trader yang masuk pada pasangan mata uang tersebut bisa berlipat, sehingga menyebabkan likuiditas dan volatilitas pasar naik tajam. Jika pada keadaan normal spread hanya sebesar 2 pip, maka pada saat rilis data penting bisa naik hingga 7 sampai 8 pip.

Pada umumnya, broker-broker forex papan atas dengan reputasi yang telah diakui dunia biasanya tidak memungut biaya transaksi per trade (transaction fee), kecuali broker jenis ECN dan dealer-dealer tertentu. Dalam hal ini, Anda harus jeli dalam membandingkan dan memilih broker sebelum membuka account riil. Jika ada biaya tambahan, pastikan manfaat yang akan Anda peroleh.

Swap atau bunga rollover.

Banyak broker yang memberlakukan Swap, atau bunga akibat menginapnya posisi terbuka hingga hari trading berikutnya, yang disebut juga rollover. Nilai Swap bisa positif atau negatif tergantung dari perbedaan suku bunga dari negara-negara yang mata uangnya diperdagangkan. Swap yang ditambahkan ke account Anda (jika nilainya positif), atau dikurangkan dari account Anda (jika nilainya negatif), akan dihitung dari posisi terbuka Anda setiap melewati jam penutupan pasar berdasarkan peraturan dari broker.

Contoh: jika misalkan suku bunga USD 1.0% dan suku bunga JPY 0.25%. Dalam hal ini, jika Anda punya posisi buy USD/JPY, berarti Anda meminjam JPY untuk membeli USD, dan Anda akan memperoleh bunga sebesar (-0.25+1.0)% = +0.75%. Sebaliknya, jika posisi Anda sell USD/JPY, maka Anda akan dikenakan biaya Swap sebesar (-1.0+0.25)% = -0.75%.

Swap dihitung per hari selewat waktu penutupan pasar berdasarkan jumlah nilai volume lot (quantity contract size), bukan dari modal Anda. Besarnya Swap bisa berubah-ubah, dan Anda bisa melihat tabel bunga per hari yang disediakan oleh broker Anda. Kadang-kadang, Swap juga mencakup komisi broker untuk mentransfer posisi terbuka Anda pada hari trading berikutnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Jenis Account Trading Yang Disediakan

Banyak broker yang menawarkan lebih dari dua jenis account. Yang lazim adalah account standard atau reguler, account mini, dan account micro. Anda bisa memilihnya pada saat membuka account trading, atau pada saat hendak membuka posisi, tergantung dari peraturan broker Anda.

Dalam hal Anda bisa fleksibel menentukan ukuran lot trading ketika hendak membuka posisi, maka disebut dengan fractional unit sizes. Misalkan Anda bisa trading dengan 0.2 lot atau 1.6 lot dan sebagainya.

Ukuran satu lot standard adalah 100,000 unit, sedang untuk satuan 10,000 unit, atau 0.1 lot (standard) disebut dengan mini lot, dan untuk satuan 1,000 unit, atau 0.01 lot (standard) disebut dengan micro lot. Beberapa broker menentukan pemilihan jenis lot trading pada awal pembukaan account. Untuk standard lot account trading-nya dinamakan account standard, untuk mini lot dinamakan account mini, dan untuk micro lot dinamakan account micro. Jika Anda hendak membuka account pada broker-broker ini, maka Anda harus menyesuaikan dana trading sebelum menentukan jenis account yang hendak Anda buka.

Jasa Layanan Tambahan Yang Diberikan

Selain kemudahan akses real-time chart dan kecepatan eksekusi order, Anda juga bisa memilih broker yang memberikan jasa layanan tambahan seperti ketersediaan berita dan hasil rilis data ekonomi secara real-time yang mungkin Anda perlukan. Ada broker yang memberikan layanan tambahan tersebut dengan cuma-cuma dan ada yang berbayar.

