Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
KEISTIMEWAAN ANALISA POLA CANDLESTICK

Semakin lama «tubuh» dari candlestick di forex, semakin kuat Momentum dan semakin besar potensi untuk bergerak ke arah tertentu. Candlestick «bullish» dengan «tubuh» besar dan «bayangan» pendek menunjukkan bahwa pembeli mempengaruhi pasar lebih dari penjual. Candlestick «bearish» dengan tubuh besar dan pendek «bayangan» berarti bahwa supply pasar lebih kuat daripada demand. «bayangan» panjang di arah tertentu berarti bahwa dalam proses pembentukan keseimbangan supply dan demand candlestick di forex telah berubah. Perubahan dari ekspektasi pasar dapat ditentukan dengan membandingkan candlesticks satu dengan yang lainnya.

Bayangan pendek dari satu atau sisi lainnya menunjukkan peluang lebih besar dari gerakan ke arah yang pasti. «bayangan» relatif sama digambarkan dengan tubuh candlestick kecil (Doji candlestick untuk pola forex) merupakan keraguan pasar - tekanan pada harga pembeli dan penjual kurang lebih sama. Dalam keadaan seperti itu, bahkan pertumbuhan kecil di volume perdagangan dapat menyebabkan pergerakan harga yang kuat; lebih sering ada kecenderungan untuk berbalik.

Pola candlestick yang dapat didefinisikan sebagai pola pembalikan memperingatkan tidak hanya tentang pembalikan trend tetapi juga tentang gerakan awal lateral atau keluar dari itu; dan terkadang mungkin pengurangan kecepatan pergerakan tanpa perubahan arah. Pola apapun masuk akal hanya apabila mencapai level terkuat. Jika pola pembalikan berhasil maka akan diikuti oleh gerakan yang pasti terus menerus.
Semua pola perdagangan yang terbentuk dari 1-2 candlestick akan kehilangan arti mereka jika selama gerakan saat ini (tren atau koreksi di pergerakan harga) pola ini terjadi lebih dari sekali. Hal ini terutama berlaku untuk pola Doji candlestick. Yang paling dapat diandalkan sinyal dari candlestick Jepang muncul di timeframe harian. Setelah terjadi penurunan jangka waktu, keandalan sinyal menurunkan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Tak Hanya Uang, Anda Perlu Modal Psikologis di Trading Forex


Dalam trading, ada hal bernama "modal psikologis" yang perlu Anda bangun seperti halnya mengasah skill Anda dan keseimbangan modal.
Setiap kali trader forex memutuskan untuk berhenti dan menyerah, biasanya uang mereka tidak habis. Apa yang sebenarnya terjadi adalah mereka telah kehabisan modal psikologis yang membuat mereka berhenti untuk melanjutkan trading.

Ketika Anda memasukkan uang ke dalam akun untuk trading, sebetulnya pada saat bersamaan Anda juga menginvestasikan pikiran Anda ke dalam trading. Dengan demikian, Anda harus menumbuhkan modal psikologis Anda sama seperti halnya uang modal awal Anda.

Jumlah modal psikologis yang dimiliki seorang trader mewakili kemampuannya untuk menahan efek psikologis yang muncul saat menjadi seorang trader. Hal tersebut menentukan bagaimana dia akan bereaksi ketika dia kalah atau menang dan apa dampak negatifnya pada dirinya.

Penting untuk diingat bahwa, jika kita tidak berhati-hati, trading yang buruk juga dapat menghabiskan modal psikologis kita.

Di sini digunakan istilah "trading yang buruk" dan bukan kata "rugi" atau kalah. Ini karena sebuah kemenangan pun bisa berdampak buruk pada modal psikologis.

Saat trader menjadi terlalu sombong usai menang dalam beberapa kesempatan trading secara beruntun, hal itu dapat merusak modal psikologisnya. Dia jadi cenderung mengabaikan langkah-langkah sederhana namun penting; misalnya seperti menetapkan level Stop Loss atau Take Profit yang tepat dalam kesempatan trading berikutnya.

Di sisi lain, seorang trader yang mengalami drawdown atau kehilangan modal dalam jumlah besar, dapat kehilangan modal psikologis juga ketika ia menjadi terlalu tertekan dan menolak untuk melihat kembali trading yang telah dijalaninya dan belajar dari mereka.

Sebagai seorang trader, sudah jadi tugas Anda untuk tidak hanya meningkatkan modal trading, tetapi juga modal psikologis Anda. Selain itu, Anda harus belajar bagaimana menumbuhkan modal psikologis baik melalui kalah maupun menang.

Ketika Anda kalah, Anda dapat berusaha untuk memperlakukan setiap trading secara individual dan tidak membiarkannya memengaruhi trading berikutnya, bahkan jika Anda berada pada kekalahan beruntun yang besar.

Saat Anda menang, penting untuk melihat setiap trading dan melihat apa alasan Anda menang. Anda dapat belajar lebih banyak tentang diri Anda dan sistem trading forex mana yang paling cocok untuk Anda. Ketika berbicara tentang kesuksesan trading jangka panjang, pentingnya menumbuhkan modal psikologis mungkin bisa jadi lebih penting daripada meningkatkan saldo akun Anda.

Modal psikologis adalah hal yang akan memungkinkan Anda untuk tetap berada di kancah trading dan siap menanggung semua pasang surut trading forex.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Besarnya Spread, Dan Apakah Ada Biaya Tambahan Lainnya

Pada umumnya saat ini broker menawarkan spread tetap (fixed spread) pada semua pasangan mata uang yang ditawarkan, dengan kecenderungan spread yang kecil untuk pasangan yang likuid, seperti EUR/USD dan USD/JPY. Untuk pasangan mata uang yang kurang likuid seperti EUR/CAD atau GBP/CHF, maka spread-nya cenderung besar.

Semakin kecil spread yang ditawarkan, maka secara hipotetis semakin besar peluang Anda memperoleh profit. Anda bisa memilih broker yang memberikan penawaran spread yang paling kecil.

Namun demikian, jika volatilitas pasar sangat tinggi, maka spread bisa membesar, kemudian kembali kecil setelah volatilitas normal kembali. Ini biasa terjadi pada saat rilis data fundamental penting yang berdampak pada pasangan mata uang tertentu.

Menjelang atau sesaat setelah rilis data, jumlah trader yang masuk pada pasangan mata uang tersebut bisa berlipat, sehingga menyebabkan likuiditas dan volatilitas pasar naik tajam. Jika pada keadaan normal spread hanya sebesar 2 pip, maka pada saat rilis data penting bisa naik hingga 7 sampai 8 pip.

Pada umumnya, broker-broker forex papan atas dengan reputasi yang telah diakui dunia biasanya tidak memungut biaya transaksi per trade (transaction fee), kecuali broker jenis ECN dan dealer-dealer tertentu. Dalam hal ini, Anda harus jeli dalam membandingkan dan memilih broker sebelum membuka account riil. Jika ada biaya tambahan, pastikan manfaat yang akan Anda peroleh.

Swap atau bunga rollover.

Banyak broker yang memberlakukan Swap, atau bunga akibat menginapnya posisi terbuka hingga hari trading berikutnya, yang disebut juga rollover. Nilai Swap bisa positif atau negatif tergantung dari perbedaan suku bunga dari negara-negara yang mata uangnya diperdagangkan. Swap yang ditambahkan ke account Anda (jika nilainya positif), atau dikurangkan dari account Anda (jika nilainya negatif), akan dihitung dari posisi terbuka Anda setiap melewati jam penutupan pasar berdasarkan peraturan dari broker.

Contoh: jika misalkan suku bunga USD 1.0% dan suku bunga JPY 0.25%. Dalam hal ini, jika Anda punya posisi buy USD/JPY, berarti Anda meminjam JPY untuk membeli USD, dan Anda akan memperoleh bunga sebesar (-0.25+1.0)% = +0.75%. Sebaliknya, jika posisi Anda sell USD/JPY, maka Anda akan dikenakan biaya Swap sebesar (-1.0+0.25)% = -0.75%.

Swap dihitung per hari selewat waktu penutupan pasar berdasarkan jumlah nilai volume lot (quantity contract size), bukan dari modal Anda. Besarnya Swap bisa berubah-ubah, dan Anda bisa melihat tabel bunga per hari yang disediakan oleh broker Anda. Kadang-kadang, Swap juga mencakup komisi broker untuk mentransfer posisi terbuka Anda pada hari trading berikutnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengenal Support dan Resistance Serta Cara Memanfaatkannya dalam Trading


Dalam tiap sesi perdagangan, harga-harga instrumen trading tentu akan berubah. Baik naik atau turun, harga-harga ini selanjutnya akan membentuk pola-pola puncak harga tertinggi dan terendah yang sulit untuk dilewati pada pergerakan harga selanjutnya. Puncak-puncak inilah yang selanjutnya dikenal sebagai titik support dan resistance.

