Forexchief

Rahmatrabani

Trader baru
Apa Itu Drawdown Dalam Forex?


Kehilangan modal merupakan hal yang wajar dalam trading Forex. Ini adalah sebuah risiko yang harus dihadapi para trader, karena trading memiliki sifat High Risk, High Return. Anda punya risiko mendapatkan keuntungan besar, tapi sebagai gantinya, Anda juga berpotensi mengalami rugi sama besarnya. Seorang trader yang ingin menghitung persentase kerugian yang didapatkannya, perlu mengetahui terlebih dahulu tentang Drawdown dalam Forex.

Apa Itu Drawdown?
Menurut thebalance[dot]com, Drawdown dalam Forex adalah selisih antara saldo awal dengan Equity akun terkini. Saat saldo Equity lebih rendah dari saldo awal Anda, itu berarti Anda sedang mengalami Drawdown. Sebagai contoh, Anda memulai trading dengan saldo bersih 100,000 US Dollar, kemudian Anda melihat saldo Equity sekarang menjadi 95,000 Dollar. Ini artinya, jumlah Drawdown dalam Forex Anda adalah 5,000 US Dollar.
Dengan kata lain, Drawdown dalam Forex adalah jumlah kerugian (loss) yang diperoleh trader saat ini dibandingkan dengan deposit awal. Jumlah Drawdown ini bisa dihitung dalam bentuk persentase.

Cara Menghitung Drawdown Dalam Forex

Contohnya, Anda memiliki deposit awal sebesar 10,000 US Dollar. Kemudian, Anda mengalami loss yang mengakibatkan balance saat ini menjadi 2,500 US Dollar. Maka persentase Drawdown yang Anda alami adalah:

((USD 10,000 - USD 2,500) / USD 10,000) x 100% = 75%

Dari hasil di atas, dapat disimpulkan jika persentase Drawdown dalam Forex Anda rendah, maka nilai kerugian Anda pun juga rendah.

Cara Menjaga Drawdown Tetap Rendah

Banyak trader tidak menyadari bahwa dirinya mengalami Drawdown yang cukup tinggi, karena mereka merasa tidak mengalami loss berturut-turut. Padahal semakin tinggi Drawdown dalam Forex, semakin besar pula persentase profit yang harus dikumpulkan untuk menutup kerugian tersebut.
Tak jarang cara-cara irasional pun dilakukan oleh trader yang mengalami Drawdown besar. Salah satunya adalah mengambil risiko dengan meningkatkan ukuran lot (Position Size). Mereka lupa dengan prinsip Money Management dan cenderung bertrading untuk balas dendam.

Di sinilah Anda perlu memahami pentingnya menjaga Drawdown tetap rendah saat melakukan trading. Lalu bagaimana caranya? Dilansir dari Daily Price Action, simak penelusurannya berikut ini:

1. Memperkecil Loss Per Transaksi
Pernahkah Anda mengalami kekalahan 10 kali secara beruntun dalam trading? Coba hitung berapa persentase Drawdown dalam 10 kali trading tersebut. Jika jumlahnya di atas 100%, maka Anda dalam masalah besar!
Pastikan Anda menentukan batas persentase risiko yang tepat supaya terhindar dari Drawdown yang tinggi. Berapakah batas persentase risiko yang tepat tersebut? Hanya Anda sendiri yang bisa menentukan. Batas toleransi risiko bisa ditetapkan bermacam-macam, ada yang 2%, 5%, tapi juga ada yang hanya 1%. Jika Anda menggunakan persentase risiko 1% per trading, maka apabila saldo awal Anda sebesar $100, berarti risiko maksimal per posisi tidak boleh melebihi $1.

2. Tentukan Batas Maksimum Drawdown Per Minggu atau Per Bulan
Langkah ini menuntut kesabaran tingkat tinggi. Supaya Drawdown dalam Forex tidak semakin besar, buatlah batas maksimum Drawdown mingguan atau bulanan.
Misalnya, Anda berencana menggunakan batas persentase Drawdown 1% per trading. Jika Drawdown sudah mencapai 5%, maka berhentilah trading dan lanjutkan lagi bulan depan. Jika bulan depan terlalu lama, lanjutkan minggu depannya. Sembari menunggu, Anda bisa me-review kembali apakah metode trading yang digunakan sudah benar, atau toleransi risiko yang Anda pasang terlalu tinggi.

3. Kalau Kerugian Masih Berlanjut, Lakukan Ini!

Apabila kerugian masih berlanjut, Anda sebaiknya memperkecil persentase risiko per trading, hingga kembali ke posisi yang menurut Anda aman. Setelah Anda cukup percaya diri, barulah pasang batas persentase risiko ke kondisi normal.
Anda juga bisa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil trading, untuk menentukan penyebab kerugian. Apabila sumber kegagalan adalah penerapan metode trading yang kurang disiplin, maka Anda tentu perlu belajar untuk mendisiplinkan diri.

Akhir Kata

Drawdown dalam Forex merupakan hal yang tak terhindarkan. Anda harus bisa menjaga disiplin dan emosi supaya keadaan tidak semakin memburuk. Kebanyakan trader pemula berambisi untuk balas dendam guna meng-cover loss yang dialami. Tapi yang terjadi, modal malah amblas dalam hitungan hari. Agar tidak mengalami kejadian serupa, maka mulai sekarang, selalu perhatikan tingkat Drawdown Anda. Jika kesulitan mengendalikan Drawdown, terapkan 3 cara di atas sebagai solusinya.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengenal Dunia Forex


Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange, yakni kegiatan memperjualbelikan satu mata uang dengan mata uang lainnya. Pasar forex adalah pasar keuangan terbesar dan paling likuid dengan volume perdagangan harian mencapai 4 triliun dolar AS. Tidak seperti saham, forex diperdagangkan interbank, over-the-counter (OTC) yang artinya tidak ada satu bursa yang mendominasi perdagangan.

Disamping itu, pasar forex beroperasi selama 24 jam per hari antara individu dengan broker forex, broker dengan bank, dan bank dengan bank lainnya. Jika sesi Asia berakhir maka sesi Eropa akan dimulai, dan dilanjutkan oleh sesi AS sehingga perdagangan dapat dilanjutkan tanpa terputus.

1. Pelaku Pasar
Forex Sebagian pelaku pasar forex hanya sekedar menukar mata uang untuk keperluan bisnis. Seperti perusahaan multinasional yang harus membayar upah dan biaya lainnya di berbagai negara yang menjual produk mereka, dan juga pemerintah maupun pihak-pihak lain yang membeli dan menjual produk atau jasa dari negara lain. Sebagian lainnya adalah trader yang memprediksi pergerakan nilai mata uang demi mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual yang dilakukan. Mereka biasanya memanfaatkan informasi signifikan yang belum diantisipasi pasar.

2. Konsep Dasar Trading Forex
Konsep trading dalam pasar forex adalah beli di harga rendah dan jual di harga tinggi. Nilai suatu mata uang selalu berubah, dipengaruhi oleh jumlah perdagangan internasional, suku bunga, kebijakan bank sentral dan pemerintah, sentimen, serta indikator ekonomi lainnya. Trader bisa menentukan tren dan membeli mata uang yang akan menguat atau menjual mata uang yang akan melemah.

Forex selalu bergerak dan berfluktuasi mengikuti aliran dana dan antisipasi kondisi makroekonomi global. Ada peluang yang dapat dimanfaatkan dari fluktuasi mata uang. Mengenali fundamental ekonomi, menggunakan indikator teknikal, dan menerapkan money management akan membantu trader untuk meneksploitasi peluang investasi di pasar forex. EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF, AUD/USD adalah mata uang yang paling sering diperdagangkan. Pasar forex tidak hanya terbatas pada mata uang tersebut, terdapat juga pair-pair lain seperti USD/CAD, USD/SGD, EUR/JPY, EUR/CHF, GBP/JPY, dsb.

3. Mengambil Keuntungan Dari Trading Forex
Menerjuni dunia forex untuk pertama kali mungkin terasa menakutkan, trader harus mulai mempelajari forex lebih lanjut serta membuat rencana trading dan menyusun strategi trading agar bisa mengantisipasi serta mengambil keuntungan dari pola pergerakan mata uang. Karena banyaknya perhitungan yang dilakukan inilah, forex menjadi tempat bagi mereka yang tertarik untuk berinvestasi, bukan kaya mendadak dalam waktu singkat.

"Practice makes perfect!" Sebelum mulai suntikkan dana ke real account, berlatihlah lebih dahulu dengan demo account. Belajarlah menganalisa dan praktek trading di account tersebut sebelum mulai dengan dana sungguhan. Satu tips yang sederhana namun sangat berguna: forex merupakan metode analisa tren pasar, jadi jangan melawan tren.

Kesimpulan
Untuk lebih mempermudah pemahaman Anda mengenai dunia forex, berikut adalah ringkasan hala-hal penting tentang pasar forex yang tersaji dalam ilustrasi menarik:
Teruslah belajar dan suatu saat nanti analisa Anda akan terbukti ampuh dan menghasilkan prediksi yang akurat serta profitable untuk trading Anda. Ini tentu jauh lebih bermanfaat daripada sekedar mengandalkan keberuntungan atau hoki. Kesabaran merupakan salah satu elemen penting dalam trading.
Jangan berharap untuk mendapatkan uang yang banyak dalam sekali perdagangan. Bangun ekuitas dengan perlahan tapi pasti melalui pemantapan money management. Dengan demikian, Anda akan mampu mendapatkan return investasi yang signifikan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Luruskan Motivasi Trading, Langkah Pertama Belajar Forex


Apa yang membuat Anda ingin belajar trading forex?
Atau, kalau Anda memang sudah lama melakukan kegiatan ini, apa sih yang membuat Anda bertahan untuk terus bertrading?

Jawaban pertanyaan tentang motivasi untuk melakukan kegiatan trading ini bisa jadi sangat beraneka ragam. Ada teman trader yang menjawab bahwa motivasi trading dia adalah karena trading sudah menjadi hobi baginya. Ada juga trader menjawab, karena trading bisa mendatangkan penghasilan tambahan yang lumayan. Bahkan ada yang menjawab karena trading memang profesi utamanya.

Bagaimana dengan motivasi trading Anda? Sebaiknya, luruskan motivasi sebelum belajar, karena ini bisa mempengaruhi trading Anda kelak.

Motivasi Trading Bisa Bermacam-Macam

Iya sih, memang bisa jadi motivasi antara satu orang dengan orang lainnya berbeda, meskipun untuk kegiatan yang sama. Motivasi itu sendiri bisa diartikan sebagai hal atau faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan sesuatu. Jadi memang dimungkinkan, hal yang mendorong satu orang untuk melakukan satu kegiatan akan berbeda dengan orang lain.

Bagi teman-teman trader yang menganggap kegiatan trading sebagai hobi, saya bisa kira-kira nih, mereka inilah jenis trader yang biasanya suka telaten ngoprek indikator, betah berjam-jam mengamati chart, dan merasa kesepian saat market tutup di akhir pekan.

Sedangkan bagi trader yang menganggap trading sebagai pekerjaan sampingan atau bahkan yang sudah menjadikan trading sebagai penghasilan utama, bisa jadi mereka malah lebih mengandalkan EA alias Robot Trading dan berinvestasi sebagaimana investor yang rasional. Syukur-syukur sih kalau ada teman trader yang memang hobi trading dan bisa menjadikan trading sebagai penghasilan utamanya. Wah, bisa kebayang sih asyiknya, kalau kita bisa bekerja sesuai dengan minat kita.