Kebijakan Leverage Dan Margin Call

Tergantung dari strategi trading, Anda bisa memilih broker dengan beberapa ukuran leverage. Banyak broker yang menawarkan leverage antara 1: 100 hingga 1:500, namun ada juga broker yang hingga 1:1000. Sebelum menentukan pilihan, Anda sebaiknya mengetahui untung ruginya leverage tinggi dalam trading forex. Selain itu, Anda juga harus mengetahui kebijakan Margin Call.

Margin Call yaitu suatu keadaan dimana equity trading Anda turun di bawah margin minimum yang dibutuhkan, akibat loss. Jika dibiarkan, posisi terbuka Anda bisa ditutup secara otomatis oleh sistem komputer broker Anda. Broker akan memberi tahu Anda bila terjadi Margin Call. dan level minimum terjadinya Margin Call yang biasanya diukur dengan Margin Level, dimana:

Margin Level = (Equity/Margin) x 100%

Setiap broker mempunyai ketentuan besarnya Margin Level yang disebut dengan Stop-out Level. Jika Margin Level Anda turun di bawah Stop-out Level, maka posisi terbuka Anda akan langsung ditutup. Anda bisa memilih broker dengan Stop-out Level yang Anda rasa paling nyaman.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Tindakan Darurat Mengatasi Trading Yang Selalu Rugi


Jika diminta untuk memilih, tentunya tidak ada trader yang bersedia untuk merugi terus-menerus. Mungkin sekali-sekali rugi boleh, asalkan hasil akhirnya masih positif. Itulah yang ada di dalam benak para trader pada umumnya. Namun dalam kenyataannya, semakin trader sering rugi, semakin panik pula mereka.

Dalam trading forex, kerugian memang tidak bisa dihindari, namun jika sering terjadi atau bahkan berturut-turut, maka secara psikologis jarang sekali bisa diterima trader sebagai sebuah kenyataan. Ini menyebabkan mereka merusak sistem trading yang sedang digunakan.

Rentetan kerugian (losing streak) dapat menyebabkan cara pandang trader pada trading forex berubah. Pasar dianggap tidak ramah lagi dan mesti ditaklukkan. Cara trading yang disiplin dan konsisten segera ditinggalkan. Yang penting bagaimana bisa balas dendam dan menang melawan pasar.

Jika tidak segera diatasi, maka akan semakin menyulitkan trader baik dari segi psikologis maupun pada hasil trading yang semakin buruk. Apabila tidak menemukan ide sebagai jalan keluar, trader akan frustasi dan bisa saja melupakan trading forex.

Berikut ini adalah pengalaman seorang trader forex yang pernah frustasi akibat losing streak. Ia menuliskan tindakan mengatasi trading yang rugi. Cara itu perlu segera dilakukan agar trader yang hampir frustasi bisa melanjutkan trading dengan normal.

1. Mengatasi Trading Yang Rugi Dengan Istirahat Sejenak

Ketika Anda sedang kacau dan panik pasca kerugian beruntun, hentikan segera aktivitas trading dan ambil waktu untuk istirahat. Segera bangkit dan lupakan keruwetan posisi trading Anda. Anda nanti akan bisa berpikir lebih jernih tentang langkah terbaik untuk mengatasi posisi terbuka Anda yang sedang merugi. Cara ini sederhana tetapi sering diabaikan para trader.

Istirahat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Anda bisa melakukan apa saja yang disuka. Misalnya, santai sejenak sambil minum kopi atau senam ringan juga bisa menjadi pilihan untuk menyegarkan pikiran sebelum kembali trading. Kalau pikiran fresh, Anda lebih mudah menyusun strategi-strategi trading andal.

2. Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Kerugian Beruntun

Kerugian beruntun bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya, pikiran yang sedang stres, euforia atau rasa senang yang berlebihan, serta perubahan kebiasaan rutin disebabkan kondisi lingkungan yang berubah dan belum teradaptasi. Tekanan mental semacam itu biasanya menyebabkan Anda overtrading.