Titik Support & Resistance
Titik harga terendah yang bertahan dan tidak terlewati selama beberapa saat dikenal sebagai support. Sementara titik tertinggi dari pergerakan harga dalam suatu sesi yang belum terlewati disebut sebagai resistance. Dalam grafik, resistance dan support dapat digambarkan sebagai garis yang membatasi pergerakan harga.

Lalu, apa manfaat mengetahui titik support dan resistance dari pergerakan harga sebuah instrumen? Jawabannya adalah kedua titik ini memberikan patokan rentang pergerakan harga yang memungkinkan dalam suatu sesi perdagangan. Dengan memanfaatkan kedua titik ini, Anda dapat mengetahui gambaran kasar posisi harga dan kemungkinan arah pergerakan selanjutnya.

Trading Memanfaatkan Support & Resistance
Sebagai contoh, karena support merupakan titik terendah dalam pergerakan harga, maka saat harga berada dekat titik tersebut, kemungkinan harga selanjutnya akan mengalami penguatan. Dengan demikian, hal itu dapat menjadi indikator teknis untuk membuka posisi buy.

Demikian pula sebaliknya, saat harga berada pada titik resistance, terdapat kemungkinan harga untuk mengalami reversal dan kembali turun. Sehingga, Anda dapat memanfaatkan momen tersebut untuk membuka posisi sell.

Breakout & False Breakout
Meski demikian, Anda juga perlu mewaspadai terjadinya breakout atau false breakout di titik-titik support dan resistance yang sudah berlangsung cukup lama. Breakout Adalah kejadian dimana harga akhirnya bergerak menembus titik support atau resistance yang sudah ada dan bergerak terus hingga mencapai titik support dan resistance yang baru.

Sementara false breakout berlaku sebaliknya. Saat indikator teknikal lain menunjukkan sinyal akan terjadinya breakout, terkadang, harga justru mengalami reversal dan bergerak ke arah sebaliknya secara tiba-tiba. Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga dan sentimen pasar yang muncul tidak cukup kuat untuk menembus titik yang sudah ada dan menciptakan harga support dan resistance baru.

Dengan begitu, untuk dapat memanfaatkan titik support dan resistance dalam perdagangan Anda, Anda juga perlu memadukannya dengan berbagai indikator teknikal lain seperti MACD dan RSI.

Memadukan Support & Resistance dengan Indikator Lain
Sebagai contoh, saat harga sudah mendekati titik resistance, terdapat dua kemungkinan yang mungkin terjadi, yaitu harga akan mengalami breakout atau mengalami reversal dan turun kembali. Kedua hal ini dapat dibedakan dengan mengamati indikator RSI dan MACD.

Jika pada MACD grafik masih menunjukkan tren positif maka kemungkinan besar breakout akan terjadi. Demikian pula dengan RSI. Saat harga sudah mendekati titik resistance namun grafik masih belum melewati titik saturasi di angka 70% maka kemungkinan breakout akan terjadi.

 

Rahmatrabani

Trader baru
STRATEGI DEMARK SWING TRADING

Strategi Demark swing trading adalah garis tren sederhana strategi swing trading berdasarkan pada membuat garis tren dari posisi tertinggi yang baru tejadi dan terendah dengan membuka posisi pada garis tren yang di tembus.
Garis tren mungkin ke atas atau ke bawah. Garis tren atas ditarik dengan menghubungkan dua harga terendah dan melanjutkan garis yang diperoleh. Sebaliknya, untuk garis tren bawah diperlukan untuk menemukan dua harga tertinggi dan menghubungkan mereka.

Jadi, langkah pertama dalam strategi Demark swing trading forex adalah untuk menarik garis tren berdasarkan dari nilai harga terendah dan tertinggi yang paling dekat. Selanjutnya, trader harus menunggu sampai garis tren yang tertembus untuk mengungkapkan arah sinyal tren. Selanjutnya, pada pengakhiran candlestick yang tertembus, pedagang menempatkan pending order untuk membeli atau menjual, posisi itu hanya beberapa pips dari bawah atau puncak candlestick ini. Dalam hal ini, take profit akan diletakkan di swing sebelumnya, tertinggi atau terendah. Stop loss masing-masing dapat diletakkan di belakang tertinggi atau terendah.
Strategi Demark swing trading dapat menjadi strategi swing trading yang terbaik, jika trader mampu secara efektif menggunakan alat dasar analisa teknikal, dan karena itu dapat digunakan secara efektif bahkan oleh trader pemula pasar forex.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Sukses Dan Lamanya Belajar Trading Forex


Sudah banyak orang yang merasakan lamanya belajar forex, tetap belum memiliki penghasilan yang cukup dari forex. Bertahun-tahun lamanya bisnis forex yang dianggap oleh sebagian dari mereka adalah bisnis yang menjanjikan, ternyata tidak seindah janjinya. Banyak yang gagal,banyak yang frustasi, dan banyak pula yang bangkrut akibat dari forex. Hampir tidak ada orang yang benar-benar sukses dari trading forex. Apakah seperti itu adanya? Berapa lama sebenarnya dibutuhkan untuk belajar forex? Mari kita bahas lebih dalam pada artikel ini.

Melihat dari teman-teman yang ada di forum, website, group facebook, masih saja banyak yang mengeluh terkena Margin Call padahal katanya sudah menekuni trading selama empat tahun. Ada yang bilang sejak puluhan tahun yang lalu mengenal forex, tapi sampai sekarang tidak kaya raya. Mungkinkah sukses trading forex adalah hal yang semu? Ataukah justru kita sendiri yang membuat trading terasa sulit?

Lamanya Belajar Trading Tidak Ada Pengaruhnya


Berbeda dengan hal-hal mendasar seperti mengendarai mobil, berjalan, bersepeda dan semacamnya, sukses dalam bisnis forex tidak ada hubungannya dengan berapa lama seseorang menekuni bisnis ini. Kesuksesan dalam trading forex, bergantung dari cara belajar masing-masing trader.

Bisa saja mereka yang sudah bertrading bertahun-tahun masih stagnan sampai sekarang, karena tidak pernah berusaha memperbaiki dirinya dari kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan. Akhirnya, mereka hanya berputar pada lingkaran setan yang sama pada transaksi mereka tanpa tahu bagaimana trading forex yang sebenarnya.

Pernah dijumpai orang yang sudah lama terjun di forex dan masih belum berhasil meraih profit konsisten. Ternyata, ia melakukan transaksi buy dan sell berdasarkan feeling dan sama sekali tidak mengindahkan Money Management. Open posisi didasari dari pengalaman di masa lalu saja. Apa yang terjadi selanjutnya? Ia tidak pernah berhasil mengumpulkan keuntungan dan melipatgandakan hasil profit yang sudah diperoleh. Untungnya ada penghasilan lain, jadi trader senior ini dapat injeksi dana ketika tradingnya mengalami kerugian, dan hingga kini ia sudah berkali-kali melakukan depo karena MC.

Sebaliknya, trader lain yang baru beberapa bulan bertransaksi malah mampu profit besar. Apakah itu hanya keberuntungan awal saja? Oh, ternyata tidak. Ia telah belajar dari mentor yang tepat, lalu menerapkan money management yang baik. Hasilnya, meski tak bisa sepenuhnya menghindari loss sesekali, tetapi secara keseluruhan profitnya konsisten.

Belajar Trading Forex Bukan Hanya Soal Durasi

Setelah mengetahui bahwa lamanya waktu belajar trading forex tidak selalu mempengaruhi hasil trading, kini Anda tahu apa yang harus dilakukan yaitu: Carilah cara belajar forex yang efektif. Dalam dunia forex, tidak ada senioritas yang berlaku. Pasar forex selalu berkembang dan selalu ada peluang yang bisa diambil.

Yang paling penting untuk Anda adalah selalu ingat bahwa: masih banyak yang belum diketahui dari forex ini. Masih banyak yang belum bisa dalam memahami market. Oleh karena itu, janganlah kita menjadi mudah jadi arogan dan teruslah belajar.

Jangan terheran-heran jika melihat seorang newbie lebih pintar, lebih hebat, dan lebih sukses dari kita. Karena mungkin newbie tersebut sudah mampu mentaati aturan, terutama tentang Money Management dan tidak mengulangi kesalahan yang sama pada hasil transaksinya. Jadi malah sebetulnya banyak yang dapat kita pelajari dari seorang newbie yang benar-benar tekun dan serius mempelajari forex trading ini.