Okelah, bagi teman-teman trader yang sudah "jadi", saya tidak terlalu mempermasalahkan apa motivasi trading utama mereka. Yang sering membuat saya prihatin, adalah motivasi teman-teman yang baru mulai belajar trading. Banyak teman-teman (calon) trader yang salah anggapan, menganggap trading adalah jalan singkat menuju kaya. Bahwa hanya dengan sekedar main tebak-tebakan buy atau sell, bisa mengeruk keuntungan tanpa harus bersusah payah.

Trading Bukan Jalan Singkat Jadi Kaya

Biasanya para (calon) trader yang ingin cepat kaya itu terjun ke dunia trading ini dengan semangat menggebu-gebu, invest dengan nominal yang relatif besar, dengan harapan bakalan memperoleh keuntungan yang jauh lebih besar dalam waktu singkat. Tipe (calon) trader semacam inilah yang akhirnya nanti justru mempunyai pandangan negatif tentang trading forex. Setelah mengalami Margin Call (MC), barulah mereka sadar bahwa ternyata trading itu tidak semudah yang dibayangkan.

Nah, kalau anda sekarang memang baru dalam tahapan tertarik untuk belajar trading forex dengan motivasi ingin cepat kaya, wah, saya sarankan untuk stop dulu deh. Coba review dulu sebelum invest atau deposit.

Saya tegaskan bahwa trading ini bukanlah jalan cepat dan mudah untuk menjadi kaya. Kalaupun Anda mendengar cerita dari trader-trader yang sudah berhasil memperoleh keuntungan yang stabil dan lumayan besar dari trading, jangan cepat-cepat tergiur deh. Coba tanyakan dulu, sudah berapa lama mereka belajar? Tanyakan juga berapa waktu, tenaga dan biaya yang sudah mereka habiskan dalam prosesnya? Pertimbangkanlah hal-hal tersebut. Apakah Anda mau, mampu, dan bersedia, untuk terus belajar dan berusaha sekeras mereka?

Ngomong-ngomong, saya jadi ingat salah seorang teman trader suka menguji (calon) trader yang ingin belajar trading. Pertanyaan standarnya adalah, "Sudah siap babak belur belum? kalau memang udah siap babak belur dan benjut-benjut, ayo kita bareng-bareng belajar".

Nah lho, biasanya sih banyak yang sudah mundur duluan tuh, dengan pertanyaan seperti itu. Lah iya, mana ada sih orang yang mau belajar sesuatu yang baru dengan motivasi pengen babak belur!? Tapi realitanya, di dunia trading, tidak ada ramuan instan untuk jadi kaya; semuanya tetap membutuhkan usaha. Punya keinginan belajar dan nyali yang kuat merupakan dua prasyarat untuk sukses belajar trading forex.


 

Rahmatrabani

Trader baru
"Black Swan"

Terminologi "Black Swan" (Angsa Hitam) berasal dari abad ke-17, bermula dari asumsi masyarakat Eropa bahwa semua angsa berwarna putih, padahal sebenarnya ada angsa hitam yang hidup di alam liar. Dalam konteks ini, angsa hitam (Black Swan) sering dilihat sebagai simbol untuk sesuatu yang tidak terprediksi dan berdampak besar, sesuatu yang luar biasa di luar kendali, atau sesuatu yang semestinya eksis dalam anggapan umum.

Di era modern, istilah ini dipopulerkan oleh Nassim Nicholas Taleb, seorang mantan trader Wall Street yang kemudian menjadi penulis dan profesor kenamaan di bidang keuangan, dalam buku berjudul "The Black Swan" yang diterbitkan tahun 2007.

Menurut Taleb, aneka penemuan ilmiah dan peristiwa yang menjadi fenomena Black Swan terjadi dengan tidak diramalkan sebelumnya. Misalnya adalah kemunculan internet, komputer pribadi, Perang Dunia I, termasuk peristiwa 11 September 2001 yang menenggelamkan mata uang dollar dalam sekejap, serangan Amerika terhadap Irak yang melambungkan harga minyak, dan lain-lain. Dalam bukunya, Taleb juga menyampaikan sejumlah perspektif yang diperlukan pelaku pasar untuk mengantisipasi dan menanggapi peristiwa Black Swan.

Buku Taleb yang memaparkan teori Black Swan ini kemudian masuk dalam jajaran best seller serta ditempatkan dalam daftar 12 buku paling berpengaruh pasca Perang Dunia II oleh The Sunday Times.

7 Peristiwa Black Swan

Meski buku The Black Swan baru dirilis tahun 2007, tetapi sebenarnya peristiwa-peristiwa yang tak terprediksi sekaligus menggemparkan dunia finansial telah terjadi berkali-kali sebelumnya. Bahkan setelah teori Taleb diketahui banyak orang pun, kejadian seperti itu tak terhindarkan. Berikut 7 peristiwa menggemparkan yang kerap disebut sebagai contoh Black Swan di pasar finansial.

1. Krisis Finansial Asia (1997)

Pemicu Krisis Finansial Asia adalah keputusan Thailand untuk melepas pegging (patokan) nilai tukar Bhat terhadap Dolar AS. Keputusan itu berdampak domino hingga terjadi devaluasi mata uang di seluruh Asia Tenggara dan Asia Timur. Sebagian besar mata uang Asia anjlok hingga 38% dan pasar saham dunia melorot hingga 60%.

George Soros dituduh memicu krisis ini dengan melakukan shorting atas Baht dan memanen profit dari jatuhnya mata uang-mata uang Asia. Namun, ia berdalih bahwa dirinya tidak memicu krisis, walau tak menampik langsung kalau ia ada andil dalam gejolak yang terjadi.

2. Pecahnya Dot Com Bubble (2000)

Seiring dengan makin meluasnya penggunaan internet di seluruh dunia, bisnis-bisnis daring yang disebut juga "perusahaan Dot Com" mengalami peningkatan pesat. Harga sahamnya meroket, terlihat dari kenaikan indeks NASDAQ (indeks saham AS yang berfokus pada emiten sektor teknologi) dari 1,000 poin di tahun 1995 ke lebih dari 5,000 di tahun 2000.

Saat NASDAQ tengah "nangkring" di puncak, mendadak sejumlah perusahaan mayor seperti Dell dan Cisco melakukan aksi jual atas saham-sahamnya, sehingga memicu panic selling. Akibatnya, dalam waktu kurang dari sebulan, nyaris satu triliun Dolar AS hangus dari pasar. Indeks komposit NASDAQ yang sempat naik 682% dari 751.49 pada Januari 1995 ke 5,132.52 pada Maret 2000, terjun bebas hingga 78% dan terdampar di 1114.11.

Meski sejumlah perusahaan Dot Com dari masa itu masih sukses hingga kini, seperti Amazon, eBay, dan Netflix, tetapi tak sedikit perusahaan teknologi AS yang terlindas oleh insiden Black Swan ini.

3. Bangkrutnya Lehman Brothers (2008)

Sebelum peristiwa Black Swan ini terjadi di tahun 2008, Lehman Brothers termasuk salah satu perusahaan jasa keuangan kawakan dunia dan menempati posisi bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat. Namun, pada 15 September 2008, Lehman Brothers mendadak mendeklarasikan kebangkrutan. Saat itu, perusahaan ini memiliki aset senilai $639 milyar dan utang sebesar $619 milyar, sehingga menjadikannya deklarasi kebangkrutan terbesar dalam sejarah.

Kebangkrutan Lehman Brothers sekaligus mengungkap kebobrokan praktek sertifikasi utang sektor properti dalam sistem finansial AS yang kemudian dikenal dengan istilah Krisis Subprime Mortgage. Akibatnya, kekhawatiran meluas ke seluruh dunia karena para investor khawatir lembaga-lembaga keuangan besar lainnya akan ikut tumbang.

Dampak domino yang lebih besar dari peristiwa Black Swan ini berhasil terhindarkan, setelah pemerintah Amerika Serikat menyalurkan dana untuk mem-bail out perusahaan-perusahaan keuangan bermasalah yang berpusat di sana. Namun, pertolongan dari pemerintah AS ini sebenarnya dipandang negatif oleh masyarakatnya sendiri, karena menganggap bahwa dana pajak rakyat diberikan pada orang-orang kaya yang tidak berhak. Kejadian ini juga yang kemudian memunculkan julukan "too big to fail" untuk bank-bank investasi AS.

4. Krisis Utang Yunani (2010)

Pada tahun 2010, sementara pasar finansial global masih berjuang untuk pulih dari krisis sebelumnya, Yunani tiba-tiba mengumumkan bahwa mereka selama ini menyembunyikan angka defisit anggaran negara yang sesungguhnya. Keyakinan pasar langsung kolaps, hingga pada tahun 2012, Yunani mendeklarasikan pernyataan gagal bayar utang pemerintah terbesar dalam sejarah.

Situasi terus memburuk hingga pada 30 Juni 2015, Yunani menjadi negara maju pertama yang gagal membayar cicilan utang pada International Monetary Fund (IMF). Pasar finansial beraksi spontan, sehingga berdampak pada anjloknya pasar saham dari Hong Kong hingga London. Peristiwa Black Swan ini menggarisbawahi fungsi Emas dan Obligasi Pemerintah AS sebagai safe haven, karena investor dan trader global langsung memburu kedua aset begitu kabar menyeruak.

Meskipun gejolak di pasar finansial global yang ditimbulkan oleh Krisis Utang Yunani ini telah mereda, tetapi negara yang beribukota di Athena itu masih bergantung pada praktek "gali lubang, tutup lubang" untuk menangani keuangannya. Perekonomiannya mengalami resesi dan pengangguran merajalela. Hingga kini pun, trader yang memperdagangkan mata uang Euro di pasar forex masih sering berhati-hati jika terdapat kabar rapat renegosiasi utang Yunani dalam berita ekonomi.

5. Bencana Nuklir Fukushima (2013)

Posisi geografis Jepang menjadikannya sering mengalami gempa dan tsunami. Namun, gempa di tahun 2013 menjadi "istimewa" karena mengakibatkan kebocoran di instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima. Seketika, kejadian itu memunculkan trauma dunia akan insiden Chernobyl (1986) yang meluluhlantakkan satu kawasan di Eropa Timur dengan kontaminasi radiasi masih membekas hingga kini.

Kita di Indonesia boleh jadi tak begitu terdampak oleh peristiwa Black Swan ini. Namun, NIKKEI 225 anjlok 14%, mencatatkan penurunan terburuk dalam 40 tahun. Di Amerika Serikat, Dow Jones juga melorot 1.15%.

Dalam perkembangan selanjutnya, Jepang menonaktifkan sebagian besar instalasi nuklirnya untuk sementara. Meski demikian, kebocoran di Fukushima belum sepenuhnya tertanggulangi bahkan hingga tahun 2017.

6. Pencabutan Pegging Franc Swiss (2015)

Sebelum 2015, nilai tukar Franc Swiss di-pegging setara dengan 1.20 Franc per Euro. Namun, Swiss National Bank (SNB) selaku bank sentral Swiss mendadak mencabut pegging tersebut sekaligus menurunkan suku bunga depositnya, sehingga seketika menggemparkan dunia finansial.

Segera setelah pengumuman SNB tersebar di media, Franc Swiss melesat 30% versus Euro dan melonjak 25% versus Dolar AS. Langkah tak terduga itu juga menghantam pasar saham Eropa, hingga indeks saham Swiss merosot 10 persen dalam waktu singkat.