Kalau sudah mengetahui faktor-faktor penyebab itu, Anda dapat mengatasinya dengan cepat. Banyak cara juga untuk mengatasi faktor penyebab kegagalan seperti point (1). Seorang panglima perang terkenal kerajaan China masa lalu, Sun Tzu, membuat peraturan bagi prajuritnya agar selalu dalam kondisi mental yang normal:

"Jangan asal bergerak kecuali tahu Anda akan mendapatkan manfaat, jangan asal menggerakkan pasukan kecuali tahu Anda akan menang, jangan asal menyerang kecuali posisi Anda sudah sangat kritis."

3. Pelajari Jurnal Trading Pada Periode Terjadinya Kerugian Beruntun

Setelah mengetahui faktor-faktor penyebab di luar sistem trading yang Anda gunakan, langkah berikutnya adalah meninjau implementasi rencana trading yang telah Anda sepakati. Lihat jurnal trading Anda pada periode terjadinya kerugian yang beruntun. Apakah Anda cukup konsisten pada rencana trading Anda? Jika Anda memang melenceng dari rencana, mungkinkah itu disebabkan oleh faktor pada point (2) di atas?

Karena sejatinya trading forex membutuhkan konsistensi dari strategi yang sudah disusun dalam jurnal trading. Memang strategi itu tidak langsung berhasil atau menghasilkan profit seketika, tapi dibutuhkan pengalaman dan "proses" untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus demi mencapai kesempurnaan.

4. Lakukan Tindakan Seperti Trader Profesional

Langkah selanjutnya adalah Anda segera melakukan pembenahan. Bertindaklah seperti seorang profesional, identifikasi penyebab utama timbulnya masalah, kemudian lakukan perbaikan. Jika pokok masalah ada pada point (2), apa yang mesti Anda lakukan, dan jika ada pada point (3), Anda mesti membenahi strategi atau rencana trading Anda. Segera lakukan untuk mengatasi trading yang rugi. Jangan menunda waktu lama-lama.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Trading Itu Mudah (Jika Anda Tahu Bagaimana Harus Memulai)


Judul di atas saya ambil dari mentor saya, yang telah meletakkan dasar-dasar pemahaman bagi saya tentang apa dan bagaimana cara trading yang "semestinya". Berikut ini adalah kunci-kunci untuk membuat belajar trading forex mudah. Catat baik-baik dan praktikkan dalam keseharian Anda, agar membawa manfaat yang maksimal.

Trading Itu Mudah Jika Pantang Menyerah

Sedikit saya ingin sharing di sini ya. Kurang lebih dua tahun yang lalu, dengan semangat menggebu, saya pun nyemplung ke dunia forex trading ini. Jangan kira trading forex berjalan mudah, seperti yang saya (atau mungkin anda juga) bayangkan. Pengorbanan yang diperlukan dalam proses belajar memang tidak sedikit, baik pengorbanan waktu, tenaga, maupun tentu saja, modal. Terus terang, saya yang biasanya menyombongkan diri sebagai fast learner, di forex trading ini ternyata bener-bener ketemu batunya.

Diawali dengan kesombongan yang mengakibatkan Margin Call (MC) dalam waktu 2 minggu. Untungnya, kemudian timbul kesadaran akan perlunya pemahaman yang benar dan perlunya mengabaikan keinginan balas dendam.

Dari rasa tertantang dan pengakuan bahwa ternyata forex tidak semudah yang saya bayangkan, mulailah timbul pencerahan yang konsekuensinya menuntut hari-hari penuh "perjuangan": membaca seabreg e-book, googling sana-sini, nanya (dan dicuekin) sana-sini. Hiks! Hasilnya? Nah, itu dia, yang jelas sih, tampang jadi kusut abis, karena kurang tidur. Tapi, semua proses belajar itu saya lalui dengan semangat pantang menyerah dan justru saya anggap suatu tantangan tersendiri.