Perlu diperhatikan juga bahwa belajar yang efektif bukan melulu soal profit dan loss, tetapi juga soal pengendalian emosi trading. Semakin kita merasakan lamanya belajar trading forex, mental kita sudah sepatutnya semakin terbentuk. Jika mendapatkan profit besar, jangan telanjur lupa diri dan memaksakan membuka posisi. Begitu juga saat sedang loss, jangan merasa trading forex adalah hal yang menakutkan.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Cara Menggandakan Profit Dalam Trading Forex


Sabar dan disiplin adalah kunci menggandakan profit dalam trading forex, karena hal itu hanya bisa tercapai melalui upaya jangka panjang.

Hal yang ingin dicapai dan diperoleh oleh setiap trader adalah memperoleh profit dari modal yang telah digelontorkan. Namun, yang menjadi pertanyaan saat ini adalah bagaimana cara paling tepat untuk meningkatkan profit tersebut? Tentu saja, banyak sekali teknik-teknik atau kiat-kiat yang bisa kamu pelajari untuk menggandakan profit dengan trading forex. Apalagi, saat ini trader retail sudah dimudahkan dengan fasilitas spesial yang ditawarkan oleh broker forex berupa leverage; ini memungkinkan trader untuk membuka posisi dengan modal yang lebih terjangkau.

Namun, adakah resep khusus yang paling direkomendasikan untuk mendapatkan keuntungan maksimal dalam trading forex? Dilansir WeTalkTrade, inilah beberapa cara yang terbukti bermanfaat untuk menggandakan profit dalam trading forex:

Melakukan Trading Dalam Jangka Panjang

Cara paling sederhana untuk menggandakan profit dengan trading forex yakni melalui skema trading jangka panjang. Kamu tidak perlu terlalu aktif mengikuti fluktuasi harga di chart atau mempelajari berbagai macam teknik trading yang cenderung rumit.

Di sisi lain, kamu bisa membuka akun dan bertransaksi di pair dengan selisih swap rate yang tinggi. Dengan demikian, profit tidak hanya terkumpul dari selisih pergerakan harga, tapi juga dari akumulasi rate dari pair itu sendiri. Strategi ini juga akrab disebut sebagai Carry Trade.

Risk/Reward Ratio 1:2

Tahukah kamu? Trading forex memungkinkan kamu untuk mengatur tingkat kerugian dan keuntungan maksimal sesuai batas toleransi ideal kamu, dan menerapkannya di platform trading sehingga eksekusi dapat berjalan secara otomatis. Fasilitas yang memungkinkan hal ini adalah Stop Loss dan Take Profit.

Banyak trader kemudian menggunakan fitur-fitur tersebut untuk menentukan rasio kerugian dan keuntungan (Risk/Reward Ratio) agar outcome trading bisa memberikan hasil yang lebih konsisten. Jika rasio kamu diatur pada 1:2, maka kamu bisa menggandakan profit dalam 35 transaksi.

Rasio 1:2 dapat diartikan bahwa kamu akan mendapatkan profit sebesar 2x lipat dari setiap kerugian yang mungkin kamu dapatkan. Misalnya saja, dengan modal awal ]trading forex sebesar $1,000, maka skenarionya adalah:



Tentu saja, skenario di atas hanya berlaku jika kamu tidak mengalami kerugian atau drawdown. Oleh karena itu, pastikan kamu sudah banyak berlatih di akun demo dan menemukan strategi trading yang ideal sebelum mencoba menggandakan profit dengan akun real. Perhitungan 35 transaksi hanya perkiraan minimal untuk menggandakan profit.

Pada kenyataannya, tidak ada trading yang sempurna dan akurat 100% karena pasar bergerak secara fluktuatif sesuai sentimen para pelaku pasar. Untuk itu, jangan kaku dalam menargetkan jumlah transaksi yang perlu dibuka. Selama kamu disiplin menerapkan Risk/Reward Ratio dan tidak melanggar aturan dalam rencana trading lainnya, maka transaksi sebanyak 50 kali, 70 kali, atau 100 kali pun sah-sah saja dilakukan. Bagaimana pun juga, mendapatkan keuntungan 2x lebih besar dari modal awal adalah sebuah tujuan jangka panjang.

Akhir Kata

Melakukan trading forex dengan perspektif jangka panjang dianggap lebih aman dibanding kamu mengharapkan profit secara harian. Karena pada dasarnya, pergerakan harga di pasar forex begitu fluktuatif sehingga mustahil untuk mengklaim bahwa pergerakan harga hari ini sudah memenuhi ekspektasi tertinggi yang bisa menggandakan profitmu.

Apabila pada keesokan harinya harga ternyata menunjukkan pergerakan yang lebih menguntungkan, tentu kamu akan merasa kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang trading. Hal ini bisa terjadi secara terus-menerus sehingga berisiko memicu overtrading.

Untuk itu, sebuah target jangka panjang seperti menggandakan profit memerlukan strategi dengan perspektif jangka panjang pula. Kamu harus melatih kesabaran dan kedisiplinan untuk mengumpulkan profit sesuai kaidah-kaidah dalam strategi yang kamu jalankan. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa semakin besar modal yang kamu tradingkan, maka semakin besar pula risiko dan semakin lama pula jangka waktu yang dibutuhkan untuk menggandakan profitnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tetap Teguh pada Rencana Trading Saat Anda Sedang Menang Berturut-Turut


Mengendalikan emosi dan menjaga pikiran tetap tenang di saat-saat Anda mengalami kerugian atau penurunan modal trading dalam jumlah besar adalah kunci untuk memperoleh keuntungan secara konsisten. Namun, mengendalikan emosi saat Anda menang ternyata sama pentingnya. Sebab menjadi terlalu percaya diri dalam trading juga tidak baik.

Ketika seorang trader jadi terlalu percaya diri biasanya ditandai oleh keyakinan berlebihan pada keterampilan trading seseorang. Keyakinan sangat penting untuk menjadi trader forex yang sukses. Namun, keyakinan berlebihan bisa membuat Anda berpikir bahwa Anda tahu segalanya tentang pasar dan bahwa tidak mungkin Anda akan kalah.

Trader yang terlalu percaya diri biasanya mendapat masalah dengan memperdagangkan ukuran posisi yang lebih besar dari biasanya, melakukan hal yang sama kendati langkah tersebut tidak berhasil, atau overtrading (membuka posisi trading dalam jumlah banyak pada waktu berbarengan).

Jika Anda pernah melakukan trading buruk tersebut dan hasilnya membuat Anda kesal, jangan khawatir. Anda bukan satu-satunya yang bersalah karena terlalu percaya diri. Saat ini lebih penting untuk mencari tahu bagaimana cara agar Anda tidak mengulanginya lagi. Berikut ini beberapa saran untuk Anda:

1. Mengkritik ide trading Anda sendiri.

Anda harus bertanya pada diri sendiri, "Faktor apa yang dapat membatalkan ide trading saya?" Atau "Apa yang akan saya lakukan ketika arah pasar saya berlawanan dengan posisi trading saya?" Dari sana, pertimbangkan beberapa rencana darurat.

Mengkritisi ide trading Anda sendiri akan membuat Anda menjadi lebih berhati-hati dalam mengelola trading Anda.

2. Terapkan aturan entri Anda.

Seperti disebutkan di atas, overtrading atau membuka posisi dalam jumlah banyak pada waktu berbarengan adalah salah satu tanda terlalu percaya diri. Periksa rencana trading Anda sebelum Anda memasuki trading.

Apakah price action saat itu memenuhi kriteria entri Anda? Jika tidak, jangan langsung masuk hanya karena Anda memiliki "perasaan" bahwa pengaturan trading saat itu akan menghasilkan kemenangan lagi seperti trading sebelumnya.

3. Batasi kerugian Anda.

Sama seperti saat Anda mengalami kekalahan beruntun, menetapkan batas kerugian Anda juga perlu dilakukan saat Anda sedang di atas angin atau saat Anda berkemenangan.

Ketika Anda mulai mengalami kerugian setelah memenangkan beberapa trading berturut-turut, ada kecenderungan bagi Anda untuk menganggap hal ini tidak masalah karena Anda masih memiliki banyak uang. Meskipun ini mungkin benar, bahayanya adalah Anda mungkin bersikap lunak dengan kinerja eksekusi Anda.

Jika Anda tidak berhati-hati, Anda mungkin akan menjadi sangat permisif terhadap kerugian. Dan sebelum Anda menyadarinya, Anda sudah kehilangan semua profit Anda!

Jadi pastikan untuk menentukan berapa banyak dari kemenangan Anda yang siap Anda "ikhlaskan."

Katakanlah Anda telah kehilangan setengah dari keuntungan 3% Anda yang terbaru, Anda mungkin ingin istirahat sejenak dari trading forex, pertimbangkan kembali pendekatan trading Anda, dan periksa apa yang telah Anda lakukan secara berbeda.

Pada akhirnya, semuanya kembali ke rencana trading forex Anda. Cara terbaik untuk menjaga diri Anda agar tidak terlalu percaya diri adalah dengan membuat rencana trading terperinci dan pegang teguh rencana itu.