Dibanding peristiwa Black Swan sebelumnya, kebijakan SNB ini bisa dikatakan berdampak paling buruk bagi trader forex. Bukan hanya banyak trader yang langsung bangkrut karena "rem"-nya jebol, tak sedikit pula jumlah broker forex yang terpaksa gulung tikar (contoh: Alpari UK) atau menanggung hutang besar setelahnya (contoh: FXCM US).

7. Keputusan Inggris Keluar Dari Uni Eropa Pada Referendum Brexit (2016)

Sebelum hasil referendum Brexit diumumkan, konsensus analis menilai Inggris tidak siap untuk keluar dari Uni Eropa, dan masyarakat pun tentunya tak sebegitu "gila"-nya hingga memilih "Yes, Brexit". Akan tetapi, realita berkata berbeda. Kubu Pro Brexit unggul dengan selisih tipis versus Kubu Pro Uni Eropa, sehingga seketika mengubur Pounds di level terendah dalam 31 tahun (sejak 1985) versus Dolar AS.

Secara global, kepanikan pasca pengumuman hasil referendum tersebut menghapus sekitar $2 triliun dari pasar finansial dunia. Hingga kini, para pelaku pasar masih mengamati perkembangan peristiwa ini dengan hati-hati. Kelancaran negosiasi Brexit dengan Uni Eropa dan kesehatan ekonomi Inggris hingga tiba waktu "perceraian"-nya terus dipantau massa.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Resiko Leverage Tinggi Dalam Trading Forex


Konsep leverage memang sangat menguntungkan dalam trading forex, tapi juga bisa berbahaya jika Anda kurang berhati-hati dalam menggunakannya, terutama bila Anda menggunakan leverage yang sangat tinggi (over-leverage). Leverage yang tinggi akan menyebabkan margin minimum atau jaminan minimum yang dibayarkan setiap kali transaksi makin sedikit. Disadari atau tidak, resiko leverage sering menyerang pemula yang bercita-cita ingin cepat kaya dari trading.

Leverage tinggi pada dasarnya menguntungkan, karena nilai margin minimum yang Anda bayarkan setiap transaksi semakin sedikit. Contohnya, jika Anda ingin membuka posisi 1 lot pada pasangan EUR/USD dengan leverage 1:1000. Anda hanya membutuhkan Margin sebesar 100 USD. Menarik bukan?

Yah inilah trading forex dengan segala kemudahan yang teknologi pendukungnya saat ini. Banyak broker forex memberikan fasilitas seperti minimal deposit yang sangat kecil ditambah dengan leverage tinggi. Hal ini tentu saja sangat menarik bagi para pemula bermodal kecil. Dengan modal 10 USD dan leverage 1:1000, mereka sudah bisa transaksi forex dengan ukuran besar. Bahkan saat ini, ada broker yang menyediakan leverage hingga 1:3000.

Resiko Leverage Berhubungan Dengan Emosi

Trading Leverage tinggi memang menggiurkan, tapi juga bisa menjerumuskan trader karena berdampak buruk bagi emosi trading. Dengan menggunakan leverage yang kelewat tinggi, trader pemula mudah meremehkan resiko karena "merasa" didukung dengan modal besar untuk membuka banyak posisi. Padahal, semakin besar Volume dan semakin banyak posisi trading, jelas semakin tinggi resiko kerugian yang ditanggung. Inilah yang disebut dengan risiko leverage tinggi.

Secara psikologis, semakin tinggi leverage, maka Anda akan semakin berani dalam membuka posisi trading. Hal ini disebabkan karena nilai Margin minimum yang Anda pinjam dari broker semakin sedikit. Jika Anda melihat tabel di bawah, hanya dengan modal 10,000 USD saja, Anda sudah bisa trading dengan ratusan bahkan ribuan lot. Mencengangkan bukan? Itulah kekuatan leverage.

Resiko Leverage Tinggi Lainnya

Resiko leverage tinggi lainnya adalah pada saat Anda terkena Margin Call. Margin Call adalah suatu sistem peringatan dari broker yang muncul saat ekuitas saldo nilainya sama dengan Margin yang digunakan. Lalu apa hubungannya leverage tinggi dengan Margin yang digunakan?

Mari kita contohkan bagaimana perhitungannya. Pada contoh kasus ini, akan digunakan contoh seorang trader yang tidak memasang Stop Loss dan hanya menggunakan Margin Call sebagai pengaman. Trader ini menggunakan broker yang level Margin Call dan Stop Out-nya 100%. Contoh akan diambilkan dari kasus Budi dan Ani tadi.

Budi dengan modalnya 3,000 USD dan leverage 1:500 membutuhkan Margin 200 USD untuk membuka posisi sebesar 1 lot pada pasangan EUR/USD. Jika Budi mengalami Stop Out, semua posisinya akan ditutup saat nilai ekuitasnya sama dengan Margin yang digunakan. Karena Budi menggunakan Margin sebanyak 200 USD, maka posisi Budi tersebut akan ditutup saat akun Budi hanya menyisakan dana sebanyak 200 USD.
Memiliki jumlah modal yang sama dengan Budi, Ani memilih untuk menggunakan leverage sebesar 1:3000. Ani tidak tahu akan risiko leverage tinggi, dia trading dengan membuka posisi 1 lot pada pasangan EUR/USD. Untuk membuka posisi ini, Ani hanya membutuhkan margin sebesar 33 USD. Namun karena masih pemula, analisanya berbalik arah. Mengingat broker yang dipilih menetapkan level Stop Out di 100%, maka seluruh posisi Ani akan ditutup saat akunnya hanya menyisakan dana sebesar 33 USD.


Sekarang, semua terserah Anda, ingin menjadi Ani yang memilih leverage setinggi-tingginya, atau menjadi Budi?


 

Rahmatrabani

Trader baru
Dua Faktor Yang Mempengaruhi Akselerasi Harga


Pasar forex selalu bergerak naik turun secara dinamis setiap harinya. Kenapa dinamis? Karena pergerakan naik dan turun tersebut tidak pasti aturannya. Tapi pernahkah terbersit, hal apakah yang membuat pasar demikian dinamis? Ada fakta menarik yang dinamakan “momentum”. Menurut www(dot)kamusbahasaindonesia(dot)org, salah satu arti momentum adalah saat yang tepat. Tepat untuk apa? Tentu saja untuk bergerak lebih cepat (dalam konteks forex). f

Gerakan lebih cepat tersebut dapat kita lihat ataupun rasakan jika kita sedang melakukan trading di depan komputer. Momentum-momentum inilah yang secara kontinu memberikan "bahan bakar" bagi pasar untuk mulai bergerak lebih cepat atau menambah kecepatan yang sedang terjadi. Ok, langsung saja kita coba identifikasi beberapa halyang dengan mudah dapat kita amati selama kita melakukan trading.

Momentum fundamental

Hal ini biasanya berkaitan dengan rilis suatu berita. Konteksnya dapat bermacam-macam, mulai dari pemberitaan tentang jumlah tenaga kerja, pengangguran, tingkat pertumbuhan ekonomi, maupun tingkat suku bunga termasuk juga level inflasi. Aspek-aspek tersebut sangat berkaitan dengan kondisi perekonomian suatu negara secara langsung. Jika salah satu kondisi dalam data-data di atas mengalami perubahan maka potensi untuk mempengaruhi nilai tukar mata uang suatu negara akan dengan cepat terjadi.

Ada pula faktor tambahan yang masih dikategorikan sebagai momentum fundamental lainnya yaitu kondisi peperangan, bencana alam dan konflik-konflik politik. Khusus untuk fundamental yang berkaitan langsung biasanya sudah terdapat jadwal yang tetap setiap minggu atau bulannya. Di saat jam rilis berita tiba, maka melalui bantuan tampilan grafik untuk trading, kita dapat amati bagaimana pergerakan harga mengalami akselerasi kecepatan dan volume yang melebihi rata-rata. Semua pihak yang terlibat atau berkepentingan seperti trader retail, trader institusional, spekulan, dan bank sentral mulai memperebutkan posisi. Dapat dibayangkan bagaimana ramainya pasar karena penuh dengan penjual dan pembeli.

Momentum teknikal

Ini adalah bagian yang paling menarik. Kenapa? Karena di momentum ini biasanya ditandai dengan terbentuknya suatu pola atau tercapainya suatu kondisi visual tertentu. Penggunaan alat bantu berupa grafik menjadi suatu keharusan untuk mengidentifikasi terbentuknya momentum teknikal. Hal ini tentu saja bukan persoalan yang ruwet, karena sudah menjadi standar bahwa aplikasi yang digunakan untuk trading dapat mencantumkan tampilan grafik sebagai menu dasarnya.

Contoh grafis bisa diambil dari munculnya pola "doji" saat pasar sedang memasuki momentum ketidakpastian. Pola tersebut mencerminkan kekuatan pembeli dan penjual yang berada dalam kondisi seimbang. Setelah keseimbangan terbentuk biasanya salah satu pihak akan dengan cepat mengungguli atau mengambil alih arah pergerakan. Disinilah akselerasi terjadi.

Contoh lain adalah pola "flag" yang sering kita temui. Pola chart yang bisa menandakan momentum ini menggambarkan pasar yang mengalami konsolidasi, semacam situasi untuk berkasak kusuk antara para pembeli dan penjual untuk menegosiasikan arah pergerakan harga selanjutnya. Namun demikian, setelah terjadi konsolidasi, pola ini juga mengindikasikan potensi terdorongnya kembali harga dengan gerakan yang lebih kuat.

Penentu lain adalah tanda atau sinyal dari penggunaan suatu indikator. Ambil contoh salah satunya bernama Stochastic. Setelah pergerakan garis indikator ini menembus suatu range nilai tertentu, maka para pelaku pasar akan merespon dengan mengeluarkan energi melebihi rata-rata sebelumnya.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Konsekuensi Belajar Trading Forex

Adanya kesulitan-kesulitan yang ditemui selama belajar trading bisa jadi memunculkan sejumlah konsekuensi yang mau tak mau harus bisa Anda tangani, jika ingin bisa sukses dalam forex.

1. Dikendalikan Emosi
Banyak trader kesulitan mencapai keberhasilan, karena mudah dikuasai oleh emosi saat trading. Pasar forex yang likuid dan bisa diakses 24/5, dengan pergerakan harga yang selalu berfluktuasi secara real-time, membuat banyak trader pemula sering terbawa gejolak pasar. Mereka sering meninggalkan logika saat mengikuti naik turunnya harga.

Jika Anda selalu membiarkan alam bawah sadar menguasai, maka secara otomatis Anda akan sering melakukan kesalahan. Alam bawah sadar akan dengan mudah menipu Anda untuk menghindari peluang, meski sebenarnya sudah banyak sinyal yang mengkonfirmasi. Sebaliknya, saat Anda dikuasai oleh keserakahan, Anda akan cenderung untuk open posisi meski kenyataannya tidak ada sinyal yang cukup valid untuk mengkonfirmasinya. Lantas bagaimana hasilnya? Yaah bisa jadi yang Anda dapatkan justru loss besar-besaran.

Pada akhirnya, jika Anda mampu bertahan cukup lama di forex, Anda akan dituntut untuk menyesuaikan cara pikir Anda. Menghadapi pasar tidak bisa dilakukan dengan baik jika emosi Anda terlalu mendominasi. Ada baiknya rasa takut ataupun serakah dapat dikontrol dengan baik, sehingga tindakan Anda selama trading bisa tetap objektif. Jika Anda terbiasa melakukan setup emosi tersebut untuk kepentingan trading, maka bukan tidak mungkin Anda akan mampu menerapkan cara pikir yang sama di kehidupan sehari-hari.