Belajar Trading Forex Perlu Persiapan

Nah, bagi anda yang sudah bertekad ingin belajar trading, ada beberapa hal yang perlu anda pahami dan persiapkan terlebih dahulu, supaya tidak mengikuti jalan saya belajar yang terlalu berliku-liku.

Pertama, siapkan mental. Lah, kok mental duluan? Iyalah, kalo mental sudah tahan banting, apapun kondisi yang bakalan dihadapi, kita sudah akan siap. Menjadi seorang trader itu harus punya mental yang tahan banting. Seorang teman saya bilang, dalam belajar trading, bersiap aja setahun awal untuk babak belur dulu. Makanya, siapkan mental (dan modal secukupnya saja) untuk babak belur di tahun pertama.

Kedua, persiapkan dan rencanakan cash flow (aliran dana) yang diperlukan. Hal yang perlu anda ingat adalah, jaga cash flow anda. Jangan terburu nafsu untuk melakukan invest (deposit) besar di tahun pertama. trading forex itu mudah

Biasanya nih… seorang (calon) trader merasa sudah menguasai teknik trading hanya dengan beberapa kali "kebetulan" melakukan open position yang menghasilkan profit dan kemudian memutuskan untuk melakukan deposit yang relatif besar. Eits, tunggu dulu, kalo anda tidak ingin pensiun dini sebagai trader, tahan keinginan untuk deposit besar-besaran di tahun pertama, apalagi di bulan pertama.

Dari sharing pengalaman teman-teman trader lain, biasanya hasil yang konsisten baru akan tercapai setelah seseorang berpengalaman trading lebih dari setahun. Jadi, kalau anda baru belajar trading selama beberapa bulan dan merasa sudah menguasai cara trading yang benar kemudian memutuskan untuk melakukan deposit, sebaiknya lakukan deposit dalam jumlah yang tidak terlalu besar terlebih dahulu.

Ketiga, cari mentor (pembimbing) anda dalam proses belajar trading ini dan bergabunglah dengan komunitas trader yang bisa saling memberikan dorongan,semangat serta sharing teknik maupun pengalaman dalam ber-trading.

Dimana kita bisa cari mentor dan komunitas trader? Mudah saja kok. Aktiflah di forum-forum trader dan carilah trader yang sudah lebih senior dan mau memberikan bimbingan. Atau setidaknya, carilah partner diskusi yang bisa memberikan semangat dan masukan yang positif. Terus terang nih, saya tetep bisa bertahan melalui tahun awal karena dukungan semangat dari temen-temen trader yang lain, terutama temen-temen trader di MV.

Keempat, lakukan proses belajar trading forex dengan penuh kecintaan. Halahh… kok jadi mellow gini ya? Maksud saya gini loh…, biasanya nih… kalau dasarnya sudah cinta, maka pengorbanan pun akan terasa sebagai kenikmatan. Iya, nggak?

Nah, sehubungan dengan belajar trading ini, kalau anda memang sudah cinta dengan trading, maka pengorbanan seperti misalnya begadang sampai jam 3 pagi buat melototin chart atau dalam rangka belajar satu indikator teknikal, nggak akan kerasa sebagai suatu yang berat.

Percaya deh, orang yang sukses itu orang yang mencintai apa yang dia kerjakan. Belajar atau bekerjalah dengan passion, maka anda akan jadi orang yang penuh semangat dan sukses. Oke, hal-hal di atas sekedar saran buat anda yang berminat untuk nyemplung di dunia trading ini. Saya ucapkan: Welcome to the jungle, enter at your own risk! But don’t worry, it’s fun!



 

Rahmatrabani

Trader baru
Bahaya Melewatkan Peluang Trading


Ada banyak alasan mengapa seorang trader gagal menangkap kesempatan emas dan melewatkan peluang trading yang bagus untuk mendapatkan pip. Pertama, mungkin karena trader tersebut sedang minggir dari pasar setelah loss satu atau dua kali. Bisa juga saat sedang memperhatikan perdagangan lain, atau saat kehabisan kuota internet.