Kemenangan terasa menyenangkan sehingga itu membuat kita merasa seperti tak terkalahkan. Namun, begitu Anda mulai memiliki pemikiran seperti ini, saat itulah Anda menjadi paling rentan terhadap trading yang ceroboh dan keuntungan Anda bisa menguap dalam sekejap.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Trading Itu Mudah Jika Pantang Menyerah

Sedikit saya ingin sharing di sini ya. Kurang lebih dua tahun yang lalu, dengan semangat menggebu, saya pun nyemplung ke dunia forex trading ini. Jangan kira trading forex berjalan mudah, seperti yang saya (atau mungkin anda juga) bayangkan. Pengorbanan yang diperlukan dalam proses belajar memang tidak sedikit, baik pengorbanan waktu, tenaga, maupun tentu saja, modal. Terus terang, saya yang biasanya menyombongkan diri sebagai fast learner, di forex trading ini ternyata bener-bener ketemu batunya.

Diawali dengan kesombongan yang mengakibatkan Margin Call (MC) dalam waktu 2 minggu. Untungnya, kemudian timbul kesadaran akan perlunya pemahaman yang benar dan perlunya mengabaikan keinginan balas dendam.
Dari rasa tertantang dan pengakuan bahwa ternyata forex tidak semudah yang saya bayangkan, mulailah timbul pencerahan yang konsekuensinya menuntut hari-hari penuh "perjuangan": membaca seabreg e-book, googling sana-sini, nanya (dan dicuekin) sana-sini. Hiks! Hasilnya? Nah, itu dia, yang jelas sih, tampang jadi kusut abis, karena kurang tidur. Tapi, semua proses belajar itu saya lalui dengan semangat pantang menyerah dan justru saya anggap suatu tantangan tersendiri.

Belajar Trading Forex Perlu Persiapan

Nah, bagi anda yang sudah bertekad ingin belajar trading, ada beberapa hal yang perlu anda pahami dan persiapkan terlebih dahulu, supaya tidak mengikuti jalan saya belajar yang terlalu berliku-liku.

Pertama, siapkan mental. Lah, kok mental duluan? Iyalah, kalo mental sudah tahan banting, apapun kondisi yang bakalan dihadapi, kita sudah akan siap. Menjadi seorang trader itu harus punya mental yang tahan banting. Seorang teman saya bilang, dalam belajar trading, bersiap aja setahun awal untuk babak belur dulu. Makanya, siapkan mental (dan modal secukupnya saja) untuk babak belur di tahun pertama.

Kedua, persiapkan dan rencanakan cash flow (aliran dana) yang diperlukan. Hal yang perlu anda ingat adalah, jaga cash flow anda. Jangan terburu nafsu untuk melakukan invest (deposit) besar di tahun pertama.
Biasanya nih… seorang (calon) trader merasa sudah menguasai teknik trading hanya dengan beberapa kali "kebetulan" melakukan open position yang menghasilkan profit dan kemudian memutuskan untuk melakukan deposit yang relatif besar. Eits, tunggu dulu, kalo anda tidak ingin pensiun dini sebagai trader, tahan keinginan untuk deposit besar-besaran di tahun pertama, apalagi di bulan pertama.

Dari sharing pengalaman teman-teman trader lain, biasanya hasil yang konsisten baru akan tercapai setelah seseorang berpengalaman trading lebih dari setahun. Jadi, kalau anda baru belajar trading selama beberapa bulan dan merasa sudah menguasai cara trading yang benar kemudian memutuskan untuk melakukan deposit, sebaiknya lakukan deposit dalam jumlah yang tidak terlalu besar terlebih dahulu.

Ketiga, cari mentor (pembimbing) anda dalam proses belajar trading ini dan bergabunglah dengan komunitas trader yang bisa saling memberikan dorongan,semangat serta sharing teknik maupun pengalaman dalam ber-trading.
Dimana kita bisa cari mentor dan komunitas trader? Mudah saja kok. Aktiflah di forum-forum trader dan carilah trader yang sudah lebih senior dan mau memberikan bimbingan. Atau setidaknya, carilah partner diskusi yang bisa memberikan semangat dan masukan yang positif. Terus terang nih, saya tetep bisa bertahan melalui tahun awal karena dukungan semangat dari temen-temen trader yang lain, terutama temen-temen trader di MV.

Keempat, lakukan proses belajar trading forex dengan penuh kecintaan. Halahh… kok jadi mellow gini ya? Maksud saya gini loh…, biasanya nih… kalau dasarnya sudah cinta, maka pengorbanan pun akan terasa sebagai kenikmatan. Iya, nggak? Nah, sehubungan dengan belajar trading ini, kalau anda memang sudah cinta dengan trading, maka pengorbanan seperti misalnya begadang sampai jam 3 pagi buat melototin chart atau dalam rangka belajar satu indikator teknikal, nggak akan kerasa sebagai suatu yang berat.

Percaya deh, orang yang sukses itu orang yang mencintai apa yang dia kerjakan. Belajar atau bekerjalah dengan passion, maka anda akan jadi orang yang penuh semangat dan sukses. Oke, hal-hal di atas sekedar saran buat anda yang berminat untuk nyemplung di dunia trading ini. Saya ucapkan: Welcome to the jungle, enter at your own risk! But don’t worry, it’s fun!

Baca selengkapnya di: SeputarForex

 

Rahmatrabani

Trader baru
Nilai Nosional vs Nilai Pasar: Apa Perbedaannya?

Nilai Nosional vs Nilai Pasar: Tinjauan. Nilai nosional dan nilai pasar keduanya menggambarkan nilai sekuritas. Nilai nosional berbicara tentang seberapa banyak nilai total yang dikendalikan secara teoritis oleh keamanan — itu adalah jumlah opsi, ke depan, berjangka, dan mata uang asing. Nilai pasar adalah harga sekuritas yang dapat dibeli atau dijual di pasar.

Nilai pasar sering digunakan untuk merujuk pada kapitalisasi pasar dari perusahaan publik dan ditentukan dengan mengalikan jumlah saham yang beredar dengan harga saham saat ini.

POIN KUNCI

  • Nilai nosional adalah nilai total suatu posisi, berapa banyak nilai yang dikendalikan suatu posisi atau jumlah yang disepakati dalam kontrak berjangka.
  • Nilai pasar adalah harga keamanan yang disepakati, yang ditetapkan oleh pembeli dan penjual di pasar.
  • Nilai nosional menyumbang nilai total posisi, sedangkan nilai pasar adalah harga di mana posisi dapat dibeli atau dijual, sebagaimana ditetapkan oleh pasar.
Nilai Nosional

Nilai nosional adalah jumlah total aset dasar sekuritas pada harga spotnya. Nilai nosional membedakan antara jumlah uang yang diinvestasikan dan jumlah uang yang terkait dengan seluruh transaksi. Nilai nosional dihitung dengan mengalikan unit dalam satu kontrak dengan harga spot.

Misalnya, anggaplah seorang investor ingin membeli satu kontrak berjangka emas. Kontrak berjangka membebani pembeli 100 troy ons emas. Jika emas berjangka ditrading pada $1.300, maka satu kontrak emas berjangka memiliki nilai nosional sebesar $130.000.

Nilai nosional dapat digunakan dalam berjangka dan saham. Tetapi lebih sering dilihat dan digunakan dalam lima cara berikut: melalui swap suku bunga, pertukaran total pengembalian, opsi ekuitas, pertukaran mata uang asing dan derivatif mata uang asing, dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).

Dengan swap suku bunga, nilai nosional digunakan untuk menghasilkan jumlah bunga yang harus dibayarkan. Dengan total return swap, nilai nosional digunakan sebagai bagian dari beberapa perhitungan yang menentukan nilai tukar. Dengan opsi ekuitas, nilai nosional mengacu pada nilai yang dikendalikan opsi. Dengan pertukaran mata uang asing dan derivatif mata uang asing, nilai nosional digunakan untuk menilai mata uang.

Penting : Nilai nosional menyumbang nilai total posisi, sedangkan nilai pasar adalah harga di mana posisi dapat dibeli atau dijual, sebagaimana ditetapkan oleh pasar.

Nilai pasar

Nilai pasar sangat berbeda dari nilai nosional. Nilai pasar adalah harga sekuritas yang disepakati oleh pembeli dan penjual di pasar. Nilai pasar sekuritas dihitung dengan menentukan penawaran dan permintaan sekuritas. Berbeda dengan nilai nosional, yang menentukan nilai total sekuritas berdasarkan spesifikasi kontraknya, nilai pasar adalah harga satu unit sekuritas.