2. Kehilangan Uang
Poin kedua ini bisa jadi merupakan konsekuensi yang menuntut Anda untuk bisa legowo menerima. Yapp, Anda harus siap kehilangan uang alias merugi. Bahkan ada yang mengatakan bahwa belajar forex belum lengkap bila belum pernah merugi. Ini karena kesuksesan dalam forex tak bisa diraih secara instan. Selain itu, seseorang seringkali baru bisa benar-benar belajar setelah mengalami kekalahan. Tapi, kalau baru belajar sudah rugi, lalu bagaimana bisa suksesnya? Kuncinya ada pada konsekuensi belajar trading forex ketiga di bawah ini.

3. Keharusan Untuk Terus Belajar
Apakah setelah selesai menempuh tahapan belajar forex, maka secara instan Anda bisa langsung panen profit? Tentu saja tidak. Faktanya, pasar terus berubah dari waktu ke waktu. Para trader profesional pun harus terus menerus belajar meskipun sudah menghasilkan jutaan Dolar. Dalam perjalanan Anda nantinya, akan selalu ada hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari setiap kekalahan maupun kesuksesan. Untuk membalas kekalahan itu, maka Anda harus belajar menghindari kesalahan yang sama. Sementara jika ingin mempertahankan hasil yang konsisten, Anda harus bisa menjaga "rahasia" keberhasilan serta meningkatkan performa trading sebaik mungkin.

Terlepas dari apakah Anda suka atau tidak, trading forex memiliki hubungan langsung dengan pengetahuan dan emosi Anda sebagai trader. Jika ingin menghasilkan uang melalui trading forex secara konsisten, sudah semestinya Anda mengontrol kondisi mental dan pikiran Anda lebih dulu.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Apa yang dimaksud dengan harga BID/OFFER

Mari perhatikan contoh mata uang EUR/USD berikut : 1.1810/1.1813,1.1810 adalah harga bid dan 1.1813 adalah harga offer bid berarti adalah harga dimana broker(pedagang besar) mau membeli mata uang kita offer berarti adalah harga dimana broker (pedagang besar) mau menjual mata uang kepada kita Jadi apabila anda memasang posisi buy, maka saat order buy tereksekusi yang dipakai adalah harga offer, Sedangkan saat memasang posisi sell, maka saat order sell tereksekusi yang dipakai adalah harga bid.

Bagaimana cara mendapatkan keuntungan dalam bertrading

Caranya yaitu dengan menganalisa pasangan mata uang mana yang akan naik ataupun turun, dan mengambil selisih dari perdagangan. Apabila anda yakin mata uang tersebut akan menguat (naik) segera lakukan posisi buy, kemudian tunggu harga naik, lakukan closed (sell) saat mata uang tersebut melebihi harga beli anda tadi. Apabila anda yakin mata uang tersebut akan melemah (turun) lakukan posisi sell, tunggu harga turun,lakukan closed (buy) saat mata uang tersebut dibawah harga jual anda tadi.
Contohnya :

Pembukaan Euro 1.1750 / 1.1753 , anda menganalisa bahwa euro akan naek menjadi posisi 1.1770/1.1767, maka bukalah posisi buy saat harga tersebut (maka anda membeli pada posisi 1.1753), dan saat posisi berubah menjadi 1.1770/1.1773 , lakukan closed posisi / menjual mata uang tersebut (pada posisi 1.1770)

Perhatikan contoh diatas, harga offer dan harga bid, perhatikan pula selisih harga buy dan sellnya, dan kapan anda menggunakan harga offer dan kapan menggunakan harga bid

Misalkan level platform forex yang kita pakai adalah 1:100 , maka cara menghitung

profitnya adalah Profit = margin x ( selisih harga beli-jual / 100 ) contohnya selisih harga beli dan jual anda saat transaksi adalah 70 pips , dan margin yang dipakai (deposito) adalah $10 (untuk pembelian $1000) maka Profit = $10 x (70 / 100 ) = $7

Apa itu market price,stop order dan limit price? Pada saat anda membuka posisi tentu anda akan menjumpai option untuk membeli/menjual secara limit price atau market price. Market Price adalah membeli/menjual dengan harga saat itu yang ada di pasar. Stop order adalah membeli/menjual apabila arah pasar sesuai yang anda mau, permisalan begini harga USD/JPY saat itu 108.72 dan anda merasa akan bergerak lebih tinggi, anda dapet menaruh stop order untuk membeli di 108.82, apabila ternyata harga tidak sampai ke 108.82 maka order anda tidak akan tereksekusi. Sedangkan Limit Price adalah anda menentukan sendiri kapan anda mau membeli/menjual pada tingkat harga berapa, atau dengan kata laen apabila tingkat yang anda minta tidak tersentuh maka harga tidak akan tereksekusi dan bisa di cancel kapan saja.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Ingin Bertrading Forex Karena "Katanya"

Langkah-langkah yang akan disebutkan berikut ini adalah untuk para peminat trading forex yang baru mendengar istilah trading forex sekilas-sekilas saja. Sumbernya adalah dari "katanya". Misalnya:

"Kata teman saya trading forex itu untungnya dalam Dolar. Saya jadi pengin,"
"Saya lihat teman saya kok bisa mendadak beli mobil baru. Saya tanya, katanya duitnya dari trading forex. Saya mau juga, dong,"
"Kata teman saya trading forex itu enak. Nggak perlu macet-macetan ke kantor. Asal di rumah ada koneksi internet, beres. Benar begitu?"


Dan masih banyak lagi versi "katanya" tentang trading forex yang berhasil memancing keingintahuan orang dan menarik minat mereka. Masalah sebenarnya hanya satu: mereka belum paham sama sekali apakah trading forex itu.

Apakah Anda termasuk dalam jenis peminat trading forex karena "katanya" ini? Ini hal-hal yang harus Anda lakukan untuk mulai bertrading forex.


1. Pahami Betul Apa Itu Forex Trading.

Jika Anda memang benar punya kenalan dekat yang bertrading forex, cobalah bertanya padanya sambil dengan KESUNGGUHAN Anda untuk memahami apa itu trading forex. Saya tekankan "kesungguhan" di sini, karena saya yakin, seorang trader forex akan malas menjelaskan apa yang dia lakukan kepada orang awam yang sekedar ingin tahu saja.

Paling-paling dia hanya akan menjawab,"trading mata uang online" atau jawaban ala kadarnya asal orang awam paham. Padahal, memahami dunia trading forex tidak sesimpel itu.

Jika Anda tidak mempunyai kenalan orang dekat, sebaiknya jangan menunjukkan keinginan bertrading forex pada orang asing. Lebih baik, carilah informasi sendiri mengenai pengertian trading forex melalui artikel-artikel di situs khusus forex seperti Seputarforex.com ini.

Bukannya promosi, tetapi karena memang forex adalah bidang yang sangat spesifik. Bahkan, tidak semua sumber dari bidang-bidang keilmuan terkait seperti ekonomi atau bisnis, menguasai dunia trading forex.

Selain itu bisa juga dengan mempelajari buku-buku yang mengupas pengenalan terhadap dunia forex trading seperti buku-buku karya Ninjaa Trader atau Desmond Wira, dua figur yang sudah malang melintang di dunia trading forex.

Setelah itu, Anda akan mengetahui bahwa bertrading forex tidak hanya tentang profit berupa dolar atau bisa beli mobilnya saja. Seperti bisnis lainnya, trading forex juga mengandung risiko, jika salah, dapat mengancam kesejahteraaan finansial Anda. Jika teman Anda profesional, maka ia akan menyebutkan pula risiko dari trading forex ini.

Tidak siap risikonya? Jangan memaksakan diri, cukup tahu saja. Carilah bisnis lain yang Anda siap menanggung risikonya. Siap lahir batin dengan risiko trading forex? Baiklah, lanjutkan ke poin nomor dua.


2. Belajar Trading Dengan Akun Demo.

Lanjut kemudian bertrading dengan akun demo, yaitu akun trading dengan kondisi riil, namun uang yang digunakan tidak riil. Sehingga jika rugi, Anda tidak akan kehilangan uang Anda sungguhan. Begitupula jika profit, maka profitnya tidak bisa diuangkan.

Darimana bisa mendapat akun demo trading forex? Ada 2 cara. Pertama, dengan mengunduh platform trading Metatrader4 (MT4) dari Metaquotes yang tersedia di Play Store (untuk pengguna Android/iPhone). Kedua, dengan menggunakan fasilitas demo trading yang banyak disediakan oleh broker forex.

Lantas, kalau sudah download, apa yang harus dilakukan? Bukalah aplikasinya, lalu bacalah petunjuk yang ada. Janganlah malas membaca, inilah kebiasaan buruk masyarakat kita yang harus dihindari.

"Sudah semua sih, tapi kok saya tetap bingung, ya?" Jika demikian, mungkin Anda lebih cocok untuk belajar trading forex menggunakan game forex saja. Caranya sama, diunduh ke smartphone Anda. Belajar trading forex dengan game lebih mudah dipahami dan mungkin lebih menyenangkan karena ada penjelasan-penjelasan ringkasnya.


Ingin Bertrading Forex Tapi Tahu Permukaannya Saja

"Saya sudah lama dengar dunia trading forex, intinya sih saya paham dan baru-baru ini saya mulai tertarik. Apa yang harus saya lakukan untuk langkah pertama?" Apakah Anda termasuk pemula yang demikian? Berikut ini langkah-langkah awalnya:


1. Trading Di Akun Demo Terlebih Dahulu

Lho kok sama saja sarannya? Ya, karena Anda baru tahu trading forex dari sampulnya saja. Cobalah terjun ke praktiknya dengan cara yang aman telebih dahulu.

"Kan ada trading forex yang modalnya kecil? Saya siap kok terjun langsung dengan modal segitu. Memang sudah saya khususkan sebagai modal untuk belajar. Kalaupun uang itu hilang saya rela,"

Nah, kalau Anda trader yang enggan trading demo lebih dulu dan memilih untuk belajar langsung dengan modal kecil yang siap hilang, lanjut ke poin dua.

2. Temukan Broker Forex Terpercaya

Mencari broker forex yang pas di hati (dan di kantong) itu susah-susah gampang. Karena Anda adalah trader pemula yang berangkat dari modal kecil, maka broker yang cocok adalah broker forex luar negeri.

"Aman tidak?" Itu konsekuensinya kalau salah pilih broker luar.
"Kalau gitu saya trading di broker lokal saja lah," Boleh saja, tapi perbesar modal Anda. Broker forex Indonesia yang teregulasi Bappebti umumnya mempersyaratkan deposit yang tidak kecil.

Lalu bagaimana, dong? Kembali lagi pada konsekuensi mana yang lebih sanggup Anda tanggung. Tapi tenang saja, bukan berarti tidak ada solusinya. Seputarforex.com punya tips untuk memilih broker forex yang baik.

3. Registrasi Ke Broker tersebut

Sudah menemukan broker yang tepat? Baiklah langkah selanjutnya klik button "Buka Akun Live" atau "Open Live Account" atau "Daftar" atau tombol mana saja yang sekiranya mengarahkan Anda pada registrasi akun live. Persyaratan tiap broker berbeda-beda. Sekali lagi, jangan malas membaca! Ikuti dan baca dengan teliti petunjuk-petunjuk yang tertera sampai akun Anda divalidasi.

"Yah, Bahasa Inggris semua! Saya nggak paham," coba cari opsi bahasa dan pilih bahasa apa yang Anda pahami. Biasanya ada di kanan atas halaman utama website broker. Jika takut memilih broker itu karena tidak ada pilihan Bahasa Indonesia, sebaiknya pilih yang ada pilihan Bahasa Indonesia untuk menghindari kekeliruan fatal.