Namun, tak banyak trader yang menyadari bahwa ada harga yang harus dibayar dari melewatkan peluang trading. Bahaya melewatkan peluang trading terkadang bisa lebih menakutkan daripada salah ambil posisi. Melewatkan peluang trading dapat memengaruhi psikologi trading seseorang.

Apabila kita terus meyakinkan diri kita bahwa tak ada ruginya untuk tidak buka posisi setelah satu atau dua kerugian, maka kita bisa terperangkap dalam kondisi yang disebut "Bias Baru". Bias Baru atau Recency Bias adalah kecenderungan trader untuk hanya melihat peristiwa-peristiwa yang paling baru ia alami saja. Ia tidak atau lupa mempertimbangkan peristiwa-peristiwa sebelumnya. Padahal kadar kepentingan peristiwa-peristiwa yang sudah lama berlalu itu sama. Terjebak dalam Bias Baru akan membuat trader salah analisis dan keliru dalam mengambil keputusan.

Kekalahan alias loss adalah bagian dari trading. Jadi, hasil trading sebelumnya jangan terlalu memengaruhi pengambilan keputusan Anda berikutnya. Seorang trader yang bijak seharusnya bisa berpikir jangka panjang.

Yang paling berbahaya dari melewatkan peluang trading adalah nafsu untuk balas dendam. Trader yang kelewatan kesempatan bagus akan tergoda untuk menutupi kekurangan itu dengan mengatur setup trading yang tidak ideal. Mereka akan bertrading lebih agresif daripada seharusnya. Trading yang dilatarbelakangi dendam dapat menghancurkan akun trading kita sekaligus.

Jadi bagaimana cara menghindarkan kita dari bahaya melewatkan peluang trading? Ada 4 cara:

1. Buatlah Jurnal Trading

Ini fungsi membuat jurnal trading. Pandangan kita terhadap history trading kita sendiri akan lebih luas. Jurnal trading yang kita buat hendaknya mengandung informasi tentang apa saja yang membuat kita ragu, apa yang mendistraksi trading kita, dan seberapa sering pair forex yang kita trading-kan sejalan dengan sistem yang kita susun. Jurnal trading membantu kita untuk mengidentifikasi pemicu suatu kejadian.

2. Pasang Pengingat Dan Order

Ini penting terutama bagi part-time trader. Jika kita tidak punya waktu untuk mengawasi trading kita, maka pengingat yang kita pasang akan memunculkan peringatan tentang adanya kesempatan yang bagus. Beberapa platform trading memungkinkan trader untuk mendesain pengingat sendiri.

3. Mengecilkan Ukuran Posisi

Jika kita lebih banyak melewatkan peluang trading dengan alasan kurang pede untuk mengambil posisi, maka sebaiknya size position-nya dikurangi. Cara ini juga berguna untuk melatih insting kita agar tak melulu trading dengan tujuan uang. Mempraktikkan teknik manajemen risiko yang tepat juga bisa mendorong rasa percaya kita dalam bertrading.

4. Mencari Hikmah Dari Suatu Peristiwa

Terimalah kenyataan bahwa kekalahan akan mengantarkan pada kemenangan. Satu atau dua loss saja bukanlah masalah, selama kita yakin dengan sistem trading kita dan bijak melihat hikmah atau poin penting dari hasil trading. Terbiasa menghadapi kekalahan akan membuat kita menghargai proses daripada sekedar mencari profit. Akhir kata, trader sering tak menyadari bahaya melewatkan peluang trading karena tidak paham dampaknya. Trade yang loss bisa diminimalisasi karena terekam dalam spreadsheet. Akan tetapi, trading yang terlewat tidak terekam dan kita tak akan tahu penyebabnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
4 Cara Membaca Trend Forex


Cara mengetahui trend forex atau kecenderungan arah gerakan harga dalam forex merupakan salah satu tujuan utama dalam analisa forex trading . Cara membaca trend forex pun menjadi menu utama dari proses belajar seorang trader. Untuk mencapai tujuan ini, tidak jarang seorang trader mempelajari banyak sistem trading dengan harapan dapat menguasai seni menganalisa arah pergerakan harga .