Misalnya, asumsikan bahwa indeks berjangka S&P 500 ditrading pada $2,700. Nilai pasar dari satu unit Indeks S&P 500 adalah $2.700. Sebaliknya, nilai nosional dari satu kontrak berjangka Indeks S&P adalah $675.000 ($2.700*250) karena satu kontrak berjangka Indeks S&P memanfaatkan 250 unit indeks.

Nilai pasar perusahaan adalah indikasi yang baik tentang persepsi investor tentang prospek bisnisnya. Rentang nilai pasar di pasar sangat besar, mulai dari kurang dari $1 juta untuk perusahaan terkecil hingga ratusan miliar untuk perusahaan terbesar dan paling sukses di dunia.

Nilai pasar dapat berfluktuasi banyak selama periode waktu dan secara substansial dipengaruhi oleh siklus bisnis. Nilai pasar dapat jatuh selama pasar beruang yang menyertai resesi, dan sering naik selama pasar bullish yang merupakan fitur ekspansi ekonomi.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Pilih Bisnis Riil Atau Forex?


Pada ulasan-ulasan terdahulu penulis pernah menyinggung mengenai banyak yang gagal dalam Forex. Dan hampir 90% trader mengalami kerugian total atau bangkrut, akibat bertrading di Forex market. Kalau Anda membandingkan dengan bisnis riil, Forex tidak akan jauh berbeda dengan bisnis lain pada umumnya. Bisnis akan meminta tempat, waktu, pikiran, hingga pengorbanan kita dalam merintis suatu usaha. Begitu pula halnya dengan Forex.

Namun seringkali banyak yang memberi cap Forex sebagai bisnis yang high-risk. Sebagian trader akan mengatakan kalau Forex akan cepat menghasilkan kekayaan. Tapi ternyata sampai sekarang tidak ada trader pemula yang langsung kaya raya dari usaha Forex-nya. Untuk mendapatkan laba yang sesuai dengan harapan Anda dalam ber-trading Forex, dibutuhkan pengorbanan yang mungkin jauh lebih sulit, serta jauh lebih lama. Terutama untuk bisa menguasai dasar-dasar trading.

Kalau Anda memilih bisnis riil, pasti harus membutuhkan tempat, barang, dan karyawan, serta modal yang cukup besar. Untuk kembali modal yang sudah dikeluarkan, Anda harus menunggu waktu yang cukup lama. Namun sisi lebihnya dalam berbisnis riil adalah bisnis Anda terjaga selagi Anda tekun menggeluti usaha. Sedangkan di Forex, Anda harus benar-benar hati-hati. Bila modal tidak jalankan dengan benar, detik itu juga semua yang Anda miliki bisa langsung ludes.

Sama Capeknya
Setiap orang yang memiliki bisnis riil pasti ingin memiliki usaha yang berkembang. Jika sukses dengan bisnisnya, orang tersebut pasti punya harapan ingin membuka bisnis lain. Semakin banyak bisnis yang dijalankan, tentu akan memakan waktu dan tenaga yang besar. Bisa Anda bayangkan, memiliki satu usaha dengan banyak usaha, mana yang lebih capek? Tentu saja ketika kita sudah memiliki banyak bisnis.

Begitu juga pada Forex trading, semakin besar modal yang Anda emban, Anda akan semakin capek dan letih. Kenapa bisa begitu?

Ketika modal yang Anda pakai kecil, Anda akan merasa enjoy dan melihat kerugian dari floating masih kecil. Begitu juga ketika terjadi cut loss, Anda akan gampang saja langsung sikat tanpa basa-basi. Namun ketika modal sudah berlipat-lipat dari 1 juta menjadi 1 M, apakah kalau terjadi salah prediksi Anda berani langsung sikat tanpa basa basi? kekuatan mental Anda akan selalu berperan dalam situasi semacam ini.

Oleh karena itu, Money Management krusial untuk diterapkan mulai dari saat ini. Ketika Anda sudah dapat menghasilkan 100% perbulan saat ini, maka ketika modal Anda menjadi besar, akan susah untuk bisa menghasilkan 100% kembali. Kenapa? Karena money management akan lebih sulit diterapkan pada saat Anda tidak melakukannya sejak dari sekarang.

Banyak Saingan
Kalau Anda sudah sukses di suatu bisnis, pasti sebentar lagi ada orang yang membuka bisnis seperti Anda. Sudah menjadi rahasia umum ketika ada orang yang sukses di suatu usaha, maka yang lain akan mengikutinya. Di sini persaingan usaha akan meningkat.

Begitu juga dengan bisnis trading Forex. Semakin Anda sukses di Forex akan semakin banyak pula yang bergabung terjun menjadi trader. Namun yang membedakan adalah ketika banyak orang yang menjadi trader baru, market akan semakin likuid dalam pergerakannya. Pergerakan kencang akan sering dijumpai pada saat orang-orang banyak bertransaksi di seluruh dunia.
Jika banyak orang bertransaksi, secara otomatis harga akan sering bergejolak. Hal ini akan memengaruhi strategi dan rule sistem trading Anda.

Jika Anda tidak pandai dalam mengatur strategi, profit yang Anda hasilkan akan berubah menjadi sebuah kerugian.

Kesimpulan
Bisnis riil atau bisnis Forex akan menghasilkan hasil yang sama, jika Anda menggelutinya secara tekun dan meluangkan waktu untuk mengembangkannya. Semua bisnis akan menghasilkan rasa capek yang sama, serta akan mendapat persaingan dari orang-orang yang terjun seperti kita. Yang membedakan adalah bagaimana usaha keras, serta kemauan untuk selalu belajar dalam memilih strategi yang tepat. Bila Anda memiliki dua poin tersebut, Anda akan menjadi seorang pebisnis handal.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Serba-serbi Tentang Indikator Forex


Sebagai seorang trader, apakah Anda sedang mencari sebuah alat bantu untuk trading forex ? Nah, pada trading forex, alat bantu untuk mengukur pergerakan harga sering disebut sebagai indikator forex. Nah, indikator forex ini lah yang Anda butuhkan untuk mengukur dan memprediksi pergerakan harga di masa mendatang untuk mendapatkan keuntungan.

Apa Itu Indikator Forex ?
Sebelum berbicara lebih jauh lagi, Anda harus mengerti apa arti dari indikator forex sebenarnya. Indikator forex pada awalnya adalah alat yang digunakan untuk membantu membaca pergerakan harga. Untuk itu, jika Anda mengenal dan mengerti cara penggunaan dari indikator tertentu maka Anda dapat membuat sebuah sistem trading yang sangat sesuai dengan gaya trading Anda sendiri.

Membuat Strategi yang Cocok
Jika Anda sedang menyusun sebuah strategi trading, maka menggunakan minimal 2 indikator akan sangat lebih baik dibandingkan jika hanya menggunakan satu indikator saja untuk mencari peluang yang lebih akurat. Selain itu menggunakan minimal 2 indikator juga dapat meminimalkan “sinyal palsu”. Cara yang tepat adalah mengkombinasikan beberapa indikator namun juga tidak terlalu banyak karena akan membuat Anda bingung sendiri nantinya.

Saat ini, sudah banyak sekali indikator custom yang dikembangkan dari indikator default yang sudah terdapat di platform trading. Platform trading yang sering digunakan oleh para trader adalah Metatrader 4 yang juga sudah menyediakan berbagai macam indikator.

Ada beberapa tips untuk menggunakan Indikator Forex secara maksimal

Sebelum membicarakan untuk mengkombinasikan beberapa indikator agar menjadi sebuah sistem trading yang tepat, maka kita harus membahas terlebih dahulu beberapa kriteria ideal untuk sistem trading, diantara nya :


  1. Sebuah sistem trading harus dapat mengidentifikasi trend yang sedang berlangsung atau terjadi saat itu.
  2. Sebuah sistem trading harus dapat mengidentifikasi tanda-tanda adanya pembalikan “Reversal” yang akan terjadi di penghujung trend.
  3. Sebuah sistem trading juga harus dapat mengidentifikasi kondisi pergerakan harga yang sedang sideways atau ranging.
Jika kita melihat 3 point di atas, maka sebuah sistem trading harus memenuhi 3 kriteria.

Point 1 – Mengidentifikasi sebuah Trend
Nah jika berbicara indikator yang dapat mengidentifikasi sebuah trend yang berlangsung, kita bisa menggunakan beberapa indikator bertipe “Trend” seperti Moving Average, Bollinger Bands atau Parabolic SAR. Anda bisa mengkombinasikan indkator Moving Average dengan Parabolic SAR.

Point 2 – Mengidentifikasi Pembalikan Arah (Reversal)
Untuk point kedua ini, kita bisa saja menggunakan moving average atau indikator lainnya namun dengan periode yang lebih kecil untuk mencari perubahan trend yang lebih kecil lagi.

Point 3 – Mengidentikasi Pergerakan Sideways atau Ranging
Untuk point ketiga ini, kita bisa menggunakan indikator Bollinger Bands atau Channel.