4. Danai Akun Anda

Akun trading live Anda sudah valid? Lanjutkan dengan mentransfer dana deposit sesuai dengan pilihan Anda. Caranya? Ikutilah petunjuk dan opsi-opsi yang disediakan oleh broker tersebut. Bisa juga dengan meminta bantuan exchanger untuk deposit.


5. Mulai Bertrading

Semua sudah siap, tinggal jalankan trading Anda. Buka platform trading Anda lalu pilih instrumen mata uang yang ingin Anda tradingkan. Platform trading (MT4/MT5, seamster, atau yang lainnya) bisa diunduh atau langsung melalui web-nya. Artikel tentang cara menggunakan MT4 pun banyak tersedia dalam bentuk tulisan maupun video tutorial.

Nah, bagaimana? Sudah cukup jelas, bukan? O, ya, saran saya satu lagi, usahakan Anda melek teknologi. Jangan gaptek karena trader forex akan erat sekali hubungannya dengan gawai (gadget) dan teknologi komunikasi. Semoga tercerahkan, ya. Selamat bertrading!


 

Rahmatrabani

Trader baru
Likuiditas Dan Volatilitas Dalam Pasar Forex

Seperti diketahui, pasar forex adalah yang paling likuid diantara jenis pasar-pasar lainnya seperti pasar saham, komoditi atau obligasi. Dalam pasar saham, kita tidak akan memperoleh harga buy sesuai yang kita kehendaki jika tidak ada pihak yang sell pada harga tersebut, atau kita mesti antri untuk mendapatkan harga buy sesuai dengan rencana trading kita. Namun, berapapun harga buy atau sell yang kita kehendaki di pasar forex pasti akan terjadi transaksi, baik dengan pending order maupun masuk pada harga pasar saat itu (market price). Inilah yang dimaksud dengan likuiditas, dan pasar forex adalah yang paling likuid.

Namun demikian, tidak semua pasangan mata uang diperdagangkan dalam kondisi likuiditas tinggi. Pasangan EUR/USD jauh lebih likuid daripada pasangan EUR/TRY (Euro versus Lira Turki). Pasangan USD/JPY tentu lebih likuid dibandingkan pasangan USD/MXN (US dollar versus Peso Mexico) atau USD/IDR (US dollar versus Rupiah). Semua pasangan mata uang utama yang ditawarkan pada platform trading forex pada umumnya likuid.

Ukuran likuiditas sebuah pasangan mata uang bisa dilihat dari besarnya spread yang dipatok oleh broker. Spread untuk EUR/USD biasanya 1 pip atau 2 pip, sedang spread EUR/TRY antara 16 sampai 20 pip, demikian juga spread USD/JPY umumnya 2 pip atau 3 pip, sedang USD/MXN 8 pip sampai 12 pip.

Likuiditas pasangan mata uang di pasar forex juga ditentukan oleh besarnya volume perdagangan.
Makin sedikit suatu pasangan mata uang diperdagangkan, maka makin kurang likuid pasangan mata uang tersebut. Beberapa pasangan cross mata uang utama yang jarang diperdagangkan juga kurang likuid hingga menyebabkan spread-nya relatif tinggi, semisal AUD/NZD dan GBP/CHF yang spread-nya antara 10 pip sampai 12 pip.

Walau demikian, jika ingin melakukan transaksi buy atau sell pada pasangan mata uang tersebut, Anda pasti memperoleh order sesuai dengan harga yang Anda inginkan. Nilai transaksi total di pasar forex yang mencapai US$ 4 trilliun per hari adalah yang terbesar di dunia, dan ini memungkinkan Anda untuk masuk dan keluar pasar pada harga berapapun yang Anda kehendaki.

Selain likuiditas, yang juga penting untuk diperhatikan adalah volatilitas. Setelah mendapatkan order dari transaksi yang telah Anda lakukan, Anda tentunya butuh volatilitas harga yang memadai dengan range trading yang wajar. Jika harga hanya bergerak ‘choppy’ (bolak-balik pada range yang sangat sempit) tentu Anda tidak bisa merealisasikan strategi trading sesuai dengan rencana.

Tidak semua pasangan mata uang yang likuid di pasar forex akan selalu bergerak dengan volatilitas tinggi, demikian juga pasangan mata uang yang kurang likuid kadang-kadang bisa bergerak dengan volatilitas yang sangat tinggi. Sebagai contoh, USD/JPY adalah salah satu pasangan mata uang utama yang sangat likuid. Rata-rata volatilitas USD/JPY biasanya lebih rendah dibandingkan dengan GBP/USD atau EUR/USD. Secara sederhana, ukuran volatilitas dapat diketahui dari range hariannya.

Perubahan volatilitas sebuah pasangan mata uang bisa terjadi karena sentimen pasar akibat berita tertentu
, rilis berita fundamental penting atau ulah para spekulan yang masuk dalam jumlah besar pada saat volume perdagangan sedang tipis atau likuiditasnya sedang menurun. Untuk yang terakhir ini pengaruhnya hanya sementara karena pada dasarnya tidak ada trader yang bisa ‘menggoreng’ pasar forex seperti yang terjadi pada pasar saham, kecuali dengan dana sindikasi yang sangat besar.

Likuiditas pasar forex yang paling tinggi terjadi pada saat overlap (pertemuan) sesi perdagangan pasar Asia, pasar London dan pasar New York, atau antara jam 08:00 GMT (jam 15:00 WIB) hingga jam 18:00 GMT (jam 01:00 WIB), sedang likuiditas yang relatif rendah terjadi pada sesi Asia dan menjelang penutupan pasar New York. Selain itu, pada saat hari-hari libur yang terjadi bersamaan (terutama menjelang hari Natal dan tahun baru) likuiditas dan volatilitas pasar forex akan sangat rendah. Dianjurkan untuk tidak masuk pasar pada hari-hari tersebut.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Menimbang Sistem Deposit Dan Penarikan Broker Forex


Sistem deposit dan penarikan yang diterapkan oleh broker forex kerap menjadi bahan pertimbangan bagi para trader. Malah, faktor ini bisa jadi "make or break" dalam keputusan apakah akan mendeposit-kan dana besar atau tidak.

Namun demikian, trader pemula tak jarang masih naif; dengan mudahnya mendepositkan dana berjumlah besar kepada satu broker yang hanya 'kedengaran' bagus dengan harapan akan mendapatkan return besar secepatnya. Kenaifan seperti itu biasanya harus dibayar mahal belakangan, apabila ia ternyata kesulitan atau malah tidak bisa menarik dana dan profit yang didapatkan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui poin apa saja yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih broker forex berdasarkan sistem deposit dan penarikan yang disediakannya.

1. Fasilitas yang Disediakan
Fasilitas deposit dan penarikan yang disediakan broker forex diantaranya mode transfer klasik seperti Western Union, mode transfer lazim seperti transfer antar bank (bank wire) dan kartu kredit/debit, e-payment, serta transfer langsung via pihak ketiga (third party deposit). Namun, tak setiap broker menyediakan semua fasilitas-fasilitas tersebut, tak lain karena keterbatasan wilayah dan regulasi.

Broker teregulasi asal AS seperti OANDA dan FXCM, misalnya, sebelumnya biasa menyediakan opsi Bank Wire, Kartu Debit/Kredit dan Paypal. Namun sejak terjadi perubahan regulasi disana, maka deposit via Kartu Kredit dan Paypal tidak lagi memungkinkan. Sedangkan broker asal Eropa dan Rusia biasanya lebih menyukai opsi deposit dan penarikan via e-payment meski juga menyediakan opsi bank wire serta kartu debit/kredit.

Sementara itu, broker offshore banyak menyediakan pilihan transfer via pihak ketiga karena dinilai memudahkan pemrosesan. Dengan transfer via pihak ketiga ini, trader bisa deposit lewat bank lokal dan pemrosesan bisa segera dilakukan setelahnya. Meski proses persetujuan di pihak broker sering memakan waktu, tetapi dari perpindahan dana dari pihak perantara ke trader, atau dari trader ke perantara bisa berlangsung secepat transfer bank biasa serta dengan biaya transfer nol.

2. Metode Inovatif
Selain cara-cara di atas, ada lagi fasilitas inovatif berupa kartu prabayar virtual, kerjasama dengan perusahaan lokal agar dapat menerima transfer langsung dari bank lokal, dan lain sebagainya. Tujuannya agar klien di broker terkait dapat mengisi ulang dan menarik dana dari akun dengan lebih mudah.

3. Lama Proses Deposit Dan Penarikan
Proses transfer antar bank yang berlokasi di negara atau bahkan benua berbeda sangat kompleks. Dari bank di Indonesia bisa jadi dioper ke bank lain, sebelum kemudian sampai ke bank tujuan. Oleh karena itu, selain membutuhkan waktu lama, biaya transfer pun bisa tinggi sekali. Sedangkan transaksi menggunakan kartu debit/kredit biasanya dibebani fee tinggi oleh pihak penerbit kartu, meski pemrosesan bisa dilakukan instan.

Inilah mengapa broker selalu berupaya untuk menyediakan fasilitas deposit dan penarikan selain bank wire dan kartu kredit/debit. Karena alasan yang sama, maka lama pemrosesan bisa berbeda-beda tergantung fasilitas apa yang dipilih trader, disamping juga ditentukan oleh berapa lama perusahaan broker memroses persetujuan untuk deposit dan penarikan.

Terkait dengan lama proses deposit dan penarikan ini, ada baiknya Anda mencari tahu dari pengalaman trader lain. Broker bisa saja menjanjikan jangka waktu tertentu, tetapi realita kerap kali berbeda. Semakin cepat dan mudah prosesnya, maka akan semakin menguntungkan bagi Anda. Oleh karena itu, pilihlah broker yang sudah terbukti peduli, cepat dan efisien dalam mengeksekusi order deposit dan withdrawal para kliennya.

4. Fee Yang Dipotong Dari Dana
Trader pemula biasanya belum menyadari bahwa dalam proses deposit dan penarikan, fee dipotong dua kali: pertama oleh fasilitas transfer yang jadi perantara pengiriman dana, dan kedua oleh broker. Dalam hal bank wire, biaya fee yang dipotong oleh fasilitas transfer bisa tinggi sekali karena dana akan melewati beberapa bank sebelum sampai di tujuan. Sedangkan dalam transfer via pihak ketiga, fee bisa nol karena transfer dapat diilustrasikan sebagai perpindahan dana dari satu akun ke akun lain.

Beraneka ragamnya fasilitas deposit dan penarikan menjadikan fee yang dipotong berbeda-beda juga. Ini terutama berlaku bagi e-payment. Karena banyaknya variasi yang tersedia saat ini, daftar e-payment menjadi metode pembayaran dengan pilihan yang paling banyak ditawarkan. Dari setiap e-payment yang ada, jumlah fee yang dibebankan pun berbeda-beda.

Walaupun demikian, transfer dengan e-payment tergolong murah karena banyak broker telah bersedia mengcover komisi pembayaran atau penarikan yang ada. Jikapun ada fee yang harus dibayarkan, kisaran rata-ratanya tidak terlalu tinggi, hanya 0.5 atau 0.8 persen saja dari jumlah dana yang ditransaksikan. Biaya transfer via pihak ketiga atau metode inovatif malah bisa jauh lebih rendah lagi, karena memang tujuan diadakannya adalah agar proses deposit dan penarikan jadi lebih murah dan mudah bagi trader.