Jika anda masih bingung, arti trend forex secara sederhana adalah kecenderungan arah pergerakan harga; apakah naik atau turun. Menguasai hal ini tentunya akan memperbesar probabilitas profit dari transaksi yang anda lakukan.

Follow the Trend, atau ikuti arah trend , merupakan salah satu dasar dalam belajar forex trading . Dalam prakteknya, kita seringkali menghadapi kesulitan dalam mengartikan atau mempraktekan hal diatas , Hal ini terjadi karena secara tidak sadar kita seringkali lupa dengan tujuan awal dari sistem trading yang kita gunakan, atau sistem trading yang kita bangun sendiri.
cara membaca trend dalam forex

Berikut ini beberapa tips yang kami kumpulkan untuk mempermudah anda menemukan cara membaca trend dalam forex ;

1. Tentukan indikator atau tools lain yang akan digunakan


Pilih satu atau beberapa tools yang akan anda gunakan untuk menentukan arah trend . Alat bantu atau tools disini bisa berupa indikator teknikal, objek statis ( seperti garis, channel, fibonacci, dan lain-lain ) , chart pattern atau candlestick pattern, ataupun faktor fundamental. Pilih secukupnya saja, tidak perlu berlebihan.

Usahakan anda memahami indikator/alat bantu yang akan anda pergunakan sehingga dalam prakteknya bisa saling melengkapi.

2. Kuasai prinsip dasar penggunaan alat bantu tersebut

Langkah kedua yang anda lakukan adalah kuasai cara baca ataupun cara penggunaan dari tools yang anda gunakan . Indikator, objek statis, ataupun faktor fundamental mempunyai perhitungan dan juga cara kerja tersendiri sehingga akan lebih baik jika kita fahami.

Dengan demikian kita akan lebih mengerti dengan langkah yang kita lakukan dan tidak terjerumus kedalam sikap “menyalahkan indikator/alat bantu” saat loss .

3. Gunakan kombinasi alat bantu / indikator

Jika diperlukan, dalam cara membaca trend forex anda bisa menggunakan kombinasi dari beberapa alat bantu sekaligus. Jika sistem trading anda seperti ini, pastikan alat bantu yang anda gunakan bisa saling melengkapi . Beberapa contoh dari kombinasi alat bantu yang bisa anda gunakan ;

  • Trend line dan chart pattern atau candlestick pattern . Penggunaan trendline bisa dikombinasikan dengan chart pattern seperti double top, double bottom, head n shoulder, pin bar, dan lain-lain. Bisa juga dikombinasikan dengan candlestick pattern seperti doji, three inside out , three outside out, bullish piercing line, dan lain-lain.
  • Moving average dengan bollinger bands. Moving average bisa saja dikombinasikan dengan bollinger bands untuk menemukan nilai deviasi dari rata-rata pergerakan harga.
  • dan lain-lain.
4. Sistem trading

Jika anda menggunakan sistem trading yang sudah jadi, pastikan anda membaca seluruh panduan dari sistem trading tersebut. Banyak diantara kita yang cenderung melewati panduan penggunaan dan cara baca dari sistem trading yang disediakan sehingga mengalami kesulitan . Selain itu, sistem trading wajib anda lakukan secara disiplin ! .