Nah, ketika Anda sudah punya 3 point diatas untuk digunakan sebagai patokan dalam membuat sistem trading dengan menggunakan gabungan beberapa indikator, saatnya Anda untuk melakukan backtest.

Tipe – Tipe Indikator Teknikal

Pada Dasarnya, Indikator Teknikal Terbagi Menjadi Beberapa Tipe, yaitu :

  1. Indikator Trend : Indikator tipe ini dapat digunakan untuk mengukur kecenderungan trend yang terjadi pada pasar, apakah sedang Uptrend atau Downtrend.
  2. Indikator Volatilitas : Indikator model ini dapat memberikan Anda sinyal dan mendeteksi pembalikan. Anda bisa menggunakan indikator tipe ini sebagai sinyal untuk menempatkan titik stop loss.
  3. Indikator Momentum : Indikator momentum ini mampu mendeteksi kekuatan dan kecepatan pada pergerakan harga. Indikator tipe ini semua dibaca dengan zona Overbought dan Oversold. Dapat memberitahu Anda jika akan terjadi kemungkinan pembalikan pada harga. Juga bisa digunakan untuk menentukan kapan masuk dan keluar dari pasar.
  4. Indikator Volume : Indikator ini menggunakan data dari volume transaksi sebagai data perhitungan. Dengan demikian indikator ini berguna untuk mencerminkan psikologi pelaku pasar seperti optimis atau pesimis.
  5. Indikator Support & Resistance : Indikator tipe ini mampu memberikan acaun level dan zona support/resistance, dapat membantu Anda dalam menentukan titik take profit atau stop loss.
  6. Indikator Pasar : Indikator tipe ini biasanya digunakan untuk mengidentifikasi Divergensi pada harga.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Bagaimana Pemerintah Mengatur Nilai Tukar Mata Uang ?


Perlu untuk diketahui, pemerintah hanya bisa mengatur nilai tukar mata uangnya secara tidak langsung. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar transaksi nilai tukar mata uang diperdagangkan secara terbuka di pasar valuta asing. Namun di negara-negara tertentu seperti Cina yang menggunakan kurs tetap (fixed rate), pemerintah dapat secara langsung melakukan intervensi dan dapat mengubah kurs dari nilai tukar mata uangnya.

Pada artikel ini kita akan mencari tahu seberapa besar pengaruh dari intervensi pemerintah terhadap nilai tukar mata uangnya. Kita akan mengambil contoh dari pemerintah Amerika Serikat dengan mata uang dolar AS.

Pengaruh Pemerintah

Pemerintah AS memiliki berbagai alat kebijakan untuk memengaruhi nilai tukar dolar AS terhadap mata uang asing dengan “campur tangan” dari bank sentral Federal Reserve yang merupakan lembaga independen. Ketika pemerintah AS merasa perlu untuk mengintervensi nilai tukar dari dolar AS, maka mereka akan menghubungi Federal Reserve selaku penerbit mata uang dengan cara kebijakan moneter seperti merubah suku bunga.

Misalnya ketika The Fed menurunkan suku bunga, secara tidak langsung tindakan tersebut juga menurunkan tingkat suku bunga di semua sistem perbankan di AS. Hal tersebut juga mengurangi jumlah pasokan uang yang beredar. Jika kebijakan tersebut dilakukan sesuai dengan kondisi pasar saat itu, maka nilai tukar dolar relatif akan menguat terhadap mata uang lainnya. Hal itu terjadi karena kredit dalam bentuk mata uang dolar akan menjadi lebih mahal.

Pada waktu yang sama, aset dalam denominasi dolar juga mengalami hal yang serupa di peredaran (pasar). Hukum permintaan dan penawaran akan sangat mendominasi di sini.

Peran Departemen Keuangan

Departemen Keuangan adalah lembaga pemerintah yang secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi nilai tukar mata uang dengan cara memberikan ijin untuk mencetak uang lebih banyak. Ini juga meningkatkan penawaran dan juga melemahkan nilai mata uang. Mereka (Dprtmn Keuangan) juga dapat meminjam uang dari negara lain dengan cara menjual uang kertas (surat utang). Hal itu dapat meningkatkan pasokan mata uang tetapi juga meningkatkan hutang yang pada akhirnya dapat menurunkan nilai tukar mata uang.

Alat kebijakan pemerintah lainnya yang dikelola oleh departemen keuangan adalah kebijakan fiskal. Mereka dapat melemahkan nilai tukar dengan cara meningkatkan jumlah uang yang beredar. Meski begitu, kebijakan ini dianggap dapat meningkatkan aktivitas perputaran ekonomi, khususnya pada ekonomi domestik.

Peraturan tentang Perdagangan Valuta Asing

Komisi Perdagangan Chicago Futures (CFTC) mengatur regulasi bagi broker forex. Mereka mengawasi semua perusahaan pialang valas khususnya di AS, memberlakukan peraturan, dan meminimalkan penipuan.

Sekitar 95 persen dari total perputanan sebesar $ 5,3 triliun yang diperdagangkan setiap hari di pasar valas adalah transaksi mata uang spot, bukan transaksi berjangka. Karena transaksi tersebut terdiri dari pengiriman jangka dua hari dalam bentuk uang tunai, sehingga masyarakat juga menganggap transaksi dengan kontrak berjangka. Untuk alasan tersebut, pialang harus mendaftar sebagai perantara perdagangan komoditas, Pedagang Komisi Berjangka atau Penyelenggara Gabungan Komoditas dengan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas dan menjadi anggota National Futures Association.

Asosiasi Futures Nasional AS (NFA) adalah asosiasi yang mengawasi perputaran uang di pasar berjangka. Semua broker forex yang beroperasi untuk klien AS harus mendaftar pada regulator ini. Tujuan NFA adalah untuk melindungi integritas pasar AS dan untuk melindungi investor dari penipuan.

Selain itu, bank juga bertanggung jawab atas sebagian besar transaksi perdagangan. Federal Reserve mengatur dan mengawasi kegiatan perdagangan mereka. Misalnya, pada 2013, The Fed mengharuskan bank untuk menambah lebih banyak likuiditas. Mereka mulai membeli Treasurys karena mereka bisa dijual secara tunai setiap kali krisis mengancam. 25 bank besar meningkatkan kepemilikan Treasury mereka sebesar 88 persen pada Februari 2015. Transaksi mendorong turunnya imbal hasil pada Treasurys jangka panjang dan secara langsung memperkuat nilai tukar dolar.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Deposit Ideal Jika Anda Ingin Menjadi Trader Forex


Apakah Anda seorang trader pemula yang sedang berlatih menggunakan demo akun atau trader yang sudah mulai menjalankan real akun ? Atau Anda masih belum mengerti tentang apa itu forex ? Kita sangat beruntung hidup di era teknologi seperti sekarang ini, dimana informasi dan akses bisa kita lakukan dimana saja dan kapan saja – begitu pula dengan investasi. Beruntungnya lagi, pasar forex adalah pasar keuangan yang paling mudah untuk diakses, hanya membutuhkan sedikit modal untuk membuka akun dan Anda sudah bisa mulai bertransaksi dan mengumpulkan keuntungan.

Banyak sekali di luar sana terdapat broker forex yang menyediakan fasilitas sebagai penghubung antara trader dengan pasar forex. Dengan mudahnya akses serta deposit (jumlah dana yang disetorkan) yang sangat kecil, menjadikan forex sebagai investasi pilihan saat ini. Saat ini, banyak broker-broker yang memberikan kemudahan bagi para klien mereka dengan menetapkan jumlah minimun deposit, dari $1 sampai $100.

Pada artikel ini, kita akan membahas berapa modal ideal yang diperlukan jika Anda ingin menjadi seorang trader. Sebelum membahas lebih jauh, kita akan membahas terlebih dahulu beberapa point yang bisa Anda gunakan sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan deposit, di antaranya :

Ketentuan dan Manajemen Resiko yang Ideal Untuk Seorang Trader

Sebagai seorang trader yang menjadikan forex sebagai bisnis, akan sangat bijaksana jika dia memikirkan terlebih dahulu dalam mengelola resiko yang siap dia terima. Ideal resiko yang bisa diterima adalah 1% dari total dana pada akun trading. Anda akan lebih nyaman ketika melakukan trading dengan menetapkan resiko sebesar 1% di setiap entry posisi.

Kita ambil contoh, jika dana Anda sebesar $1,000, maka resiko yang diterima adalah $10 di setiap entry nya. Jika dana sebesar $10,000, maka $100 sebagai resiko yang siap Anda terima.