5. Jumlah Deposit Dan Penarikan
Aspek ini juga berkaitan dengan fasilitas pembayaran yang Anda pilih. Setiap broker bisa menetapkan jumlah minimal deposit dan penarikan yang berbeda-beda, dengan kisaran antara beberapa dolar saja hingga ratusan dolar. Ini akan berpengaruh pada seberapa besar dana yang harus Anda depositkan di awal, dan hingga seberapa banyak profit baru Anda bisa tarik dana dari akun. Semakin besar jumlah minimal yang ditentukan broker, maka Anda akan merasa lebih terbebani.

Untuk itu, cermati baik-baik angka minimal dari deposit atau penarikan yang ditentukan broker untuk masing-masing metode pembayaran. Dalam hal ini, sistem bank wire biasanya memiliki ukuran deposit dan penarikan minimum yang paling besar jika dibandingkan dengan metode kartu debit/kredit, e-payment, transfer dengan pihak ketiga, dan bahkan juga fasilitas inovatif seperti Excard.

Kesimpulan
Mempertimbangkan kualitas broker dari segi deposit dan withdrawal jelas bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Banyaknya daftar metode pembayaran yang dilampirkan bersamaan dengan berbagai ketentuan dapat membingungkan Anda dalam proses pengambilan keputusan. Keempat faktor di atas bisa menjadi standar pertimbangan Anda saat menilai kelayakan suatu broker dari komponen deposit dan withdrawalnya.

Rekomendasi terbaik adalah untuk memprioritaskan broker yang memiliki banyak ragam fasilitas pembayaran, cepat dan efisien dalam memproses transaksi, memiliki fee yang ringan, dan tidak terlalu tinggi dalam menetapkan jumlah deposit dan withdrawal minimum.

Akan tetapi, menemukan broker yang sempurna, meski hanya dari segi deposit dan withdrawalnya saja, masih bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami. Sebagai alternatif, pilihlah salah satu atau beberapa faktor yang paling Anda perlukan. Contohnya, jika Anda mencari keringanan fee transfer, maka pilihlah broker forex yang memiliki aturan fee dan jumlah deposit serta minimum yang rendah. Di sisi lain, apabila Anda ingin bisa deposit dan menarik dana dari bank lokal, maka ada baiknya Anda mempertimbangkan broker yang menyediakan fasilitas transfer via pihak ketiga atau metode inovatif lainnya.

Baca selengkapnya di: SeputarForex


 

Rahmatrabani

Trader baru
Mengintip Informasi Strategis Lewat Forex

Forex adalah pasar valuta asing internasional dimana mata uang diperjualbelikan setiap harinya.
Ada lima pusat Forex di seluruh dunia – New York, London, Tokyo, Frankfurt, dan Zurich. Orang-orang tidak perlu datang secara langsung untuk bergabung di Forex, mereka bisa melakukan aktivitas perdagangan Forex melalui komputer di rumah masing-masing.

Pada dasarnya, Forex adalah sebuah jaringan yang beranggotakan para trader (pedagang) dari seluruh dunia. Mereka memindahkan investasi dari satu tempat ke tempat lain berdasarkan nilai mata uang dunia atau berdasarkan hubungan antara beberapa mata uang. Para trader terus menerus saling bertukar mata uang yang mengakibatkan fluktuasi mata uang atau pergerakan nilai suatu mata uang.

Tinggi rendahnya nilai suatu mata uang di Forex juga mempengaruhi nilai tawarnya sebagai contoh, jika permintaan terhadap Euro lebih tinggi dari penawaran, maka tidak lama kemudian nilai Euro akan lebih tinggi daripada mata uang lainnya, kita ambil contoh Dollar. Pendek kata, dalam situasi Forex semacam ini, nilai satu Euro bisa berlipat lipat kali daripada nilai Dollar, dan dengan sendirinya ini melemahkan nilai tukar Dollar. Dengan menganalisa fluktuasi yang terjadi di Forex, para investor bisa memperkirakan bagaimana pergerakan suatu mata uang terhadap yang lain dan setelah itu membeli dan menjual mata uang dengan berbagai macam pertimbangan.

Jika sebagian orang melihat trading Forex sebagai tempat untuk mengetahui nilai tukar mata uang sebelum berpergian ke luar negeri, sebagian yang lain melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk mendapatkan untung besar di masa depan.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Asal Usul Forex Trading


Asal usul perdagangan Forex sebenarnya sudah terjadi berabad-abad lalu. Mata uang yang berbeda dan kebutuhan untuk bertukar telah ada sejak adanya Babel pada jaman Babilonia. Zaman dulu, bentuk spekulasi hampir tidak pernah terjadi. Berbeda dengan zaman sekarang, spekulatif besar di pasar saat ini telah menjadi hal yang lumrah.

Pada masa itu, nilai barang yang dinyatakan dalam barang lainnya (juga disebut sebagai Sistem Barter). Keterbatasan yang jelas dari sistem tersebut akhirnya mendorong terciptnya mata uang serta terjadinya sistem tukar menukar. Di beberapa negara, barang-barang seperti barang-barang produksi bisa menggunakan sistem barter, tetapi setelah ditemukannya logam, khususnya emas dan perak, maka sistem barter berganti dengan pertukaran pembayaran dalam bentuk nilai. Perdagangan dilakukan antara orang-orang dari Afrika, Asia dan akhirnya sampai seluruh dunia.

Koin awalnya dicetak dari logam pilihan. Hingga pengenalan uang dalam bentuk kertas mulai digalakkan pada Abad Pertengahan. Sebelum Perang Dunia I, sebagian besar bank setuju dengan adanya konvertibilitas uang dengan emas. Namun, standar pertukaran emas memiliki kelemahan. Sebagai alat perdagangan, terkadang simpanan emas berkurang karena keperluan impor dari luar negeri. Akibatnya jumlah uang yang beredar akan berkurang, suku bunga meningkat dan aktivitas ekonomi melambat ke titik resesi.

Pada akhirnya, harga komoditas semakin tinggi. Dalam keadaan terpuruk ini, akhirnya pemerintah mulai membeli emas untuk menyokong uang kertas sebagai jaminan. Hasilnya suku bunga dapat menurun, uang yang diperjualbelikan memiliki nilai suku yang baik lagi.

Sayangnya cakupan untuk mendukung uang kertas akan memakan cadangan banyak emas. Sehingga negara harus memborong emas dalam jumlah besar dan tentu saja memotong anggaran. Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah berusaha memilih jalan lain dengan menjadikan kedalam bentuk bursa. Dimana pergerakan nilai mata uang tidak lagi menggunakan pasokan emas, namun berdasarkan permintaan dan penawaran di market valas.

Pada tahun 1931 forex mulai diperkenalkan ke dalam sistem keuangan. Dari tahun 1931 sampai 1973, pasar Forex telah melalui serangkaian perubahan. Perubahan ini sangat mempengaruhi ekonomi global. Karena uang yang ditransaksikan cukup besar dan hanya beberapa lembaga yang ditunjuk pemerintah, pada tahun tersebut tidak banyak bentuk spekulasi dalam arti ingin mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Namun lebih ke arah perlindungan nilai.

 

Rahmatrabani

Trader baru
5 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Bertrading

Saat ini forex telah tumbuh menjadi perdagangan mata uang terbesar di dunia dan tak ada yang mengalahkan perdagangan pada market apapun. Sebesar $ 4.5 triliun mata uang dunia telah diperdagangkan setiap hari di forex market. Semakin besarnya mata uang yang ditransaksikan tersebut memperkuat reputasi Forex sebagai peluang untuk membuat keuntungan.

Namun, di mana ada manfaat disitu pasti ada bahayanya. Tidak setiap perusahaan trading Forex atau orang-orang terdekat memberitahukan Anda tentang perdagangan dan cara yang baik. Oleh karena banyak trader yang justru tidak mendapat untung dari transaksi, tapi malah mendapat kerugian yang besar. Dan di artikel ini akan diulas 5 langkah dasar sebelum Anda memulai transaksi.

Jangan terkecoh akan promosi dan iklan menggiurkan
Banyak broker maupun iklan forex yang mengatakan bisa menjadi jutawan dari forex. Hal ini sebenarnya adalah suatu kebohongan besar. Karena pada saat terjun ke dunia forex, jarang ada trader baru yang dapat bertahan. Mereka yang baru belajar akan langsung merugi. Jika Anda tidak bisa disiplin, tidak merasa siap dan sabar, maka kesempatan menang Anda tidak akan jauh berbeda dengan di saat Anda ikut undian.

Jangan Serakah
Pada dasarnya forex memang memberikan potensi keuntungan yang besar. Namun hal itu tidak bisa dijadikan patokan untuk Anda bisa trading sesuka hati. Risiko kehilangan dapta diantisipasi dengan cara mematuhi money management dan menetapkan manajemen risiko. Tetapkan batasan risiko yang akan digunakan. Jangan berharap untuk mendapatkan hasil yang besar dan tidak realistis karena hal itu tak akan mampu dicapai di tahap pemula.

Baca, Dengar, dan Belajar
Forex juga membutuhkan pengajaran dan pelatihan. Anda harus mengetahui apa sesungguhnya forex itu dan bagaimana cara kerjanya di market beserta komponen-komponen di dalamnya. Tidak hanya satu dua kali dalam mempelajari market, namun butuh waktu terus menerus sampai akhir hidup Anda. Karena market trading selalu dinamis, maka pembelajaran akan terus diperlukan. Jika Anda berhenti, maka Anda akan kalah.

Jangan Gunakan Lot Besar
Banyak trader melakukan transaksi dengan penggunaan lot yang tidak wajar. Memaksimalkan profit bukan berarti harus memperbesar lot. Penggunaan lot yang berlebihan dapat menyebabkan menipisnya margin yang bisa berakibat fatal. Bagilah beberapa lot kecil di setiap perdagangan. Jangan langsung memasukkan lot besar dalam satu transaksi. Jika satu lot besar Anda kolaps, maka akun Anda akan langsung melayang.

Jangan Sombong
Beberapa trader pemula terkadang memiliki rasa tinggi hati karena sudah merasa mampu melakukan beberapa transaksi. Sikap tersebut akan dapat menganggu psikologi trading Anda sebagai trader. Solusi yang benar adalah bersyukur atas apa yang dilakukan. Jika profit bersyukurlah dan kalaupun sedang loss bersabarlah.



 

Rahmatrabani

Trader baru
Benarkah Forex Trading Adalah Bisnis Online Paling Menjanjikan?

Di suatu forum, pernah ada bahasan seru tentang apa sih bisnis online yang paling prospektif? Kebanyakan respons menyebutkan forex trading sebagai salah satu bisnis online paling menjanjikan. Bahkan ada yang mengaku sudah mendapatkan keuntungan ratusan hingga ribuan Dolar AS. Menyimak komentar-komentar yang ada di sana, saya jadi bertanya-tanya, benarkah seperti itu? Sebelum kita menilai apakah pendapat tersebut benar atau tidak, ada baiknya kita simak alasan-alasan yang mendasari pendapat tersebut. Coba kita simak satu per satu ya.

1: Volume Perdagangan Harian Hingga Triliunan Rupiah
Alasan pertama yang dikemukakan oleh teman-teman saya dalam forum itu adalah: volume transaksi per hari alias uang yang terlibat dalam bisnis forex berkisar triliunan rupiah. Ini bukan sekadar bualan, melainkan data yang dirilis oleh lembaga bonafide. Menurut Bank of International Settlement (BIS), total volume mencapai 5 triliun Dolar AS per hari lho!
Oke deh, nilai total transaksi yang sedemikian besar memang cukup menggiurkan dan bisa diartikan bahwa prospek bisnis ini lumayan cerah. Forex trading bisa jadi memang merupakan bisnis online paling menjanjikan dengan skala internasional, meskipun bisa dilakukan dengan PC atau gadget dari rumah kita masing-masing.