Dalam prakteknya, saat anda menganalisa arah trend dan berdiskusi ada kemungkinan hasil analisa anda berbeda dengan hasil analisa rekan trader lain. Hal ini bisa disebabkan oleh perbedaan cara membaca trend dalam forex lewat alat bantu yang digunakan, perbedaan time frame yang dijadikan acuan analisa, atau bisa saja karena sebatas perbedaan persepsi saja.

Hal ini tidak perlu anda ambil pusing. Jika analisa kita sudah dirasa pas, yang perlu kita lakukan cukup mengeksekusinya saja dalam chart. Benar atau tidaknya nanti akan terlihat dari jumlah equity anda; berkurang atau bertambah ?

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tiga Hal Yang Membatasi Profit Anda


Anggaplah Anda telah lulus sebagai "breakeven trader" dan Anda telah bisa menghasilkan profit yang konsisten. Sekarang Anda sedang berusaha untuk meningkatkan profit Anda karena Anda tahu sebenarnya bisa berbuat lebih dari yang kini telah Anda lakukan. Namun, dalam kenyataannya, ada tiga hal yang bisa membatasi profit Anda, yaitu:

1. Position Size Yang Tidak Sesuai

Position sizing adalah elemen kunci management resiko yang bisa membedakan antara memperoleh profit besar dan hanya mendapatkan profit yang kecil. Dalam hal ini selain pengaturan risk/reward, Anda juga harus mengetahui kapan mesti trading dengan ukuran lot yang besar dan kapan harus trading dengan ukuran lot kecil, atau Anda harus bisa mengatur position size.

Jika pasar bergerak sesuai dengan arah prediksi Anda dan sistem trading Anda mengisyaratkan sinyal dengan probabilitas yang tinggi dengan potensi reward yang besar, maka adalah saat yang tepat untuk meningkatkan resiko Anda. Dalam permainan blackjack, hal ini seperti Anda bertaruh dengan nilai besar saat kartu berpihak pada Anda. Sebaliknya jika Anda melihat ketidak-pastian seperti jika Anda trading pada saat rilis berita fundamental, dan juga potensi reward yang tidak pasti, Anda bisa mengurangi resiko dengan memperkecil ukuran lot trading.

2. Ketidakmampuan Beradaptasi Dengan Kondisi Pasar

Untuk memaksimalkan perolehan Anda dari perubahan harga pasar, Anda harus fleksibel dan mengetahui bagaimana mengatur posisi Anda pada saat terjadi perubahan pergerakan harga. Anda tidak bisa mengharapkan pergerakan yang besar ketika volatilitas sedang rendah dan kondisi pasar sedang sideways (ranging). Hal ini tidak akan berjalan baik.

Anda harus mempunyai alasan yang kuat pada apa yang Anda harapkan dan selalu merencanakan trading Anda dengan kondisi pasar yang ada. Dalam hal ini Anda harus bisa beradaptasi dengan kondisi pasar dan tidak melawan kondisi tersebut.

3. Rasa Takut

Masuk posisi buy pada saat harga telah naik atau masuk sell saat harga telah turun akan membuat trading Anda sesuai dengan momentum yang tengah terjadi, tetapi ada kekurangannya. Yang pasti Anda tidak memperoleh harga buy atau sell yang bagus, apalagi jika pergerakan naik atau turunnya harganya cukup kuat. Biasanya Anda akan masuk pada level harga yang rawan berbalik arah (pull back).

Dalam kondisi yang demikian Anda akan cenderung takut dan ragu, sehingga posisi Anda bisa tidak optimal, atau Anda masuk setelah pasar bergerak cukup jauh. Cara trading yang demikian sering disebut dengan memburu pasar (chasing the market).

Ketiga hal di atas perlu diperhatikan trader. Sekalipun mungkin Anda telah bisa menghasilkan profit secara rutin bukan berarti Anda harus berhenti melakukan perbaikan-perbaikan. Sebaliknya, apabila Anda sendiri tak pernah memperbaiki diri, maka hasil trading yang diperoleh takkan mengalami peningkatan.

 
Top