Perlu Anda ketahui bahwa rahasia sukses trader-trader di luar sana adalah mereka berhasil mengelola resiko. Trader-trader yang berpengalaman pun pernah mengalami loss, namun mereka mampu meminimalkan loss tersebut dan memulai entry posisi lain yang lebih baik lagi. Dengan menjaga resiko di setiap entry posisi, Anda akan terhindar dari “Margin Call“.

Tips dalam mengelola resiko adalah resiko ditentukan oleh perbedaan antara harga entry dengan harga stop loss yang sudah Anda tetapkan, dengan ukuran lot yang disesuaikan dan nilai pip. (Kita akan bahas ini nanti).

Minimal Dana Deposit yang Ideal Untuk Trading Forex

Tidak seperti trading saham, untuk trading forex tidak ada minimum dana yang Anda perlukan untuk memulai menghasilkan uang. Untuk saham biasanya minimal dana sekitar $5,000, sementara untuk forex sekitar $1 saja.

Pasar forex bergerak dalam nilai satuan pip. Contoh pasangan mata uang EUR/USD berada di harga 1.3025, dimana 4 angka desimal di belakang koma mewakili pergerakan 1 pip. Jika EUR/USD bergerak ke 1.3026, maka artinya pair itu naik 1 pip. Jika bergerak ke 1.3125, artinya naik 100 pip.

Pair yang merupakan pasangan mata uang ditradingkan dalam 1000, 10.000 dan 100.000 per unit, dimana angka tersebut mewakili satuan akun micro lot, mini dan standar. Ketika Anda baru memulai trading, disarankan Anda membuka akun lot mikro. Trading dengan lot mikro akan lebih fleksibel, sehingga resiko yang sudah ditetapkan (1%) akan mudah dikelola.

Ketika pair mayor yang berkaitan dengan USD seperti EUR/USD atau AUD/USD, sangat mudah menghitung ukuran lot dengan menggunakan acuan pip. Jika Anda mempunyai 1000 micro lot, setiap pergerakan 1 pip bernilai @0,10. Jika Anda mempunyai akun 10.000 mini lot, maka setiap 1 pip bernilai $1. Jika Anda mempunyai akun standar dengan 100.000 lot, maka setiap 1 pip bernilai $10. Nilai pip dapat bervariasi tergantung pair apa yang akan kita tradingkan, sehingga mengetahui nilai dari pip suatu pair akan sangat penting bagi Anda untuk menentukan seberapa lot yang digunakan.

Contoh Skenario Dalam Mengaplikasikan Manajemen Resiko

Asumsikan Anda mempunyai akun dengan dana $100. Karena tujuan kita untuk membatasi resiko, maka setiap entry kita siap kehilangan $1 ($1 diambil dari 1% pada total dana $100).

Jika Anda membuka entry pada pair EUR/USD, entah itu buy/sell dengan 1 lot mikro, maka stop loss Anda hanya sebesar 10 pips dari harga entry. Karena setiap 1 pip bernilai $0,10, maka jika entry Anda terkena stop loss Anda hanya rugi $1 dan dana masih tersisa $99. Terlepas dari apapun strategi yang Anda gunakan, setidaknya dibutuhkan 100 entry salah yang bisa membuat Anda mengalami Margin Call.

Nah tentu saja dengan stop loss yang ketat tidak akan bekerja dengan baik. Sebagai trader scalping mungkin itu bisa saja dilakukan. Namun bagaimana dengan mereka yang bertipe trader intraday ? Tentu hal tersebut akan sangat sulit jika hanya menempatkan stop loss sebesar 10 pips saja. Dibutuhkan setidaknya 20 – 50 pips stop loss yang ideal. Nah untuk mengatasi hal ini adalah dengan menaikan dana yang Anda miliki. Berbeda jika Anda menggunakan akun cent. Tentu saja $100 akan sangat banyak dan Anda bisa mengatur lot yang sesuai dengan stop loss.

Jadi buang jauh-jauh pikiran atau angan-angan hanya dengan modal kecil bisa memperoleh profit beratus-ratus kali lipat dalam sekejap. Jika Anda melakukan itu Anda tidak sedang melakukan trading, namun hanya berspekulasi semata. Karena kita tahu, tidak ada yang 100% tahu kemana harga akan bergerak nantinya. Untuk memperoleh profit yang besar, dibutuhkan modal yang besar juga.

Asumsikan Anda membuka akun dengan dana awal $500. Dengan $500 Anda dapat mengambil resiko hingga $5 per entry nya. Modal sebesar itu bisa memberikan Anda lebih banyak fleksibilitas. Anda dapat menetapkan stop loss sebesar 10 pip dengan 5 mikro lot dan resiko sebesar $5. Atau jika stop loss Anda sebesar 25 pips Anda bisa menggunakan 2 mikro lot. Sama-sama meminimalkan resiko yang hanya sebesar $5 di setiap entry nya.

Mulai deposit dengan dana $500 akan lebih banyak menghasilkan profit dan tentu saja lebih aman dan lebih flesibel dalam mengatur lot daripada hanya dengan $100.

Ingat, selalu batasi resiko Anda sebesar 1% saja. Namun jika Anda sudah memiliki pengalaman lebih dan sudah mempunyai strategi trading yang teruji, bisa menggunakan resiko sebesar 2%. Dengan resiko 2% dibutuhkan 50 kali entry salah untuk mengalami margin call. Dan 1 hal yang penting, selalu gunakan fitur stop loss, karena fitur ini dapat menyelamatkan dana Anda atau setidaknya meminimalkan kerugian yang lebih besar lagi.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Wabah Virus Perpanjang Penurunan Minyak Ke Level $30


Harga minyak terus tertekan dan memperpanjang kerugian di awal perdagangan Senin hari ini, turun hampir $1 per barel di tengah keputusan kebijakan Federal Reserve yang memangkas tingkat suku bunga. Keputusan cepat itu menggambarkan betapa “khawatirnya” bank sentral AS tersebut di tengah situasi kepanikan penyebaran virus corona yang mengganggu ekonomi.

Dalam sepekan terakhir, banyak negara termasuk AS menutup akses transportasi khususnya penerbangan guna mencegah penyebaran virus, serta melakukan “lockdown” dengan cara menutup beberapa tempat bisnis dan menghimbau agar masyarakat untuk tetap di rumah.

Minyak mentah WTI turun $1.53 ke level $30.20, meski Presiden AS Donald Trump telah berjanji untuk menjaga cadangan minyak di negara tersebut.

Sementara itu minyak Brent turun $1.83 ke level $ 32.02 per barel, melanjutkan penurunan sebesar 20% sepanjang pekan lalu. Harga median untuk Brent saat ini berada di level terendah $31.63.

Federal Reserve memangkas suku bunga di awal sesi perdagangan hari ini, yang juga merupakan pemangkasan kedua dalam bulan ini. Selain itu The Fed juga menambah likuiditas sekitar $ 700 miliar guna menjaga kestabilan ekonomi untuk beberapa minggu ke depan.

Sejauh ini pasar minyak terus mendapatkan tekanan yang cukup kuat setelah Rusia menolak rencana OPEC untuk memangkas produksi minyak dan diikuti dengan penurunan patokan harga jual yang dilakukan oleh Arab Saudi selaku negara produsen minyak terbesar di dunia. Saudi menurunkan harga minyak guna meningkatkan rasio penjualannya ke pasar Asia dan Eropa.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Aktivitas Sektor Manufaktur China Sedikit Melambat


Data yang menunjukan pertumbuhan aktivitas di sektor manufaktur dan pabrik di China bergerak sedikit lebih lambat dari yang diperkirakan pada bulan Agustus, sedikit di bawah perkirakan para analis. Perlemahan ini dikarenakan adanya bencana banjir yang menganggu aktivitas pabrik di beberapa wilayah Tiongkok serta menambah resiko ekonomi setelah pandemi virus masih terus membebani.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur China dilaporkan turun sedikit ke level 51.0 di bulan Agustus, turun dari level 51.1 pada bulan sebelumnya, sedangkan para analis memperkirakan adanya pertumbuhan ke level 51.2. Perlu untuk diketahui indeks PMI yang berada di atas level 50 menandakan ekspansi, sementara di bawah level 50 menandakan kontraksi.

Sektor industri China sejauh ini telah sedikit pulih dan terus menunujukan adanya peningkatan setelah mengalami kelumpuhan secara total karena wabah virus yang mengakibatkan resiko di negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu. Permintaan yang meningkat pasca pandemi, ekspansi di sektor infrastruktur yang didorong oleh program stimulus dan sektor ekspor yang telahkembali pulih, meski sejauh ini belum merata.