Alasan Kedua: Perkembangan Bisnis Masif, Banyak Peluang Baru
Perkembangan bisnis forex trading, khususnya di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir ini sangatlah pesat. Pesatnya perkembangan forex trading, terutama di Indonesia, ditandai dengan bermunculannya perwakilan-perwakilan broker dari luar negeri dan meningkatnya jaringan broker-broker baru asli dalam negeri.

Hal ini menunjukkan bahwa market perdagangan forex dianggap masih besar, sehingga menguntungkan untuk digarap. Bahkan bukan hanya broker-broker baru maupun perwakilan broker yang bermunculan, tetapi juga bisnis lain yang menunjang kegiatan forex trading ini seperti misalnya bisnis exchanger dan IB (Introducing Broker). Ini juga bisa menjadi indikator yang menunjukkan bahwa memang peminat kegiatan forex trading ini masih lumayan besar dan diharapkan pertumbuhannya akan terus positif di masa yang akan datang.

Bisnis ini akan tetap bisa berjalan selama seluruh dunia belum menggunakan mata uang tunggal; satu hal yang kayaknya sangat sulit untuk terjadi. Jadi, forex trading bakal masih bisa berjalan untuk jangka waktu yang sangat lama. Bisnis Online Paling Menjanjikan

Alasan Ketiga: Tak Ada Pesaing
Inilah poin yang menurut saya paling menarik. Dalam bisnis ini, kalau kita bertindak sebagai trader, maka kita tidak mengenal adanya "pesaing". Menurut saya, ini alasan yang sangat menarik. Gimana nggak menarik tuh, satu bisnis tanpa pesaing dengan kemungkinan perolehan profit yang hanya tergantung pada besarnya modal plus kemampuan kita sendiri. Menarik bukan? Mana ada sih, bisnis tanpa pesaing selain menjadi trader forex?

Dalam bisnis jual-beli lain, kita akan merasa tersaingi apabila muncul pedagang baru. Namun, sebagai trader forex, kita nggak perlu khawatir apalagi merasa tersaingi kalau semakin banyak trader yang bermain di market. Justru, semakin banyak trader (plus modal yang terlibat), maka market akan semakin aktif. Semakin aktif market, semakin besar kemungkinan kita untuk mengambil keuntungan. Jadi, semakin banyak trader baru, justru semakin menguntungkan bagi kita.

Apa yang saya kemukakan di atas itu memang hal-hal positif dari forex trading. Nah, bagaimana dengan hal negatifnya? Mmm…yah, mungkin ini lebih berasal dari individu si trader. Banyak trader yang kurang bisa mengendalikan diri secara psikologis pada saat melakukan trading, sehingga trading-nya bukannya mendatangkan pendapatan, tetapi justru menghabiskan modal besar-besaran.

Banyak pula trader yang mulai forex trading tanpa pemahaman maupun kemampuan analisis pasar yang memadai, sehingga hanya mengandalkan untung-untungan atau tebak-tebakan. Padahal, tanpa pengetahuan memadai, kegiatan trading yang dia lakukan tidak jauh beda dengan sekedar mengundi nasib alias berjudi. Itulah mengapa semua trader pemula disarankan agar menyimak belajar trading forex secara bertahap, atau mencoba berlatih simulasi trading tanpa keluar modal terlebih dahulu.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Pilih Bisnis Riil Atau Forex?


Pada ulasan-ulasan terdahulu penulis pernah menyinggung mengenai banyak yang gagal dalam Forex. Dan hampir 90% trader mengalami kerugian total atau bangkrut, akibat bertrading di Forex market. Kalau Anda membandingkan dengan bisnis riil, Forex tidak akan jauh berbeda dengan bisnis lain pada umumnya. Bisnis akan meminta tempat, waktu, pikiran, hingga pengorbanan kita dalam merintis suatu usaha. Begitu pula halnya dengan Forex.

Namun seringkali banyak yang memberi cap Forex sebagai bisnis yang high-risk. Sebagian trader akan mengatakan kalau Forex akan cepat menghasilkan kekayaan. Tapi ternyata sampai sekarang tidak ada trader pemula yang langsung kaya raya dari usaha Forex-nya. Untuk mendapatkan laba yang sesuai dengan harapan Anda dalam ber-trading Forex, dibutuhkan pengorbanan yang mungkin jauh lebih sulit, serta jauh lebih lama. Terutama untuk bisa menguasai dasar-dasar trading.

Kalau Anda memilih bisnis riil, pasti harus membutuhkan tempat, barang, dan karyawan, serta modal yang cukup besar. Untuk kembali modal yang sudah dikeluarkan, Anda harus menunggu waktu yang cukup lama. Namun sisi lebihnya dalam berbisnis riil adalah bisnis Anda terjaga selagi Anda tekun menggeluti usaha. Sedangkan di Forex, Anda harus benar-benar hati-hati. Bila modal tidak jalankan dengan benar, detik itu juga semua yang Anda miliki bisa langsung ludes.

Sama Capeknya
Setiap orang yang memiliki bisnis riil pasti ingin memiliki usaha yang berkembang. Jika sukses dengan bisnisnya, orang tersebut pasti punya harapan ingin membuka bisnis lain. Semakin banyak bisnis yang dijalankan, tentu akan memakan waktu dan tenaga yang besar. Bisa Anda bayangkan, memiliki satu usaha dengan banyak usaha, mana yang lebih capek? Tentu saja ketika kita sudah memiliki banyak bisnis.

Begitu juga pada Forex trading, semakin besar modal yang Anda emban, Anda akan semakin capek dan letih. Kenapa bisa begitu?

Ketika modal yang Anda pakai kecil, Anda akan merasa enjoy dan melihat kerugian dari floating masih kecil. Begitu juga ketika terjadi cut loss, Anda akan gampang saja langsung sikat tanpa basa-basi. Namun ketika modal sudah berlipat-lipat dari 1 juta menjadi 1 M, apakah kalau terjadi salah prediksi Anda berani langsung sikat tanpa basa basi? kekuatan mental Anda akan selalu berperan dalam situasi semacam ini.

Oleh karena itu, Money Management krusial untuk diterapkan mulai dari saat ini. Ketika Anda sudah dapat menghasilkan 100% perbulan saat ini, maka ketika modal Anda menjadi besar, akan susah untuk bisa menghasilkan 100% kembali. Kenapa? Karena money management akan lebih sulit diterapkan pada saat Anda tidak melakukannya sejak dari sekarang.

Banyak Saingan
Kalau Anda sudah sukses di suatu bisnis, pasti sebentar lagi ada orang yang membuka bisnis seperti Anda. Sudah menjadi rahasia umum ketika ada orang yang sukses di suatu usaha, maka yang lain akan mengikutinya. Di sini persaingan usaha akan meningkat.

Begitu juga dengan bisnis trading Forex. Semakin Anda sukses di Forex akan semakin banyak pula yang bergabung terjun menjadi trader. Namun yang membedakan adalah ketika banyak orang yang menjadi trader baru, market akan semakin likuid dalam pergerakannya. Pergerakan kencang akan sering dijumpai pada saat orang-orang banyak bertransaksi di seluruh dunia.
Jika banyak orang bertransaksi, secara otomatis harga akan sering bergejolak. Hal ini akan memengaruhi strategi dan rule sistem trading Anda.

Jika Anda tidak pandai dalam mengatur strategi, profit yang Anda hasilkan akan berubah menjadi sebuah kerugian.

Kesimpulan
Bisnis riil atau bisnis Forex akan menghasilkan hasil yang sama, jika Anda menggelutinya secara tekun dan meluangkan waktu untuk mengembangkannya. Semua bisnis akan menghasilkan rasa capek yang sama, serta akan mendapat persaingan dari orang-orang yang terjun seperti kita. Yang membedakan adalah bagaimana usaha keras, serta kemauan untuk selalu belajar dalam memilih strategi yang tepat. Bila Anda memiliki dua poin tersebut, Anda akan menjadi seorang pebisnis handal.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Tidak Ada Yang Tahu Kemana Dan Sampai Di mana Nilai Tukar Sebuah Pasangan Mata Uang Akan Bergerak​

Prinsip ini mesti dipegang teguh oleh setiap analis untuk menimbulkan dan memunculkan kesadaran bahwa kemana nilai tukar mata uang akan bergerak setelah saat ini adalah sebuah ketidak-pastian. Ketidak-pastian ini muncul karena dari banyaknya parameter-parameter yang mempengaruhi atau menyebabkan terjadinya pergerakan nilai tukar sebuah pasangan mata uang, ada sebuah parameter yang belum dapat ditentukan secara pasti (eksak) ukurannya. Para analis mendefenisikan parameter yang belum memiliki ukuran ini sebagai minat setiap pelaku pasar yang aktif bertransaksi saat itu. Minat para pelaku pasar inilah yang berperan sangat penting dalam mempengaruhi keputusan yang dilakukan oleh setiap pelaku pasar saat bertransaksi di pasar mata uang (Forex Market). Para analis kesulitan untuk mengukur minat ini sebagai sesuatu yang eksak dikarenakan penyebab munculnya minat pada setiap pelaku pasar ternyata sangatlah bervariasi atau dengan kata lain banyak sekali hal-hal yang dapat menjadi penyebab munculnya minat ini pada setiap pelaku pasar. Dan yang lebih buruknya lagi diketahui juga bahwa minat setiap pelaku pasar ini ternyata bisa berubah dan muncul kapan saja. Pengaruhnya pada pergerakan harga ini berarti bahwa harga bisa bergerak terus ke satu arah atau bisa saja tiba-tiba berhenti atau langsung berbalik arah tanpa ada peringatan apapun atau tanpa ada tanda apapun yang dapat kita deteksi untuk mengantisipasi pergerakan tersebut.

Nah, dengan memiliki kesadaran bahwa tidak ada yang tahu kemana dan sampai dimana nilai tukar sebuah pasangan mata uang akan bergerak setelah saat ini maka kita sebagai analis akan dipaksa untuk selalu mempersiapkan segala resiko yang mungkin muncul dari setiap keputusan yang kita ambil ketika bertransaksi di Forex Market. Setiap analis berpengalaman selalu mempersiapkan dua skenario dalam setiap keputusan yang diambilnya setelah melakukan analisa dan penarikan kesimpulan. Skenario pertama adalah skenario yang akan dijalankannya dan skenario kedua adalah skenario yang akan dijalankannya hanya jika skenario pertama tidak bekerja sebagaimana analisa dan penarikan kesimpulan yang telah dilakukannya.


 

Rahmatrabani

Trader baru
Meraup Profit Dari Revolusi Finansial Di Era Modern


Sebelum ini, investasi di pasar keuangan terbatas hanya untuk segelintir orang, sebab dibutuhkan kemampuan khusus untuk memahami kondisi pasar. Jadi rasanya tidak mungkin dapat terjun di pasar keuangan tanpa pengetahuan dan keahlian yang mumpuni.

Sisi eksklusif inilah yang ditangkap broker sebagai ide untuk menambah keuntungan. Selanjutnya, para broker menghimpun koneksi trader-trader dalam satu wadah aplikasi. Mereka menciptakan aplikasi yang menggunakan sistem Copy Trading, untuk mempermudah koneksi satu trader dengan trader lainnya di seluruh dunia.

