Harga minyak jatuh, OPEC + dan pemilihan AS dapat memperkuat pasar minyak

WikiFX.ID

Trader baru
đŸ”»Android: bit.ly/wikifxINDONESIA
đŸ”»iOS: bit.ly/wikifxIDapp

Akhir-akhir ini, akibat peningkatan produksi minyak mentah Libya dan dampak wabah di Eropa dan Amerika Serikat, minyak mentah WTI turun tajam menjadi 39,57 dolar AS, namun pendalaman proses pengurangan produksi OPEC + dan pemilihan AS dapat membuat harga minyak lebih kuat di masa mendatang. Menurut sumber, Libya berencana meningkatkan produksi minyaknya menjadi lebih dari 1 juta barel per hari dalam waktu empat minggu, dan ekspor minyak mentah akan meningkat di masa mendatang.

Di sisi lain, gelombang kedua epidemi di Eropa dan Amerika Serikat jauh melebihi ekspektasi pasar, dan pemulihan permintaan minyak global semakin melambat. Menurut laporan yang dirilis oleh Badan Energi Internasional (IEA), peningkatan permintaan energi global kemungkinan akan ditunda hingga tahun 2025. Namun meski begitu, harga minyak masih sulit untuk dijadikan trend penurunan. Data OPEC + menunjukkan bahwa tingkat penerapan penurunan produksi negara-negara anggota OPEC + pada bulan September mencapai 102%, yang menunjukkan bahwa tekad mereka untuk mempertahankan harga minyak tetap kuat.

Di sisi lain, pemilihan AS semakin dekat. Biden menyebutkan dalam debat ketiga bahwa ia berharap untuk menghapus subsidi federal untuk perusahaan minyak. Jika gagasan ini dapat terwujud, maka lebih banyak produsen minyak AS dapat menarik diri dari pasar, sehingga merangsang Harga minyak lebih kuat.
 

Attachments

Top