Sektor konsumsi juga masih lemah sejauh ini, dengan konsumen China yang menjadi lebih berhati-hati pasca pandemi virus serta ancaman lonjakan pengangguran yang menjadi salah satu resiko beban ekonomi mendatang

 

Rahmatrabani

Trader baru
Pasar Tunggu Pertemuan FOMC Terkait Perkembangan Ekonomi


The Fed akan mengadakan pertemuan komite pada dini hari nanti pukul 01:00 WIB. Pertemuan FOMC kali ini sangat penting untuk disimak karena Fed diperkirakan akan “mengeluarkan” pernyataan sebagai arah penggerak mata uang USD di masa mendatang yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pelaku pasar. Termasuk keputusan The Fed terkait perubahan suku bunga utama dan langkah-langkah yang akan diambil guna mendukung ekonomi di saat di tengah kondisi pandemi Covid-19. Selain itu para pelaku pasar juga berharap bahwa bank sentral AS itu akan memberikan “bocoran” terkait kondisi ekonomi saat ini.

Setelah pertemuan tersebut, komite FOMC akan menggelar konferensi pers, dimana para pejabat FED akan memberikan pernytaannya dan kesimpulan pada pertemuan kali ini.

Secara garis besar, jika Fed pesimis dan memprediksi pemulihan ekonomi lebih lambat dari yang diharapkan, maka USD lebih cenderung akan melemah.
sebaliknya jika fed sangat optimis dan menyatakan bahwa pemulihan berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka USD cenderung akan menguat.

Pasangan mata uang yang diperkirakan mengalami volatilitas tinggi adalah EUR/USD, USD/JPY, USD/CAD dan GBP/USD

 

Rahmatrabani

Trader baru
3 Scalping Sistem


Kali ini kita akan membahas lagi tentang sistem trading scalping dengan menggunakan time frame 5 menit. pair yang cocok tentu saja pair major seperti EUR/USD, GBP/USD dan AUD/USD.

Indikator yang dibutuhkan antara lain;

  • Bollinger bands (290)
  • Moving average (200)
  • MA Ribbon
  • MACD 4CZ
  • MACD twoline
  • KGMA 1.3
  • Dolly Graphic v.10
Strategi ini diberi nama Bwang oleh penemunya. Cara open posisinya pun cukup mudah, ikuti langkah berikut:

Setup Buy
Posisi MA 200 > posisi middle Bollinger bands (290), Ribbon berwarna Hijau dan MACD berwarna biru. Open posisi ketika harga retracement pada indikator ribbon. Lihat contoh open posisi Buy.

Setup Sell
Posisi MA 200 < posisi middle Bollinger bands (290), ribbon berwarna merah dan MACD berwarna merah. Open posisi sell ketika harga retracement pada indikator ribbon yang berwarna merah. Lihat contoh open posisi sell.

Exit posisi
Tempatkan stop loss pada MA 200.
Ambil profit ketika harga mendekati atau menyentuh garis upper atau lower Bollinger bands. Ambil profit secukupnya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Money Tracking


Apa itu Money Tracking ? Money tracking adalah upaya untuk mencatat segala bentuk pengeluaran yang kita lakukan setiap periode tertentu misal setiap hari, setiap bulan atau setiap minggu. Dari pencatatan tersebut, kita akan melihat bahwa sebenarnya sebagian besar uang yang kita miliki tersebut di anggarkan dalam bentuk apa saja.

Setelah mengetahui pos-pos pengeluaran terbanyak, langkah selanjutnya adalah melakukan penghematan-penghematan atau strategi-strategi lain yang bisa mengurangi biaya belanja kita. Dengan demikian, diharapkan kita bisa memiliki kelebihan dana yang bisa kita investasikan.

Sebagai cotoh, seorang memiliki penghasilan minimun regional perbulan sebesar Rp 1.000.000,- yang selalu habis dan tidak ada sepeser pun yang dapat diinvestasikan. Orang tersebut disarankan memulai tracking money atas semua pengeluarannya. Dari hasil pencatatan yang dilakukan terlihat bahwa setiap pagi dan sore hari, selalu ada biaya minum dan jajanan di warung sebesar Rp 4000.

Kita akan meneliti lebih lanjut tentan gpengeluaran tersebut. Hasilnya menunjukan bahwa orang itu memiliki sebuah jarak ke tempat kerja dari tempat tinggalnya terlalu dekat jika menggunakan transportasi angkutan umum, tetapi cukup jauh jika jalan kaki. Orang tersebut pulang dan pergi kerja dengan berjalan kaki. Akhirnya,setiap pagi dia berangkat berjalan kaki dan karena jaraknya cukup jauh, dia seringkali mampir ke warung untuk sekedar minum atau membeli jajanan disana. Di warung tersebut dia membelanjakan uangnya sekitar Rp 4000. Hal yang sama juga terjadi ketika dia pulang kerja. Warung ibarat tempat persinggahannya di dalam jarak rumah dan tempat kerjanya. Jika kita jumlahkan selama satu bulan, didapati Rp 100.000 untuk biaya selama 25 hari kerja jika dia mampir di warung selama pulang dan pergi kerja.

Studi kasus seperti ini mungkin bisa disiasati dengan membawa bekal air minum menggunakan botol. Maka selam satu bulan jika dia tidak ke warung, maka dia dapat sisa Rp100.000 dari biaya jajan di warung tadi.

Penghematan-penghematan lain bisa dilakukan di beberapa pos konsumtif yang tidak berguna lainnya. sebagai contoh, jika seseorang tidak memiliki dan investasi, tetapi sanggup membeli rokok satu bungkus setiap harinya, ia bisa memulai mengurai pembelian rokok sehingga muncul kelebihan dana untuk mulai diinvestasikan.

Bayangkan orang yang memiliki penghasilan kurang lebih Rp 1.000.000 ternyata bisa memiliki kelebihan dana untuk diinvestasikan, tentunya orang yang memiliki penghasilan yang jauh lebih besar juga bisa memiliki dana untuk diinvestasikan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Laporan Tenaga Kerja Di Kalender Forex


Data laporan ekonomi tentang ketenaga-kerja-an berisi perbandingan dari jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia dan persentase pengangguran dalam perekonomian. Laporan tingkat tenaga kerja sangat berkaitan dengan penetapan acuan suku bunga di suatu negara termasuk negara dimana mata uangnya diperdagangkan di pasar forex. Jadi sebagai trader Anda juga harus selalu memeriksa data dan laporan terkait tenaga kerja ini karena merupakan salah satu faktor fundamental yang sangat penting di masa mendatang.

Data tenaga kerja biasanya dirilis dalam periode setiap bulan secara rutin. Berikut ini adalah kalender atau laporan ekonomi di sektor tenaga kerja, diantaranya ;

  • Nonfarm payrolls : Data yang merangkum Tingkat jumlah pekerjaan baru selama periode sebulan sebelumnya. Data ini mencakup seluruh tingkat pekerjaan di semua sektor kecuali di sektor pertanian.
  • Unemployment rate : Data yang berisikan presentase masyarakat yang aktif mencari pekerjaan namun belum mendapatkannya sehingga masih tercatat sebagai pengangguran.
  • Weekly initial unemployment claims : Data yang berisi laporan tentang jumlah total orang yang mengajukan tunjangan pengangguran pada hari pertama selama periode seminggu sebelumnya.
  • ADP National Employment Report : Data yang berisi tentang jumlah pekerjaan baru yang tidak terkait dengan sektor pertanian yang diciptakan selama periode sebulan sebelumnya menurut ADP Company. Jumlah ini dirilis dua hari sebelum data resmi Nonfarm payrolls yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).
Dampak Terhadap Arus Perdagangan

Pengangguran (Unemployment) Meningkat
> Uang berkurang di pihak konsumen > Permintaan Impor Menurun

Pengangguran (Unemployment) Menurun > Uang beredar di kalangan konsumen > Permintaan Impor Meningkat

Dampak Terhadap Arus Investasi

Pengangguran (Unemployment) Meningkat
> Bank Sentral menurunkan suku bunga guna merangsang ekonomi > Berkurangnya surat utang pemerintah > Penurunan Arus Investasi

Pengangguran (Unemployment) Menurun > Bank Sentral menaikan suku bunga guna mencegah perputaran ekonomi terlalu berlebihan > Menghasilkan surat utang pemerintah > Penigkatan Arus Investasi

Dampak Terhadap Peredaran Uang

Pengangguran (Unemployment) Meningkat
> Bank Sentral menurunkan suku bunga untuk merangsang ekonomi sehingga perputaran uang semakin meningkat.

Pengangguran (Unemployment) Menurun > Bank Sentral menaikan suku bunga guna mencegah perputaran ekonomi terlalu berlebihan sehingga perputaran uang semakin berkurang.

Dampak Terhadap Investor

Pengangguran (Unemployment) Meningkat
> Investor merasa gelisah

Pengangguran (Unemployment) Menurun > Investor merasa yakin

Dampak Terhadap Nilai Mata Uang

Pengangguran (Unemployment) Meningkat
> Mata uang melemah

Pengangguran (Unemployment) Menurun > Mata uang menguat

 
Top