Dengan begitu, keterbatasan ilmu pengetahuan sudah tidak menjadi sekat penghalang untuk berinvestasi di pasar keuangan. Investor semakin mudah mendapatkan pengetahuan melalui Copy Trading yang mendapatkan respon positif, sehingga populasi orang yang minat di pasar keuangan pun semakin berkembang. Kemudian, kondisi ini memunculkan platform baru yang dikenal dengan sebutan Social Trading, yang secara bertahap mendapatkan popularitas di seluruh dunia.

Lebih Dekat Dengan Social Trading Social

Trading adalah bentuk investasi yang memungkinkan trader dan investor dapat mengikuti strategi trading dari trader profesional, dengan menggunakan Copy Trading maupun Mirror Trading. Kemudahan itu didukung dengan adanya akses internet yang semakin canggih. Saat ini, setiap orang dapat saling berkomunikasi tanpa mengenal batas tempat maupun waktu.

Internet secara radikal mengubah cara berinteraksi masyarakat dengan lingkungan sekitar. Sebagian besar orang menggunakan media sosial untuk sharing tentang segala hal, mulai apa yang dimakan, sedang melakukan aktivitas apa, kemana mereka pergi, hingga bagaimana perasaan mereka saat itu.

Segala macam ungkapan itu selanjutnya dapat dibagikan ke siapa saja dengan mudah. Hanya tinggal "klik-klik" di handphone, apa saja yang ingin Anda bagikan itu dapat diketahui banyak orang. Bahkan, tidak perlu menunggu berhari-hari, aktivitas itu dapat dilakukan dalam hitungan detik saja.

Coba saat ini perhatikan orang-orang di sekitar Anda, apakah masih ada yang belum memiliki atau update di media sosial? Rasanya, itu hanya segelintir orang saja. Karena perkembangan teknologi saat ini sangat menarik perhatian setiap orang, tanpa memandang status sosial maupun usia.

Topik-topik yang digunakan dalam media sosial semakin mengerucut sesuai dengan kebutuhan masing-masing, salah satunya pembahasan tentang trading forex. Premis inilah yang menjadi keunggulan Social Trading, karena ilmu pengetahuan yang dulunya sesuatu yang langka, kini menjadi lebih mudah didapatkan oleh trader. Hasilnya, setiap trader memiliki kesempatan untuk belajar banyak hal di pasar forex.

Trader tidak lagi harus membaca koran atau buku untuk mencari informasi tentang profil perusahaan, sebab semua informasi itu bisa didapatkan melalui internet. Sayangnya, kemudahan ini dapat menjadi pisau bermata dua, karena orang bisa mengalami kebingungan dalam menyaring informasi-informasi yang didapatkan.

Tidak hanya menyediakan informasi tentang produk dan kondisi pasar, dihadirkan juga strategi trading untuk membantu para trader. Trader pemula yang masih kurang berpengalaman bisa menyontek strategi dari trader profesional, mulai dari pertimbangan dalam memilih produk investasi hingga bagaimana membuat keputusan dalam trading.

Dengan begitu, Social Trading mampu mengurangi kesenjangan pengetahuan antara trader profesional dan pemula yang kurang berpengalaman dalam trading. Contohnya, pengetahuan tentang cara membeli saham, apa fungsi Leverage dan Stop Loss, dan bagaimana mengambil keuntungan. Semua pengetahuan itu, kini bisa didapatkan oleh trader melalui aplikasi CopyTradingTM dari broker yang didirikan sejak 2007 itu.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Teknik Trading Santai Bisa Menghindarkan Kita Dari Kerugian

Sebelum membahas teknik trading santai lebih dalam, mari kita evaluasi apa saja hal yang sering membuat seorang trader gagal profit. Yang pertama, karena mindset trading belum terbentuk. Jangankan mengantongi strategi trading, untuk buka-tutup posisi saja masih pakai feeling. Jika sudah begitu, trading jadi terasa seperti gambling. Dapat profit hanya karena hoki, loss pun dianggap kesialan semata.

Alasan kegagalan yang kedua adalah overtrade, yaitu terlalu sering bertransaksi atau membuka posisi dengan lot terlalu besar. Karena terlalu berambisi untuk cepat menutup kerugian, trader jadi memaksakan pasar untuk menurut pada posisinya meskipun hal tersebut mustahil. Jika terus-menerus salah ambil posisi, akan menimbulkan emosi trading yang merupakan alasan gagal profit yang ketiga.

Dengan mengamalkan teknik trading santai, Anda akan terbebas dari perasaan ingin gambling, overtrade, dan emosi dengan pasar. Mengapa bisa begitu?

Karena teknik trading santai ala Lazy Trader ini hanya menyarankan buka posisi satu kali per minggu. Malas sekali, bukan?

Di kala trader-trader lain mengamati chart sepanjang waktu dan menganalisa di beragam time frame, teknik trading santai ala Lazy Trader hanya meminta Anda untuk buka platform trading pada Senin dan Jumat malam. Dengan jarang membuka chart, Anda akan terhindar dari tekanan psikologis atau keinginan buka posisi di luar rencana. Tanamkan dalam pikiran Anda prinsip berikut: "Daripada menembak tanpa arah, lebih baik menjadi penembak jitu".

Meskipun teknik trading ini santai, tingkat profitabilitasnya mencapai 5-9% lho! Sehingga cocok bagi Anda yang mencari penghasilan tambahan di forex. Tetapi, perlu diingat bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama bagi Anda yang ingin menerapkan teknik Lazy Trader.

 

Rahmatrabani

Trader baru
Kelebihan Forex Trading sebagai Sebuah Bisnis

Forex bisa menjadi sumber penghasilan yang sangat menguntungkan tetapi rumit. Bila Anda berinvestasi di pasar Forex, Anda tahu bahwa Anda berada dalam perjalanan bisnis yang luar biasa dahsyat dalam hidup Anda. Selain itu, ada begitu banyak keuntungan dengan Forex lebih dari pasar lain, bahwa tidak ada kata cukup membandingkan mereka. Adapun kelebihan pasar forex diantaranya adalah:

1. Likuiditas yang tinggi.
Kapanpun Anda ingin menjual, Anda boleh yakin bahwa akan selalu ada pembeli untuk itu. Intinya, hasil transaksi dapat segera dieksekusi dan keuntungan dapat segera direalisasikan. Hal ini tidak sama dengan pasar perdagangan saham ataupun jenis perdagangan portofolio yang lain. Secara skala pasar forex adalah yg terbesar, bahkan dibandingkan dengan bursa saham yg terkenal atau no 1 sekalipun seperti pasar saham Amerika.

2. Pasar itu buka 24 jam perdagangan, 5 hari seminggu.
Banyak pasar perdagangan di seluruh dunia yang terletak di lokasi dan tetap beroperasi dalam jam perdagangan yang ketat, sering terbatas hanya lima atau enam jam sehari di antara Senin dan Jumat.. Namun pasar Forex buka 24 jam sehari, hanya hari Sabtu dan Minggu market tutup.
Ini berarti bahwa pedagang memiliki kemampuan mengatur jam trading mereka sendiri. Jika Anda lebih suka bekerja di pagi hari karena memiliki pekerjaan tertentu, tidak menjadi soal, Anda bisa trade forex pada malam harinya. Atau sebaliknya. Anda dapat trade forex pada siang hari ketika Anda telah memiliki kesibukan pekerjaan dimalam hari.

3. Trading Biaya rendah
Di banyak pasar, seperti pasar saham, para pedagang tidak hanya perlu membayar spread (perbedaan harga antara membeli dan menjual saham), tetapi juga harus membayar komisi kepada broker Pada perdagangan kecil komisi ini biasanya dapat menjadi sekitar $ 20 dan ini dapat meningkat pesat menjadi lebih dari $ 100 untuk perdagangan yang lebih besar.
Karena pasar penukaran mata uang asing adalah suatu pasar elektronik sepenuhnya, banyak biaya perdagangan tradisional dihilangkan dan Anda dapat memaksimalkan perdagangan Anda dengan modal Anda. Modal barangkali menyesuaikan keadaan ekonomi Anda. Tetapi para broker telah menyiapkan micro account dan standar account. Dimana untuk account micro untuk Anda yang dalam kemampuan relatif kecil untuk menanamkan modalnya pada account forex (misalnya dibawah 100$). Sedangkan account standar yang lebih dari itu atau menggunakan dana yang cukup besar. Selain itu, sifat yang sangat liquid (cair) dari pasar pertukaran mata uang global. Begitu dapat profit, dengan mudah langsung dapat di cairkan dan ditransfer ke rekening milik kita.

4. Volatile pasar menawarkan peluang keuntungan 2 arah.
Karena dalam trading forex, harga naik turun, baik pasangan mata uang melemah dan menguat kita bisa mendapatkan peluang profit.
Para pelaku pasar forex memungkinkan mengambil dua posisi (buy/sell) dalam perdagangan mata uangnya. Dengan mengambil posisi buy, maka trader berharap mata uang pertama akan menguat terhadap mata uang kedua, sehingga akan menghasilkan profit. Sebaliknya dengan posisi sell, maka trader berharap mata uang pertama akan melemah terhadap mata uang kedua sehingga berpotensi meraup keuntungan.

Apabila anda yakin mata uang tersebut akan menguat (naik) segera lakukan posisi buy, kemudian tunggu harga naik, lakukan closed (sell) saat mata uang tersebut melebihi harga beli Anda tadi.

Apabila anda yakin mata uang tersebut akan melemah (turun) lakukan posisi sell, tunggu harga turun,lakukan closed (buy) saat mata uang tersebut dibawah harga jual Anda tadi.

Seperti contoh nya begini:
Pembukaan Euro 1.1750/1.1753, anda menganalisa bahwa euro akan nak menjadi posisi 1.1770/1.1767, maka bukalah posisi buy saat harga tersebut (maka anda membeli pada posisi 1.1753), dan saat posisi berubah menjadi 1.1770/1.1773, lakukan closed posisi menjual mata uang tersebut (pada posisi 1.1770) maka Anda mendapat profit.

5. Adanya leverage perdagangan.
Sistem leverage / daya ungkit inilah yang memungkinkan para trader dengan margin deposit yang terbatas dapat melakukan kontrak transaksi dengan jumlah besar. Hal ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperoleh keuntungan berlipat. Anda dimungkinkan untuk bertransaksi dengan sistem margin trading dan bisa melakukan transaksi sebesar 10,000 unit hanya dengan 100 USD.

6. Banyaknya pilihan opsi biaya perdagangan dengan komisi untuk broker.
Bisnis ini luar biasa karena nilai transaksi harian sekarang sudah mencapai lebih dari USD$ 4 triliun. Oleh karenanya broker forex jumlahnya saat ini bisa sampai ratusan, terutama broker forex online. Jumlah yg banyak ini otomatis akan menimbulkan persaingan dari mereka untuk menawarkan biaya perdagangan yg murah sehingga memikat para kustomer untuk memilih mereka. Namun yg perlu diperhatikan lagi adalah, jangan terlalu tergiur dengan biaya trading yg murah apabila tidak diimbangi dengan servis yg berkualitas.

7. Teknologi terkini dalam dunia Internet.
Sekarang hampir semua broker forex telah memanfaatkan internet agar semua orang sekarang bisa secara langsung memonitor, dan melakukan trading online lewat komputer ataupun gadget2 lain + internet. Ini berarti dimanapun dan kapanpun Anda mau Anda bisa trading forex. Ditambah dengan kecepatan dan biaya internet yg semakin murah, secara keseluruhan biaya untuk bisa trading online adalah sangat kecil dan terjangkau, namun hebatnya menyimpan potensi profit yg luar biasa.
 
Last edited:
Top